22 Desa Terindah di Dunia

4 tahun, by blogunik

Tak hanya kota-kota besar saja yang indah, namun terdapat juga desa-desa yang memiliki keindahan yang tak kalah dengan kota-kota besar. Tak hanya indah desa-desa ini juga nyaman untuk tinggal berlama-lama sambil menikmati keindahan alamnya.   Berikut ini adalah desa-desa terindah di dunia :

 

1. Alberobello, Italia

Alberobello ialah sebuah kota dan comune kecil di Provinsi Bari, Puglia, Italia. Berpenduduk sekitar 11.000 jiwa dan terkenal akan bangunan trullinya yang unik. Trulli Alberobello adalah bagian dari Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1996.

 

2. Pariangan, Indonesia

Pariangan merupakan nagari di kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Nagari ini terletak di lereng Gunung Marapi pada ketinggian 500-700 meter di atas permukaan laut. Menurut Tambo Minangkabau Pariangan merupakan nagari tertua di ranah Minang. Salah satu sudut nagari Pariangan Di nagari ini termasuk yang terbaik dalam menjaga rumah adat tradisional yang disebut rumah gadang (Bahasa Minang, rumah besar), sehingga sampai sekarang masih dijumpai banyak yang terawat dengan baik. Pada nagari ini juga masih dijumpai surau, yang masih menjadi tempat tinggal komunal untuk pria yang belum menikah. Dan pada bagian tengah dari nagari ini masih berdiri sebuah masjid tradisional yang cukup besar yang diperkirakan sudah ada di awal abad kesembilan belas, di mana pada masjid tersebut terdapat tempat mandi umum berair panas yang masih digunakan sampai sekarang. Di Nagari ini juga terdapat situs cagar budaya baru Tungku Tigo Sajarangan.

 

3. Savoca, Italia

Desa Savoca terletak di dekat ujung timur Sisilia dan bertetangga dengan desa tujuan wisata populer, Taormina. Walaupun tidak lebih modis dari desa tetangganya, Savoca merupakan tempat yang sangat memikat dengan cara yang berbeda. Memiliki pesona khas Sisilia yang abadi yang tidak dimiliki desa lainnya hingga desa ini sempat dipakai untuk lokasi pembuatan sebuah film besar oleh Coppola yang berjudul The Godfather II. Bar Vitelli yang ditampilkan dalam film tersebut pun kini masih ada dan terbuka. Daya tarik lain dari desa ini adalah banyaknya gereja, bangunan dan rumah-rumah tua yang mengagumkan dan masih terawat dengan baik.

 

4. Göreme, Turki

Goreme merupakan salah satu destinasi di Cappadocia yang sangat terkenal. Hal ini karenan pemandangan alamnya yang begitu unik, tak ada tempat lain yang bisa kamu temukan seperti Goreme. Pemandangan lembah di Goreme ternyata terbentuk akibar erosi namun menghasilkan lembah yang sangat sempurna. Pada zaman prasejarah terjadi letusan gunung berapi yang akibatnya menyelimuti daerah Cappadocia. Hal ini pun membentuk lembah dan perbukitan dengan bentuk kerucut yang sangat indah. Dengan bantuan angina dan aliran air, maka bukit ini pun menjadi sangat indah. Melihat pemandangan di Goreme seakan melihat keajaiban dunia yang sangat langak.

 

5. Juzcar – Desa Smurfs

Juzcar adalah salah satu desa kecil yang indah, pemandangan Valle del Genal di Serrania de Ronda adalah kota smurf pertama di dunia, sejak juni 2011. Sampai hari ini, Juzcar adalah tujuan akhir pekan bagi pecinta desa wisata, hiking dan kegiatan lain seperti memanjat dan ravining. Semua orang datang untuk menjelajahi daerah ini. Sekarang kota ini banyak dikunjungi oleh wisatawan, rata-rata 250 per-hari yang datang dari seluruh dunia.

Perubahan kota ini, memberikan fakta bahwa setiap bangunan tunggal dicat  menggunakan warna biru, dari gereja, pemakaman dan balai kota, untuk  film The Smurfs 3D. Setelah cinematografic berlalu, penduduk Juzcar memutuskan untuk mempertahankan bangunan dicat biru. Kemudian Desa smurf mengambil keuntungan dari keunikan ini untuk menarik wisatawan dan menghasilkan pendapatan yang lebih besar diantara penduduknya. Sejak saat itu, delapan perusahaan baru telah diciptakan, diantaranya 3 guesthouse, serta layanan publik baru dan fasilitas parkir.

 

6. Reine, Nowergia

Desa Reine yang merupakan bagian dari kepulauan Lofoten di Nowergia utara, adalah salah satu tempat yang terindah yang berada di utara lingkaran arktik yang terkenal dengan cuacanya yang dingin. Namun anehnya cuaca di desa reine justru cendrung lebih hangat, hingga sangat mengundang bagi para wisatawan datang berkunjung untuk menikmati/mengagumi keindahan alam dan lingkungan pedesaan yang sangat menakjubkan, atau untuk sekedar berolah-raga ringan seperti mendaki gunung dan mendayung dengan kayak sambil menikmati keindahan hamparan rumah-rumah kuno para nelayan.

 

7. Sidi Bou Said, Tunisia

Desa Sidi Bou Said, terletak di utara ibukota Tunisia, Tunis dan berada dengan megahnya diatas sebuah tebing yang menghadap ke Laut Tengah hingga sangat ideal/tepat untuk digunkan sebagai tempat wisata dengan pemandangan laut yang indah. Dengan ciri khas bangunan yang pada umumnya berbentuk kotak dengan paduan warna putih dan biru yang mencolok, membuat desa ini semakin terlihat benar-benar sangat indah dan elegan.

 

8. Wengen, Swiss

Desa Wengen yang terletak di Swiss ini, merupakan salah satu desa yang terindah di Eropa. Desa Wengen mampu mendatangkan ribuan wisatawan setiap tahunnya, baik pada musim panas maupun pada musim dingin. Desa ini terletak dipegunungan alpen yang tentu saja sangat cocok untuk berolah-raga ski. Hal-hal lain yang membuat semakin menarik adalah desa ini benar-benar bebas kendaraan bermotor roda empat, hingga dapat meningkatkan kualitas udara, mengurangi tingkat kebisingan dan getaran kendaraan yang kesemuanya akan semakin menambah kenyamanan dan ketenangan penduduk dan para wisatawannya.

 

9. Shirakawa-go, Jepang

Desa Shirakawa-go terletak di pulau Hounshu, Jepang, yang membentang diantara gunung-gunung, daerah dimana sering mendapatkan hujan salju terberat di dunia. Oleh karena itu, penduduk setempat mengembangkan jenis bangunan/rumah khusus mereka yang dikenal sebagai Gassho-zukuri, yaitu banguna .rumah yang dibangun dengan atao jerami tebal berbenruk segitiga agak curam yang bertujuan guna membelokkan/menurunkan salju yang berat pada saar musim salju tiba.

 

10. Burano, Venesia

Desa Burano, memiliki wilayah yang mencakup 4 pulau kecil di pantai venetian, venesia. Yang membuat desa ini berbeda dengan desa-desa lainnya di dunia adalah bangunan/rumah-rumahnya yang dicat dengan berbagai warna-warni yang menyala/terang yang dimaksudkan agar para nelayan dapat mengetahui rumah-rumah mereka ketika pulang melaut dalam keadaan berkabut. Dengan model/gaya bangunan/rumah warna-warni seperti itu, tenyata malah membuat desa Burano menjadi salah satu desa terindah di dunia.

 

11. Bibury, Inggris

Desa Bibury yang telah berusia ribuan tahun ini terletak di barat Inggris dan merupakan salah satu tempat terindah di Inggris. Desa ini terkenal dengan bangunan/rumah-rumah yang terbuat dari baru Cotswold berwarna coklat madu. Berjalan-jalan di sepanjang bangunan/rumah dengan konstruksi yang menawan atau di sepanjang Sungai Coin yang mengalir melalui desa, serasa seakan-akan kita sedang berada di waktu ribuan tahun yang lalu.

 

12. Hallstatt, Austria

Desa Hallstatt yang merupakan desa tepi danau ini, terletak di sebelah tenggara Saizburg tepat di jantung Austria. Tidak hanya keindahan alamnya yang memukau, namun juga memiliki latar belakang sejarah penambangan garamnya yang kaya hingga desa ini terkenal dengan memiliki nama Hallstatt dengan latar belakang budayanya yang sebagian besar sangat terkait erat dengan budaya Celtic kuno. Desa ini seakan-akan merupakan replika seutuhnya dari sebuah desa dengan bangunan/rumah-rumah yang dibangun di Cina.

 

13. Oia, Yunani

Desa Oia, tepat berada di atas tebing Santorini, Yunani, yang tertata dengan rapih, indah dan menakjubkan. Desa indah yang dibangun langsung di atas lereng yang curam, memungkinkan warga dan wisatawan dapat menikmati pemandangan yang sangat indah dari kaldera Santorini yang terkenal di dunia. Tatanan desa oia didominasi oleh bangunan putih yang elegan dan berkilauan di bawah sinar matahari benar-benar menjadi ikon khas desa oia.

 

14. Eze, Perancis

Desa Eze, benar-benar merupakan sebuah desa yang terindah dan sangat menakjubkan. Desa ini terletak di sepanjang pantai selatan/riviera Perancis, dengan ketinggian 427 meter diatas permukaan laut dan mengahadap pantai yang memiliki pemanadangan laut Mediterania yang menakjubkan. Selain lokasinya yang strategis dan menawan, desa eze juga memiliki pesona abad pertengahan dengan banyaknya bangunan yang dibuat beradad-abad yang lalu yang sangat terawat dengan baik.

 

15. Desa Giethoorn, Belanda

Desa yang berada di bagian utara Belanda itu sering disebut sebagai “Venice of the Netherlands” alias Venice-nya Belanda. Tidak ada jalan untuk kendaraan di desa ini, hanya ada sungai-sungai kecil sebagai penghubung antar rumah. Jika musim dingin, air sungai tersebut membeku dan dijadikan arena berseluncur.  Pesona alam yang disajikan sunggguh menawan, hal tersebut menjadikan desa yang dibangun pada 1230 tersebut kini menjadi obyek wisata baik untuk wisatawan domestik maupun manca negara. Asrinya desa ini hingga suara paling bising hanya datang dari suara bebek dan burung liar.

 

16. Desa Penglipuran Bali, Indonesia

Indonesia juga punya desa yang sangat bersih dan indah. Desa Penglipuran, terletak di Bali. Penglipuran dikenal sebagai desa yang sangat bersih, indah dan masih terjaga kehidupan tradisionalnya. Di desa ini ada 200 rumah yang bergaya tradisional dan terus dipertahankan seperti itu. Rumah-rumah tersebut berjejer begitu rapi di jalan yang menanjak, sehingga terlihat indah. Terlebih di sekitar jalan tersebut dipenuhi oleh tumbuh-tumbuhan hijau sehingga menambah keasriannya. Mobil juga dilarang untuk memasuki Desa Penglipuran, sehingga udaranya segar, terbebas dari polusi.

 

17. Strasbourg, Perancis

Dari 11 desa indah di Perancis ini, mungkin Strasbourg lah yang paling cantik dan paling populer di kalangan wisatawan. Kota ini merupakan ibukota provinsi Alsace di Perancis timur dan terletak sekitar 20km sebelah timur pegunungan Vosges. Strasbourg terkenal dengan pusat kotanya yang bersejarah dan juga memiliki suasana desa/kota kecil yang cantik. Di pusat kotanya inilah terdapat semua yang terbayang oleh orang saat menyebut kota Strasbourg, yaitu rumah-rumah berbingkai kayunya yang khas dan colorful, kanal-kanal air cantik dan juga sebuah gereja gotik yang menjadi landmark kota. Di sini juga anda bisa menemui sebuah kawasan yang disebut Petite France. Strasbourg juga terkenal dengan Christmas Marketnya yang meriah setiap bulan Desember yang menjadi salah satu magnet wisata kota ini.

 

18. Colmar, Perancis

Colmar adalah kota di provinsi Alsace yang terletak sekitar 64 km sebelah selatan Strasbourg. Sama dengan Strasbourg, Colmar juga memiliki pemandangan cantik serupa yaitu rumah kayu warna-warni dengan bunga-bunga indah, kanal-kanal cantik dan jalan batu sempit. Pemandangan khas Colmar ini bisa anda lihat di kota lamanya yang merupakan pusat daya tarik wisata di Colmar. Colmar juga menjadi salah satu desa cantik yang dilewati jalur Alsatian Vineyard Rooute dan tempat Christmas Market paling cantik di Alsace. Jika Strasbourg memiliki Petite France, maka di Colmar memiliki Petite Venise (Little Venice) dimana kanal-kanal kecil dari sungai Lauch mengalir di antara bangunan warna-warni dan bunga-bunga colorful. Di Colmar anda juga bisa menjumpai banyak toko menarik dan kedai indah di tepi kanal. Karena keunikan dan keindahan kota lama Colmar yang seperti dicerita dongeng, pemandangan kota ini pun menjadi model desain dalam film animasi Jepang, “Howl’s Moving Castle”.

 

19. Riquewihr, Perancis

Riquewihr adalah sebuah kota kecil di Alsace, Perancis, sekitar 11 km dari Colmar. Kota ini juga hanya beberapa menit saja dari desa indah di Alsace lain seperti Ribeauville, Eguisheim, dan Kaysersberg. Seperti Eguisheim, Riguewihr juga merupakan anggota asosiasi Desa Paling Indah di Perancis(Les Plus Beaux Village de France). Riquewihr terkenal dengan bangunan-bangunan tuanya yang cantik dan bersejarah, serta menara-menara batu yang tidak banyak berubah sejak abad 16. Berkunjung ke Riquewihr, anda akan merasa seperti di kota pada masa abad pertengahan. Apalagi kota ini juga dikelilingi oleh tembok kota dengan serangkaian gerbang yang melalui bagian bawah menara pengawas. Riquewihr juga menjadi alur Alsatian Vineyard Route sehingga hiking menelusuri kebun anggur dan melihat gudang-gudang penimpanan wine bawah tanah bisa menjadi pelengkap jalan-jalan anda di Riquewihr.

 

20. Kaysersberg, Perancis

Kaysersberg adalah sebuah kota kecil di Alsace, Perancis, yang terletak di sebelah barat laut Colmar, di lereng pegunungan Vosges sebelah timur. Seperti Eguisheim, Kaysersberg juga berada di tengah-tengah kebun anggur yang luas dan merupakan salah satu area perkebunan anggur terbaik di Alsace.  Kotanya sendiri terdiri dari bangunan-bangunan half-timbered houses warna-warni, yang berderet berhimpitan membentuk jalan desa yang sempit. Kota ini memiliki atmosfer kota abad pertengahan, dengan rumah kayu  dan kebun anggur yang indah yang menjadi ciri khas desa di Alsace. Selain setiap bangunan dan sudut kota yang cantik, ada juga beberapa bangunan khusus yang bisa Anda lihat seperti kastil, balai kota (town hall), gereja tua abad pertengahan, museum, dan juga sumur batu tua. Jalan-jalan mengelilingi kebun anggurnya yang indah juga tak boleh Anda lewatkan tentunya.

 

21. Ribeauvillé, Perancis

Ribeauvillé adalah sebuah kota kecil di Alsace, Perancis, sekitar 16 km utara Colmar dan 75 km selatan Strasbourg. Kota ini berada di kaki pegunungan Vosges sehingga memiliki pemandangan alam yang indah selain pemandangan kota yang cantik. Ribauville juga terletak di tengah-tengah perkebunan anggur Alsace dan berada di Alsatian Vineyard Route. Selain rumah-rumah kayunya yang antik serta perkebunan anggurnya yang asri, Ribeauville juga terkenal dengan 3 reruntuhan kastil kunonya. Kastil-kastil ini menciptakan pemandangan dramatis di Ribauville karena terletak di atas bukit yang seolah menyaksikan pemukiman kota di bawahnya dengan perkebunan anggur yang hijau nan luas di sekelilingnya. Selain itu, Ribauville juga memiliki daya tarik kultural lain untuk memikat hati para wisatawan yaitu Christmas Market dan beberapa festival lain.

 

22. Eguishem, Perancis

Eguishem adalah sebuah desa di provinsi Alsace, Perancis, sekitar 5 km dari Colmar. Pusat desa ini memiliki nuansa desa kecil yang indah dengan jalan-jalan batu sempit yang berkelok-kelok di antara rumah kayu aneka warna. Hampir di sepanjang jalannya dihiasi oleh aneka bunga warna-warni yang semakin mempercantik pemandangan di desa ini.  Pusat desa Eguisheim juga dikelilingi oleh hamparan perkebunan anggur yang luas dan berada dalam rute Alsatian Vineyard Route yang merupakan rute area perkebunan anggur di Alsace yang juga menjadi tujuan wisata populer. Tak heran jika Eguisheim dipilih sebagai desa paling favorit di Perancis pada tahun 2013 dan juga dinobatkan sebagai desa paling cantik di Perancis sejak tahun 2003. Eguisheim juga merupakan anggota asosiasi Desa Paling Indah di Perancis (Les Plus Beaux Villages de France)

 

Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Alberobello
http://cheria.co.id/2016/11/goreme-destinasi-lembah-goa-unik-di-cppadocia-turki/
http://serbater.com/15-desa-terindah-didunia/

http://explorerguidebook.blogspot.co.id/2014/02/desa-paling-indah-di-perancis-alsace.html

Artikel Terkait