Perhatian! Ini Lho Penyakit Yang Menghantui Para Gamer

Dibuat oleh blogunik

BlogUnik.com – Siapa sih yang nggak suka bermain game? Bermain game apalagi game Android, game online maupun offline memang sangat seru dilakukan untuk membunuh rasa bosan. Bahkan tak jarang orang-orang menjadikan kemampuannya dalam bermain game sebagai profesi yang menghasilkan. Nggak heran jika bermain game disukai semua kalangan umur, dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa sekalipun.

Namun kegemaran kita bermain game juga harus di kontrol agar tidak menjadi kecanduan. Meskipun bermain game dapat menghilangkan stres namun bermain game yang berlebihan hingga membuat kecanduan juga dapat menimbulkan berbagai penyakit lho. Ya, dibalik keseruan bermain game, ternyata ada banyak resiko kesehatan yang menghantui para gamers mulai dari penyakit jantung hingga gangguan mental. Untuk itu, wajib untuk diketahui oleh para gamer, berikut ini merupakan beberapa penyakit yang menghantui para gamer!

1. Obesitas

Penyakit Yang Menghantui Para Gamer

photo via blog.livedoor.jp

Penyakit yang dapat menghantui para gamer diawali dengan dengan obesitas. Obesitas adalah kondisi kronis akibat penumpukan lemak dalam tubuh yang sangat tinggi. Obesitas ini terjadi karena asupan kalori yang lebih banyak dibanding aktivitas membakar kalori, sehingga kalori yang berlebih menumpuk dalam bentuk lemak.

Dan bermain game adalah aktivitas yang memiliki gerak yang sangat minim. Hanya mata dan tangan saja yang bergerak atau fokus pada saat bermain game, namun bagian tubuh lainnya cenderung diam dalam waktu yang lama. Ditambah lagi para gamers biasanya menerapkan pola makan yang tidak sehat sehingga membuat para gamer rentan menderita obesitas.

2. Gangguan kesehatan mata

Penyakit yang bisa mengintai para gamer berikutnya adalah gangguan kesehatan mata. Mulai mata kering, penglihatan kabur, kelelahan mata, atau kerusakan pada saraf mata. Ini terjadi karena kontak yang terlalu lama dengan layar komputer atau ponsel sehingga menyebabkan masalah mata atau penglihatan

Salah satunya yang paling sering terjadi pada gamers adalah sindrom mata kering. Sindrom mata kering ini adalah kondisi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di mata, bahkan bisa merusak permukaan bola mata.

Salah satu penyebab munculnya sindrom mata kering ini adalah karena aktivitas yang terlalu lama didepan layar komputer. Kondisi ini membuat seseorang jadi jarang berkedip dan memicu munculnya sindrom mata kering atau keratoconjunctivitis sicca.

Selain sindrom mata kering, para gamers juga rentan terkena Astigmatisma (mata silinder). Gangguan kesehatan mata ini merupakan kondisi kelelahan berlebih pada mata yang membuat penglihatan menjadi kabur dikarenakan kinerja abnormal pada lensa mata kita.

Walaupun gejalanya akan berkembang secara perlahan, namun kondisi ini dapat menyebabkan dampak jangka panjang pada mata kita dan parahnya dapat menyebabkan hilangnya penglihatan.

3. Gangguan tulang belakang

Penyakit Yang Menghantui Para Gamer

photo via independent.ie

Para gamer juga rentan mengalami sakit pada tulang belakang, ini karena kebiasaan menunduk dan sering melihat layar smartphone ataupun layar komputer saat bermain game ataupun melakukan aktivitas berlebih didepan layar.

Seperti yang kita tahu, kebanyakan orang akan menundukkan kepala saat mereka bermain game menggunakan smartphone maupun PC karena posisi layar yang tidak sejajar dengan mata. Meskipun banyak yang menyepelekan, namun posisi saat bermain game sanget berpengaruh pada kesehatan lho.

Pasalnya, terlalu sering atau lama menundukkan kepala akan membuat kepala menjadi beban leher. Selain itu, saat seseorang menundukkan kepala hingga 60 derajat, leher akan terbebani hingga 27 kilogram. Hal ini akan membuat tekanan pada tulang belakang leher dan bahu.

Akibat hal ini, seseorang bisa didiagnosis mengalami gangguan saraf neuralgia oksipital, yang merupakan penyakit yang dipicu oleh gangguan pada saraf oksipital yang berada di sekitar saraf tulang belakang, dari pangkal leher sampai kepala.

4. Neck Pain

Secara khusus kecanduan bermain game juga bisa menyebabkan rasa sakit dan kaku pada leher. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kebanyakan orang cenderung menundukkan kepala saat menatap layar HP atau PC apalagi saat bermain game. Kondisi tersebut akan membuat leher jadi sedikit melengkung dan membungkuk dan memicu timbulnya neck pain. Dampak neck pain bisa dipastikan akan menyerang orang-orang yang terlalu sering dan bahkan terlalu intens bermain game di smartphone.

Gejala neck pain sendiri ditandai dengan rasa nyeri di leher, leher kaku, pegal bahkan jadi mati rasa. Jika kalian terus-terusan bermain game sambil menundukkan kepala, maka akan timbul cedera pada leher.

5. Shoulder pain

Penyakit Yang Menghantui Para Gamer

photo via stock.adobe.com

Nggak hanya neck pain, para gamer juga rentan mengalamai shoulder pain atau otot bahu menjadi tegang dan nyeri. Ini terjadi karena kita terlalu lama bermain smartphone. Pasalnya, ketika melakukan aktifitas dengan smartphone, seperti bermain game, maka bahu, leher dan dada akan tertunduk dan posisinya cenderung bungkuk.

Posisi bahu yang tertunduk ini akan meyebabkan dada tertekan dan kita akan kesulitan dalam bernapas. Bahkan semakin menunduk postur leher dan dada, maka akan semakin besar juga beban yang ditanggung oleh otot bahu. Kondisi ini akan membuat otot bahu menjadi tegang dan kaku.

6. Repetitive Strain Injury (RSI)

Penyakit yang menghantui para gamer selanjutnya adalah Repetitive Strain Injury (RSI). RSI ini merupakan cedera pada persendian akibat ketegangan pada otot saraf karena suatu aktivitas fisik tertentu yang dilakukan terus menerus dalam waktu yang lama. Gejala RSI yang sering dirasakan adalah pinggang (lower back) yang pegal, bahu dan bagian siku yang pegal bahkan hingga nyeri.

Munculnya RSI sendiri merupakan akibat dari postur bermain yang tidak baik, dan tata letak perangkat yang tidak memenuhi standar yang tepat sehingga menyebabkan posisi memebungkuk saat bermain game ataupun melakukan aktifitas didepan layar dalam waktu lama.

7. Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Penyakit Yang Menghantui Para Gamer

photo via thenarperformance.com

Para gamer juga sangat rentan mengalami Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Carpal Tunnel Syndrome sendiri merupakan salah satu jenis RSI yang bisa muncul akibat aktivitas depan layar yang terlalu lama dan sering.

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) ini merupakan kumpulan tanda dan gejala yang terjadi karena penyempitan saraf median di Carpal Tunnel. Gejalanya seperti nyeri dan kesemutan di pergelangan tangan. Selain itu juga ada kelemahan otot pergelangan tangan, serta gejala mati rasa dan nyeri di pergelangan tangan terutama saat malam hari.

Meski sering menyerang pergelangan tangan, namun CTS juga bisa menyerang hingga jari-jari tangan yang dominan dipakai untuk melakukan aktivitas sehari-hari, bahkan tidak menutup kemungkinan kedua pergelangan tangan juga terkena

8. De Quervain’s Syndrome

Untuk kamu yang sering bekerja dengan pergelangan tangan untuk memegang mouse terutama para gamer, dapat dipastikan kamu memiliki resiko besar mengalami De Quervain’s Syndrome. De Quervain’s Syndrome sendiri adalah pembengkakan dan peradangan pada tendon dan penutup tendon yang menggerakkan ibu jari ke arah luar. Sindrom ini juga sering disebut sebagai Washerwoman’s sprain.

Gejala penyakit ini diawali dengan rasa nyeri pada pangkal ibu jari dan pergelangan tangan. Rasa nyeri tersebut juga biasanya di sertai dengan bengkak dan kemerasan pada pangkal ibu jari dan pergelangan tangan. Kondisi tersebut biasanya membuat kita kesulitan dan kaku ketika menggerakkan ibu jari dan pergelangan tangan. Bahkan terkadang akan terdengar bunyi “klik” ketika berusaha menggerakkan ibu jari maupun pergelangan tangan.

9. Deep Vein Thrombosis (DVT)

Penyakit Yang Menghantui Para Gamer

photo via pereaclinic.com

Para gamer yang biasanya bermain selama lebih dari 8 jam sehari secara berkelanjutan memiliki resiko besar terkena penyakit Deep Vein Thrombosis. Deep Vein Thrombosis disebut juga dengan Penggumpalan Darah (Blood Clot).

Pada DVT terjadi penggumpalan darah di vena dalam sehingga menyumbat aliran darah. Bila dibiarkan, gumpalan darah ini bisa terlepas dan mengikuti aliran darah hingga menyumbat pembuluh darah arteri di paru-paru. Akibatnya, penderita akan sulit bernapas, bahkan bisa mengalami kematian.

Bagi para gamer, DVT biasanya terbentuk di pembuluh darah paha atau betis, karena posisi gamer biasanya lebih sering duduk dalam jangka waktu yang lama. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan jika DVT ini juga terbentuk di pembuluh darah bagian tubuh lain. Penyakit ini akan meningkat bila gamer tidak sering bergerak dalam waktu yang cukup lama.

10. Serangan jantung

Para gamer juga rentan mengalami serangan jantung, apalagi bagi para gamer yang bermain lebih dari 4 jam sehari. Seperti yang kita tahu, terdapat banyak kasus kematian akibat terlalu lama bermain game, dan sebagian besar kasus kematian tersebut disebabkan oleh serangan jantung.

Ini karena ditemukan fakta bahwa emosi yang dikeluarkan oleh para gamer ketika bermain game dapat berdampak buruk pada impuls listrik jantung. Alhasil, saat bermain game tekanan darah seseorang bisa melonjak tinggi saat dan sesudah bermain game dibandingkan sebelumnya. Bahkan denyut jantung juga bisa berdetak lebih cepat selama bermain game. Kondisi tersebut terjadi karena saat bermain orang akan mengeluarkan seluruh emosinya untuk menaklukan tantangannya.

Diketahui bahwa permainan video game yang paling ringan bisa meningkatkan denyut jantung hingga 20 persen. Sedangkan video game yang memacu adrenalin dan emosi bisa meningkatkan denyut jantung pemainnya hingga 40 persen. Inilah yang menyebabkan kenapa bermain game yang berlebihan dapat memicu serangan jantung dan mengakibatkan kematian.

11. Gaming Disorder

Penyakit Yang Menghantui Para Gamer

photo via gift4gamers.com

Bermain game merupakan salah satu cara untuk menghilangkan stres, namun dilain sisi bermain game dapat membuat seseorang menjadi kecanduan. Kecanduan game sendiri sudah menjadi salah satu kategori gangguan jiwa baru, disebut sebagai gaming disorder (GD).

Gaming Disorder ini ditandai dengan ketidakmampuan diri untuk mengendalikan hasrat bermain game, sehingga susah dan tidak mampu untuk menghentikan aktivitasnya ketika bermain game. Meskipun sudah berusaha untuk menahan diri namun hasrat bermain game lebih besar dari niat yang dimilikinya. Bahlan bisa dikatakan kecanduan main game ini memiliki dampak yang menyerupai kecanduan alkohol atau obat-obatan terlarang.

Selain itu, kecanduan main game juga dapat menyebabkan beberapa masalah kejiwaan lainnya seperti kecemasan, depresi, perubahan suasana hati, hingga perilaku kompulsif.

12. Insomnia

Perlu diketahui bahwa, waktu tidur yang baik itu adalah 7-8 jam tidur dimalam hari dan ketika pagi, kita akan merasa segar kembali. Namun mereka yang kecanduan game sering lupa waktu ketika mereka sudah berhadapan dengan game-game favorit mereka. Bahkan seseorang bisa menghabiskan waktu hingga 8 jam bahkan 12 jam sehari untuk bermain game. Tentu ini akan mempengaruhi kualitas tidur mereka dan menyebabkan banyak masalah tidur seperti insomnia dan kurang tidur.

13. Kelelahan hingga menyebabkan kematian

Penyakit Yang Menghantui Para Gamer

photo via noticiasmoviles.com

Selain serangan jantung, pada gamer juga rentan mengalami kelelahan hingga menyebabkan kematian. Bukan hanya ada satu kasus namun ada banyak kasus kematian gamer yang harus menghembuskan nafas terakhir karena kelelahan bermain game.

Hal ini bisa terjadi karena seseorang yang kecanduan bermain game seringkali menghindari tidur untuk terus bermain. Bahkan banyak gamer yang memaksakan dirinya tetap terjaga hampir setiap malam hingga pagi untuk bermain game. Hal ini lah yang menyebabkan kelelahan dan gangguan penyakit lainnya sehingga menyebabkan kematian.

Nah itu dia beberapa penyakit yang menghantui para gamer. Kecanduan dalam bermain game memang dapat sangat membahayakan kesehatan. Alangkah baiknya kita bisa membatasi waktu bermain game agar tidak kecanduan dan membahayakan kesehatan. Jadi masih berani menghabiskan 24 jam dalam seharimu untuk bermain game?


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *