Fakta Mengerikan Penduduk Asli Pulau Sentinel

7 bulan lalu

Saat ini bisa dibilang merupakan jaman keemasan peradaban manusia. Dengan berbagai kemajuan teknologi yang ada hingga saat ini, ada banyak sekali hal-hal yang mampu mempermudah hidup manusia. Mulai dari smartphone yang mampu membantumu untuk berkomunikasi jarak jauh hingga berbagai jenis robot yang membantu kita dalam pkerjaan. Bahkan saat ini dengan adanya jaringan Internet, kita bisa terhubung langsung dan mengetahui berbagai informasi yang terjadi di dunia ini dengan lebih cepat.

Namun semua bentuk modernisasi yang ada dan kita miliki tersebut tidak tersebar merata di semua daerah. Ada beberapa negara yang memiliki tingkat perkembangan teknologi yang amat maju, ada juga negara lainnya yang perkembangan ilmu dan teknologi yang dimilikinya tidaklah terlalu maju. Namun ada 1 buah beradaban ataupun suku di dunia yang amat sangat primitif saat ini. Mereka bukan hanya mengalami keterbelakangan secara ilmu pengetahuan, kesehatan juga teknologi, tapi juga peradaban yang mereka miliki. Suku ini adalah suku yang hidup di pulau Sentinel, India.

Disana, penduduknya sama sekali tidak terjamah dengan yang namanya teknologi. Bahkan teknologi yang paling sederhanapun tidak dapat ditemui di tempat ini. Namun hal tersebut lebih dikarenakan oleh penduduknya yang memang menentang yang namanya peradaban. Bagaimana tidak, setiap orang yang berkunjung ke tempat ini, hanya ada 1 hasil yang bisa mereka dapatkan, yakni “mati”. Penasaran seperti apa? Berikut ini adalah deretan fakta mengerikan yang dimiliki oleh penduduk asli pulau sentinel.

1. Suku ini tinggal di Pulau Sentinel

Karena tinggal disebuah pulau yang bernama pulau Sentinel, maka penduduk atau suku yang hidup ditempat ini disebut sebagai suku Sentinel. Pulau ini sendiri terletak di India dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Jika dilihat dari luar, pulau ini terbilang indah dengan pasir putih yang dimilikinya dan berbagai hutan yang menyelimuti pulau yang satu ini. Karena letaknya yang amat terisolasi dari berbagai pulau-pulau yang ada disekitarnya, membuat para penduduk Sentinel yang ada di pulau ini tidak tersenetuh peradaban sama sekali.

 

2. Sangat kejam dengan orang asing

Penduduk pulau yang satu ini terbilang amatlah kejam. Bagaimana tidak, setiap ada yang berusaha mendekati pulau ini, maka penduduk pulau ini tak segan-segan untuk menyerangnya. Pernah ada cerita, saat sebuah tim ekspedisi yang berangkat menuju ke pulau ini. Namun tujuan baik dari orang-orang yang melakukan ekspedisi ini nampaknya tak disambut dengan baik oleh orang-orang Sentinel. Justru mereka mendapat sambutan yang amat buruk. Dari bibir pantai, orang-orang Sentinel memanahi perahu mereka yang mendekati pantai. Selain cerita tersebut, ada juga cerita dimana dua orang nelayan yang tidak sengaja terhampar di pulau yang satu ini dan mereka langsung dihabisi dengan sangat kejam.

*Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

photo via : tribunnews.com

 

3. Menolak peradaban

Perlakukan para penduduk ini terhadap para pendatang ataupun orang-orang yang ingin mengunjungi pulau ini amat lah kejam. Suku yang satu ini memang sepertinya amat berbeda dengan suku-suku primitif lainnya yang mungkin lebih bisa menerima tamu. Hal itu amat terlihat ketika ada kapal yang akan mendekati pulau ini, para penduduknya langsung melempari mereka dengan batu-batuan tajam hingga menghujani kapal dengan panah api. Dengan kemampuan dan juga perlakuan dari para suku inilah yang membuat orang-orang terutama pemerintah India menjadi kesusahan menjalin komunikasi dengan para penduduk ini. Dengan adanya respon terrsebuttlah bisa dibilang para penduduk suku Sentinel amat menolak dengan yang namanya peradaban.

 

photo via : viaggiatoricheignorano.blogspot.com

 

4. Minim Informasi

Meskipun suku yang satu ini diketahui eksistensi miliknya belakangan ini, namun bukan berarti sudah banyak hal yang bisa diketahui dari suku yang satu ini. Para peneliti dan juga ilmuwan bahkan mengatakan jika mereka masih buta mengenai segala hal tentang suku yang satu ini. Bahasa apa yang mereka gunakan, ritual apa yang mereka lakukan, bagaimana cara mereka hidup, semua hal-hal tersebut masih menjadi sebuah misteri dan sepertinya akan teta menjadi sebuah misteri sampai suku ini mau mempertimbangkan untuk membuka dirinya pengaruh luar.

photo via : tribunnews.com

 

5. Amat Rapuh

Saat ini suku ini bisa dibilang amatlah rapuh. bagaimana tidak, dengan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan juga teknologi yang ada saat ini, tentu saja juga ada perkembangan mengenai teknologi medis yang ada dan juga berkembang saat ini. Nah dari perkembangan dunia medis inilah membaut manusia bisa bertahan dari berbegai jenis penyakit hingga sekarang. Selain itu, ada banyak penyakit di dunia yang telah diidentifikasi dan ditemukan cara pengobatannya. Nah, jika suku yang satu ini terkena penyakit misalnya, dengan ilmu pengobatan yang mereka miliki, bisa saja suku ini akan punah karena kurangnya penanganan tentang hal tersebut.

 

6. Lokasi pulau dekat dengan Indonesia

Pulau Sentinel utara ini sendiri masih termasuk dalam gugusan kepualauan Andaman di Teluk Benggala yang dekat dengan Indira Point. Jika kita lihat menggunakan peta dunia, adapun titik Indira point ini berebelahan dan tidak jauh dengan Sabang yang merupakan pulau terluar Indonesia. Denga kata lain, pulau ini amat dekat dengan wilayah Indonesia. Mungkin jika suatu saat nanti kalian mau mengunjungi pulau ini, tidak perlu kawatir karena letaknya yang tidak jauh. Tapi tentu saja, resiko tanggung sendiri yah secara penduduk suku ini sangar abis.

 

7. Terisolasi selama ribuan tahun

Diperkirakan suku Sentinel ini telah ada di pulau ini sejak 30.000 tahun yang lalu. Sebagai salah satu pulau yang tidak pernah terjamah oleh orang luar maupun peradaban modern, para penduduk ini tetap hidup di tempat ini dengan segala keterbatasan yang mereka miliki karena tidak adanya pengaruh dari dunia luar. Jadi bisa dibilang hampir selama 30.000 tahun lamanya, pulau ini sama sekali tidak mengenal peradaban manusia saat ini. Mereka hidup dan berkembang dengan segala keterbatasan dan juga apa yang mereka miliki.

*Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

 

8. Ditinggalkan oleh pemerintah India

Meskipun pulau yang satu ini ada dalam ranah pemerintahan India, namun pemerintah India sepertinya sudah tidak mampu lagi memperkenalkan sebuah modernisasi pada para penduduk ataupun suku Sentinel. Upaya untuk melakukan modernisasi pada pulau ini pun sebenarnya telah dimulai semenjak tauhn 1970-an. Banyak para antropolog yang berusaha untuk mendekati dan juga menjamah suku Sentinel dan memperkenalkan modernisasi pada mereka. Namun tetap saja suku ini tidak mau adanya pengaruh luar masuk kedalam pulau ini. Bahkan saat para Antropolog meninggalkan hadiah dan sejumlah makanan, suku ini membalas para Antropolog dengan huan panah.

photo via : www.newsnation.in

9. Mendapat perhatian serius dari India dan PBB

Karena keinginan dari para penduduk Sentinel untuk tidak mau menerima peradaban ataupun pengaruh dari luar, hal ini membuat pemerintah India jadi menyerah untuk memperkenalkan peradaban baru pada suku ini. Namun disisi lain, pemerintah India juga menghormati keputusan para suku Sentinel ini dengan mengeluarkan sebuah peraturan perundang-undangan yang melarang adanya pengambilan foto ataupun video terhadap suku-suku yang ada di kupulauan ANdaman tersebut. Selain pemerintah India, PBB juga menaruh perhatian serius pada para suku ini. Bahkan hingga saat ini selalu ada diskusi serius mengenai bagaimana cara agar suku Sentinel yang satu ini mau membuka dirinya pada dunia luar.

 

10. Dihuni sekitar 80-100 orang

Meskipun merupakan suku yang amat tertutup dari dunia luar, namun salah seorang Anropolog India yakni TN Pandit, sempat berhasil mendekati pulau tersebut bersama dengan tim ekspedisinya. Meskipun mereka tetap tidak diijinkan untuk masuk kedalam pulau, Namun antropolog ini berhasil memberikan berbagai hadiah keperluan rumah tangga yang bisa digunakan oleh para penduduk sentinel ini. Dengan ukuran pulaunya yang kecil, diperkirakan setidaknya ada sekitar 80 hingga 100 orang yang mendiami pulau tersebut. Meskipun memang belum ada orang yang benar-benar masuk ke pulau ini dan melakukan kontak langsung dengan para penduduknya untuk mengetahui jumlah pasti dari penduduk Sentinel.

Baca Juga