Daftar Tanaman Karnivora di Dunia

1 tahun lalu, by blogunik

Kita pasti sudah sering kali mendengar dan juga melihat berbagai hewan karnivora alias pemakan daging. Dan hewan jenis ini ada banyak dan beberapa diantaranya bahkan bisa kita lihat serhari-hari. Contoh saja hewan anjing dan kucing yang mana kedua hewan tersebut sejatinya adalah pemakan daging alias karnivora.

Lain hewan, lain juga dengan tumbuhan, jika tumbuhan mungkin agak susah dari kalian untuk mengetahui adanya tumbuhan pemakan daging atau karnivora. Bagaimana tidak, karena pergerakan tumbuhan yang begitu lambat, membuat kita terkadang jadi sulit untuk mengetahui jika tumbuhan tersebut karnivora ataupun tidak. Tentu saja tidak seperti hewan, tumbuhan karnivora disini tidak memakan daging dengan ukuran yang besar-besar yah.

Para tumbuhan ini biasanya memakan hewan-hewan kecil ataupun serangga untuk bisa hidup, selain mendapatkan makanan dari sari makanan melaui akar. Seperti apa tumbuhan karnivora ini, berikut ini adalah daftarnya

*Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

1. Kantung Semar (Nephentes)

photo via : mitalom.com

Untuk tanaman yang satu ini sepertinya kalian sudah tahu dan pernah melihatnya. Apalagi tanaman jenis ini kerap kali muncul di film-film yang menceritakan tentang keganasan alam liar kususnya hutan. Untuk tumbuhan ini sendiri bisa di temui di banyak daerah di Indonesia. Apalagi karena adanya hutan tropis di masih banyak tersebar yang tentu saja membuat Indonesia memiliki banyak varian kantung semar. Tumbuhan ini memiliki ciri khas adanya kantung dibagian ujung daun dari tumbuhan ini.

Tumbuhan ini menghabisi mangsanya dengan jalan memancing para serangga untuk masuk kedalam kantung yang mana terdapat cairan di dalam kantung. Cairan ini nantinya akan membuat serangga tenggelam dan tidak dapat menyelamatkan diri yang akhirnya mati di dalam kantung tersebut. Dalam beberapa hari kedepan, serangga yang mati di dalam kantung tersebut akan hancur sedikit demi sedikit dan kandungan nutrisi yang ada pada serangga tersebut akan diserap secara perlahan dari kantung tersebut.

2. Tanaman Venus

photo via : steemkr.com

Tanaman kita selanjutnya bernama tanaman venus atau yang disebut sebagai Dionaea Muscipula. Tanaman ini biasanya memiliki daun sekitar 4 sampai 7 helai dari batangnya yang ada di dalam tanah. Daun dari tumbuhan ini berbentuk seperti engsel dan memiliki duri halus yang berguna untuk menangkap berbagai serangga seperti lalat maupun kelabang. Bentuk dan juga warna dari tanaman ini memang begitu spesial. Pada bagian bawah, tanaman ini memiliki warna hijau yang berfungsi untuk fotosintesis. Dan bagian atasnya yang berguna untuk menangkap serangga, memiliki pigmen berwarna merah dan sekaligus berlendir yang bisa membuat serangga jadi terperangkap didalamnya. Serangga yang melewati daerah tersebut akan langsung terperangkap dan tidak akan bisa keluar. Apalagi begitu serangga menyenggol duri tipis yang ada di sekitar daun tersebut, maka daun akan seketika menutup dan serangga tidak akan bisa keluar lagi.

3. Sundew

photo via : animals.sandiegozoo.org

Jika dilihat dari jumlah spesiesnya, Sundew bisa dibilang yang memiliki spesies terbanyak. Setidaknya ada sekitar 194 jenis tanaman ini yang tersebar luas di seluruh dunia. Adapun bagian dari tumbuhan ini yang berguna untuk menangkap serangga adalah bagian daunnya. Di bagian atas dari permukaan daunnya inilah yang amat berguna untuk menangkap serangga. Pada bagian permukaan atas dari daun, terdapat tentakel-tentakel kecil lengket yang memiliki aroma dan juga rasa yang mampu memikat serangga. Dan tentu saja, begitu serangga menempel, secara perlahan-lahan, ia akan mati dihisap sari-sari tubuhnya.

4. Utricularia

photo via : commons.wikimedia.org

Buat kamu yang ingin menanam tanman karnivora, tanamanya ini cocok buatmu. Karena tumbuhan karnivora yang satu ini bisa ditanam di kebun dalam keadaan suhu apapun. Namun utricularia membutuhkan air bersih agar bisa tetap tumbuh. Jadi tanam mereka di luar ruangan agar bisa mendapat siraman air hujan. Tumbuhan karnivora ini memanfaatkan kandung kemih untuk menangkap mangsa. Ada rambut kecil yang menempel di bunga yang bertugas sebagai perangkap bagi serangga yang mendekat ke bunga tersebut.

*Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

5. Pinguicula

photo via : en.wikipedia.org

Pinguicula memiliki daun yang lengket untuk menangkap serangga. Mereka bisa tumbuh di suhu tropis hingga dingin. Karena habitatnya yang terkadang ekstrim seperti di daerah yang tandus, tanaman ini memperoleh nutrisinya dengan jalan menangkap serangga menggunakan kelenjar yang amat lengket yang ada pada daun yang dimiliknya. Kelenjar ini sendiri mengandung enzim yang mampu menghancurkan serangga yang membuatnya mampu menyeram nutrisi yang dibutuhkan dengan mudah. Namun tidak semua jenis tumbuhan ini yang merupakan karnivora. Ada tumbuhan yang semi karnivora yakni, mereka hanya menangkap serangga saat musim panas saja. Sedangkan saat musim dingin tiba, mereka tidak akan menangkap serangga.

6. California Pitcher Plant

photo via : en.wikipedia.org

Jika dilihat secara sepintas, bentuk tanaman ini mungkin bisa dibilang mirip dengan ular kobra. Mungkin karena hal itulah, tumbuhan ini jadi disebut dengan Lili Kobra. Daun dari tanaman ini memiliki bentuk seperti tabung yang didalamnya ada banyak sekali bulu-bulu halus. Berbeda dengan tanaman karnivora lainnya yang menggunakan lendirnya untuk menangkap mangsanya, tanaman karnivora yang satu ini hanya membuat serangga yang sudah masuk kedalamnya menjadi kebingungan dan tidak bisa keluar. Serangga yang tidak bisa keluar alkhirnya mati dan tanaman inipun menyerap nutrisi yang dimilikinya.

7. Corkscrew plant

photo via : www.gardeningexpress.co.uk

Tanaman karnivora selanjutnya bisa disebut juga sebagai tanaman pembuka botol yang mana tanaman ini terdiri dari 21 jenis tanaman yang tersebar luas di lingkungan basah Afrika dan juga di bagian tengah Amerika Selatan. Tanaman yang satu ini memiliki dua jenis daun. Daun yang berada di atas tanah yang berfungsi untuk fotosintesis dan daun yang berada di bawah tanah yang digunakan untuk menarik mikroba yang akhirnya diserap untuk mendapatkan nutrisi.

8. North American Pitcher (Sarrcenia)

photo via : www.fancyplants.de

Memiliki nama yang mirip dengan california Pircher Plant, tanaman asli Amerika Utara ini telah termodifikasi menjadi sebuah corong besar dengan sebuah tudung diatasnya. Bentuk tudungnya sendiri hampir mirip dengan bunga kantung semar, namun bedanya, kantung dari tanaman ini tidak tumbuh di bagian dari ujung daun. Tanaman ini memiliki warna yang kontras yang membuat serangga akan datang mendekat karena tertarik dengan warna daunnya yang merah serta aroma yang dihasilkan dari nektar-nektar yang ada di bagian ujung dari tabung bunga tersebut. Serangga yang mencoba untuk mengambil nektar yang ada di pinggir bunga tersebut akan terjatuh, terperangkap dan membuat nutrisinya diserap oleh tanaman yang satuy ini.

9. Byblis

photo via : www.flickr.com/photos/rhizanthella

Byblis sendiri adalan tanaman karnivora yang disebut sebagai tumbugan pelangi karena warna yang dimiliki oleh tumbuhan ini begitu cerah seperti pelangi. Tanaman yang berasal dari Australia Barat ini merupakan spesies pertama dalam genus yang digambarkan oleh ahli botani Inggris Richard Anthony Salisbury pada tahun 1808. Secara tradisional genus dibagi menjadi dua spesies, yaitu B. gigantea dan B. liniflora. Spesies lebih lanjut dijelaskan pada 1980-an, terutama melalui karya Australia botani Allen Lowrie. Daun dari semua tanaman ini dipenuhi dengan rambut kelenjar yang mengeluarkan zat mucilaginous dari ujung mereka. Zat ini berfungsi untuk menarik serangga kecil, yang apabila menyentuh cairan lengket tersebut, mereka akan terjerat dan akan diserap nutrisi yang dimilikinya.

*Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

10. Aldrovanda

photo via : calphotos.berkeley.edu

Di Indonesia, tanaman yang satu ini lebih dikenal dengan nama tanaman kincir air. Tanaman ini memiliki perkembangan yang sangat cepat, yakni sekitar 4-9 mm per harinya. Sama seperti tanaman lainnya, tanaman Kincir Air memiliki akar pada di bawah dan juga memiliki batang dengan ukuran 6-11 cm yang mengambang diatas air. Adapun perangkap tanaman ini terdiri dari dua buah lobus yang terbuka, mirip seperti yang dimiliki oleh tanaman Venus Flytrap. Perbedaannya jebakan tanaman kincir lebih kecil dan berada di dalam air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait