Cara Detoksifikasi Tubuh dan Manfaatnya



Detoksifikasi atau yang sering disingkat detoks merupakan proses pengeluaran racun dan toksin dari dalam tubuh. Pada dasarnya, tubuh memiliki kemampuan detoks alami. Tubuh mengeluarkan racun melalui keringat, buang air kecil, buang air besar, napas dan metabolisme organ vital oleh hati dan ginjal. Ada beberapa tanda paling umum dan gejala terakumulasinya racun dalam tubuh adalah sakit kepala, kelelahan, fluktuasi berat badan, gangguan hormonal, jerawat, ruam, bau badan, bau mulut, menumpuknya cairan pada kelenjar, masalah pencernaan, nyeri otot, memburuknya kondisi peradangan seperti atritis dan sebagainya. Berikut ini cara detoksifikasi tubuh dan manfaatnya :

1. Strawberry

Photo via : http://narajikan.jp

Buah strawbery tidak hanya enak dan memiliki bentuk yang cantik, buah ini juga memiliki segudang manfaat untuk tubuh. Strawberry kaya akan anti-oksidan yang mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk kesehatan. Stawberry sangat bagus untuk menghilangkan jerawat, anti kanker dan menjaga kesehatan tubuh. Strawberry bisa dikonsumsi untuk detoksifikasi tubuh, bisa dimakan langsung ataupun dibuat jus buah.

 

2. Lemon

Photo via : pinterest

Buah lemon merupakan salah satu varian jeruk yang memiliki banyak manfaat. Lemon kaya akan vitamin C dan buah ini banyak digunakan untuk detoksifikasi. Buah yang memiliki rasa asam ini mengandung 51 persen vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh, selain itu lemon juga mengandung serat, protein, kalsium dan lain-lain. Lemon dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi penyakit flu dan lainnya.

 

3. Apel

Photo via : hdwallsource.com

Buah Apel identik dengan warna kulitnya yang merah. Semua orang tentunya mengenal buah satu ini. Buah Apel mengandung banyak nutrisi dan vitamin yang berperan penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Kandungan asam malat dan tartaric pada buah ini sangat baik untuk meningkatkan kerja sistem pencernaan sekaligus membersihkan hati. Buah ini bisa dikonsumsi setiap hari untuk detoksifikasi, bisa dimakan langsung ataupun dibuat jus buah.

 

4. Kiwi

Photo via : medicalnewstoday.com

Buah Kiwi pada umumnya didatangkan dari New Zealand atau Amerika. Buah ini berwarna coklat kusam dan memiliki bulu-bulu halus. Dagingnya berwarna hijau atau emas cerah dengan biji hitam lunak. Buah kiwi juga bisa digunakan untuk detoksifikasi. Buah ini mampu melindungi kerusakan DNA, meningkatkan kinerja sistem pencernaan serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Buah ini bisa kamu konsumsi setiap hari untuk mendapatkan manfaat detoksifikasi.

 

5. Jeruk

Photo via : http://www.newhealthguide.org

Buah Jeruk memiliki kandungan vitamin C serta antioksidan sangat baik untuk menangkal radikal bebas serta memperlambat proses penuaan dini. Jeruk mengandung serat dan nutrisi yang membantu dalam detoksifikasi tubuh. Buah ini dapat memperlambat tahap pertama detoksifikasi dalam hati, sehingga pada tahapan kedua terjaga sehingga hati mampu menyeimbangkan beban kerjanya.

 

6. Rumput Laut

Photo via : splendidtable.org

Rumput laut adalah salah satu sumber hayati yang tergolong dalam jenis sayuran. Tanaman ini sangat mudah sekali ditemukan di area yang beriklim dingin, tropis dan subtropis. Rumput laut ternyata dapat membantu memerangi peradangan dan kerusakan jaringan yang disebabkan oleh radikal bebas. Protein dan asam amino yang terkandung dalam rumput laut dapat membantu melawan infeksi sementara serta dapat membantu pertumbuhan bakteri baik dalam perut. Magnesium dan kalium melindungi pembuluh darah melawan dari efek stres.

 

7. Rumput Gandum

Photo via : terawarner.com

Rumput gandum mengandung banyak vitamin dan nutrisi penting yang membuat pikiran dan tubuh selalu sehat dan bersemangat. Rumput gandum membantu meningkatkan jumlah sel darah merah, membersihkan darah dan organ tubuh. Selain itu rumput gandum juga bisa mengurangi asam dalam darah yang dapat menyebabkan tukak lambung, sembelit dan diare. Kandungan klorofil yang tinggi dapat membantu oksigensasi darah dan memberikan energi serta mengandung sembilan asam amino, vitamin dan mineral.

 

8. Selada Air

Photo via : http://www.sundaynews.co.zw

Selada air merupakan salah satu jenis tumbuhan sayuran yang bisa tumbuh menahun dan memiliki sifat akuatik atau semi akuatik. Selada air mengandung vitamin B, seng, kalium, vitamin E, C dan antioksidan yang merupakan hal yang penting dalam detoksifikasi tubuh. Selada juga mengandung phytochemical yang merangsang enzim dalam tubuh. Selada air juga membantu mencegah penyakit paru-paru termasuk kanker karena mengandung gluconasturtin.

 

9. Kubis

Photo via : amazonaws.com

Kubis adalah salah satu sayuran yang banyak disukai masyarakat Indonesia. Sayuran ini selain mudah didapatkan juga mempunyai manfaat yang banyak buat tubuh. Kubis mampu memberikan dukungan menyeluruh dalam detoksifikasi tubuh. Kubis juga membantu pengaturan detoksifikasi tingkat genetik. Sayuran ini juga digunakan untuk membantu hati menyingkirkan kotoran.

 

10. Bawang Putih

Photo via : medicalnewstoday.com

Bawang putih tidak hanya untuk menambah rasa masakan saja, namun juga dipercaya untuk kesehatan tubuh. Bawang putih memiliki manfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubu dengan membantu fungsi hati. Vitamin C yang terkandung dalam bawang putih ini berfungsi untuk mendukung hati. Selain itu manfaat yang terkandung dalam bawang putih memiliki sifat penyembuhan yang banyak untuk tubuh.

 

11. Brokoli

Photo via : https://www.wsj.com

Brokoli adalah salah satu jenis sayuran hijau yang memiliki kandungan nutrisi dan gizi lengkap. Brokoli mengandung kalium yang tinggu untuk membantu menjaga sistem saraf yang sehat dan fungsi otak yang optimal serta mendorong perkembangan otot. Selain itu, brokoli mengandung magnesium dan kalsium yang dapat membantu dalam mengatur tekanan darah. Secangkir brokoli mengandung vitamin C yang tinggi, antioksidan yang diperlukan untuk melawan radikal bebas.

 

12. Bit

Photo via : healthline.com

Buah bit adalah tanaman sejenis umbi yang berwarna ungu kemerahan. Memiliki bentuk yang menyerupai kentang. Banyak kandungan dalam buah bit yang bagus untuk kesehatan. Buah bit mengandung karbohidrat tinggi namun kandungan lemak, kalori dan proteinnya sangat rendah. Pektin yang terkandung dalam bit mampu membersihkan racun yang dikeluarkan dari hati dan mengeluarkannya dari tubuh. Buah bit juga mengandung antioksidan dan banyak nutrisi yang dikenal sangat baik untuk detoksifikasi.

 

13. Asparagus

Photo via : https://www.khasiat.co.id

Asparagus adalah jenis sayuran yang mempunyai banyak manfaat unutk tubuh. Asparagus mengandung folat yang penting untuk kesehatan sistem kardiovaskular. Selain itu, asparagus juga kaya akan mineral serta karbohidrat yang disebut inulin yang tidak bisa dicerna. Namun dalam usus besar, inulin ini menjadi makanan bakteri baik seperti Lactobacilli dan Bifidobacteria. Asparagus juga memiliki antioksidan yang membantu mencegah kanker dan katarak. Asparagus juga merupakan agen detoksifikasi dan mampu mencegah infeksi saluran kemih.

 

14. Artichoke

Photo via : https://www.simplyrecipes.com

Artichoke merupakan sejenis sayuran, pada bagian tunas yang berbentuk di dalam kepala bunga sebelum sepenuhnya mekar bisa dimakan. Sayuran ini berwarna hijau dengan kelopak yang berlapis-lapis. Artichoke dapat membantu fungsi hati secara optimal. Sifat antioksidan pada sayuran ini berasal dari polifenol yang memiliki kualitas kemopreventif yang dapat memperlambat, menghentikan atau benar-benar membalikkan efek dari kanker. Selain itu, dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Kandungan cynarin dan silymarin pada sayuran ini dapat meningkatkan kesehatan hati secara keseluruhan dengan mengurangi racun dan memfasilitasi eliminasi racun dari hati dan tubuh.

 

15. Kunyit

Photo via : http://www.remediesforme.com

Kunyit merupakan slah satu rempah-rempah yang banyak terdapat di Indonesia, bahkan ada yang menggunakannya sebagai herbal tradisional. Tak hanya untuk masakan saja, namun baik untuk kesehatan. Kunyit ini dapat mendetoksifikasi hati, memurnikan darah dan bermanfaat untuk paru-paru serta usus besar. Selain itu kunyit juga memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan dan efek antikanker.

 

16. Jelatang

Photo via : traditionalcatholichomestead.com

Jelatang adalah sebuah tumbuhan sebangsa dengan rerumputan. Jelatang biasanya diabaikan oleh orang-orang karena dapat menyebabkan rasa panas dan gatal. Namun jelatang bisa digunakan untuk detoksifikasi darah dengan mengkonsumsi jelatang(stinging nettle). Jelatang ini digunakan sebagai diuretik alami, mendorong pengeluaran limbah peradangan dan merangsang sistem limfatik. Selain itu jelatang juga mengandung vitamin A, B kompleks, C dan D serta mencakup kalium, magnesium, besi dan klorofil.

 

17. Teh Akar Manis

Photo via : https://www.yogiproducts.com

Akar manis merupakan tanaman yang tumbuh dibagian Eropa Selatan dan beberapa wilayah di Asia. Akar manis ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh, biasanya akar manis ini dicampurkan dalam teh. Teh akar manis ini bekerja sebagai detoks yang ampuh untuk membersihkan tubuh dari kontaminan kimia. Teh akar manis ini jiga bisa mengurangi ketagihan gula, dimana gula cenderung menghambat usaha detoksifikasi tubuh. Tak hanya itu saja, akar manis juga bersifat sebagai ekspektoran, anti-inflamasi, antioksidan, anti-alergi, meningkatkan kekebalan tubuh dan bersifat meredakan.

 

18. Akar Dandelion

Photo via : http://artemisinine.net

Akar bunga dandelion adalah bagian dari bunga dandelion yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Teh akar dandelion bermanfaat dalam detoksifikasi karena memiliki kandungan yang mendetoksidikasi hati serta bersifat diuretik. Selain itu dapat membantu pembersihan ginjal dan kandung kemih serta mengatasi masalah-masalah seperti retensi air, sakit perut dan sembelit. Teh akar dandelion ini juga mengandung nutrisi seperti zat besi, magnesium, kalium, kalsium serta vitamin B dan C.

 

19. Teh Hijau

Photo via : epicurious.com

Teh hijau adalah salah satu minuman sehat yang manfaatnya tidak perlu diragukan lagi. Teh hijau memiliki kandungan mineral seperti kalium, kalsium, natrium, flour, seng dan mangan. Selain itu kadungannya yang kaya akan antioksidan membantu detoksifikasi radikal bebas. Teh hijau juga mengandung epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yaitu antioksidan kuat yang membantu melindungi hati dari kerusakan akibat racun.

 

20. Mandi Garam

Photo via : http://www.remediesforme.com

Garam mandi merupakan salah satu bahan tambahan keperluan mandi. Namun garam disini bukanlah garam yang digunakan untuk memasak, namun memang garam yang digunakan untuk mandi. Garam mandi epsom ini memang sangat populer karena membantu penyerapan magnesium dan sulfat oleh tubuh yang tidak mudah diserap melalui makanan. Garam mandi epsom ini diperlukan untuk detoksifikasi sel. Selai itu garam ini juga bisa meredakan tubuh dari sakit dan nyeri.

 

Manfaat Detoksifikasi Tubuh

1. Membuang racun yang ada di dalam tubuh

Proses detoksifikasi dapat membuang racun yang ada dalam tubuh, organ yang di detoks yaitu ginjal, paru-paru, hati, darah, usus besar dan otot. Hampir semua metode detoks dirancang untuk memancing badan kita agar dapat mendetok diri sendiri secara maksimal. Sebenarnya tubuh kita juga memiliki sistem detok sendiri, namun karena tidak optimal bekerja. Hal ini dikarenakan gaya hidup yang tidak sehat dan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.

2. Mengatasi Iritasi

Terkadang munculnya iritasi pada usus atau organ lainnya dikarenakan karena racun. Hal ini terjadi karena kopi atau alkohol.

3. Menangkal Radikal Bebas

Radikal bebas merupakan pemicu datangnya penyakit berbahaya ke dalam tubuh kita. Maka dari itu perlu detoksifikasi untuk menagkal radikal bebas.

4. Membantu Kerja Usus

Detoksifikasi dapat membantu kerja sistem cerna yang dapat memilah mana nutrisi dan mana racun yang harus disingkirkan serta membantu berkembangnya bakteri baik dalam sistem cerna.

5. Membuat Awet Muda

Penuaan yang terjadi pada tubuh kita disebabkan oleh toksin yang banyak menumpuk di tubuh. Karena itu detoks diperlukan untuk mengurangi radikal bebas dan toksin yang ada dalam tubuh.

6. Vitalitas dan Seksualitas Naik

Detoksifikasi ini juga mempengaruhi kualitas sperma dan sel telur. Detoks membuat kualitas sperma dan sel telur akan membaik serta gairah dan libido meningkat.

7. Membuat Kulit Tampak Lebih Baik

Kulit adalah pelindung bagi tubuh yang dimana dapat mengatur suhu tubuh dan tempat keluarnya cairan berupa keringat. Kandungan dalam keringan tersebut salah satunya yaitu toksin. Dengan melakukan detoks ini toksin akan dibuang dan membuat kulit tampak lebih halus, cerah dan menghilangkan jerawat.

8. Daya Tubuh Meningkat

Setelah proses detoksifikasi, maka penyerapan nutrisi dan gizi akan lebih baik lagi dan akan membuat imunitas atau daya tahan tubuh meningkat.

9. Rambut Menjadi Lebih Sehat

Pemakaian sampo, kondisioner, vitamin dan lain-lainnya yang mengandung zat kimia membuat rambut tampak kusam dan merusak. Namun setelah proses detoksifikasi, rambut akan berkilau karena toksin yang ada dalam tubuh dikeluarkan.

10. Membantu Kinerja Hati

Hati merupakan organ tubuh yang penting karena berfungsi untuk menetralkan dan menyaring racun yang masuk ke dalam tubuh. Racun tersebut akan keluar melalui proses metabolisme.

Recent search terms:

similar posts

+ VIDEO PILIHAN MORE >