Kebiasaan – Kebiasaan Yang Bisa Bikin Smartphone Cepat Rusak

3 bulan lalu

Smartphone merupakan benda yang hampir tak bisa dipisahkan lagi dari kehidupan kita. Dengan berbagai perkembangan informasi yang ada, kita bisa mendapatkan semunya cukup dengan jalan menggunakan smartphone.

Tapi terkadang saat menggunakan smartphone, kita biasanya jengkel karena smartphone kita yang tiba – tiba macet ataupun tiba – tiba mati alias rusak. Masalah kecil hingga masalah serius ini sering kali terjadi pada smartphone milik kita. Namun kamu pasti tidak sadar jika hal yang menyebabkan smartphonemu mengalami kerusakan adalah karena kebiasaan – kebiasaanmu saat menggunkan smartphone.

Mungkin kelihatannya apa yang kamu lakukan ini sepele saja. Tapi jika kamu gak mau smartphone milikmu mengalami masalah lagi, ada baiknya kamu memperhatikan baik – baik smartphone milikmu. Kebiasaan – kebiasaan sepele apa saja yang bisa membuat smartphonemu cepat rusak? berikut ini adalah beberapa diantaranya.

1. Menggunakan smartphone saat sedang mengisi daya

photo via : www.bgr.in

Kalau kebiasan yang satu ini spertinya sering kali kamu lakukan pada smarthone milikmu. Padahal, tanpa kamu sadari, menggunakan smartphone saat sedang dalam proses pengisian daya akan membuat smartphone milikmu menjadi cepat rusak. Hal seperti ini tentu saja tidak bisa dianggap remeh. Apalagi masalah – masalah yang mulai muncul dari perilaku ini dari masalah ringan seperti smartphone panas, hingga baterai mengalami kerusakan yang membuat baterai smartphonemu jadi drop ataupun tidak bisa untuk dicharge ulang.

*Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

2. Memaksakan koneksi

photo via : www.videoblocks.com

Kalau yang ini mungkin tidak kamu sadari karena memang ada banyaknya fungsi dan fitur yang ada pada sebuah smartphone. Saat ini mungkin smartphone milkmu masih dalam keadaan dimana semua jaringan baik itu wifi, bluetooth, gps dan yang lainnya kamu aktifkan secra otomatis. Padahal sebenarnya jika kalian memang tahu di daerah atau di tempatmu tidak ada jaringan tersebut, sebaiknya fungsi – fungsi itu dimatikan saja. Karena saat di daerahmu misalnya tidak ada sinyal wifi dan fitur wifi yang ada di smartphonemu terus kamu aktifkan, maka ia akan terus mencoba mencari sinyal wifi yang membuat hapemu panas dan bahkan mungkin overload dan hang.

3. Tidak menutup aplikasi

photo via : www.idownloadblog.com

Hampir setipa pengguna smartphone biasnaya melakukan hal ini. Pernahkah kamu mengalami samrtphonemu jadi lenot, panas, baterai dan juga RAM milikmu cepat habis? nah, kebiasaan yang satu ini lah sebabnya. Saat sebuah aplikasi ataupun game dibuka atau dijalankan, maka tentu saja ia akan menghabiskan resources baik dari sisi RAM maupun baterai. Nah saat aplikasi ini selesai digunakan tapi kamu tidak menutup aplikasinya maka tentu saja mereka akan tetap bekerja di latar belakang danhal itu akan menghabiskan RAM maupun baterai yang kamu miliki.

4. terlalu sering bermain game dan internetan

photo via : www.techradar.com

Kalau sudah punya smartphone, mungkin dua hal ini yakni bermain game dan juga internatan adalah hal yang paling menyenangkan untuk di lakukan. Tapi nyatanya, kedua hal ini memang kegiatan yang palinbg banyak menghabiskan resource smartphone mu baik dari sisi RAM, prosesor / chipsetnya dan juga baterainya. Jadi, jika baterai samrtphone milikmu cepat habis, maka salah satu penyebabnya adalah hal yang satu ini. Jadi sebisa mungkin kurangilah aktifitas bermain game ataupun penggunaan internetan yang berlebihan pada smartphone milikmu.

5. Memori internal penuh

photo via : clark.com

Mungkin karena sudah keasikan, sering kali kamu menyimpan berbagai file baik itu beruypa foto, video ataupun file yang lainnya di perangkatmu sampai – sampai memori milikmu jadi penuh. Padahal, sebenarnya setiap aplikasi yang kamu jalankan biasanya memerlukan ruang tambahan untuk menyimpan proses sementara yang biasa disebut cache. Jadi kalau memori internal milikmu penuh, maka aplikasi – aplikasi yang kamu jalankan harus bekerja ekstra keras untuk bisa berjalan dan hal itu yang biasanya membuat smartphone menjadi hang.

*Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

6. Ngecas smartphone saat tidur

photo via : www.rd.com

Ini lagi kebiasaan yang sering kali kamu lakukan pastinya. Padahal kebiasaan ini amat berbahaya untuk usia baterai smartphone milikmu. Kalau kamu sudah sering melakukan hal ini, hampir bisa dipastikan jika usai baterai smartphone milikmu jadi lebih pendek. hal itu karena durasi atau waktu pengisian baterai saat tidak digunakan itu hanya perlu waktu sekitar 1 sampai 2 jam saja. Tapi, kalau kamu mengecharge smartphonemu semalaman, tentu saja hal itu akan berpengaruh pada kapasitas dari baterai smartphonemu yang terus kamu paksa untuk diisi padahal kapasitanya sudah penuh.

7. Memakai smarphone di ruangan

photo via : www.afd-techtalk.com

Seperti yang sudah kamu ketahui, saat samrtphone hidup dan digunakan maka smartphonemu akan menghasilkan panas. Nah jadi bisa kamu byangkan sendiri kalau kamu menggunakan smartphonemu di ruangan yang pengap tanpa ventilasi. smartphone yang sudah panas karena membuaka aplikasi, sekarang jadi tambah semakin panas akibat suhu ruangan yang ada. Meskipun suhu ruangan tidak seratus persen mempengaruhi panas dari smartphone milikimu, tapi ada baiknya kamu mulai memikirkan untuk mengurangi penggunaan smartphone di ruangan yang pengap.

8. Menggunakan charger bukan bawaan

photo via : www.easyacc.com

Setiap kali kita membeli martphone, tentu saja kita akan diberikan perangkat charger yang lengkap yang diharapkan agar kita mengecas hape milik kita dengan menggunakan charger bawaan tersebut. Meskipun saat ini ada banyak sekali adapter charger yang konon katanya memiliki kemampuan fast charging, tapi ada baiknya kalian harus hati – hati. Karena tidak semua barang yang ada di pasaaran itu adalah charger asli. Apalagi belum tentu juga adapter charger yang kita beli akan support ataupun sesuai dengan baterai smartphone yang kita miliki.

*Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

9. Mengecas smartphone pada laptop

photo via : technofaq.org

Pada saat keadaan darurat dan hanya membawa kabel data saja, biasanya kamu akan mengisi daya menggunakan USB sambil disambungkan ke perangkat yang menggunakan USB seperti laptop ataupun komputer. Tapi tahukah kamu kalau apa yan gkamu lakukan itu bisa merusak kekuatan baterai dari smartphone milikmu? Hal itu dikarenakan daya listrik yang ada pada USB itu tidaklah besar dan biasanya jika kita mengecas menggunakan kabel data USB yang dihubungkan ke laptop ataupun PC akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Sedangkan untuk panas dari smartphone itu sendiri saat dilakukan pengisian daya adalah tetap.

10. Mendaftarkan banyak sidik jari pada smartphone

photo via : www.popsci.com

Saat ini perangkat smartphone kita sudah semakin canggih yang mana untuk membuka kunci android tidak hanya dengan metode kombinasi angka saja, melain kan juga bisa menggunakan konfigurasi sidik jari maupun wajah atau face id. Untuk konfigurasi kunci sidik jari sendiri atau fingerprint, biasanya diawal kamu diminta untuk memasukkan sidik jarimu. Setelah sidik jari milikmu terekam, nantinya untuk membuka kunci smartphone, kamu cukup meletakkan jari yang kamu daftarkan sebagai kunci pada bagian sensor sidik jari / fingerprint. Untuk smartphone saat ini, memang benar kita bisa mendaftarkan lebih dari satu sidik jari, bahkan bisa sampai 5 sidik jari sekaligus. Namun ada baiknya kamu mendaftarkan sidik jari tidak lebih dari 2 sidik jari. Hal itu dikarenakan semakin banyak kamu mendaftarkan sidik jari, maka semakin banyak pula daftar sidik jari yang tersimpan di memori hape milikmu. Dengan semakin banyak data yang tersimpan, tentu saja akan membuat kinerja semakin berat bagi sensor fingerprint untuk mencocokkan sidik jari yang ada. Apalagi jika smartphone milikmu memiliki sensor yang kurang sensitif, bisa kebayang dah seperti apa beratnya kinerja dari smartphone milikmu untuk bisa mengidentifikasi sidik jari punyamu.