Pertolongan Pertama Ketika Tesiram Air atau Minyak Panas Beserta Obat Untuk Menyembuhkannya

12 bulan lalu, by blogunik

Pertolongan Pertama Ketika Tesiram Air atau Minyak Panas

Salah satu luka bakar yang sering terjadi di masyarakat yaitu tersiram air atau minyak panas saat melakukan sesuatu kegiatan. Akibat dari siraman air atau minyak panas ini membuat kulit kita merasa panas atau membuat kulit kita mengalami luka bakar. Luka bakar ini terbentuk karena sel-sel kulit mengalami kerusakan akibat benda panas, listrik maupun bahan kimia. Menyedihkannya lagi, luka bakar tersebut dapat meninggalkan bekas yang sangat sulit dihilangkan. Namun semakin berkembangnya zaman, banyak produk-produk yang berkhasiat untuk menghilangkan bekas luka bakar baik bahan alami maupun lainnya. Ketika seseorang tersiram air atau minyak panas tentu saja orang tersebut akan panik namun tak banyak yang mengetahui bagaimana cara menanganinya dengan baik dan benar, banyak yang bilang jika tersiram air panas atau minyak panas segera oleskan pasta gigi. Padahal mengoleskan pasta gigi ke luka bakar akan memperparah luka dan dapat memicu timbulnya infeksi. Saat kamu tersiram air atau minyak panas ada beberapa pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan beserta obat untuk menyembuhkannya

Pertolongan Pertama Ketika Tersiram Air atau Minyak Panas

1. Bila bagian tubuh yang terkena siraman air panas terbuka maka segera guyur dengan air yang mengalir dari kran selama 30-40 menit. Jangan diberi pasta gigi, tepung, kecap, mentega, paling bagus diberi es. Guyuran air kran atau es yang mengalir dimaksudkan agar suhu air selalu konstan tidak mengikuti suhu tubuh. Hal ini bertujuan agar panas tidak masuk dan menjalar ke jaringan yang lebih dalam karena proses luka bakar biasanya belum selesai. Jika saat ini tersiram air panas dan melepuh namun dibiarkan, besok lepuhannya akan semakin melebar karena proses luka bakarnya terus terjadi. Maka dari itu air mengalir atau es berfungsi untuk menghentikan panas dan luka bakarnya tidak semakin parah.

2. Bila bagian tubuh yang tersiram masih ditutupi pakaian, maka siram langsung bagian tersebut. Setelah itu baru buka pakaian dengan hati-hati, namun ketika hal ini sangat sulit dilakukan kamu bisa menggunting pakaian atau celana yang digunakan. Setelah itu kembali guyur bagian yang terluka dengan air dingin.

3. Setelah itu, kompreslah dengan kain bersih atau perban yang diberi air dingin sampai rasa sakitnya berkurang.

4. Kemudian tutup atau balut bagian tubuh yang terluka dengan kain bersih atau perban yang agak lembab atau kassa steril. Hal ini dilakukan agar kulit tidak terkena bakteri atau infeksi apapun.

5. Setelah itu, periksa kembali luka bakar yang terkena air atau minyak panas tersebut. Biasanya luka yang diakibatkan air panas masih tergolong sangat ringan dan bisa diobati di rumah. Namun ada beberapa gejala yang mengharuskan kamu untuk pergi ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan medis. Berikut ini gejalanya:

  • Luka bakar yang melepuh dibagian wajah, tangan, lengan, kaki atau alat kelamin.
  • Ukuran luka bakar menjadi lebih besar dan dalam
  • Luka bakar yang menyebabkan kulit putih atau hangus, baik ukuran kecil atau besar
  • Rasa sakitnya tidak berkurang
  • Orang yang terbakar merasa tidak sehat atau mengidap diabetes.

 

Mengenal Derajat Luka Bakar dan Gejalanya

Tahukah kamu luka bakar dapat di klasifikasikan menjadi tiga tingkat yaitu tingkat 1, 2 dan 3. Selain itu disetiap derajat luka bakar memiliki tingkat keparahan dan kerusakan yang berbeda-beda pada kulit. Berikut ini derajat luka bakar dan gejalanya

1. Derajat luka bakar tingkat 1 (Superficial Burn)

Superficial Burn atau luka bakar tingkat 1 adalah luka bakar yang hanya mempengaruhi epidermis atau lapisan kulit luar saja dan secara klinis ditandai dengan kulit yang tampak merah, kering dan terasa sakit. Contoh luka bakar tingkat 1 yaitu paparan sinar matahari dan luka bakar tingkat 1 ini tidak terlalu mengkhawatirkan dan bisa sembuh dengan sendirinya.

2. Derajat luka bakar tingkat 2 (Superficial Partial-thickness Burn)

Superficial Partial-thickness Burn atau luka bakar tingkat 2 adalah luka bakar yang terjadi pada epidermis dan sebagian lapisan dermis kulit. Luka bakar tingkat 2 ini ditandai dengan kulit yang memerah, lecet, terasa sakit, melepuh dan bengkak. Biasanya luka bakar tingkat 2 ini bisa ditangani dengan beberapa metode pengobatan tanpa operasi atau bedah.

3. Derajat luka bakar tingkat 3 (Full Thickness Burn)

Full Thickness Burn atau luka bakar tingkat 3 adalah luka bakar yang menyebabkan kerusakan jaringan mengenai seluruh lapisan epidermis dan dermis atau lebih dalam lagi. Luka bakar ini ditandai dengan kulit yang tampak putih, kasar atau terlihat hangus dan mati rasa. Luka bakar tingkat 3 ini biasanya ditangani dengan operasi atau bedah.

 

Jenis-jenis Obat Luka Bakar

Pada umumnya luka bakar dapat diobati dengan beberapa salep, namun tentunya penggunaannya tidak boleh sembarangan. Sebelum kamu menggunakannya ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu. Nah berikut ini da beberapa salep untuk mengatasi luka bakar yang ampuh dan aman

1. Burnazin

Burnazin

Photo via bukalapak.com

Burnazin adalah salah satu salep yang banyak digunakan orang salep ini efektif mengatasi luka bakar dan dapat mencegah infeksi yang akan terjadi. Salep ini memiliki kandungan silver sulfadiazine dimana bekerja menghentikan pertumbuhan bakteri yang dapat membuat luka menjadi infeksi. Tak hanya itu saja, salep ini juga membantu menurunkan risiko bakteri menyebar ke kulit agar tidak menyebar ke kulit sekitarnya. Salep Burnazin ini cocok digunakan untuk semua tingkat keparahan.

2. Bioplacenton

Bioplacenton

Photo via lifestyle-people.com

Bioplacenton adalah salep yang digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka dan obat ini umumnya mengandung placenta dan bahan aktif neomycin sulfate. Dimana Neomycin ini 0bat untuk mengobati infeksi bakteri sedangkan placentanya adalah zat sintetis menyerupai plasenta manusia yang berfungsi memicu pembentukan jaringan baru pada kulit yang terluka dan menjaga elastisitas dan keremajaan kulit. Obat ini juga memiliki dua versi yaitu salep dan bubuk, dimana salep digunakan untuk luka terbuka ataupun luka bakar sedangkan bubuknya untuk mengurangi risiko infeksi selama iperasi usus.

3. Bioderm Cream

Bioderm Cream

Photo via halodoc.com

Bioderm Cream adalah salep yang memiliki kandungan itama berupa gentamicin sulfate yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Obat ini juga mampu membunuh bakteri dan menghambat pertumbuhan bakteri. Salep ini bisa digunakan oleh orang yang memiliki masalah kulit seperti luka bakar yang terinfeksi, dermatitis yang terinfeksi, furunkulosis dan acne pustularis.

4. CNI Nutrimoist

CNI Nutrimoist

Photo via geraicni.com

CNI Nutrimoist adalah produk yang dapat menyembuhkan luka dan iritasi kulit. Produk ini juga dapat mempertahankan kelembapan kulit dan memenuhi zat-zat gizi yang diperlukan kulit sehingga jika kulit rusak proses pertumbuhan sel barunya dapat berlangsung cepat.

5. Nebacetin

Nebacetin

Photo via halodoc.com

Nebacetin adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit kulit dan mukosa terutama yang disebabkan oleh infeksi bakteri seperti goresan benda tajam, luka ringan hingga luka bakar ringan. Obat ini mengandung Neomycin sulfate dan Bacitracin dimana mampu menghentikan terjadinya pertumbuhan bakteri pada kulit terluka.

6. Neocenta

Neocenta

Photo via halodoc.com

Neocenta adalah obat yang digunakan untuk membantu penyembuhan lukan bakar, borok kronis dan cacar kulit yang disertai dengan infeksi bakteri tertentu. Obat ini juga mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan produk ini juga mampu membentuk jaringan baru pada kulit.

7. Mebo Ointment

Mebo Ointment

Photo via lazada.co.id

Mebo Ointment adalah obat yang tidak memiliki kandungan ati-biotik kimia, obat ini memiliki wangi minyak wijen dengan kandungan bahan alami yang mampu menyembuhkan sekaligus meminimalisir luka bakar ringan dan berat. Obat ini juga mampu meredakan rasa nyeri, menyerap sisa panas, meregenerasi sel baru dan melembapkan area luka.

8. Betadine Antiseptic Ointment

Betadine Antiseptic Ointment

Photo via mplus.my

Betadine Antiseptic Ointment adalah onat yang di rekomendasikan untuk pengobatan infeksi kulit yang umum seperti kulit yang terinfeksi sekitar kuku dan tinea. Selain itu, obat ini juga mencegah infeksi pada luka bakar ringan, luka dan lecet.

9. Bacitracin

Bacitracin

Photo via amazon.com

Bacitracin adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi kulit dan mencegah terjadinya infeksi bakteri. Obat ini bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri di dalam kulit. Obat ini memiliki beberapa jenis yaitu salep, krim dan serbuk yang digunakan pada kulit.

10. Madecassol

Madecassol

Photo via billupsforcongress.com

Madecassol adalah obat yang memiliki kandungan centella asiatica yang tidak hanya dapat mempercepat proses penyembuhan kulit akibat luka namun juga mempunyai senyawa anti-bakteri untuk mengurangi peradangan. Obat ini juga memiliki kandungan madecassic acid 30%, asiatic acid 30% dan asiaticoside 40% yang merupakan komposisi bahan ampuh untuk menyembuhkan luka bakar yang dipicu oleh apapun.

*penggunaan obat diatas harus sesuai dengan petunjuk dokter

Nah, itulah pertolongan pertama ketika tersiram air atau minyak beserta obat untuk menyembuhkannya. Semoga cara-cara diatas bermanfaat untuk kalian semua.

Artikel Terkait