Kisah Inspiratif Kehidupan Jack Ma Hingga Sukses Seperti Saat Ini

5 bulan lalu

Selama ini orang-orang telalu banyak menyesali keadaan, menyesal terlahir di keluarga berantakan, menyesal terlahir dengan tubuh yang cacat hingga menyesal terlahir di keluarga yang miskin dll. Dimana semua keadaan tersebut menurut mereka dapat menghambat keberhasilan dimasa depan. Sehingga saat kegagalan menghampiri mereka, mereka akan menyerah dengan impian mereka dan terus menyalahkan latar belakang dimana mereka dilahirkan. Dimana mereka menganggap kondisi keluarga dan ekonomi keluarga adalah penghalang mereka dalam meraih impian mereka menjadi orang sukses.

Padahal guys, kesuksesan tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan ekonomi keluarga ataupun cacat atau sempurnanya fisik kalian lho! Yang membuat kalian sukses tersebut adalah niat dan semangat pantang menyerah meskipun banyak rintangan yang menghadang. Nah kalau kamu termasuk orang yang menganggap kegagalan yang kamu hadapi saat ini adalah karena kondisi keluarga yang tak pernah memberikan kamu fasilitas yang memadai untuk meraih impian kamu, maka kamu harus dengar kisah inspiratif dari Jack Ma sang pendiri Alibaba. Kenapa?

Karena Jack Ma adalah salah satu orang tersukses dan terkaya didunia yang berasal dari keluarga miskin, bahkan Jack Ma juga tidak memiliki kecerdasan otak seperti Albert Einstein. Tidak ada fasilitas yang diberikan oleh orang tuanya dalam menempuh pendidikan, namun dirinya tetap menjadi orang sukses bahkan termasuk sebagai salah satu orang terkaya didunia. Perlu kalian tau guys, Jack Ma ini adalah founder atau CEO dari Alibaba.com. Dia juga salah satu orang terkaya ketiga di China dan juga orang terkaya ke-20 sedunia, dan masuk dalam jajaran 10 besar orang terkaya di dunia tekno. Kisah inspiratif Jack Ma From zero to hero ini sangat layak kamu jadikan motivasi dalam meraih keberhasilan. Nah penasaran seperti apa kisah inspiratif dari seroang Jack Ma ini? Berikut Ulasannya!

photo via : www.inc.com

1. Asal usul Jack Ma

Jack Ma ini memiliki nama asli Ma Yun guys. Panggilan Jack Ma ia dapatkan karena seorang sahabat penanya susah untuk menyebut nama Ma Yun jadi memanggilnya dengan panggilan “Jack”. Jack Ma lahir di daerah Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China tanggal 10 September 1964. Lahir di masa jaya komunisme Tiongkok pada tahun 1964, orang tuanya hanyalah seorang pekerja seni. Orang tuanya adalah seorang pemusik dan pendongeng tradisional yang hanya mendapat tunjangan pensiun sebesar Rp. 500.000 itupun untuk menghidupi semua kebutuhan keluarga. Jadi jelas kalau kehidupan masa kecil Jack Ma jauh dari kata mewah.

2. Pernah ditolak dibanyak sekolah dasar

Walaupun kini telah sukses dengan perusahaan e-commerce, namun siapa sangka kalau dulunya Jack Ma ini adalah orang yang lemah dalam matematika. Karena nilai matematika yang buruk ini, membuat Jack Ma harus ditolak dibanyak SD, bahkan sampai masa SMP dan SMA. Karena hal tersebut, Jack Ma harus berkali-kali mengikuti tes agar bisa diterima sekolah. Namun Jack Ma tetap bertahan dan melaluinya dengan kesabaran.

3. Bersepeda selama 45 menit membuatnya unggul berbahasa Inggris

Walaupun dalam bidang matematika Jack Ma lemah, namun kalau menyangkut bahasa Inggris dia jagonya. Kenapa Jack Ma yang notabenenya anak miskin bisa berbahasa Inggris lancar? Itu karena Jack Ma belajar bahasa Inggris selama 8 tahun kepada turis di hotel dekat kota Hangzhou. Sejak usianya 12 tahun sampai 20 tahun, Jack Ma menjadi tour guide gratis dari para turis yang berwisata ke negaranya. Pada masa itu China telah membuka diri dan banyak turis asing yang datang. Karena tertarik dengan bahasa Inggris, dirinya rela bersepeda selama 45 menit untuk sampai kesana dan belajar langsung dengan turis hotel walaupun harus menghadapi hujan ataupun salju.

photo via : businessinsider.com.au

4. Memiliki pandangan hidup berbeda diusia 15 tahun

Nah dari interaksinya dengan orang-orang luar negeri selama bertahun-tahun tersebut membuat pemikiran Jack Ma terbuka mengenai pandangan hidup. Dirinya merasa jika cara berpikirnya lebih global dibandingkan kebanyakan penduduk China lain. Ia menyadari kalau apa yang diceritakan oleh para turis berbeda dengan semua yang dipelajari Jack Ma dari para guru dan buku di sekolah.

Hal ini berawal saat usianya 15 tahun, tepatnya pada tahun 1979. Ia berkenalan dengan keluarga dua anak dari Australia. Berinteraksi selama 3 hari dengan keluarga Australia tersebut membuatnya berteman baik dengan keluarga turis tersebut. Sampai beberapa tahun setelahnya, tepat tahun 1985, keluarga Australia tersebut mengajak Jack Ma ke Australia untuk liburan selama 31 hari.

Jack Ma yang terlahir di China diajarkan bahwa negara kelahirannya tersebut adalah negara terkaya dan paling bahagia didunia. Jadi saat dirinya tiba di Australia, ia berpikir bahwa apa yang diajarkan kepadanya selama ini berbeda dengan apa yang ia lihat. Dan saat itulah, pemikiran seorang Jack Ma berbeda dan mulai terbuka dengan hal-hal yang baru.

5. Masuk di universitas terburuk di kotanya

Untungnya, walaupun terlahir dikeluarga yang kurang berada, namun bagi keluarga Jack Ma, pendidikan adalah yang terpenting, hingga Jack Ma memiliki kesempatan untuk mencicipi bangku kuliah. Saat akan menginjak bangku kuliah, kejadian saat dirinya ditolak di banyak sekolah juga terjadi lagi saat dirinya akan masuk kuliah. Jack Ma gagal pada ujian masuk universitas yang ia inginkan sebanyak dua kali, sampai akhirnya ia diterima di kampus yang dinilai terburuk di kotanya, yakni Hangzhou Teachers University atau Universitas Keguruan Hangzhou.

Dikampus tersebut dirinya mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Dan fokus untuk menjadi seorang guru bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama. Dalam menempuh masa perkuliahan, Jack Ma termasuk mahasiswa yang aktif, ia ditunjuk menjadi pemimpin mahasiswa dan kemudian menjadi pemimpin Federasi Mahasiswa. Sampai akhirnya dia menyelesaikan studi dengan gelar Sarjana Bahasa Inggris.

6. Sering ditolak saat melamar pekerjaan

Jack Ma yang selalu bermimpi bahwa selesai kuliah, dirinya akan bekerja di sebuah bisnis, hotel atau apapun tak pernah menyerah dengan impiannya tersebut. Ditahun 1992, dimana perekonomian China mulai berkembang, Jack Ma mencoba mencari pekerjaan. Ia mendaftar di banyak lowongan pekerjaan namun kembali nasib malang menghampirinya. Saat itu, dirinya selalu ditolak tiap kali mendaftar pekerjaan. Salah satu pengalaman pahir Jack Ma dalam mendaftar pekerjaan adalah saat dirinya melamar pekerjaan di KFC. Ia melamar pekerjaan di KFC yang saat itu membuka lowongan di kota kelahirannya, Hangzhou. Mirisnya, dari 24 pelamar termasuk dirinya yang mendaftarkan diri, hanya dirinya seorang yang ternyata tidak diterima. Jack Ma juga sempat mengikuti tes untuk menjadi polisi namun dia juga gagal.

photo via : clubofmozambique.com

7. Sempat menjadi guru dengan upah rendah

Setelah gagal mencari pekerjaan, Jack Ma akhirnya mulai mengajar di sebuah sekolah. Selama menjadi seorang guru bahasa Inggris dirinya hanya mendapat bayaran sebanyak 100-120 renbi atau setara dengan Rp 114.000-Rp 142.000 dalam sebulan. Namun kembali lagi, Jack Ma tetap bertahan dan bersabar walaupun gajinya perbulan sangat minim.

8. Pertama kali mengenal Internet di Amerika

Pada tahun 1995, Jack Ma pergi ke Seattle, Amerika Serikat (AS) untuk bekerja sebagai penerjemah. Pada kunjungan pertamanya ke AS, temannya mengenalkannya dengan internet untuk pertama kalinya. Temannya itu mengatakan bahwa semuanya bisa ditemukan di internet. Sebagai informasi guys, kala itu komputer merupakan barang langka di China sehingga harganya sangat tinggi. Selain itu, jaringan internet ataupun e-mail juga tidak ada sama sekali.

Ketika itu, ia diminta menjelajahi dunia lewat internet yang baru muncul. Namun tidak ada data apapun tentang China yang bisa ia dapatkan. Karena itulah Jack Ma pun berpikiran untuk segera memperkenalkan negaranya dengan internet.

9. Permulaan merintis e-commerce

Saat kembali ke Tiongkok, Ia memutuskan berhenti dari pekerjaannya sebagai guru. Dan memilih meluncurkan sebuah layanan direktori bisnis online bernama China Pages. Dengan pinjaman uang sebesar USD 2.000 untuk mendirikan perusahaan tersebut. Modal nekatlah yang mendorong Jack Ma dalam membangun bisnis ini, pasalnya dirinya sama sekali tak tahu apapun soal komputer ataupun email bahkan tak pernah menyentuh keyboard sebelumnya.

Sayang, jalan sukses China Pages tak semulus yang dibayangkan. China Pages yang didirikan oleh Jack Ma harus bersaing dengan China Telecom. General Manager China Telecom menawari Jack Ma investasi sebanyak USD 185 ribu untuk melakukan joit venture. Itu adalah uang terbanyak yang pernah dirinya lihat seumur hidup. Namun sayangnya China Pages miliknya seperti diambil alih oleh China Telecom. Semua yang dia sarankan ditolak, dia juga hanya mendapat 2 kursi direksi sedangkan China Telecom memiliki 5 kursi direksi. Merasa tak lagi sejalan, Jack Ma pun keluar dari perusahaan yang ia rintis tersebut. Hingga akhirnya mendapat tawaran dari pemerintah untuk mempromosikan sebuah e-commerce.

Dirinya bekerja di kementrian Luar Negeri China dengan menawarkan jasa penjualan produk China menggunakan akses internet. Namun Jack Ma bukan tipe pegawai negeri yang suka dengan birokrasi berbelit-belit. Menyadari perbedaan prinsip ahirnya dirinya lebih memilih mundur dari pekerjaannya tersebut.

Selepas dari pekerjaan di kementrian Luar Negeri China tersebut, Jack Ma lantas memutuskan untuk membuat situs sendiri di tahun 1999. Jack Ma membuat situs bernama Alibaba yang saat ini membuat kisah sukses Jack Ma.

photo via : siliconangle.com

10. Jack Ma dan Alibaba

Tanpa berbekal pengetahuan sedikitpun di bidang teknologi dan komputerisasi, Jack Ma memutuskan untuk membangun Alibaba, sebuah situs retail pertama yang menghubungkan para eksportir dari China dengan pembeli dari luar negeri. Jack Ma sengaja memilih nama Alibaba karena ia ingin menciptakan sebuah perusahaan global dari awal. Dia memilih nama Alibaba karena mudah dieja dan karena orang di mana pun tahu bahwa kata itu adalah perintah “Open Sesame” untuk membuka pintu harta karun. Apartemen sederhananyapun ia ubah menjadi kantor perusahaan tersebut. Berkat bisnisnya itulah, mantan guru bahasa Inggris ini sukses menjadi salah satu miliarder terkaya di dunia.

Semua itu berawal dari hasil rayuannya kepada 18 rekan untuk membantunya membangun Alibaba pada tahun 1998. Dari situ, Jack Ma dan teman-temannya berhasil mengumpulkan dana US$ 60.000 untuk memulai Alibaba. Investor asing mulai datang setahun setelahnya dari Softbank dan Goldman Sachs sebesar 25 juta Dollar AS.

Dalam tiga tahun pertama, Alibaba kesulitan meraih untung. Masalahnya terdapat pada satu hal krusial dari startup miliknya, tidak ada sistem pembayaran yang mendukung. Solusinya, Jack Ma menciptakan sistem pembayaran sendiri bernama Alipay. Sistem ini bisa memudahkan transaksi jual beli internasional yang bisa dilakukan di Alibaba. Banyak yang ragu dengan idenya itu, bahkan mereka berpikir bahwa itu adalah ide paling bodoh. Namun, kini sudah ada 800 juta orang yang menggunakannya.

Situs pertamanya, Alibaba.com, merupakan tempat pertama yang menghubungkan para eksportir China dengan para pembeli di luar negeri. Perusahaannya juga mampu dengan cepat menarik para investor. Dengan pelan namun pasti Alibaba makin berkembang meski di tiga tahun pertamanya tidak menghasilkan uang. Namun Jack Ma percaya bahwa ini hanya persoalan waktu saja dan kedepan akan banyak yang dapat dihasilkan dari Alibaba.

Saat perusahaan-perusahaan di internet semakin menjamur ditahun 2002, Jack mampu bertahan dari para pesaingnya. Bagi Jack Ma kerja keras dan bagaimana cara membantu konsumen untuk bisa untung adalah moto utamanya. Jack menawarkan jasa Alibaba kepada perusahaan mapan untuk jual beli produk, tetapi malah ditertawakan. Ia lantas menengok banyak perusahaan skala menengah dan kecil yang tidak punya berkesempatan mengikuti pameran internasional. Kalangan ini menyambut Jack meski awalnya semua jasa gratis.

Beberapa tahun kemudian, Alibaba mulai mencatatkan laba. Pada tahun 2003, Alibaba meluncurkan Taobao.com yang juga meraup kesuksesan. Pada tahun 2005, Yahoo membeli saham Alibaba dalam jumlah besar dengan nilai 4 miliar dollar AS. Kesepakatan itu juga memberikan Alibaba kendali atas operasional Yahoo di China.

Sejak 2008, Jack dikenal sebagai pengusaha muda kelas dunia. Ia punya kekayaan senilai 27,4 miliar dollar AS, nomor dua terkaya di Tiongkok setelah Wang Jianlin. Jack masuk dalam daftar warga terkaya dunia di urutan ke-26 berdasarkan majalah Forbes. Jack haus ilmu dan kuliah lagi di Cheung Kong Graduate School of Business, Beijing. Ia terus belajar tentang kehidupan dan nilai, termasuk dari film-film Hollywood. Dari film The Bodyguard, ia belajar tentang Whitney Houston yang bernyanyi dari hati sehingga sukses. Karakter tokoh film Forrest Gump membuatnya terkesan karena yakin dengan apa yang diperjuangkan.

Alibaba melantai di bursa saham New York Stock Exchange pada September 2014. Dari aksi korporasi tersebut, Alibaba berhasil meraup 25 miliar dollar AS. Kesuksesan Ma membangun dan menggiring Alibaba menjadi raksasa e-commerce dunia pun membuat kekayaannya menggunung. Saat ini, kekayaan Ma tercatat sekitar 40 miliar dollar AS.

Sementara Saat ini, Alibaba tengah berniat mengalahkan eBay, situs jual beli online yang bermarkas di Amerika Serikat (AS). Berkat kegigihannya, dua situs Alibaba, Taobao Marketplace dan Tmall.com, kini mendominasi sistem portal pengiriman China.

Nah itulah kisah inspiratif dari seorang Jack Ma, pendiri situs e-commerce besar Alibaba. Semoga kisah Jack Ma ini membuat kalian lebih termotivasi untuk meraih kesuksesan.

Baca Juga