Suka Ngopi? Efek Negatif Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kopi Ini Harus Kamu Ketahui

Dibuat oleh blogunik

Jadi salah satu minuman favorit bagi anak muda hingga orang tua, ini lho efek negatif terlalu banyak minum kopi!

Siapa nih yang punya kebiasaan ngopi setiap harinya? Baru bangun tidur, ngopi. Istirahat kerja juga ngopi, dan nggak lupa sore hari juga ngopi. Rasanya kalau nggak minum kopi satu hari saja, kepala jadi pusing dan ada sesuatu yang hilang dalam hidup ini.

Karena hal ini, nggak heran kalau banyak yang menganggap kalau meminum kopi adalah bagian dari rutinitas sehari-hari. Nggak hanya minum di pagi, siang dan sore hari, mereka yang pecinta kopi bahkan bisa minum lebih dari tiga cangkir setiap harinya.

Walaupun minum kopi memiliki banyak manfaat kesehatan dan juga mampu meningkatkan mood dan meningkatkan konsentrasi. Namun ketahuilah bahwa kopi yang diminum secara berlebihan juga akan menimbulkan masalah kesehatan.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi atau kafein dalam sehari tidak boleh lebih dari 400 mg atau dua cangkir. Karenanya kamu harus membatasi konsumsi kafein harian kamu dengan minum dua gelas kopi saja setiap harinya.

Mungkin banyak yang menyepelekan hal ini dan meminum kopi sesuka hati kapanpun mereka mau. Namun bahaya minum kopi berlebihan harus dikenali sebelum kamu ketagihan dan menimbulkan masalah kesehatan untuk diri kamu sendiri. Untuk itu, berikut beberapa efek negatif terlalu banyak mengkonsumsi kopi yang harus kamu ketahui. So let’s check it out guys!

1. Menimbulkan masalah pencernaan/Masalah perut

Efek Negatif Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kopi

photo via virinchihospitals.com

Efek negatif terlalu banyak minum kopi diawali dengan munculnya masalah pencernaan, apalagi jika diminum di pagi hari. Ini karena kopi memiliki efek pencahar yang mampu melepas gastrin yakni hormon yang diproduksi lambung untuk mempercepat aktivitas di usus besar.

Kafein juga diklaim dapat merangsang gerakan usus dengan meningkatkan gerak peristaltik, kontraksi yang memindahkan makanan melalui saluran pencernaan. Tak heran jika meminum kopi secara berlebihan dapat menyebabkan buang air besar atau bahkan diare pada beberapa orang. Selain menyebabkan diare, terlalu banyak mengkonsumsi kopi juga bisa menyebabkan sindrom iritasi pada usus, dan membuat tubuh mengalami dehidrasi.

2. Mengancam kesehatan lambung

Bahaya minum kopi terlalu banyak

photo via tezzbuzz.com

Selain menyebabkan masalah pencernaan seperti diare, minum kopi berlebih juga bisa mengancam kesehatan lambung. Terlebih, kandungan kafein pada kopi juga dapat menyebabkan maag pada sebagian orang.

Kopi memiliki rasa asam sehingga sebaiknya dihindari oleh orang yang memiliki luka atau masalah di lambung. Meminum kopi saat keadaan perut masih kosong dapat memicu asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease). Ini karena tanpa adanya makanan di perut kamu, cairan asam yang telanjur keluar tidak terpakai untuk mencerna makanan. Akhirnya, asam lambung pun menggenang di lambung dan cairan asam yang bersifat korosif ini bisa merusak lapisan lambung jika terjadi secara terus-menerus.

Gejala yang biasa terjadi saat asam lambung naik adalah rasa asam atau pahit di mulut dan sensasi perih atau panas terbakar di dada dan ulu hati.

3. Menyebabkan kelelahan

Efek Negatif Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kopi

photo via health.harvard.edu

Bahaya meminum kopi secara berlebih selanjutnya adalah dapat menyebabkan kelelahan. Meskipun kopi dan minuman berkafein lainnya dikenal dapat meningkatkan tingkat energi. Namu jika dikonsumsi secara berlebihan justru kopi memberikan efek yang sebaliknya lho.

Ini karena Adenosine yakni unsur kimia yang ditemukan dalam kopi, akan meningkat namun kemudian menurun. Alhasil kamu akan merasa memiliki energi yang besar dalam beberapa jam, namun akan merasa kelelahan di hari berikutnya. Apalagi jika diminum pada waktu yang salah, seperti sore atau malam hari. Akibatnya, seseorang bisa jadi sulit tidur dan bangun dengan tubuh kelelahan.

4. Insomnia

Bahaya minum kopi terlalu banyak

photo via tabibok.online

Siapa nih kalau begadang skripsian atau nonton bola pasti ditemenin secangkir kopi? Kafein pada kopi memang dikenal mampu membuat memberikan energi agar kita bisa tetap terjaga sepanjang malam. Namun di sisi lain, bahaya minum kopi berlebihan dapat menyebabkan kamu menjadi sulit untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup dan memengaruhi pola tidur. Terlalu banyak minum kopi akan menyebabkan kamu benar-benar kurang tidur dan menjadi lebih lelah di siang hari. Terlebih lagi efeknya dapat memakan waktu beberapa jam untuk hilang. Karenanya, penting untuk memperhatikan jumlah dan waktu meminum kopi untuk mengoptimalkan tidur.

5. Menimbulkan kegelisahan dan kecemasan

Efek Negatif Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kopi

photo via superyou.co.id

Efek samping terlalu banyak mengonsumsi kopi selanjutnya adalah dapat menimbulkan kegelisahan, kecemasan serta kegugupan. Perlu diketahui bahwa kafein pada kopi bekerja dengan menghalangi efek adenosin, zat kimia otak yang membuat kamu merasa lelah. Pada saat yang sama, zat ini dapat meningkatkan energi kita. Namun jika kamu mengonsumsi kafein dalam dosis yang lebih tinggi, maka dapat meningkat dan menyebabkan kecemasan serta kegugupan. Ini juga akan mempengaruhi perilaku seseorang, sehingga bisa mudah marah, mood yang jelek dan perasaaan seperti bingung. Jika kamu merasa terlalu cemas dan gugup, cobalah mengendalikan konsumsi kafein.

6. Detak jantung lebih cepat/jantung berdebar

Bahaya minum kopi terlalu banyak

photo via indianexpress.com

Bahaya minum kopi berlebihan selanjutnya adalah dapat membahayakan jantung. Meminum kopi secara berlebih dapat menyebabkan jantung berdetak kencang, menjadi tidak teratur, dan menyebabkan kejang. Meskipun efek detak jantung yang lebih cepat ini tidak muncul pada semua orang, tetapi efek ini cukup umum terjadi pada mereka yang terlalu banyak minum kopi.

Tak hanya itu, kopi yang tidak disaring juga dapat memicu beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Ini karena kopi mampu meningkatkan homocysteine yakni salah satu jenis asam amino pembentuk protein yang diduga berhubungan erat dengan terjadinya serangan jantung, peningkatan lemak dalam darah, serta kolesterol. Oleh karena itu, kamu yang memiliki masalah tekanan darah dan jantung, tidak dianjurkan untuk meminum kopi.

7. Menyebabkan tekanan darah tinggi

Kopi juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi jika diminum secara berlebihan. Meskipun secara keseluruhan, kafein tidak meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke pada kebanyakan orang. Namun, kafein terbukti meningkatkan tekanan darah karena efek stimulannya pada sistem saraf.

Tekanan darah tinggi ini merupakan salah satu faktor risiko serangan jantung dan stroke karena dapat merusak arteri seiring waktu. Akibatnya, aliran darah ke jantung dan otak jadi terbatas.

Meski efek kafein pada tekanan darah hanya bersifat sementara, namun ini bisa menjadi berbahaya apabila dikonsumsi secara berlebihan oleh orang yang memiliki riwayat darah tinggi dan tidak terbiasa dengan kopi. Kamu juga harus tetap memperhatikan jumlah dan waktu konsumsi kopi, terutama jika kamu sudah memiliki riwayat tekanan darah tinggi.

8. Menyebabkan kecanduan atau ketergantungan

Terlepas dari semua manfaat kesehatan yang terkandung dalam kopi, bukan hal yang baru lagi jika minum kopi setiap hari sudah menjadi kebiasaan atau gaya hidup. Bahkan kopi juga dapat menyebabkan kecanduan dan ketergantungan. Meski tidak bisa dianggap sama dengan kecanduan akan obat-obatan terlarang, namun kandungan kafein dalam kopi dapat menyebabkan ketergantungan psikologis atau fisik, terutama jika diminum dalam dosis yang tinggi tiap harinya.

Jika kamu sudah terbiasa minum kopi setiap hari, tubuh akan terbiasa dengan adanya kafein. Apabila kebiasaan ini terlewat satu hari saja, tubuh akan menunjukkan gejala “penarikan kafein”. Biasanya kondisi ini akan menimbulkan gejala seperti sakit kepala, mood jelek, dan perasaan seperti bingung.

Tak hanya itu, kecanduan minum kopi juga bisa membuat kita lebih sedikit minum air. Padahal, tubuh kita membutuhkan air dalam jumlah banyak.

9. Mengancam kesehatan gigi dan gusi

Efek Negatif Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kopi

photo via artofsmilespasadena.com

Selain itu, bahaya minum kopi berlebihan juga dapat menimbulkan masalah pada gigi dan gusi. Ini karena selain mengandung kafein, kopi juga mengandung zat quinic acid yang merupakan zat kandungan yang menghasilkan rasa asam pada kopi. Kafein dan zat quinic acid inilah yang dapat membuat lapisan enamel terkikis dan menyebabkan gigi berlubang sehingga membuat nyeri pada gigi dan jika dibiarkan dapat menimbulkan penyakit gigi lainnya yakni pembengkakan pada gusi atau disebut gingivitis. Terlalu banyak minum kopi juga bisa menyebabkan warna gigi menjadi kuning dan mengganggu penampilan kamu. Jika kebiasaan minum kopi ini terus dilakukan tanpa memerhatikan kebersihan gigi, masalah gigi dan gusi bisa terjadi pada kalian.

10. Membahayakan kesehatan tulang

Bahaya minum kopi terlalu banyak selanjutnya adalah dapat membahayakan kesehatan tulang. Minuman favorit anak muda hingga orang tua ini mampu meningkatkan risiko tulang rapuh atau dikenal dengan istilah penyakit osteoporosis jika dikonsumsi secara berlebih tiap harinya. Meski osteoporosis biasanya terjadi para orang tua, namun pengeroposan tulang ini bisa terjadi lebih cepat jika kamu meminumnya dengan dosis yang tinggi dan sering.

Kafein dalam kopi mampu membuat osteoblas. Ini merupakan kondisi dimana sel yang terlibat dalam pembentukan tulang baru, tak dapat bekerja secara efektif. Bahkan, sel ini dapat mati karena banyaknya kafein yang masuk ke tubuh manusia. Kafein juga mempengaruhi penyerapan kalsium dari usus dan mempercepat eksresi kalsium yang berpotensi membuat tulang keropos.

11. Membahayakan kehamilan

Meminum kopi saat masa kehamilan memang tidak dilarang dan masih aman, namun ini bisa membahayakan kehamilan jika kamu meminumnya secara berlebih. Konsumsi kafein dengan dosis tingga dapat menyebabkan perkembangan bayi terhambat dan bahkan keguguran.

Ini karena kopi yang ibu hamil konsumsi akan masuk ke dalam aliran darah, kemudian masuk ke dalam plasenta. Akibatnya, detak jantung bayi akan meningkat. Selain itu, konsumsi kafein juga dapat mengganggu produksi estrogen yang bisa membuat para wanita sulit hamil. Resiko minum kopi pada ibu hamil lainnya adalah anemia, bayi lahir dengan berat badan yang rendah dan mengalami refluks asam lambung.

Batas maksimal konsumsi kafein bagi ibu hamil dalam sehari adalah 200 mg atau sekitar dua cangkir kopi instan. Untuk itu, perhatikan kandungan kafein dalam teh, kopi, cokelat dan makanan lain yang tertera pada label kemasan. Jangan sampai konsumsi kafein melebihi batas toleransi pada ibu hamil.

12. Menyebabkan kerusakan otot

Meski jarang terjadi namun salah satu efek negatif terlalu banyak minum kopi yang harus diwaspadai adalah menyebabkan kerusakan otot atau rhabdomyolysis. Rhabdomyolysis sendiri adalah suatu kondisi rusaknya serat-serat otot dan keluarnya isi serat tersebut ke dalam aliran darah. Kondisi ini dapat menyebabkan gagal ginjal dan masalah kesehatan lainnya.

Salah satu penyebab rhabdomyolysis yang pernah dilaporkan adalah konsumsi kafein dalam dosis besar. Dimana hal ini membuat seseorang mengalami mual, muntah, dan urine berubah menjadi gelap.

13. Meningkatkan frekuensi buang air kecil

Bahaya minum kopi terlalu banyak

photo via verywellhealth.com

Siapa nih yang jadi sering kencing jika meminum kopi? Frekuensi buang air kecil menjadi meningkat ketika kita minim kopi terlalu banyak ternyata bukan tanpa alasan lho! Ini karena kafein dalam kopi dapat mempercepat buang air kecil karena efeknya memengaruhi otot detrusor. Otot detrusor ini merupakan otot halus yang berada pada kandung kemih dan akan memberikan dorongan dengan stimulasi yang diberikan oleh kafein.

Disamping itu. tubuh juga memiliki sensor yang akan berfungsi ketika ada cairan yang masuk. Ketika otak menyadari bahwa ada cairan yang masuk ke dalam kandung kemih. Secara bersamaan, otak dan kafein akan menstimulasi kandung kemih untuk mengeluarkan cairan melalui buang air kecil. Hal inilah yang membuat kamu akan lebih sering ke toilet setelah mengonsumsi kopi.

14. Caffeine withdrawal

Satu lagi efek samping terlaly banyak minum kopi adalah mengalami caffeine withdrawal. Caffeine withdrawal merupakan efek samping meminum kopi yang muncul ketika seseorang yang sudah terbiasa rutin meminum kopi, lalu tiba-tiba berhenti mengonsumsinya. Atau sederhanya ketika kamu sudah kecanduan kopi namun tiba-tiba harus berhenti meminum kopi. Ketika mengalami efek samping kopi yang satu ini, kamu dapat merasa sakit kepala, pusing, mual, cepat lelah, sulit konsentrasi, hingga suasana hati yang cepat berubah.

Nah itu dia beberapa efek negatif jika terlalu banyak mengkonsumsi kopi yang harus kamu ketahui. Penting untuk diingat bahwa bahaya kopi pada masing-masing orang sebenarnya berbeda, karena metabolisme kafein setiap orang berbeda. Perbedaan ini bisa dipengaruhi oleh gaya hidup dan karakteristik genetik masing-masing. Namun alangkah lebih baiknya jika kita tetap menjaga kesehatan dengan mengonsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya dalam jumlah yang disarankan yakni tidak boleh lebih dari 400 mg atau dua cangkir kopi setiap harinya. Jadi, semoga artikel kali ini bermanfaat!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *