Film Sad Ending Indonesia Dan Barat Yang Mengharukan, Wajib Kamu Tonton

by blogunik
 0  

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

Lagi nyari referensi film dengan akhir cerita yang menyedihkan? Pas banget, rekomendasi film sad ending Indonesia dan Barat versi BlogUnik.com berikut ini bisa jadi pilihan terbaikmu.

Alur cerita yang menarik, bintang film yang terkenal dengan kualitas akting mumpuni serta kulitas gambar yang bagus bakalan menjadi jaminan kamu bakal betah untuk menontonya.

So, tidak perlu panjang lebar lagi. Inilah 20 film sand ending terbaik Indonesia dan barat yang wajib kamu tonton.

Film Sad Ending Indonesia

1. Ayah Menyayangi Tanpa Akhir

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via bukukita.com

Film Indonesia ini dirilis pada tahun 2015 yang dibintangi oleh Fedi Nuril dan Naufal Azhar. Ayah Menyayangi Tanpa Akhir ini diangkat dari novel yang berjudul sama.

Diceritakan Arjuna merupakan keturunan ningrat Jawa, ia jatuh cinta pada gadis Jepang bernama Keisha. Juna harus berjuang keras agar cintanya dapat disetujui oleh pihal keluarga. Berkat kekuatan cinta, Juna pun mampu menerobos benteng perbedaan tersebut dan resmi menjadi pasangan suami-istri.

Mereka berdua juga dikaruniai seorang anak bernama Mada. Dimalam kelahiran Mada, Juna harus merelakan kepergian Keisha untuk selamanya. Juna pun merawat sang buah hati dengan penuh kasih sayang. Tapi sekali lagi Juna dihadapkan dengan cobaan berat, dimana Mada terkena penyakit mematikan.

2. Critival Eleven

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Critical Eleven merupakan salah satu film sad ending Indonesia yang pastinya akan mengaduk-aduk perasaan kamu. Film ini diadaptasi dari novel terlaris karya Ika Natassa. Film ini bercerita tentang pertemuan Ale dan Anya yang begitu istimewa. Hingga pada akhirnya mereka membangun mahligai pernikahan.

Namun kini mereka menemui titik balik dalam sebuah tragedi besar yang menerpa hubungan mereka. Kini cinta pun perlu diperjuangkan dan cinta harus bisa mengalajkan kesedihan dan rasa kehilangan.

3. Habibie & Ainun

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Habibie & Ainun merupakan film sad ending Indonesia yang recommended banget untuk kamu tonton. Ada begitu banyak pejalaran berharga didalamnya.

Pada hari peluncurannya, film ini disaksikan sendiri oleh tokoh utama film ini yaitu Bacharuddin Jusuf Habibie. Film ini diangkat dari memoar berjudul sama yang ditulis Habibie mengenai kisah hidupnya bersama mendiang istrinya Hasri Ainun Habibie.

Rudy Habibie merupakan genius ahli pesawat terbang yang memiliki mimpi besar. Ia membuat pesawat terbang untuk menyatukan Indonesia sedangkan Ainun adalah seorang dokter muda cerdas yang memiliki karir cemerlang.

Mereka berdua pun menikah dan terbang ke Jerman. Memiliki mimpi yang tidak akan pernah mudah, Habibie dan Ainun tahu itu. Cinta mereka terbangun dalam perjalanan mewujudkan mimpi. Dinginnya salju Jerman, pengorbanan, rasa sakit, kesendirian serta godaan harta dan kuasa saat mereka kembali ke Indonesia mengiringi perjalanan hidup mereka.

Bagi Habibie, Ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Bagi Ainun, Habibie adalah segalanya, pengisi kasih dalam hidupnya. Namun setiap kisah mempunyai akhir, setiap mimpi mempunyai batas.

4. Heart

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Film yang dibintangi oleh Nirina Zubir, Irwansyah, Acha Septriasa dan lainnya ini sempat populer dimasanya. Siapapun yang menonton film ini akan dibuat terharu dengan ceritanya.

Diceritakan Rachel (Nirina Zubir) adalah gadis yang tomboy, enerjik, berpenampilan cuek dan penuh inisiatif. Rachel memiliki sahabat bernama Farel (Irwansyah) dan mereka sehari-hari melakukan banyak hal bersama-sama.

Pada suatu hari, Farel tidak sengaja bertemu dengan Luna (Acha Septriasa) gadis cantik, feminim dan lembut. Seketika Farel langsung jatuh cinta pada Luna.

Akhirnya Luna pun menyukai Farel, tetapi hal ini membuat Rachel terluka. Hari demi hari berlalu, Farel pun kian dekat dengan Luna dan Rachel pun semakin jarang bertemu Farel. Kejadiaan naas pun terjadi dan menimpa Rachel, dimana ia jatuh ke jurang serta kakinya harus diamputasi. Di rumah sakit yang sama Luna juga dirawat disana, ternyata Luna mengidap penyakit parah dan membutuhkan donor hati agar bisa bertahan hidup.

Para penonton akan dibuat menangis dengan kisah Rachel yang ternyata selama ini mencintai Farel, namun Farel terlambat mengetahui hal tersebut.

5. Keluarga Cemara

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Serial Keluarga Cemara ini cukup terkenal di era tahun 90-an dan kemudian kisah keluarga kecil sederhana tersebut diangkat ke layar lebar.

Keluarga Cemara ini mengisahkan tentang sebuah keluarga yang tinggal di Jakarta harus menghadapi kenyataan bahwa harta benda mereka habis akibat ditipu oleh salah satu anggota keluarga besar mereka.

Mereka pun pindah ke desa di Kabupaten Bogor, Abah dan keluarganya harus beradaptasi dengan segala ketidaknyamanan yang tidak pernah dialami sebelumnya. Permasalahan pun datang silih berganti namun keluarga ini tetap bertahan.

6. Mika

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Film sad ending Indonesia selanjutnya ada Mika. Film ini diapatasi dari novel Waktu Aku Sama Mika yang ditulis oleh Indi.

Indi (Velove Vexia) adalah gadis periang yang dunianya berubah total setelah didiagnosa mengidap scoliosis saat SMP. Karena kondisi kesehatannya, ia harus menggunakan besi penyangga tubuh. Sebelum masuk SMA, ia berlibur ke Jakarta dan disinilah Indi berkenalan dengan Mika (Vino G. Bastian).

Mereka berdua pun menjadi teman dekat, Mika selalu memiliki cara untuk membuat Indi merasa bahagia di tengah siksaan penyakit yang diidapnya. Indi menutupi hubungannya dengan Mika dari ibunya (Donna Harun) karena ia tahu ibunya tidak menyukai Mika yang jauh lebih tua dan bertato.

Saat hubungan mereka semakin dekat, Mika mengatakan satu rahasia besar tentang dirinya, ia mengidap penyakit AIDS. Pada akhirnya bapak Indi, ibu dan teman-teman Indi mulai mengetahui soal Mika dan masa lalunya. Namun mereka tidak tahu hal-hal indah yang dilakukan Mika untuk Indi.

Setelah kematian sahabat Mika, ia pun mundur dan meninggalkan Indi dengan penuh pertanyaan. Dibalik kesedihan Indi setelah ditinggal Mika, ia tahu jika Mika justru membuatnya semakin hidup dan berusaha untuk mengalahkan kondisi kesehatannya.

7. Rectoverso

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Rectoverso adalah sebuah film omnibus atau antologi Indonesia bernuansa cinta yang dirilis pada 14 Februari 2013. Film ini merupakan adaptasi dari album musik karya Dewi “Dee” Lestari berjudul Rectoverso yang dirilis pada tahun 2008.

Di dalam bukunya, Rectoverso terdiri dari 11 cerita pendek yang memiliki satu tema yaitu Cinta Yang Tak Terungkap. Namun hanya 5 cerita yang diangkat ke layar lebar. Keseluruhan dari film ini menceritakan tentang bagaimana mengungkapkan cinta dengan cara yang berbeda-beda.

8. Sabtu Bersama Bapak

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via kapanlagi.com

Film ini menceritakan tentang Gunawan yang memiliki seorang istri bernama Itje dan dua anak kecil Satya dan Cakra. Hidup mereka berubah ketika Gunawan tahu hanya memiliki satu tahun lagi untuk hidup. Gunawan memutuskan kematian tidak boleh membatasinya dari menyayangi kedua anaknya.

Ia pun membuat banyak rekaman yang berisikan pesan-pesan untuk kedua anaknya. Setelah berpulang, Itje memutuskan agar kedua anaknya dapat bertemu dengan sang bapak satu kali seminggu setiap hari Sabtu.

Satya dan Cakra kini sudah hidup bahagia, dengan Satya yang sudah beristri dan Cakra masih betah melajang. Siapa yang menyangka, ternyata Itje menyimpan sebuah rahasia yang tidak ingin kedua anaknya tahu karena sewaktu kecil mereka tidak menyusahkan Itje. Sekarang Itje tidak ingin menyusahkan mereka, hingga ia menjalani operasi pengangkatan kanker payudara sendirian. Mengetahui hal ini Cakra dan Satya pun menjadi sedih.

9. Surat Kecil Untuk Tuhan

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Surat Kecil Untuk Tuhan ini diangkat dari kisah nyata dari novel best-seller yang berjudul sama.

Film ini menceritakan Gita Sesa Wanda Cantika atau dipanggil Keke, seorang gadis remaja berusia 13 tahun yang cukup beruntung karena lahir dari keluarga yang berada memiliki dua orang kakak laki-laki bernama Chika dan Kiki.

Meskipun orangtuanya bercerai, mereka tetap menyayanginya dan Keke juga dikelilingi 6 sahabat yang setia menemaninya. Hidupnya pun semakin lengkap dengan kehadiran Andy sebagai kekasih yang begitu menyayanginya.

Kehidupan yang terlihat begitu sempurna teguncang karena Keke mengidap Rhabdomyosarcoma (kanker jaringan lunamk). Gadis cantik itu pun harus menjalani serangkaian kemoterapi dan radiasi, akibatnya rambut Keke mulai rontok, kulitnya mengering dan sering mual-mual.

Hari-hari berlalu, berkat ketekunan keluarganya Keke dinyatakan sembuh dan bisa beraktifitas kembali. Namun dua tahun kemudian, penyakit tersebut kembali menghampiri dan jauh lebih mematikan. Melihat betapa berjuangnya Keke dan orang-orang disampingnya membuat hati para penonton tersentuh dan terharu.

10. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck merupakan film sad ending Indonesia yang mengisahkan tentang perbedaan latar belakang sosial yang menghalangi hubungan cinta sepasang kekasih hingga berakhir dengan kematian.

Berlatar tahun 1930-an dari tanah kelahirannya Makassar, Zainuddin (Herjunot Ali) berlayar menuju kampung halaman ayahnya di Batipuh, Padang Panjang. Disana ia bertemu dengan Hayati ( Pevita Pearce), seorang gadis cantik dan mereka pun saling jatuh cinta.

Namun adat dan istiadat yang kuat meruntuhkan cinta mereka, Zainuddin hanya seorang melarat yang tak bersuku karena ibunya berdarah Bugis dan ayah berdarah Minang, statusnya dalam masyarakat Minang yang matrilineal tidak diakui. Sedangkan Hayati adalah perempuan Minang santun keturunan bangsawan.

Hayati dipaksa menikah dengan Aziz, laki-laki terpandang yang lebih disukai keluarga Hayati. Merasa kecewa, Zainuddin pun memutuskan untuk merantau ke tanah Jawa dan melawan keterpurukan cintanya. Zainudin bekerja keras dan membuka lembaran baru hidupnya, ia pun sukses menjadi penulis terkenal.

Pada suatu hari, Zainuddin kembali bertemu dengan Hayati bersama suaminya Aziz. Hayati lalu pulang ke kampung halamannya dengan menaiki kapal Van der Wijck, ditengah-tengah perjalanan kapal yang dinaiki Hayati tenggelam. Sebelum kapal tenggelam, Zainuddin mengetahui jika Hayati masih mencintainya.

Film Sad Ending Barat

1. A Walk to Remember

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Film romantis Amerika Serikat ini didasarkan pada novel dengan judul yang sama karya Nicholas Sparks. A Walk to Remember ini dibintangi oleh Shane West, Mandy Moore, Peter Coyote dan Daryl Hannah.

Landon Carter berserta teman-temannya adalah salah satu kelompok yang terkenal di SMA. Mereka selalu melakukan hal-hal aneh dan tidak bermoral seperti mabuk-mabukan, menjahili teman satu sekolah dan lainnya. Pada suatu hari, sebuah lelucon dilakukan kelompok ini kepada teman sekolahnya, Clay Gephardt berubah menjadi bencana.

Landon pun harus menjalani hukuman percobaan dan ia harus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sesudah sekolah seperti drama musikal. Disini ia bertemu dengan Jamie Sullivan dan ia berusaha mendekati namun Jamie menolaknya.

Pada akhirnya Landon berhasil berkencan dengan Jamie dan Landon membantunya untuk mencapai segala hal yang ada di dalam daftar keinginannya. Berkat kesetiaan Jamie padanya, Landon berniat ingin masuk sekolah kedokteran.

Siapa yang menyangka ternyata Jamie menderita leukimia dan berhenti merespons terhadap pengobatan. Meskipun begitu, Landon terus memenuhi keinginan Jamie dan salah satu daftar keinginannya adalah menikah. Landon pun resmi menikah dengan Jamie, mereka berdua hidup bahagia hingga Jamie akhirnya meninggal.

2. Grizzly Man

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Film sad ending barat yang bisa kamu coba tonton selanjutnya adalah Grizzly Man. Film ini menceritakan tentang kehidupan dan kematian penggila beruang Timothy Treadwell. Treadwell adalah seorang yang sangat antusias untuk melindungi beruang, namun hidupnya berakhir tragis di rahang beruang coklat tersebut.

Film ini berfokus pada saat Treadwell melakukan perjalanan ke padang gurun Alaska, berinteraksi dengan hewan dan berbagi pandangan dunia yang unik tentang tempat manusia di alam.

3. If I Stay

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Naskah film ini ditulis oleh Shauna Cross berdasarkan novel If I Stay karya Gayle Forman. Film ini dibintangi oleh Chloë Grace Moretz, Mireille Enos, Jamie Blackley, Joshua Leonard, Stacy Keach dan Aisha Hinds.

Berkisah tentang seorang remaja yang bingung menentukan pilihan hidupnya. Ia mencoba untuk menyenangkan diri sendiri atau berhubungan dengan seorang laki-laki. Film ini menyugukan ending yang tidak terduga yang mampu meneteskan air mata.

4. La La Land

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Film musikal ini dibumbui dengan romantisme dengan Emma Stone dan Ryan Gosling sebagai pemain utamanya. Film ini menceritakan seorang musisi dan calon aktris yang bertemu dan saling jatuh cinta di Los Angeles.

Mia terobsesi menjadi aktris populer dan untuk mewujudkan mimpinya ia telah berulang kali mengikuti audisi. Namun semua audisi yang dilakukan selalu berujung pada kegagalan. Pada suatu hari, Mia bertemu dengan Sebastian yang bekerja di sebuah cafe.

Sebastian adalah musisi yang menyukai musik jazz tradisional. Hari-hari berlalu dan mereka berdua semakin dekat satu sama lain dan mulai saling jatuh cinta, hingga pada akhirnya memutuskan untuk berpacaran.

Mereka saling mendukung satu sama lain dalam meraih cita-cita. Sayangnya hubungan mereka harus terbentur pertengkaran yang mereka hadapi. Kisah cinta mereka yang begitu indah awalnya berubah menjadi kelabu. Pertengkaran hebat mereka ini akhirnya membuat Mia memutuskan untuk pindah ke Boulder City.

5. Love, Rosie

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Film berlatar di Inggris ini bercerita tentang Rosie (Lily Collins) dan Alex (Sam Claflin) yang sudah bersahabat sejak mereka berumur 5 tahun. Sampai kejadian disebuah pesta, Rose dan Alex hampir berciuman dan menjalani hubungan cinta, namun itu tidak terjadi.

Mereka menjalani kehidupan seperti biasa dengan jalannya masing-masing. Tapi Rosie dan Alex selalu salah memilih seseorang untuk menjalin cinta. Rosie sudah beberapa kali gagal menjalin hubungan begitu juga dengan Alex.

Hingga pada akhirnya mereka menemukan jalan satu sama lain setelah terlalau jauh dalam pilihan yang salah.

6. Me Before You

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Me Before You adalah film drama romantis yang dibintangi oleh Sam Claflin dan Emilia Clarke.

Louisa Lou Clark diperkerjakan sebagai pengasuh Will Traynor, seorang bankir yang dulu sukses dan olahragawan aktif yang sekarang tetraplegia setelah ditabrak sepeda motor. Ibu Will berharap kepribadian Lou yang ceria akan mengangat semanagat Will yang depresi dan sinis.

Pada awalnya Will dingin terhadap Lou, mantan pacar Will yaitu Alicia mengunjungi dan mengungkapkan bahwa dia akan menikahi mantan sahabat Will, Rupert. Lou bertahan dengan Will dan saat keduanya semakin dekat, dia mengetahui jika Will berbudaya dan duniawi berbeda dengan kehidupan sederhananya.

Karena tidak dapat menerima kehidupannya yang cacat, Will berusaha untuk bunuh diri. Tapi Lou mengambil keputusan untuk mengubah pikirannya dengan mengatur perjalanan dan petualangan untuk menunjukkan kepada Will jika hidupnya masih layak dijalani. Gara-gara ini, pacar Lou yaitu Patrick merasa cemburu dan memutuskan untuk berpisah.

Mereka berdua pun akhirnya saling jatuh cinta, selama perjalanan mewah ke Mauritius Will memberi tahu Lou jika dia masih berniat untuk melakukan bunuh diri. Ia juga mengatakan bahwa dia ingin menjalani kehidupannya sendiri alih-alih hidup bersama Lou.

Merasa patah hati, Lou pun berhenti sebagai pengasuh Will dan menolak kontak dengannya. Ayah Lou kemudian menyakinkan dia untuk mengunjungi Will, tapi ia sudah pergi ke Swiss. Ia mengikutinya kesana untuk besamanya di saat-saat terakhirnya.

7. Midnight Sun

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Dibintangi oleh Bella Thorne dan Patrick Schwarzenegger, film ini menceritakan kisah gadis bernama Katie Price yang mengidap penyakit Xeroderma Pigmentosum yang membuatnya tidak bisa terpapar sinar matahari.

Selama belasan tahun ia hanya bisa memandangi pria yang disukainya, Charlie melalui jendela rumahnya. Saat takdir mengarah pada romansa pemula, Katie mati-matian berusaha menyembunyikan kondisinya dari kekasih barunya yang tidak curiga.

8. Man on Fire

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Film thriller aksi tahun 2004 ini disutradarai oleh Tony Scott dari skenario oleh Brian Helgeland dan berdasarkan novel 1980 dengan nama yang sama oleh AJ Quinnell.

Menceritakan John Creasy, mantan Kepala Korps Marinir AS yang bekerja di Meksiko sebagai pengawal pribadi untuk Pita, seorang gadis kecil yang meruapakan putri seorang pengusaha Meksiko.

John sudah menganggap Pita seperti putrinya sendiri, tapi kedekatan mereka tidak berlangsung lama karena Pita diculik. Sekarat ketika tertembak, Creasy bertemu kembali dengan Pita dan ia mengatakan salam perpisahan.

9. The Fault in Our Starts

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Film drama romantis Amerika Serikat tahun 2014 ini disutradarai oleh Josh Boone dan diproduseri oleh Marty Bowen dan Wyck Godfrey. Naskah film ini ditulis oleh Scott Neustadter dan Michael H. Weber berdasarkan novel The Fault in Our Stars karya John Green.

The Fault in Our Stars menceritakan tentang kisah cinta dua remaja dengan segala penyakitnya. Hazel Grace pengidap kanker tiroid yang telah meyebar ke paru-parunya dan Augustus Waters, seorang mantan pebasket yang kakinya sudah diamputasi karena penyakit kanker yang diidapnya namun itu sudah sembuh.

Kisah cinta mereka berawal dari pesan singkat selama beberapa minggu dan semakin dekat. Mereka juga saling bertukar novel serta menonton film bersama.

Suatu hari mereka terbang ke Amsterdam dan menikmati perjalanan yang menyenangkan. Tapi pada suatu hari Augustus memberitahu Hazel jika kankernya telah kembali dan menyebar ke seluruh tubuhnya dan bersifat mematikan. Hazel sangat sedih dan mengungkapkan betapa tidak adilnya hidup ini.

10. The Best of Me

Film Sad Ending Indonesia Dan Barat

photo via imdb.com

Terakhir ada The Best of Me, film sad ending barat ini dibintangi oleh James Marsden, Michelle Monaghan, Luke Bracey, Liana Liberato dan Gerald McRaney.

Film ini menceritakan tentang Dawson Cole dan Amanda Collier yang kembali dipertemukan atas wasiat Tuck, ayah angkat Dawson yang baru saja meninggal dunia.

Berbagai rintangan mereka hadapi termasuk ketika Dawson harus ditahan akibat kasus pembunuhan. Mengetahui ia tidak akan dibebaskan selama beberapa tahun, ia memutuskan hubungan dengan Amanda, memaksanya untuk memilih kuliah daripada tinggal bersamanya.

Hari berikutnya, Amanda memutuskan untuk kembali ke keluarganya. Namun, ia kemudian memutuskan untuk berpisah dengan suaminya, dan ia meninggalkan pesan suara untuk Dawson, mengungkapkan cintanya. Dawson diserang dan nyaris dibunuh oleh saudara-saudaranya, ia juga mampu mengalahkan saudara-saudaranya. Tapi setelah menelepon 911, ia ditembak mati oleh ayahnya.

Sementara itu, putra Amanda mengalami kecelakaan dan menerima hati dari donor. Ibu Amanda menangis mengatakan kematian tragis Dawson kepadanya dan Amanda patah hati.

Itulah deretan film sad ending Indonesia dan Barat yang mengharukan. Ketika menonton film-film diatas jangan lupa siapkan tissu ya!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait