Sejumlah Fakta Seputar Film Dilan 1991 Yang Mencengangkan

3 minggu lalu

Guys! Siapa nih yang udah pada nonton film Dilan 1991? Patinya udah semua dong? Tapi buat yang belum, mendingan segera nonton film satu ini, karena kisahnya sangat sayang untuk dilewatkan. Film Dilan 1991, baru saja mulai ditayangkan dibioskop-bioskop seluruh Indonesia dari tanggal 28 Februari 2019 lalu hingga saat ini. Walaupun sudah lebih dari 2 hari ditayangkan, namun euforia film Dilan 1991 masih sangat terasa lho! Terbukti dari 791 layar bioskop di seluruh Indonesia selalu dipadati oleh penonton yang merupakan penggemar Dilan. Nah selain kursi penonton yang selalu penuh, ini lho fakta menarik seputar penayangan Film Dilan 1991! Check it out guys!

1. Mengantongi 800 ribu penonton dalam waktu sehari

photo via : www.viva.co.id/

Mengikuti jejak keberhasilan film Dilan terdahulu, Dilan 1991 juga membuktikan kalau kisah cinta Dilan dan Milea masih menjadi favorit masyarakat Indonesia. Hal ini terbukti dari jumlah penonton Dilan 1991 dalam waktu sehari mampu mendatangkan penonton hingga 800 ribu penonton. Jumlah ini merupakan akumulasi dari jumlah penonton di tanggal 24 Februari atau Hari Dilan sebanyak 80 ribu penonton dan 720 ribu penonton di tanggal 28 Februari. Jumlah yang fantastis tersebut sekaligus merupakan rekor box office pertama di Indonesia di mana dalam waktu satu hari saja telah berhasil menjual tiket sebanyak lebih dari 500 ribu. Jumlah terebut juga jauh di atas Dilan 1990, dengan 225 ribu penonton di hari perdana

2. Dilan 1991 mengalahkan film Avengers: Infinity War

photo via : /superclub.videotron.com

Membludaknya penonton Dilan 1991 di hari pertama ini tentunya menjadi sorotan banyak media. Pasalnya Dilan 1991 menjadi film dengan jumlah penonton atau tiket terjual tertinggi sepanjang masa. Bahkan bukan hanya menjadi sorotan media Tanah Air, Film Dilan 1991 ini juga menjadi sorotan media mancanegara. Dikutip dari Liputan6.com, Deadline, sebuah media online yang berbasis di Amerika Serikat dan fokus memberitakan dunia sinema dan hiburan, sempat menuliskan pencapaian film Dilan 1991 ini.

Deadline tersebut menerbitkan artikel mengenai situasi industri perfilman Asia bertajuk “How To Train Your Dragon 3 yang sukses meraih US$ 33 Juta di China, Green Book Mengambil Start dengan Kuat”. Dan dibagian akhir artikel tersebut, disebutkan juga pencapaian Dilan 1991 yang mencetak rekor sebagai film dengan jumlah penonton terbanyak pada hari perdana penayangannya di Indonesia, dan keberhasilannya tersebut mampu mengalahkan jumlah penonton film Avengers: Infinity War di Indonesia. Film Dilan 1991 ini dilaporkan meraup pendapatan kotor sebesar US$ 2,05 juta pada Kamis, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Avengers: Infinity War yang dibuka dengan US$ 1,79 juta pada Rabu tahun lalu.

3. Menampilkan aktris dan aktor senior sebagai pemeran pendukung

photo via : www.instagram.com/dilanku

Walaupun film Dilan 1991 banyak dibingtangi oleh aktor dan aktris pendatang baru, namun film ini juga banyak menghadirkan Aktris dan Aktor senior sebagai pemeran pendukungnya. Ada Happy Salma, Muhammad Farhan, Teuku Rifnu Wikana, Ira Wibowo hingga Bucek Depp. *Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

Dalam film Dilan 1991 ini, para aktris dan aktor senior tidak tampil terlalu banyak. Namun walaupun singkat, kehadiran mereka di setiap scene justru sangat berkesan. Misalnya Bucek Depp yang berperan sebagai ayahnya Dilan. Penampilan Bucek dalam film ini sangat sebentar, bahkan tidak sampai lima menit. Tampilannya yang garang dan suara besarnya yang berhasil membuat Milea takut namun tertawa karena di baliknya ia adalah sosok yang suka melucu.

4. Hadirnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai cameo namu tak dibayar sepeserpun

photo via : www.medcom.id

Film Dilan 1991 ini semakin menarik karena penonton akan dapat melihat kualitas akting dari seorang Ridwan Kamil, Mantan Walikota Bandung yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, yang terkenal memiliki jiwa muda dan menjadi salah satu tokoh favorit para ramaja. Kali ini ia memerankan wakil Kepala Sekolah tempat Dilan dan Milea menimba ilmu. Mantan Walikota Bandung ini mengaku senang bisa terlibat dalam film yang menggunakan lokasi Bandung ini, bahkan kelibatannnya dalam film Dilan 1991 ini hanya cuma-cuma alias tidak dibayar. Ia mengatakan ada 2 syarat yang harus ada jika dirinya diajak bermain film. Syarat yang pertama adalah dalam film tersebut harus ada unsur Bandung Juara, dan yang kedua adalah dirinya tidak boleh dibayar karena dirinya adalah pejabat publik.

5. Diciptakannya Game Dilan

photo via : play.google.com

Dikutip dari Tribunnews.com, kisah Dilan hadir di smartphone melalui sistem operasi Android. Karena euforia film Dilan ini sangat besar, pihak terkait, menciptakan sebuah Game Dilan di Android yang dikembangkan oleh Agate dengan CIAYO Games. Game Dilan dapat dimainkan melalui aplikasi platform CIAYO Stories, diangkat dari cerita novel Dilan: Dia Adalah Dilanku 1990 dan Dilan: Dia Adalah Dilanku 1991.

Kolaborasi Agate, CIAYO, dan Pidi Baiq mencakup pengembangan mesin, konten hingga ke jalinan cerita. Pemain akan berperan menjadi Milea dan menentukan alur cerita dalam permainan ini.Pemain juga dapat menentukan jalinan peristiwa yang terjadi antara Dilan dan Milea, seperti dijelaskan Agate dalam keterangan resmi, seperti dilansir Antaranews.com. Game Dilan memiliki fitur dress up, pemain bisa mendandani Milea sesuai dengan interpretasi pemain. Pengembang juga membuat fitur ilustrasi istimewa yang dapat dikoleksi setelah mencapai beberapa adegan. Ada juga poin afeksi yang akan bertambah jika pilihan-pilihan cerita mendapatkan reaksi dari Dilan. Ilustrasi tersebut secara otomatis akan masuk ke album. Sementara itu, game ini sudah dirilis bertepatan dengan dirilisnya film Dilan 1991 ini.

6. Dibangunnya Taman Dilan

photo via : /www.suara.com

Dikutip dari Tribunnews.com, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membangun taman dengan nama tokoh utama di Film Dilan guys. Taman Dilan ini akan Dibangun dikawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Saparua, Citarum, Bandung. Pembangunan Taman Dilan ini merupakan bentuk dedikasi karena besarnya dampak dan pengaruh dari tokoh Dilan untuk Kota Bandung. Pasalnya sosok Dilan adalah karakter fiksi dari novel karya Pidi Baiq, yang kemudian diangkat ke dalam sebuah film. Dalam fiksi itu, Dilan dikisahkan sebagai panglima sebuah geng motor yang tampan, pintar, urakan, namun romantis. Nah mungkin banyak remaja pria di Bandung yang mengikuti karakter Dilan satu ini guys, bukan mencontoh perkelahiannya, namun mencontoh keberaniannya, rasa setia kawannya, kepintaran hingga jiwa romantis yang dimiliki oleh Dilan ini guys! Jadi gak heran kalau sosok Dilan ini akan diabadikan dalam bentuk sebuah taman yang bernama Taman Dilan.

7. Hari Dilan

photo via : http://kaltim.tribunnews.com

Masih dikutip dari Tribunnews.com, selain membangun taman Dilan, Ridwan Kamil juga telah menetapkan tanggal 24 Februari 2019 sebagai Hari Dilan guys! Nah tepat di Hari Dilan inilah gala premier film Dilan 1991 ini digelar. Bahkan di penjualan tiket online, tiket bioskop film Dilan 1991 yang dijual khusus dengan harga Rp 10 ribu telah ludes terjual habis. Di Hari Dilan, para pemain film Dilan 1991 pun meramaikan lima bioskop yang ada di Bandung dan menyapa setiap penonton yang telah hadir menonton film Dilan 1991.

8. Sempat mendapat protes penayangan

photo via : www.islampos.com

Dikutip dari Tabloidbintang.com, Film Dilan 1991 ini mendapat protes dari sejumlah orang mengatasnamakan aliansi mahasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan. Ody Mulya, produser Max Pictures yang turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan pengunjuk rasa menyatakan jika kelompok pengunjuk rasa tersebut tidak jelas indentitasnya dan keperluannya apa. Ody juga mengaku telah menanyakan secara detail magian mana dari film DIlan 1991 yang jadi masalah bagi para pengunjuk rasa tersebut.

Para pengunjuk rasa menjawab ada adegan yang mengundang nafsu syahwat dan adegan kekerasan. Mereka mengatakan ada adegan ciuman. Namun saat ditanya oleh Ody dimenit keberapa, para pengunjuk rasa ini menjawab di menit ke 19, padalah itu tidak benar, itu salah. Artinya, para pengunjuk rasa ini cuma tebak-tebak saja. Berdasarkan dialog tersebut, Ody berkesimpulan orang-orang yang berunjuk rasa sebetulnya belum menyaksikan film Dilan 1991 bahkan mereka hanya sekitar 10 – 20 orang, anak remaja tanggung saja. Sebab, kata dia, di filmnya sama sekali tidak ada adegan ciuman. Menurut LSF, film Dilan 1991 ini masuk dalam kategori 13 tahun. *Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

Baca Juga