Ciri-ciri Orang Dengan Kepribadian Narsis Yang Perlu Kamu Ketahui

3 bulan lalu, by blogunik

Ciri-ciri Orang Dengan Kepribadian Narsis - Penyebab Dari Kepribadian Narsis

Narsis sering diartikan sikap seseorang yang percaya diri apabila menyangkut tentang foto-foto. Namun tahukah kamu ternyata pengertian tersebut tidak benar, menurut Sigmund Freud seorang psikologi ternama narsis didefinisikan sebagai gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD). Narcissistic Personality Disorder (NPD) ini adalah salah satu gangguan mental langka, dimana gangguan kepribadian ini membuat penderitanya menganggap jika dirinya jauh lebih penting dibandingkan dengan orang lain, memiliki kebutuhan tinggi ingin dipuji, namun rasa empati yang dimilikinya cukup rendah.

Tapi sebenarnya kepercayaan diri yang dimiliki penderita gangguan ini cukup rapuh dan mudah sekali untuk runtuh. Tahukah kamu jika gangguan ini tidak cepat ditangani nantinya akan mempengaruhi aspek kehidupan secara langsung. Orang yang paling rentan menderita gangguan ini adalah wanita, selain itu gangguan ini akan muncul ketika masa remaja ataupun masa awal dewasa. Nah, untuk mengetahui apakah seseorang bisa dikatakan memiliki gangguan kepribadian narisis, kamu harus mengetahui ciri-cirinya. Berikut ini ciri-ciri orang dengan kepribadian narsis yang perlu kamu ketahui

Penyebab Dari Kepribadian Narsis

Ciri-ciri Orang Dengan Kepribadian Narsis - Penyebab Dari Kepribadian Narsis

Photo via www.personalgrowthweb.com

Memang belum diketahui apa yang menjadi penyebab pasti dari kepribadian narsistik ini, namun dikatakan ada beberapa faktor penyebab perkembangan ganggguan kepribadian yang terjadi pada seseorang. Hal ini biasanya dapat diamati pada masa perkembangan anak-anak hingga awal remaja, selain itu pola mengasuh anak juga menjadi salah satu faktor yang cukup kuat dalam pembentukan kepribadiannya. Tak hanya itu saja, hubungan antara anak dan orang tua juga memiliki peranan yang cukup penting di dalam membentuk kepribadian anak.

Faktor-faktor yang sering kali dikaitkan dengan perkembangan bentuk kepribadian adalah pola mengasuh anak yang terlalu dimanjakan, mengekang anak terlalu berlebihan, memberikan pujian  berlebih, terlalu keras memberikan hukuman, eksplotasi anak, penelantaran anak, kurangnya kasiih sayang kepada anak, melakukan pelecehan dalam bentuk emosional juga sering dikaitkan dengan bentuk kepribadian narsistik.

Kegagalan orang tua dalam membangun sebuah hubungan yang sehat serta berempati dengan anak seringkali dikaitkan dengan bentuk kepribadian ini. Hal ini juga mengakibatkan anak mulai menganggap dirinya tidak berharga lagi serta tidak ingin berhubungan baik dengan orang disekitarnya. Hal inilah yang kemudian membentuk pola pikiran jika kepribadiannyalah yang membuat orang lain tidak menerimanya. Sehingga membuat anak tumbuh menjadi orang yang bersikap egois dan tidak toleran akan kebutuhan dan saran dari orang lain. Maka dari itu penting bagi orang rua untuk mengetahui perkembangan emosi anak usia dini.

Ciri-ciri Kepribadian Narsis

Ciri-ciri Orang Dengan Kepribadian Narsis - Ciri-ciri Kepribadian Narsis

Photo via ravishly.com

  • Ia menilai dirinya sendiri terlalu tinggi dibandingkan dengan orang lain, bahkan ia memenilai dirinya sendiri secara berlebihan
  • Ia menganggap dirinya adalah superior namun dengan tidak adanya pencapaian yang sekiranya pantas.
  • Menyakini diri sendiri adalah orang yang superior serta yakin jika hanya orang-orang tertentu yang istimewa yang memahami akan hal itu.
  • Selalu melebih-lebihkan dalam suatu pencapaian serta bakat diri.
  • Memiliki preokupasi ataupun pikiran yang dipenuhi akan fantasi tentang kesuksesan, kekuasan, kepandaian, ketampan atau kecantikan dan hal lainnya di dalam hidupnya.
  • Memiliki kebutuhan untuk ingin selalu diberikan pujian maupun kaguman
  • Merasa dirinya sangat istimewa
  • Ia menganggap dirinya pantas untuk diberikan perlakuan yang spesial dan hal tersebut adalah wajar bagi diri mereka.
  • Ia memanfattkan bantuan orang lain untuk bisa mendapatkan hal yang diinginkannya.
  • Ia tidak memiliki kemampuan untuk menyadari akan perasaan ataupun kebutuhan orang lain.
  • Merasa cemburu pada orang lain dan merasa jika orang lain juga cemburu padanya.
  • Memiliki tingkah laku yang arogan.

Cara Mengobati Kepribadian Narsis

Ciri-ciri Orang Dengan Kepribadian Narsis - Cara Mengobati Kepribadian Narsis

Photo via kaskus.co.id

Orang yang memiliki kepribadian narsistik tentunya tidak boleh didiamkan saja, mereka harus ditangani secara tepat agar tidak menjadi sebuah gangguan yang dapat mempengaruhi kehidupan sosial. Berikut cara untuk mengobati kepribadian narsistik

1. Psikoterapi

Psikoterapi adalah perawatan terbaik yang dapat dilakukan baik bersama Psikologi maupun Psikiater. Terapi ini nantinya dapat membantu pasien untuk lebih peka terhadap orang lain dan membantu pasien untuk memahami perasaan atau prilaku yang dilakukannya sendiri. Selain itu, ada juga terapu perilaku kognitif dimana terapi ini dapat membantu untuk menemukan perilaku-perilaku yang kurang sehat dan mengubahnya ke bentuk perilaku yang sehat. Ditambah dengan pemberian obat-obatan anti depresi yang terkadang diberikan untuk bisa mengurangi depresi maupun kecemasan yang dideritanya.

2. Terapi Di Rumah

Tentunya tak hanya dibutuhkan terapi bersama psikolog atau psikiater saja, orang yang memiliki kepribadian narsistik juga perlu menerima perawatan di rumah. Hal ini mulai dari bentuk gaya hidup yang sehat dukungan dari keluarga dan lainnya. Selain itu pasien juga harus selalu terbuka serta bersosialisasi dengan orang lainnya, kurangi stress melalui meditasi, yoga ataupun olahraga. Kamu juga harus mencoba untuk mengunjungi pusat kesehatan jika dirasa mulai berpikiran untuk menyakiti diri sendiri.

Nah, itulah ciri-ciri orang dengan kepribadian narsis yang harus kamu ketahui. Orang narsis itu ternyata gangguan kepribadian yang harus segera di tangani agar tidak mempengaruhi aspek kehidupan sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait