Cara Memilih Pakaian Dalam Yang Sehat Dan Tepat Untuk Pria Dan Wanita

6 bulan lalu

Setiap orang pasti membutuhkan pakaian dalam dalam kehidupan sehari-harinya. Walaupun sepele dan tak akan terlihat karena ditutup dengan pakaian luar namun pemilihan pakaian dalam yang berkualitas dan aman sangatlah penting. Sayangnya, banyak yang menyepelekan hal ini. Padahal, pemilihan jenis yang salah dapat memicu perkembangan bakteri berlebih di bagian intim baik pria apalagi wanita. Nah berikut Cara Memilih Pakaian Dalam Yang Sehat Dan Tepat Untuk Pria Dan Wanita.

Cara Memilih Pakaian Dalam Yang Sehat Dan Tepat Untuk Pria

Bagi pria celana dalam bukan hanya berfungsi untuk melindungi Mr. P dari gesekan atau goncangan saat melakukan aktifitas-aktifitas sehari-hari ataupun berolahraga ringan, namun celana dalam juga dapat menjaga kualitas spermanya tetap prima. Lalu apa saja kriteria pakaian dalam yang sehat untuk pria? Berikut penjelasannya.

photo via : www.medicalnewstoday.com

1. Disarankan menggunakan celana dalam yang longgar atau tidak terlalu ketat

Alat reproduksi laki-laki berada di luar tubuh, sehingga dipengaruhi oleh keadaan di sekitar dan pakaian yang digunakannya. Jika seorang pria menggunakan celana dalam terlalu ketat, hingga menekan buah zakar, maka hal tersebut akan membuat suhu buah zakar menjadi meningkat dan tentunya bisa mengganggu produksi sperma dalam buah zakar.

Selain celana dalam yang longgar, pria juga disarankan agar menggunakan celana luaran yang tidak terlalu ketat, seperti misalnya jeans ketat. Jika memakai jeans ketat, secara berkepanjangan, hal ini dapat menyebabkan skrotum tertekan ke atas yang selanjutnya meningkatkan suhu skrotum sehingga mengganggu proses pematangan sperma.

2. Pakailah celana dalam yang sesuai dengan aktivitas kamu

Jenis celana dalam pria bukan hanya satu, namun cukup banyak, dan semua itu wajib kamu tau jika ingin alat reproduksi kamu tetap sehat. Gunakan jenis celana dalam yang sesuai dengan aktifitas yang kamu lakukan. Sebab aktifitas bersantai hingg berolahraga ternyata memiliki masing-masing celana dalam yang cocok untuk digunakan. Berikut jenis-jenis celana dalam yang baik untuk pria dalam berbagai aktifitas :

  • Briefs
    Briefs atau celana dalam biasa merupakan jenis celana dalam yang mungkin paling Anda kenal. Mudah dicari, memiliki berbagai jenis model dan warna. Celana dalam ini menutupi hingga bagian pinggul, tetapi membiarkan paha bagian atas hingga kaki tetap terbuka sehingga menjadikan jenis celana dalam ini nyaman untuk digunakan dengan luaran apapun. Jenis celana dalam pria ini cenderung biasa digunakan sehari-hari serta ketika melakukan olahraga ringan hingga sedang.

photo via : theidleman.com

  • Boxer
    Boxer adalah jenis celana dalam yang mirip dengan celana pendek. Yang membedakan produk ini dengan celana pendek adalah bahan yang digunakan. Boxer memiliki bahan yang lebih lembut dan tidak membuat kulit jadi gatal.
  • Low-rise
    Bentuk celana dalam ini tidak berbeda jauh dengan jenis briefs, yang membedakan hanyalah letaknya agak sedikit di bawah pinggul. Beberapa merk mendesain jenis celana dalam ini dengan tujuan untuk lebih melindungi dan menonjolkan organ genital. Celana dalam low-rise sangat cocok digunakan dengan luaran celana pendek untuk bersantai atau celana pendek untuk digunakan saat Anda berolahraga gym.
  • Boxer Brief
    Sesuai dengan namanya, jenis celana dalam pria ini merupakan perpaduan antara boxer dan celana dalam biasa atau briefs. Celana dalam boxer brief mempunyai bentuk yang menyerupai celana pendek yang panjangnya hingga mencapai bagian tengah paha. Karakteristik utamanya yaitu bagian karet elastis pada pinggang serta bagian celana yang longgar. Bentuk celana dalam boxer brief mempunyai bentuk yang menyerupai dengan celana pendek yang panjangnya hingga mencapai bagian tengah paha, tetapi juga bersifat pas dan ketat untuk menyokong penis. Jenis ini populer karena dianggap tidak terlalu longgar seperti boxer. Cocok dipakai saat kamu melakukan kegiatan olahraga dengan intensitas yang sedang hingga berat.
  • Jockstrap
    Celana dalam ini dibuat dengan bertujuan untuk melindungi organ vital dengan cara menyokong dan melindungi penis dari pergerakan selama berolahraga. Celana dalam ini dapat menjaga area penis tetap terasa sejuk dan kering jika dibandingkan menggunakan celana dalam jenis lainnya. Celana dalam ini sangat cocok digunakan saat kamu melakukan olahraga dengan intensitas berat seperti bela diri atau bersepeda.

3. Gunakan celana dalam yang agak longgar jika kegiatan kamu lebih banyak duduk

Nah untuk para pria yang kesehariannya lebih banyak duduk didepan komputer, maka disarankan untuk menggunakan celana dalam yang agak longgar. Pasalnya posisi duduk saja sudah dapat meningkatkan suhu didekitar testis meningkat. *Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

4. Cermat dalam memilih bahan pakaian dalam yang berkualitas

Memilih bahan berkualitas disini bukan berarti harus mahal dan bermerk, namun gunakan bahan yang bisa membuat kalian nyaman dan tak membuat panas area Mr.P. Kamu bisa memilih bahan jenis katun untuk digunakan sehari-hari. Tetapi ketika berolahraga pilihlah jenis celana dalam yang memang didesain untuk berolahraga, dengan bahan yang nyaman dan cenderung menjaga area genital tetap berada pada kadar kelembapan yang seharusnya. Dan jangan gunakan celana dalam khusus untuk berolahraga lebih dari sekali tanpa dicuci bersih terlebih dahulu.

 

photo via : www.huffingtonpost.com

Cara Memilih Pakaian Dalam Yang Sehat Dan Tepat Untuk Wanita

Ketimbang pria, wanita lebih teliti dalam hal menyangkut kebersihan dan kenyamanan area vital. Namun tak jarang juga wanita yang menyepelekan hal ini. Meski tidak dapat dilihat banyak orang, pakaian dalam memang berpengaruh besar terhadap rasa nyaman dan kepercayaan diri juga kesehatan penggunanya. Bila salah menggunakan celana dalam, bisa-bisa memicu infeksi dan iritasi. Lalu, seperti apa pemilihan celana dalam yang benar untuk wanita?

1. Pilih yang Tidak Terlalu ketat

Sama seperti pria, wanita juga sangat dilarang menggunakan calana dalam terlalu ketat. Pasalnya pemakaian dalaman yang terlalu ketat dapat menimbulkan gesekan pada kulit dan menyebabkan iritasi di vagina. Apalagi, untuk perempuan yang sudah berusia di atas 50 tahun atau setelah menopouse. Maka, perlu berhati-hati dalam memilih celana dalam. Kamu bisa memilih celana dalam seamless yang biasanya berbahan spandex karena celana dalam ini tidak memiliki garis elastis yang bisa membuat kulit iritasi.

2. Pilih celana dalam model boyshort atau brief

Jika kamu ingin sehat, maka disarankan untuk memilih model celana dalam boyshort atau brief. Celana dalam jenis ini bisa membantu vagina bernapas. Selain itu celana dalam jenis ini juga membuat kalian lebih nyaman saat beraktifitas.

4. Pilih bahan katun dan sutra

Bahan yang disarankan untuk menutupi bagian intimmu adalah katun dan sutra. Dua bahan ini dianggap baik karena mampu menyerap kelembapan dan menjaga kulit organ intim tetap kering. Celana dalam berbahan katun bisa memberikan cukup ruang untuk bernafas bagi kulit. Untuk penggunaan sehari-hari, tidak akan ada yang bisa mengalahkan kenyamanan katun. Bahan ini lembut, ringan, dan sangat nyaman. Bukan hanya itu, katun juga baik untuk kesehatan serta kebersihan organ intim kamu. Hindari memilih bahan lain seperti sutra atau poliester karena tidak dapat menyerap keringat dengan baik dan bisa menyebabkan timbulnya jerawat pada vagina.

photo via : nypost.com

5. Model celana dalam

Selain bahan, model celana dalam juga perlu dipilih yang tepat. Misalnya, bila Anda memakai celana high waisted, maka Anda perlu menggunakan celana yang berpotongan rendah. Selain itu, celana dalam yang bertesktur seperti renda, harus dihindari bila menggunakan pakaian yang ketat.

6. Hindari celana dalam bertali (lingerie) dan jenis thong

Untuk kegiatan sehari-hari, kalian harus menghindari menggunakan lingerie dan thong. Walaupun dapat membuat kalian terlihat lebih seksi, namun 2 jenis celana dalam ini justru dapat menyebabkan bakteri, termasuk Escherichia coli menyebar dari anus ke vagina. Namun bukan berarti kamu harus membuang semua koleksi lingerie dan thong yang kamu miliki. Sebab lingerie dan thong bisa kalian gunakan saat malam hari agar tubuh mendapatkan ruang dan udara bebas.

7. Jangan beli pakaian dalam bekas

Di Indonesia, tak jarang kita menemukan pasar yang khusus menjual pakaian-pakaian bekas. Salah satu barang bekas yang dijual adalah pakaian dalam. Apalgi pakaian dalam yang dijual adalah produk branded yang terkenal. Namun sebagus apapun merk pakaian dalam wanita yang kamu inginkan, hindari membeli yang bekas pakai. Sebab, risiko kesehatan yang ditimbulkan tidak sebanding dengan penghematan yang kamu lakukan. Bahkan, penutup organ intim bekas dapat berpotensi menjadi sarang bakteri, jamur, virus, dan parasit yang bisa menginfeksi pemilik barunya.

8. Hindari nilon dan bahan sintetis

Sebaliknya, hindari pakaian pembungkus vagina yang terbuat dari bahan nilon dan sintetis. Bahan-bahan jenis ini dianggap bisa menjebak air sehingga lingkungan di sekitar organ intim menjadi lembap dan basah.

 

photo via : /abcnews.go.com

Selain celana dalam wanita juga diharuskan untuk memperhatikan penggunaan bra yang tepat dan sehat. Berikut tips memilih BH yang tepat :

1. Ukuran tepat

Hal yang paling utama menyangkut dengan bra, adalah menemukan ukuran yang tepat. Pastikan kamu mengetahui ukuran dengan tepat, kemudian membeli bra yang sesuai. Selalu perlu membandingkan 2 ukuran terdekat saat membeli bra, agar dapat menentukan yang paling pas bagi Anda.

2. Pilihlah Bra bertali besar

Bra bertali besar memang tidak selalu tepat dikenakan bersama beberapa jenis pakaian, tetapi cobalah mengenakannya sesering mungkin. Jenis bra ini memberikan rasa nyaman karena bisa menopang payudara dengan sangat baik.

3. Pilih yang cukup penuh

Sekalipun telah mengenakan bra berukuran tepat, jenis bra bercup penuh adalah jenis yang nyaman dikenakan terlebih lagi jika ukuran payudara relatif besar. Bagi banyak perempuan, jenis bra ini memang tidak terlihat cantik. Tetapi ini adalah pilihan yang nyaman dikenakan sehari-hari.

photo via : www.rd.com

4. Bra berkawat

Jika ukuran bra kamu bernomor kecil, maka tidak perlu mengenakan bra berkawat. Bra berkawat bisa sangat mengganggu ketika dikenakan. Sebaliknya perempuan dengan ukuran dada relatif besar membutuhkan bra berkawat. Pilih bra berkawat yang lembut. *Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

5. Pilihan model

Bra berenda memang terlihat cantik saat dikenakan, tetapi tentu tidak praktis dikenakan sehari-hari. Karenanya pilih model standar, yang lebih sederhana tetapi bisa menyangga payudara denagn baik.

6. Bahan bra yang menyerap keringat

Bra berbahan katun tentu sangat baik untuk menyerap keringat. Dengan kegunaannya yang langsung menopang payudara dan bersentuhan dengan kulit, tentu kamu memerlukan bra yang dapat menyerap keringat. Dengan begitu iritasi dan rasa gatal dapat terhindari.

Baca Juga