Tips Memilih Asuransi Yang Tepat Bagi Kalian Para Kawula Muda

2 minggu lalu

Asuransi mungkin sering dianggap remeh oleh kebanyakan penduduk Indonesia. Dari sekian banyak penduduk Indonesia mungkin hanya 1/4% yang memiliki asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa. Hal ini tak lepas dari kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki asuransi terutama asuransi jiwa. Padahal selama menjalani hidup kita tidak bisa lepas dari yang namanya risiko. Bila kini kita sehat, suatu hari nanti bisa saja kita jatuh sakit. Begitu juga usia manusia yang memiliki batas akhir. Sama halnya dengan barang atau aset yang kita miliki, seperti mobil atau rumah yang suatu saat pasti mengalami kerusakan.

Berbagai risiko yang meliputi hidup baik yang bisa terjadi pada diri kita sendiri maupun pada aset-aset yang kita miliki tersebut, seringkali menimbulkan pula dampak finansial atau keuangan dalam hidup kita. Kalau kita konglomerat atau kaya raya mungkin tidak akan menjadi masalah, namun jika kita hidup pas-pasan, maka semua resiko tersebut dapat membuat hidup kita tidak tenang karena merasa terus terbebani dengan berbagai resiko tersebut.

Contohnya saja seperti saat kamu jatuh sakit, biaya pengobatan sangat mahal sehingga tabunganmu tidak cukup untuk membayarnya maka peran asuransi sangatlah penting dalam hal ini. Untuk itu, memiliki sebuah asuransi baik asuaransi kesehatan maupun asuransi jiwa sangat penting, sebab asuransi adalah sebuah bentuk perlindungan kepada individu maupun keluarga dari kerugian finansial akibat risiko kematian, cacat seumur hidup, hingga sudah tidak produktif lagi.

Seperti kata banyak orang, memiliki asuransi bagaikan “Sedia payung sebelum hujan”. Artinya sebelum terjadi risiko yang tidak diinginkan, kamu sudah berjaga-jaga sebelumnya. Dengan begitu, hidupmu bisa menjadi lebih tenang karena sudah memiliki perlindungan. Keuangan keluarga juga bisa lebih stabil karena adanya uang pertanggungan jika ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada dirimu.

Nah kapan seharusnya seseorang memiliki asuransi? Ada baiknya kamu mulai memiliki asuransi sejak dini. Maksudnya sejak dirimu mulai bekerja dan menghasilkan uang sendiri. Jangan tunggu nanti setelah menikah atau setelah kamu berumur. Walaupun kamu masih muda kamu juga harus memikirkan masa depanmu dari dini. Lalu bagaiama cara memilih asuransi yang tepat buat kamu yang masih muda? Untuk itu, kali ini Blog Unik akan berbagi mengenai Tips Memilih Asuransi Yang Tepat Bagi Kalian Kawula Muda. Penasaran seperti apa? Check this out guys!

Tips Memilih Asuransi Yang Tepat buat anak muda

photo via : airfreshener.club

1. Kenali dulu berbagai jenis produk asuransi jiwa

Buat kamu yang masih muda dan masih awam dengan yang namanya asuransi, ada baiknya kamu mengetahui dulu 4 macam asuransi jiwa terbaik yang ada di Indonesia. Seperti :

  • Asuransi jiwa berjangka

Asuransi jiwa berjangka atau yang dikenal dengan nama term life insurance merupakan asuransi jiwa yang memberikan perlindungan kepadamu dalam jangka waktu tertentu saja. Biasanya jangka waktu kontrak yang ditawarkan berkisar antara 5, 10, hingga 20 tahun lamanya dengan premi yang tetap.

  •  Asuransi jiwa seumur hidup

Kalau asuransi jiwa seumur hidup atau whole life insurance merupakan asuransi jiwa yang akan memberikan perlindungan seumur hidupmu atau hingga kamu mencapai usia maksimum 100 tahun. Premi yang dibayarkan terbilang lebih tinggi dibanding asuransi jiwa berjangka.

  • Asuransi jiwa dwiguna

Sesuai dengan namanya, asuransi jiwa dwiguna ini memiliki dua manfaat bagi penggunanya, yaitu asuransi jiwa berjangka dan tabungan. Jadi nantinya, akan ada uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dan kamu juga bisa menarik polis dalam jangka waktu tertentu sebelum masa kontrak selesai. Jenis asuransi jiwa terbaik ini lebih banyak diminati oleh masyarakat.

  •  Asuransi jiwa unit link

Jika asuransi jiwa dwiguna menawarkan asuransi dan tabungan, asuransi jiwa unit link menawarkan asuransi dan investasi di dalamnya. Sebenarnya premi yang ditawarkan tak jauh berbeda angkanya dengan ketiga jenis asuransi jiwa terbaik lainnya, hanya saja jumlah uang pertanggungannya tergolong paling rendah. Asuransi ini sebenarnya tidak lazim, karena menggabungkan dengan investasi sehingga premi atau iuran asuransi terbilang mahal dibandingkan asuransi jiwa murni atau investasi murni.

2. Pilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan

Setelah mengetahui macam-macam asuransi yang ada di Indonesia, maka salah satu yang penting yang tidak boleh terlewatkan sebelum memilih asuransi kesehatan adalah memahami betul apa yang menjadi kebutuhan dirimu. Hal ini bertujuan agar dapat menemukan asuransi kesehatan mana yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan, sehingga manfaat yang didapatkan pun akan lebih maksimal.

Yang dimaksud dengan kebutuhan dalam hal ini adalah mengenai jumlah pertanggungan asuransi jiwa yang kamu harapkan nantinya. Setiap orang tentu akan memiliki jumlah yang berbeda-beda dalam hal ini, tergantung pada kebutuhan dan juga kemampuan keuangan orang tersebut. Begitu juga dengan dirimu, karena itu kamu wajib melakukan perhitungan dan juga pertimbangan mengenai besaran pertanggungan yang kamu butuhkan.

3. Sesuaikan dengan kemampuan

Sebelum memutuskan membeli produk asuransi, penting sekali untuk menyesuaikan besaran premi yang akan kamu bayarkan dengan kemampuan keuangan kamu. Premi sendiri merupakan anggaran yang harus kamu keluarkan setiap bulan untuk membayar asuransi. Pembayaran premi bisa dilakukan bulanan, tiga bulanan atau kuartalan, enam bulanan atau semesteran, atau tahunan.

Yang pasti, sesuaikan jumlah premi dengan anggaran bulananmu. Jangan sampai premi yang terlalu besar, justru membuat keuangan kamu mengalami gangguan dalam masa yang panjang. Pertimbangkan juga besaran premi dengan perlindungan asuransi yang kamu dapatkan nantinya, pastikan kamu memilih produk asuransi jiwa terbaik dengan biaya premi yang sesuai dan terjangkau. Idealnya, alokasi dana untuk membayar asuransi jiwa terbaik adalah 10-20 persen dari jumlah pendapatan bulanan. Jadi, kalau pendapatan bulananmu adalah Rp 10 juta, maka kamu bisa mengambil premi maksimal Rp 1 juta per bulan.

Tips Memilih Asuransi Yang Tepat buat anak muda

photo via : www.simplek12.com

4. Ajukan asuransi kesehatan di usia muda

Semakin bertambahnya usia kemungkinan terserang penyakit semakin besar. Hal itu tidak bisa kita hindari karena sudah menjadi hukum alam. Maka dari itu kamu sebaiknya memiliki asuransi di saat masih muda. Pasalnya perusahaan asurandi memperhitungkan premi asuransi kesehatan berdasarkan umur seseorang. Jadi walaupun kamu memiliki penyakit parah, namun umurmu masih muda, maka kamu akan membayar premi lebih sedikit dibanding mereka yang sudah berumur. Jadi bisa dibilang umur menentukan tingkat premi.

Karena itu, ajukan asuransi sedini mungkin, karena kamu akan dapat berbagai keuntungan akan hal itu. Pertama, kamu menjadi lebih hemat karena membayar premi asuransi kesehatan lebih murah. Kedua, risiko sudah terkena penyakit lebih kecil disaat muda, sehingga kemungkinan diterima asuransi lebih besar.

5. Ajukan asuransi kesehatan ketika sehat

Buat kamu yang masih muda dan sehat yang ingin mengansuransikan kesehatan, maka lakukanlah sekarang dan jangan ditunda lagi. Pasalnya jika kondisi kalian sehat kemungkinan besar akan diterima oleh perusaan asuransi. Namun sebaliknya, jika kamu telah mengidap sebuah penyakit sebelum mengajukan asuransi, besar kemungkinan pihak asuransi akan menolak pengajuan asuransimu. Alasannya sederhana, karena perusahaan asuransi adalah lembaga profit, bukan lembaga sosial. Kalau nasabah yang diterima sudah sakit, pihak asuransi pasti rugi karena biaya rumah sakit lebih besar dari premi polis. Makanya perusahaan asuransi biasanya tidak mau menerima nasabah yang sudah menderita sakit.

6. Asuransi untuk kecacatan tubuh

Walaupun kita masih muda, namun kita juga harus berpikir jauh kedepan. Meskipun tak pernah mengharapkan namun ada baiknya kita juga berjaga-jaga dengan mengajukan asuransi untuk kecacatan tubuh. Pasalnya kita yang masih muda ini memiliki jalan hidup yang masih panjang. Ada banyak resiko-resiko yang akan kita hadapi kedepannya. Untuk itu kamu harus bisa menghindari risiko-risiko tersebut demi masa depan yang cerah. Sebab tubuh merupakan aset terbesar dalam melakukan berbagai aktifitas termasuk bekerja dan lainnya. Maka dari itu, mulailah mengasuransikan tubuh kamu sebagai proteksi di masa depan. Tanyakan kepada perusahaan asuransi, bagian tubuh apa saja yang dicover dan berapa besar klaim serta premi per bulan. Ini dilakukan untuk menyesuaikan pendapatan kamu per bulannya. Misalnya saja profesimu adalah seorang pelukis, maka kamu bisa asuransikan tanganmu, berprofesi sebagai penyanyi kamu juga bisa asuransikan suaramu. Jadi jangan ragu untuk menjaga aset berhargamu untuk masa depan yang lebih tenang.

Tips Memilih Asuransi Yang Tepat buat anak muda

photo via : www.regit.cars

7. Asuransikan juga kendaraan

Buat kamu yang sudah bekerja, tentunya tanggung jawab kendaraan yang kamu gunakan setiap hari untuk bekerja adalah tanggung jawab sendiri. Nah untuk itu, ada baiknya kamu juga mengasuransikan kendaraan pribadi yang kamu miliki guna untuk berjaga-jaga atas resiko yang mungkin terjadi kedepannya. Pasalnya kendaraan adalah aset berharga yang harganya tak main-main. Kerusakan sedikit bisa membuat tabungan kamu bolong. Oleh sebab itu, kendaraan juga harus diproteksi dengan baik. Namun jika kamu merasa berat membayar preminya, pilih saja jenis asuransi Total Loss Only (TLO) yang nilai preminya cenderung lebih kecil.

8. Mengansuransikan properti atau rumah

Meskipun kebanyakan anak muda di Indonesia masih tinggal serumah dengan orang tuanya meskipun telah bekerja namun tak jarang juga ada yang hidup mandiri dengan tinggal dirumahnya sendiri. Nah jika kamu adalah salah satu dari anak muda yang tinggal dirumah pribadi sendiri, maka ada baiknya kamu juga mengasuransikan properti dan rumahmu. Sebab dimana-mana yang namanya rumah pasti memiliki resiko. Misalnya terkena banjir atau kebakaran hingga bisa juga terkena gempa bumi sehingga roboh. Kalau hal itu terjadi, tentunya kamu akan stress memikirkan nasib rumah kamu. Tapi jangan khwatir, risiko tersebut bisa dicegah bila memiliki asuransi. Sebab ada jenis asuransi yang melindungi properti seperti rumah, bangunan, dan lain sebagainya. Jangan ragu punya asuransi dan sesuaikan dengan penghasilan.

9. Pilih asuransi kesehatan murni

Jika kamu membutuhkan manfaat asuransi kesehatan yang lengkap namun memiliki anggaran terbatas. Maka kamu sebaiknya memiliki asuransi kesehatan murni yang berdiri sendiri. Premi asuransi kesehatan murni relatif lebih rendah dibanding asuransi plus investasi. Hal ini karena dana asuransi kesehatan murni tidak akan digunakan untuk tujuan investasi.

Tips Memilih Asuransi Yang Tepat buat anak muda

photo via : www.wealthmanagement.com

10. Asuransi Keluarga

Buat kamu yang baru menikah dan baru merajut kehidupan berumah tangga, jangan biarkan keluarga kamu hidup tanpa jaminan yang layak. Ada baiknya kamu mengansuransikan anggota keluargamu untuk hidup yang aman. Dalam rangka memberikan perlindungan menyeluruh untuk semua anggota keluarga, beberapa perusahaan asuransi di Indonesia meluncurkan produk asuransi keluarga. Produk asuransi keluarga adalah produk asuransi yang dirancang untuk melindungi seluruh keluarga dengan satu polis. Jika kamu memiliki satu sampai tiga anak, maka produk asuransi ini merupakan pilihan yang tepat dan praktis. Hal ini karena kamu hanya cukup meluangkan waktu satu kali saat mengurus polis untuk satu keluarga.

Asuransi keluarga biasanya memberikan perlindungan untuk lima anggota keluarga, yaitu ayah, ibu, dan tiga orang anak. Tidak hanya untuk anak, asuransi keluarga juga memungkinkan kamu untuk memberikan perlindungan pada orang tua. Jadi intinya, asuransi keluarga memudahkan siapa saja untuk memberikan perlindungan kesehatan pada keluarganya, terutama anak-anak. Sehingga jika ada diantara anggota keluarga yang membutuhkan biaya perawatan secara tiba-tiba, kamu sudah siap dengan manfaat asuransi yang tersedia.

11. Rencanakan asuransi pendikan untuk anak

Buat kamu yang baru menikah, tentunya memiliki anak adalah impian setiap pasangan suami istri didunia ini. Namun tentu saja dengan memiliki anak, maka tanggung jawab semakin besar. Salah satunya tentang pendidikan anak-anak. Jika kesehatan mereka sudah dijamin dengan asuransi kesehatan keluarga, maka kamu juga perlu merencanakan asuransi pendidikan untuk anak-anak kamu kelak. Pasalnya dana pendidikan untuk anak selalu menjadi perencanaan keuangan yang penting bagi mereka yang telah berkeluarga dan punya anak. Seperti yang kita tahu biaya pendidikan yang semakin tinggi setiap tahunnya harus diantisipasi dengan mempersiapkannya sejak dini.

Nah kapan waktu yang tepat untuk membeli asuransi pendidikan untuk anak? Hal ini tergantung dari usia anak-anak kamu guys! Orangtua yang memiliki anak berusia 3-4 tahun, pilihan dan strategi investasinya berbeda dengan mereka yang memiliki anak berusia 15-16 tahun. Lebih cepat lebih baik, karena tak akan ada yang tau dengan nasib kita kedepannya. Umur seseorang tak ada yang tau, jadi sebelum terjadi sesuatu pada dirimu ataupun pada tulang punggung dikeluargamu, maka ada baiknya secepatnya mengajukan asuransi untuk pendidikan anak-anak kamu kelak. Jadi jika suatu saat terjadi risiko meninggal dunia atau risiko lainnya yang menimpa pencari nafkah, maka asuransi pendidikan akan memastikan bahwa biaya pendidikan anak tetap terlindungi.

12. Asuransi yang Memiliki Waktu Perlindungan Panjang

Kita tak pernah tau kapan musibah menghampiri kita, maka dari itu pilihlah asuransi yang memiliki waktu perlindungan panjang. Jangan hanya yang melindungi setahun ataupun dua tahun saja. Lebih baik, pilih perlindungan sepanjang waktu dari asuransi agar hidup merasa tenang. kamu bisa menanyakan terlebih dahulu kepada perusahaan asuransi, jenis produk asuransi mana yang bisa memberikan perlindungan seumur hidup. Kalau memang tidak ada, kamu bisa terus melanjutkan polis asuransi kamu ketika habis. Jadi, yang terpenting adalah sepanjang usia kamu terus terlindungi.

 

Facebook Comments

Baca Juga