Berbagai Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato

4 bulan lalu, by blogunik

Bukan hanya di Indonesia namun hampir di seluruh negara-negara di dunia, kita bisa menemukan dengan mudah orang-orang yang menggunakan tato. Mulai dari pria hingga wanita baik itu remaja maupun dewasa. Tato sendiri adalah salah satu bentuk seni lukis tubuh yang digemari banyak orang. Banyak orang yang memutuskan untuk mentato tubuhnya dengan berbagai macam alasan. Ada yang karena keisengan belaka, ada yang karena tuntutan profesional, ada juga karena alasan sentimental.

Padahal guys, jaman dulu tato itu adalah sebuah hal yang tabu lho. Karena tato pada awalnya sangat berkaitan dengan budaya tradisional, ritual dan tradisi yang memiliki filosofi khusus di dalamnya. Hal ini dapat terlihat di Mentawai, tato dianggap memiliki bahasa tersendiri dan dipandang sebagai pakaian abadi, sehingga masyarakat Mentawai malu jika tidak mempunyai Tato. Di Kepulauan Solomon, tato ditorehkan di wajah perempuan sebagai penanda tahapan baru dalam kehidupan mereka. Orang-orang Indian melukis tubuh dan mengukir kulit mereka untuk menambah kecantikan atau menunjukkan status sosial tertentu. Tato dianggap sebagai sesuatu yang sakral bagi suku Dayak. Tato tidak dapat dibuat sembarang, pemilihan gambar, penempatannya hingga sturktur sosial seseorang yang hendak ditato itu terdapat peraturan-peraturan yang harus dipatuhi. Hal ini dikarenakan tato merupakan simbol ikatan pertalian yang tidak bisa dipisahkan hingga kematian.

Namun pasca perang dunia kedua, makna tato mengalami pergeseran, masyarakat mulai mengasosiasikan tato sebagai hal yang keras cendurung ke arah kriminal seperti pemberontak dan anggota geng jalanan. Berbagai stigma negatif diberikan pada tato atau orang yang bertato. Oleh karena itu, dulu banyak orang yang harus berpikir seribu kali untuk membuat tato. Namun dijaman sekarang tato sudah melekat dikehidupan masyarakat dan tidak lagi dipandang tabu, tato bisa dibilang telah menjadi hal yang biasa dimata masyarakat. Bahkan kini tato dianggap bisa menjadi sebuah sarana untuk menunjukkan identitas diri. Ada juga yang menganggap kalau dengan memiliki tato ditubuhnya maka ia akan dicap keren. Parahnya lagi, tak jarang pula tato dianggap sebagai “keyakinan” karena sifatnya yang permanen melekat pada kulit tubuh.

Karena sifatnya yang permanen alias melekat seumur hidup, tato permanen seharusnya dipertimbangkan dengan benar-benar matang sebelum dibuat. Pasalnya, banyak orang yang mengaku menyesal memiliki tato permanen ditubuhnya dan ingin menghapusnya karena berbagai alasan. Namun, meski bisa dihapus dengan laser, biayanya tentu tidak murah dan belum tentu hasilnya memuaskan karena tetap ada risiko infeksi.

Lalu, apa saja sebenarnya hal yang membuat seseorang bisa menyesal memiliki tato ditubuhnya? Nah untuk itu, berikut beberapa hal yang membuat banyak orang menyesal menggunakan tato dan ingin menghapusnya. Tentunya hal-hal ini juga bisa dijadikan alasan mengapa sebaiknya kamu jangan menggunakan tato. Kira-kira alasannya apa saja? Berikut ulasannya check this out guys!

1. Stereotype tato identik dengan kriminal

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato - Stereotype tato identik dengan kriminal

photo via : pinknews.co.uk

Meskipun kini tato banyak dipandang sebagai bagian dari seni, namun seperti yang disebutkan diatas, tato kerap kali diidentikan dengan hal-hal yang berbau negatif. Masyarakat mengasosiasikan tato sebagai hal yang keras cendurung ke arah kriminal seperti pemberontak dan anggota geng jalanan. Anggapan ini terjadi lantaran kebanyakan penjahat yang ditangkap oleh polisi memiliki tato ditubuhnya. Selain itu kelompok Yakuza atau mafia Jepang juga identik dengan tato. Jadi jangan heran kalau banyak orang yang menganggap orang bertato sebagai orang yang berperilaku buruk. Nah kalau kamu tidak ingin di cap negatif oleh orang-orang sekitarmu maka berpikirlah dua kali sebelum kamu bertato. Atau lebih baik jangan merajah kulitmu dengan tinta permanen yang menyakitkan.

2. Bertato beresiko terkena penyakit

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato - Bertato beresiko terkena penyakit

photo via : menshealth.com

Alasan mengerikan kenapa kamu sebaiknya jangan mentato tubuhmu adalah karena dengan mentato tubuh maka kamu rentan mengidap sebuah penyakit. Mulai dari munculnya alergi bagi kamu yang memiliki kulit sensitif. Kulit sensitif yang ditato kerap mendapatkan ruam karena tinta yang digunakan untuk membuat tato.

Kulit kamu juga bisa terkena infeksi setelah proses pentatoan guys. Hal ini biasanya terjadi pada studio tato yang tidak memperhatikan kebersihan. Yang paling parah, dampak negatif dari kamu sering mentato tubuh adalah kamu bisa saja tertular penyakit hepatitis. Hepatitis merupakan salah satu penyakit yang bisa kamu dapatkan ketika tato yang dibuat menggunakan jarum bekas. Selain hepatitis, kamu juga dapat tertular HIV AIDS. Nah masih berani untuk merajah kulitmu secara permanen?

3. Tato terlihat lucu dan memalukan saat kamu sudah tua

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato - Tato terlihat lucu dan memalukan saat kamu sudah tua

photo via : klevo.net

Kebanyakan orang memutuskan untuk mentato tubuhnya pada saat mereka masih muda dimana kulit masih kencang dan kenyal. Namun orang-orang biasanya tidak berpikiran jauh kedepan sebelum mereka mengukir tato ditubuhnya. Sehingga yang terjadi adalah saat mereka menua, tato yang ada ditubuhnya akan mengkerut dan terlihat aneh. Selain itu, pemilihan desain tato yang dibuat semasa muda akan terlihat lucu dan memalukan saat kamu menua nanti. Bayangkan saja guys, jika kamu mengukir tato naga di tubuhmu saat ini. Akan jadi apa tato naga tersebut disaat tubuhmu sudah menua dan kulitmu semakin keriput? Nggak lucu kan kalau tato nagamu terlihat seperti tato belut saat kamu menua nanti?

4. Beberapa negara melarang orang bertato berkunjung ke negaranya

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato - Beberapa negara melarang orang bertato berkunjung ke negaranya

photo via : www.stripes.com

Meskipun stereotype kebanyakan masyarakat menilai tato identik dengan hal-hal berbau kriminal. Namun, sejak beberapa tahun yang lalu, tato telah diapresiasi menjadi sebuah kesenian. Indonesia sendiri menyumbang sejarah atas kesenian tersebut, dengan keberadaan tradisi tato tradisional di Kepulauan Mentawai.

Tapi tak semua negara maklum dengan keberadaan orang bertato guys. Ada beberapa negara yang memiliki peraturan ketat untuk orang-orang bertato. Sebut saja seperti negara Jepang. Di negara Sakura ini, para wisatawan tak boleh menunjukka tato mereka di depan umum. Oleh sebab itu jika kalian ingin berkunjung di negara ini, kalian jangan sekali-kali menunjukkan tato kalian di depan banyak orang karena kalian akan dicap negatif oleh masyarakat. Pasalnya menurut masyarakat Jepang, tato sangat erat hubungannya dengan kelompok Kriminal Yakuza.

Apabila ada wisatawan yang memperlihatkan tatonya, maka wisatawan tersebut akan menjadi sasaran kelompok kriminal lain karena dianggap sebagai musuh. Selain itu, peraturan yang serupa juga berlaku di negara yang menjunjung tinggi agama dan adat, seperti Uni Emirat Arab, dimana dinegara tersebut terkadang masih meminta turis bertato untuk menutupi bagian tubuhnya yang bergambar. Thailand juga melarang penampakan tato berlambang Buddha pada turisnya.

Negara-negara ini juga menerapkan sanksi bagi para wisatawan yang melanggar peraturan mereka. Jadi sangatlah disarankan untuk para wisatawan mancanegara agar tidak melanggar peraturan tersebut demi menghindari hal-hal yang tidak-tidak. Untuk itu kamu harus berpikir dua kali untuk memiliki tato ditubuh guys. Karena hal ini tentunya akan menyulitkan dirimu ketika ingin berkunjung ke luar negeri.

5. Tato bisa memengaruhi pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI)

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato - Tato bisa memengaruhi pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging

photo via : yalemedicine.org

Selain harus mematuhi beberapa peraturan ketat di beberapa negara, tato juga dapat memengaruhi pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Pasalnya tinta yang berbahan dasar logam bisa menghambat proses pemeriksaan melalui scan (pindai) MRI. Bahkan dalam beberapa kasus langka, diketahui ada seseorang bertato yang mengalami luka bakar karena tatonya bereaksi dengan MRI. Selain itu, pigmen pada tato bisa mengganggu kualitas gambar yang diambil dan jika tinta mengandung logam, warna pada tato akan memudar.

6. Sebagian masyarakat memandang tato terlihat kusam

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato - Sebagian masyarakat memandang tato terlihat kusam

photo via : http://500tattoos.com

Meskipun sebagian masyarakat menganggap tato adalah bagian dari seni, namun tak jarang juga ada yang menilai kalau tato membuat seseorang terlihat kusam dan kumal. Hal ini terjadi cenderung pada mereka yang memiliki tato di hampir sekujur tubuhnya. Banyak yang menilai kalau orang-orang yang memiliki tato disekujur tubuhnya akan terlihat kusam dan kumal. Apalagi orang yang bertato tersebut memiliki warna kulit yang gelap, ditambah dengan warna tinta yang gelap, sehingga membuat mereka terlihat lebih kumal. Selain itu, banyak juga orang-orang yang mengukir tato hingga ke wajah mereka sehingga wajahnya terlihat kotor dan tidak sedap dipandang.

7. Memiliki tato ditubuh akan susah mendapat pekerjaan

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato - Memiliki tato ditubuh akan susah mendapat pekerjaan

photo via : www.allure.com

Alasan kenapa sebaiknya kamu jangan mentato tubuhmu selanjutnya adalah karena dengan memiliki tato maka kamu akan kesulitan dalam mencari pekerjaan. Stigma atas tato yang negatif masih cukup kental di masyarakat. Sehingga banyak pimpinan-pimpinan sebuah perusahaan menetapkan peraturan bahwa para pegawainya tidak diijinkan untuk menggunakan tato untuk menjaga image baik, bersih dan rapi dari perusahaannya. Karena yang menjadi permasalahan adalah terkait dengan respons pelanggan dari perusahaan tersebut. Beberapa pimpinan mengatakan bahwa orang yang mempunyai tato cenderung memiliki image “tidak bersih” di mata pelanggan. Itulah kenapa banyak perusahaan tidak langsung menerima calon pegawai yang memiliki tato.

Bayangkan saja guys, jika kamu mengunjungi sebuah toko sebagai seorang pembeli, lalu kamu dilayani dengan seseorang yang bertato apalagi badannya tinggi besar, pastinya kamu akan merasa waswas dan takut bukan. Dan bisa saja kamu nggak akan mau belanja ke toko itu lagi. Nah hal-hal yang seperti inilah yang menjadi salah satu penyebab kenapa para pemimpin perusahaan jarang mau menerima calon pegawai yang memiliki tato.

8. Proses menghapus tato lebih menyakitkan dan beresiko tinggi daripada proses pembuatannya

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato - Proses menghapus tato lebih menyakitkan dan beresiko tinggi daripada proses pembuatannya

photo via : lostmisfits.com

Jika kamu adalah tipe orang yang cepat bosan, lebih baik jangan sekali-kalu merajah tubuh kamu dengan tato permanen. Pasalnya jika kamu bosan dan ingin menghapusnya maka kamu harus siap menerima resiko yang jauh lebih menyakitkan daripada saat kamu membuatnya.

Perlu kamu tahu, menghapus tato permanen di tubuh tak semudah membersihkan makeup. Karena untuk membersihkan tato perlu dengan teknik laser. Namun menurut The NCTR (National Center for Taxicological Research) menyatakan bahwa prosedur pengangkatan tato pada tubuh menggunakan laser bisa merugikan si pemilik tato. Dari laser ini, besar kemungkinan akan menyuplai pigmen ke kelenjar getah bening tubuh, dan membuka jalan bagi sel-sel kanker untuk masuk ke dalam tubuh dan berkembang biak. Tinta ini berhasil menjadikan kulitnya gatal-gatal dan terjangkit infeksi yang entah sampai kapan bisa sembuh.

Teknologi laser yang ada saat ini juga memiliki keterbatasan dalam hal warna yang bisa dihapus dari tinta tato. Orang dengan kulit gelap dan terpigmentasi juga seringkali tidak berhasil menghapuskan tatonya dengan laser. Selain itu, tato yang menempati area cukup luas di tubuh juga membutuhkan beberapa kali sesi penghapusan. Bahkan, ada yang butuh beberapa tahun sebelum dapat dibersihkan sempurna. Padahal, metode laser sendiri memiliki efek samping, termasuk nyeri, bekas luka, hingga borok.

9. Jadi sulit move on

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato - Jadi sulit move on

photo via : instagram.com/urbanislandz

Dari berbagai macam alasan yang digunakan orang untuk mentato tubuhnya, ada sebagian yang berdasarkan emosional sesaat. Seperti mentato nama pacar ataupun melukis wajah pacar di bagian tubuh tertentu karena terlalu cinta. Karena tato bersifat permanen hendaknya kamu berpikir ribuan kali untuk mengukir tubuhmu dengan hal-hal sensitif seperti itu. Pasalnya ada beberapa kasus dimana rumah tangga orang hancur berantakan sesaat setelah menikah karena sang istri maupun suami kedapatan memiliki tato bertuliskan nama sang mantan di salah satu bagian tubuhnya. Tentunya kamu nggak mau kan hal ini terjadi padamu? Jadi daripada melalui proses penghapusan yang menyakitkan dan beresiko tinggi, lebih baik sama sekali tidak mengukir tubuhmu dengan tato.

10. Bisa menyebabkan banyak kehilangan sodium

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato - Bisa menyebabkan banyak kehilangan sodium

photo via : theconversation.com

Tato membuat kulit seseorang memproduksi keringat lebih sedikit daripada bagian yang tidak ditutup tato. Selain itu keringat dari orang yang memiliki tato ditubuhnya mengandung sodium hampir dua kali lebih banyak.Tubuh yang kehilangan lebih banyak sodium daripada biasanya cenderung mengalami dehidrasi lebih cepat dan hal ini bisa mengakibatkan kram.

11. Dapat menyebabkan munculnya kontroversi

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Jangan Bertato - Dapat menyebabkan munculnya kontroversi

photo via : allebachphotography.com

Menggunakan tato juga bisa menimbulkan kontroversi pada dirimu lho guys. Pasalnya jika Agama yang kamu anut tidak membenarkan penggunaan tato maka, hal ini bisa menjadi kontroversi. Belum lagi desain tato yang bisa saja mengundang perhatian karena gambarnya vulgar atau menyinggung etnis tertentu.

Nah itu dia beberapa alasan kenapa kamu sebaiknya jangan merajah tubuhmu dengan tato guys. Sebab kerugian yang kamu dapatkan karena menggunakan tato lebih banyak dibanding keuntungan yang kamu dapatkan. Semoga artikel kali ini bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *