Bahaya Dan Manfaat Mengkonsumsi Makanan Pedas

1 bulan lalu, by blogunik

Siapa sih yang nggak tergoda untuk mencicipi makanan pedas? Apalagi seperti seblak jeletet ataupun ayam geprek yang identik dengan rasa pedas yang mengigit. Ya, sebagian besar masyarakat Indonesia menyukai makanan pedas. Nggak heran kalau Indonesia terkenal dengan berbagai macam sambal yang pedas. Bisa dibilang kebanyakan warga Indonesia nggak akan bisa makan tanpa adanya sambal ataupun tanpa rasa pedas di makanannya. Hayoo, siapa nih yang kalau makan harus ada sambalnya?

Meskipun belum ada penelitian yang membuktikan kebenarannya, namun banyak yang percaya kalau makanan pedas dapat menambah nafsu makan seseorang. Beberapa orang bahkan bisa makan dengan jumlah banyak dan nambah berkali-kali saat memakan makanan pedas. Padahal guys, dibalik kelezatan makanan pedas, ternyata ada dua sisi yang saling bertolak belakang lho. Ada sisi yang dapat membahayakan tubuh jika terlalu sering memakannya, ada juga sisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Buat kamu, para pecinta makanan pedas, berikut Bahaya dan Manfaat makanan Pedas yang harus kamu tahu!

Bahaya Dan Manfaat Mengkonsumsi Makanan Pedas

photo via blog.misteraladin.com

Bahaya Makanan Pedas

1. Bisa Menyebabkan Diare

Bahaya mengkonsumsi makanan pedas yang umumnya dapat cepat terlihat adalah terserang diare. Seperti yang kita tau, toleransi setiap orang terhadap sensasi pedas berbeda-beda. Ada yang kebal, dimana mengkonsumsi makanan super pedas namun tidak terkena diare. Ada juga yang sangat sensitif dimana mengkonsumsi makanan pedas namun mudah terkena diare.

Nah siapa nih yang suka makan pedas, tapi sehabis itu langsung diare? Perlu kamu ketahui guys, cabai yang merupakan bahan utama dari makanan pedas itu memiliki kandungan capsaicin yang berpotensi untuk menimbulkan rasa terbakar. Kandungan inilah yang menyebabkan kita merasakan sensasi panas di tangan ketika menyentuh cabai. Nah sensasi pedas juga yang memicu serabut saraf sehingga memicu sensasi lainnya, termasuk pergerakan usus yang menjadi sangat cepat sehingga menyebabkan diare. Saat makanan pedas sampai di usus besar, efek iritasinya bisa langsung terasa. Kemudian tubuh akan mengirim lebih banyak air ke usus, sehingga memudahkan feses keluar dari usus besar.

2. Dapat Mengakibatkan Gastritis (Maag Akut)

Terlalu sering mengkonsumsi makanan pedas juga dapat mengakibatkan seseorang terkenal Gastritis atau maag akut yang merupakan kondisi meradangnya mukosa lambung. Terlalu banyak dan sering mengonsumsi makanan pedas juga dapat menyebabkan rapuhnya permukaan lambung, sehingga lambung menjadi mudah terluka. Sehingga, terlalu banyak makanan jenis ini bisa memicu terjadinya gastritis atau maag akut akibat terjadinya peradangan pada lapisan lambung. Gejala penyakit ini adalah sakit perut, mual, muntah, sendawa, hingga kehilangan nafsu makan.

3. Dapat meningkatkan asam lambung

Bahaya terlalu sering mengkonsumsi makanan pedas selanjutnya adalah dapat meningkatkan asam lambung atau refluks asam. Bagi sebagian orang, makanan pedas dapat memicu refluks asam yang merupakan kondisi adanya aliran balik dari isi lambung ke kerongkongan. Kondisi inilah yang menyebabkan rasa panas seperti terbakar pada saluran kerongkongan. Refluks asam ini bisa memicu sindrom Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), luka pada kerongkongan (esofagitis), juga atypical syndrome yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

4. Memperburuk tukak saluran pencernaan

Nah buat kamu yang memiliki riwayat penderita tukak saluran pencernaan, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan pedas. Pasalnya makanan pedas dapat memperparah kondisi tukak saluran pencernaan yang awalnya sudah buruk. Pasalnya tukak saluran pencernaan adalah luka yang terjadi pada lapisan usus kecil, lambung, hingga esofafus. Jika mengkonsumsi makanan pedas maka luka yang terjadi pada lapisan usus kecil bisa tambah diperparah karena muncul peradangan karena makanan pedas.

5. Menurunkan tingkat sensitivitas lidah

Buat kamu yang sering mengkonsumsi makanan pedas, berhati-hatilah sebab, terlalu banyak makan makanan pedas bisa mengurangi sensitivitas lidah dalam mengecap rasa, bahkan bisa membuat sensitivitas lidah berangsur hilang. Bisa dibilang lidah akan kebal dengan rasa pedas yang sering kita makan. Setelah mencoba makanan dengan tingkat pedas tertentu, lidah mungkin akan menginginkan makanan yang lebih pedas lagi. Padahal, semakin pedas makanan, maka akan semakin menyebabkan luka yang lebih parah di lidah.

Jika kebiasaan memakan makanan pedas dibiarkan, bukan tidak mungkin sensitivitas lidah terhadap rasa akan berkurang. Perlu diketahui bahwa pedas bukan termasuk ke dalam rasa, melainkan sebuah sensasi. Kerusakan lidah akibat sensasi pedas ini bisa terjadi pada seluruh lidah dan menurunkan sensitivitas kita terhadap rasa manis, asam, asin, gurih, dan pahit.

6. Menurunkan nafsu makan

Guys, walaupun banyak yang percaya kalau makanan pedas dapat meningkatkan nafsu makan. Namun menurut penelitian yang diterbitkan oleh Chemical Senses tahun 2012, makanan pedas justru dapat menurunkan nafsu makan seseorang. Hal ini karena cabai merah dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan makanan yang berlemak, manis dan makanan asin.

Selain itu, makanan pedas juga dapat membantu kita merasa kenyang. Dikutip dari HelloSehat, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Appetite tahun 2014 menunjukkan bahwa makanan pedas dapat meningkatkan rasa kenyang, sehingga keinginanan kita untuk makan berlebih menjadi berkurang.

7. Menyebabkan insomnia

Insomnia atau kesulitan untuk tidur di malam hari juga merupakan salah satu bahaya dari terlalu sering mengkonsumsi makanan pedas. Hal ini dikarenakan, saat kamu makan makanan pedas, suhu tubuhmu akan meningkat, sedangkan tubuh kamu juga harus melambatkan metabolisme sebelum tidur agar nantinya kamu bisa tidur dengan nyenyak. Itulah mengapa tubuh kamu berkeringat setelah makan makanan pedas. Dikutip dari Halodoc.com, studi yang dipublikasikan dalam The International Journal of Psychology menyebutkan bahwa makan makanan pedas bisa melukai perut dan mengaktifkan hormon kimia yang bisa membuat kamu terjaga di malam hari. Makanan pedas dapat meningkatkan waktu terjaga dan sleep onset latency yang merupakan waktu antara bangun penuh hingga tertidur

Bahaya Dan Manfaat Mengkonsumsi Makanan Pedas

photo via gozzbyblog.com

Manfaat Makanan Pedas

Meskipun bahayan mengkonsumsi makanan pedas cukup banyak, tapi kamu nggak perlu takut untuk menikmati makanan pedas. Pasalnya, makanan pedas juga memiliki beberapa manfaat untuk tubuh lho!

1. Baik untuk kesehatan jantung

Meskipun terkadang dapat menyebabkan diare, namun mengkonsumsi makanan pedas dengan porsi dan waktu yang tepat ternyata juga mampu meningkatkan kesehatan jantung lho. Hal ini karena capsaicin dalam cabai efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Vitamin A dan C yang terkandung dalam cabai mampu memperkuat dinding otot jantung, sensasi hangat dari capsaicin dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Capsaicin juga dapat membantu mencegah pembekuan darah.

2. Dapat membakar lebih banyak kalori

Dikutip dari HelloSehat, makanan pedas juga bermanfaat untuk meningkatkan pembakaran kalori dalam tubuh. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Chemical Senses menunjukkan bahwa makanan pedas yang kaya akan bumbu rempah-rempah dapat meningkatkan suhu tubuh. Hal ini kemudian dapat meningkatkan jumlah energi yang kamu pakai.

Capsaicin dalam cabai atau makanan pedas dapat meningkatkan metabolisme dan dapat menghasilkan panas dalam tubuh setelah kamu makan makanan pedas tersebut. Sehingga, kalori dan juga lemak yang dibakar saat tubuh mencerna makanan pedas dapat lebih banyak dibandingkan saat kamu makan makanan yang tidak pedas. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa capsaicin memiliki efek termogenik yang dapat membuat tubuh membakar ekstra kalori selama dua puluh menit setelah makan.

Peningkatan metabolisme saat kamu makan makanan pedas juga dapat menekan keinginan kamu untuk makan. Hal ini membuat makanan pedas dapat membantu kamu dalam menurunkan berat badan.

3. Membantu mencegah kanker

Menurut American Association for Cancer Research, senyawa capsaicin disinyalir memiliki kemampuan untuk memperlambat beberapa jenis kanker. Peneliti juga menemukan bahwa capsaicin mampu membunuh 80 persen kanker prostat. Capsaicin juga disebut bermanfaat dalam membantu pengobatan kanker payudara, pankreas, dan kandung kemih.

4. Obat flu dan melancarkan hidung tersumbat

Siapa nih yang kalau hidungnya mampet malah beli bakso yang super pedas? Ya, makanan pedas yang mengandung capsaicin memang dipercaya dapat mengatasi hidung tersumbat serta mengurangi sinusitis dan gejala flu lainnya. Bukan hanya meredakan hidung tersumbat, makanan pedas juga dapat meredakan nyeri akibat sakit kepala lho.

5. Melancarkan sirkulasi darah

Manfaat makanan pedas selanjutnya adalah dapat melancarkan sirkulasi darah. Makanan pedas akan melancarkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. Cabai juga membantu menguatkan dinding pembuluh darah karena kandungan vitamin A dan C-nya.

Tips Menangani Kepedasan

Bahaya Dan Manfaat Mengkonsumsi Makanan Pedas

photo via verywellhealth.com

Buat kamu yang suka makan makanan pedas namun nggak tahan dengan sensasi pedas yang membakar lidah ataupun buat kamu yang nggak sengaja memakan makanan pedas. Maka ada satu cara ampuh yang dapat kamu lakukan untuk mengatasinya yakni dengan meminum susu. Ya, saat kepedasan, biasanya kebanyakan orang akan meminum es atau memakan gula untuk meredakannya, namun ternyata susu dapat menghilangkan pedas dengan cepat.

Dikutip dari HelloSehat, sebuah penelitian di New Mexico State University Chile Pepper Institute menemukan bahwa protein dalam susu dan produk olahannya seperti yoghurt dll, bisa menggantikan senyawa kimia yang membuat cabai terasa pedas. Pasalnya susu mengandung kasein. Itu adalah sejenis protein yang ada di dalam susu. Untuk menghilangkan pedas, zat kasein akan menyerap dan menggumpalkan zat capsaicin yang menempel di lidah kita.

Tips Menjaga Kesehatan Bagi Pecinta Makanan Pedas

Bahaya Dan Manfaat Mengkonsumsi Makanan Pedas

photo via youtube.com (Hongyu ASMR)

Buat kamu yang suka makan pedas, tapi tidak ingin merasakan dampak buruk dari makanan pedas, makan berikut Blog Unik bagikan beberapa tips agar kamu bisa makan-makanan pedas dengan nyaman.

1. Hindari makan makanan pedas saat perut kosong

Jika kamu ingin makan makanan pedas, maka pastikan perut kamu tidak kosong. Minimal kamu harus sarapan dengan makanan yang normal sebelum kamu memakan makanan pedas. Perut yang kosong akan kaget jika tiba-tiba diisi dengan makanan pedas. Akibatnya, ini akan menyebabkan asam lambung naik dan membuat kamu sakit perut. Terutama bagi kamu yang memiliki riwayat pencernaan yang buruk.

2. Perhatikan porsi makan

Pada dasarnya semua hal yang berlebihan tidaklah baik. Hal ini juga berlaku ketika kamu memakan makanan pedas. Maka dari itu, kamu juga harus memperhatikan porsi makanmu saat melahap makanan pedas sebelum dampat buruk dari makanan pedas menghampirimu.

3. Hindari makan makanan pedas sebelum tidur

Seperti yang dibahas tadi guys, makanan pedas dapat membuat seseorang terkena insomnia. Untuk itu hindari makan makanan pedas dimalam hari. Hal ini disebabkan karena senyawa capcaisin yang terkandung dalam cabai dapat mempengaruhi tidur kamu melalui perubahaan suhu tubuh. Tidak hanya itu, makan pedas sebelum tidur juga akan meningkatkan risiko refluks asam lambung di malam hari, karena isi perut akan lebih banyak mengalir ke kerongkongan saat kamu berbaring. Hal tersebutlah yang bisa mengganggu tidur kamu. Jika kamu ingin mengonsumsi makanan pedas di malam hari, maka makanlah minimal tiga jam sebelum tidur.

4. Gosok gigi setelah makan pedas

Gosok gigi setelah mengkonsumsi makanan pedas sangatlah dianjurkan, selain bisa membantu menjaga kesehatan mulut dan gigi ternyata gosok gigi setelah makan pedas juga bisa menghilangkan sensasi panas pada mulut. senyawa Capsaicin akan hilang ketika kamu menggosok gigi dan kandungan di dalam pasta gigi bisa mendinginkan sensasi mulut yang terbakar karena makanan pedas.

Bahaya Dan Manfaat Mengkonsumsi Makanan Pedas

photo via instagram.com/yukyukmakan

Aturan untuk Mengkonsumsi Makanan Pedas yang Benar

Makanan pedas memang terasa nikmat saat dikonsumsi bahkan terkadang membuat sebagian orang ketagihan untuk memakannya. Tapi guys, kamu harus ingat kalau makanan pedas tidak boleh terlalu sering untuk dimakan. Jika kamu ingin terhindar dari berbagai bahaya makanan pedas, sebaiknya kamu batasi jadwal kamu untuk makan makanan pedas. Sebaiknya cukup konsumsi makanan pedas 2-3 kali perminggu, dan jangan lebih. Selain itu, jangan coba menantang dirimu untuk menaklukkan setiap level kepedasan yang ada agar terlihat keren dimata orang lain. Nikmati makanan pedas dengan tingkatan tertentu dan jangan mencoba makanan dengan sensasi pedas yang semakin tinggi.

Makan pedas mungkin bisa memuaskan lidah kalian, namun kamu juga perlu mengenali tubuh kalian sendiri. Jika kamu memiliki riwayat penyakit pencernaan maka sebaiknya menghindari makanan yang terlalu pedas. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa toleransi setiap orang terhadap sensasi pedas berbeda.

Perlu kamu ingat guys, walaupun makanan pedas mampu ditoleransi oleh lidah kamu, tapi belum tentu bagian pencernaan lainnya dapat meneriman dengan baik sensasi pedas tersebut. Maka dari itu, jangan mengukur ketahanan kamu terhadap rasa pedas melalui indra pengecap saja. Efek sensasi pedas terhadap keseluruhan sistem pencernaan dan tubuh lah yang harus dipertimbangkan untuk menentukan seberapa pedas makanan yang boleh kamu makan. Semoga artikel tentang bahaya dan manfaat makanan pedas ini dapat membantu kalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *