13 Hari Libur Paling Unik Yang Ada Di Dunia

3 tahun lalu, by blogunik

Banyak dari kita pasti tahu hari libur nasional yang popular seperti natal atau tahun baru. Tapi tahukah kalian jika didunia ini ada yang namanya hari kencing? Ternyata selain hari libur popular yang kita ketahui, di dunia ini ada banyak sekali hari libur yang paling aneh dan unik. Bahkan ditetapkan sebagai hari libur nasional yang dirayakan oleh negara tertentu. Berikut adalah 13 hari libur terunik dari berbagai negara yang ada di dunia.

1. Hari Bermuda – 24 Mei (kepulauan Bermuda)

Bermuda juga adalah sebutan untuk celana pendek yang biasa digunakan untuk berjalan. Bisa digunakan baik oleh pria dan wanita biasanya celana ini memiliki panjang sampai dengan 1 inci di atas lutut. Negara beriklim tropis biasa melakukan perayaan Bermuda setiap tanggal 24 Mei. Perayaan yang aneh dan lucu ini dilakukan dengan cara memakai celana Bermuda selama satu hari itu, bahkan pada saat pergi ke kantor ataupun pada saat rapat. Jadi bayangkan sebuah rapat dengan nuansa serius namun dipimpin oleh orang bercelana pendek berbaju formal.

2. Hari Hangul – 9 Oktober (Korea Selatan)

Kita mungkin boleh bersyukur atas penemuan bahasa nasional yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tapi bagaimana jika kita anggap bahwa itu harus dirayakan sampai dengan 2 hari? Aneh? Ternyata tidak begitu halnya untuk Korea. Mereka menganggap bahwa hal penemuan huruf yang digunakan mereka pantas untuk dirayakan. Perayaannya sendiri hanya 1 hari, namun banyak yang menganggap bahwa seharusnya hal tersebut dirayakan selama 2 hari lamanya.

Hangul sendiri adalah sebutan untuk huruf-huruf yang digunakan oleh penduduk Korea Selatan dalam menulis bahasa Korea. Di Korea Utara lebih dikenal dengan nama Chosongul. Perayaan Hangul ini adalah juga salah satu hari nasional di Korea Selatan jadi tidak heran kalau semua kantor akan meliburkan karyawannya. Perayaan ini dirayakan setiap tanggal 9 Oktober dengan tujuan untuk merayakan hari proklamasi Hangul di Korea Selatan. Biasanya orang-orang akan datang ke patung Raja Sejong yang berada di kota Seoul untuk mengenang sejarah bagaimana Huruf Hangul ditemukan.

3. Tinku “Hari Meninju Tetangga” – Minggu Pertama di Bulan Mei (Bolivia)

Disebut juga sebagai Tinku Festival, festival satu ini merupakan festival yang unik dan cocok dilakukan oleh orang yang memiliki masalah dengan tetangga. Dilakukan setiap bulan Mei di Bolivia, Amerika Selatan, terutama di kota Macha dan Potosi. Orang-orang akan berkumpul di tengah kota dan tidak lama festival akan dimulai di tengah-tengah kerumunan tersebut. Tinku sendiri memiliki makna bertemu dengan orang, namun jika Anda sempat melihat seperti apa festival Tinku ini, mungkin Anda akan berpikir untuk mengartikannya sebagai bertemu, meninju, dan memukul orang sampai mati.

Sebenarnya tujuan dari festival ini bukan untuk menyakiti orang, melainkan sebagai perayaan untuk memastikan panen yang dihasilkan nanti mendapatkan hasil yang baik, bahkan mereka menyebutnya sebagai ritual. Orang-orang di Kota Macha dan Potosi percaya bahwa Dewi Pachamama akan memberikan panen yang baik di tempat yang banyak terdapat darah.

4. El Colacho – Hari Minggu Pertama Sesudah Corpus Christi (Spanyol)

El Colacho adalah sebutan untuk salah satu festival aneh dan cukup mengerikan dimana adalah festival melompati bayi. Hal ini dilakukan secara rutin tiap tahunnya oleh orang-orang Katolik di Spanyol. Alasan mengapa hari libur El Colacho dirayakan adalah sebagai tanda pengusiran setan yang ada pada bayi. Seorang pria akan memakai kostum mirip dengan setan dan mulai melompati bayi-bayi yang ditidurkan pada matras di jalanan.

Beberapa percaya bahwa hal tersebut akan memperbolehkan si bayi bertumbuh dengan baik, memiliki hidup yang baik, dan juga bebas dari sakit dan maksud-maksud jahat. Lalu apakah festival ini aman dilakukan? Tentu saja tidak. Paus Benedict menekankan bagi umat Katolik lainnya untuk tidak mengikuti festival aneh tersebut. Berbagai gereja juga menekankan bahwa lebih baik hal ini dilakukan melalui Pembaptisan dengan air, dibandingkan dengan melompati bayi.

Tanggal eksak dari El Colacho selalu berbeda-beda. Alasannya adalah karena El Colacho dirayakan pada hari minggu pertama sesudah hari libur Corpus Christi. Corpus Christi sendiri adalah sebutan untuk perayaan yang merayakan malam perjamuan sebelum Tuhan Yesus disalibkan.

5. Hari Kencing – Hari Sabtu Kedua di Bulan Maret (Princenton)

Peeing Day atau bisa juga disebut Pissing Day, merupakan salah satu hari libur paling aneh yang ada di dunia ini. Siapa yang menyangka bahwa kegiatan rutin yang dilakukan tiap hari ini bisa menjadi hari libur di negara tertentu? Sebelum mengatakan bahwa ini merupakan suatu yang sangat aneh dan tidak pantas dijadikan sebuah hari libur, perlu diketahui bahwa ternyata hari kencing yang dirayakan di Princenton, New Jersey, Amerika ini merupakan perayaan yang dilakukan untuk mengingatkan akan Perang Revolusioner.

Sejarah atau rumor mengatakan bahwa pada saat perang Revolusioner, tentara Amerika mengencingi semua pasukan Inggris setelah mengeluarkan mereka dari kota Princeton. Sampai pada saat ini, setiap hari Sabtu pada bulan Maret, orang-orang Princeton memilih untuk mengingat kembali saat-saat yang terjadi pada Perang Revolusioner termasuk saat dimana mereka mengencingi pasukan Inggris.

6. La Tomatina atau Perang Tomat – Hari Rabu Terakhir di Bulan Agustus (Spanyol)

Mengunjungi kota Spanyol pada bulan Agustus merupakan saat yang tepat bila kalian ingin merasakan bagaimana anehnya perang makanan besar-besaran yang dilakukan setiap tahunnya. Walaupun cukup aneh, festival ini sendiri cukuplah terkenal ke penjuru dunia yaitu La Tomatina alias Perang Tomat. Apabila Anda juga membawa makanan yang terdapat tomat di atasnya, maka itu berarti Anda sudah otomatis ikut serta dalam festival ini.

Selama perayaan berlangsung, Anda akan melhat orang-orang melempar bahkan memukul orang lain dengan menggunakan tomat. Jika Anda bukan tipe orang yang menyukai keramaian apalagi perang makanan ini, ada baiknya Anda jangan keluar karena festival ini akan menargetkan semua orang. Yah setidaknya melihat orang-orang saling melempar satu dengan yang lain menggunakan tomat adalah suatu hal yang menarik untuk ditonton bukan. Apabila Anda berminat, siap-siaplah sudah di Spanyol pada hari Rabu terakhir sebelum bulan Agustus, karena pada hari itulah La Tomatina dirayakan.

7. Festival Buffet Monyet – Hari Minggu Terakhir Bulan November (Thailand)

Di Thailand ternyata ada yang lebih aneh dan lucu lagi yaitu festival yang diselenggarakan setiap hari Minggu akhir pada bulan November, festival buffet monyet. Perayaan ini dilakukan untuk memberikan penghormatan kepada hewan monyet. Legenda di Thailand menceritakan bahwa pada saat itu Rama memberikan Kota Lopburi kepada Raja Monyet Hanuman, sehingga rakyat Thailand mengikuti kebiasaan yang sama dengan memberikan penghormatan kepada hewan sejenisnya yaitu monyet.

8. Las Bolas de Fuego – 31 Agustus (El Salvador)

Festival Las Bolas de Fuego atau dalam bahasa Indonesia yang berarti Festival Bola Api ini adalah festival yang diadakan setiap tanggal 31 Agustus pada Kota Nejapa, El Salvador. Perayaan tersebut dirayakan sebagai penggambaran akan pertarungan antara San Jeronimo dengan Iblis.

Asal Muasal dari hari libur ini adalah pada tahun 1922, penduduk kota Nejapa terpaksa mengungsi karena terjadinya erupsi di dekat gunung berapi. Ketika dalam pengungsian, mereka melihat bola-bola api yang besar keluar dari gunung dan mereka percaya hal tersebut sebagai pertarungan yang terjadi antara kebaikan dengan kejahatan. Sejak saat itulah orang-orang Nejapa merayakannya setiap tahun.

Las Bolas de Fuego sendiri dirayakan dengan mulai membentuk 2 tim yang terdiri dari pria-pria muda. Muka mereka kemudian akan dilukisi layaknya seperti sedang berperang, kemudian mereka akan melemparkan bola api ke satu sama lainnya, dikelilingi oleh orang-orang yang menyaksikan gerak gerik mereka. Walaupun pada awalnya sudah dibasahi dengan air namun tidaklah jarang pakaian mereka terbakar, bahkan terkadang para partisipan akan terkena lemparan bola api di muka mereka dalam jarak yang sangat dekat. Bagi Anda yang belum mengetahui festival ini mungkin akan merasa bahwa ini adalah perayaan yang sangat aneh layaknya zona perang.

9. Hari Nyepi – Tahun Baru Saka (Bali)

Berbanggalah kita karena ternyata menurut pandangan orang-orang di luar salah satu hari raya teraneh di dunia berasal dari Indonesia tepatnya di Bali, yaitu Hari Raya Nyepi. Hari Raya Nyepi dirayakan setiap Tahun Baru Saka yakni berdasar pada penanggalan kalendar Umat Hindu. Berbeda dibandingkan kepercayaan umumnya, Tahun Baru umat Hindu di Bali dimulai pada Tahun Baru Saka. Inilah yang disebut dengan Nyepi atau istilah inggrinya Silent Night.

Alasan mengapa Nyepi disebut-sebut sebagai salah satu hari libur teraneh di dunia adalah karena sebagaimana namanya, pada hari itu selama satu hari, Bali akan menjadi kota yang sangat sunyi senyap. Aktivitas-Aktivitas umumnya akan diberhentikan, bahkan layanan umum seperti transportasi hingga Bandar Udara baik lokal maupun internasional ditutup. Tentunya tidak termasuk untuk yang kritis seperti rumah sakit contohnya.

Hari Raya Nyepi sendiri dirayakan dengan maksud untuk meminta Yang Kuasa untuk menyucikan manusia dan semestanya. Nyepi dirayakan dari jam 6 pagi Tahun Baru Saka hingga jam 6 pagi keesokan harinya.

10. Hari Hujan Berkah – Antara tanggal 20 hingga 25 September dalam kalender Gregorian (Bhutan)

Peringatan Hari Hujan Berkah ini merupakan hari libur nasional di Bhutan. Antara tanggal 20 hingga 25 September dalam kalender Gregorian, masyarakat Bhutan akan mandi air alami yang sudah dimurnikan secara mistis diluar ruangan. Acara ini dipimpin oleh kepala biara yang akan memutuskan jam berapa acara mandi ini dimulai. Namun, bagi mereka yang tidak bisa mengikuti acara tersebut pada jam yang telah ditentukan, mereka bisa mandi di pagi hari sebelum matahari terbit.

11. Hari Tanda Baca Nasional (National Punctuation Day) – Amerika

Amerika merayakan Hari Tanda Baca Nasional setiap 24 September. Hari Tanda Baca Nasional ini dicetuskan oleh Jeff Robin yang juga mengelola situs National Punctuation Day. Situs hari libur itu mendorong untuk merayakan kesempatan ini dengan membaca koran dan mencari-cari semua kesalahan tanda baca yang bisa ditemukan, memerhatikan tanda-tanda toko yang menggunakan tanda baca yang salah dan membeli buku The Elements of Style karya Struk & White.

12. Hari Melon (Turkmenistan)

Setiap Hari Minggu, minggu ke dua, penduduk Turkmenistan merayakan Hari Melon. Hari libur ini bertujuan agar penduduk Turkmenistan selalu mengingat-ingat bahwa negara mereka adalah penghasil melon terbaik di dunia. Melon tersebut diberi nama Turkmenbashi melon, yang diambil dari nama presiden pertama Turkmenistan. Rakyat Turkmenistan percaya bahwa melon mereka mempunyai rasa yang tak ada duanya di dunia.

13. Hari Obama (Kenya)

Di Kenya, Obama dianggap sebagai pahlawan nasional. Penduduk Kenya memperingati Hari Obama setiap tanggal 6 November sejak tahun 2008 silam. Warga Kenya akan mengadakan pesta dan berbagai bentuk macam perayaan lainnya. Selain dilakukan di Kenya, Hari Obama ini juga diadakan di Perry County, Alabama.

 

Sumber:

http://www.tahupedia.com/content/show/653/10-Hari-Libur-Paling-Aneh-Yang-Ada-Di-Dunia

Walaupun aneh, 6 hari libur di dunia ini tetap dinanti masyarakatnya

Artikel Terkait