Keren!! Beginilah Keras, Sadis dan Mengerikan nya Latihan Militer Dari Berbagai Negara di Dunia, Termasuk Indonesia!!

2 tahun lalu, by blogunik

Untuk masuk ke dalam dunia militer memang tak mudah, calon-calon tentara diharuskan untuk mempunyai mental yang kuat bagaikan baja, keberanian, disiplin yang tinggi, skill, tenaga yang kuat, cerdas, memiliki kepercayaan diri yang tinggi serta dapat bekerjasama dengan tim, sehingga siap untuk bertempur kapan saja di medan perang.

Untuk mendapat syarat-syarat tersebut, mereka harus melakukan latihan yang keras, bukan hanya melelahkan, tapi juga dapat menyakitkan hingga mengakibatkan nyawa melayang.

Dari seluruh negara didunia yang mempunyai pasukan militer, ada beberapa negara yang menerapkan latihan militer yang sangat ekstrim, saking ekstrimnya mungkin membuat para tentara mereka menyerah untuk bertahan, bahkan ada yang sampai meninggal gara-gara latihan tersebut. Penasaran dimana sajakah itu?? Yuk di cek langsung!!.

1. Berjalan Di Atas Tali Yang Terbakar (Belarusia)

Photo Via : static1.businessinsider.com

Belarusia memiliki pasukan militer yang bernama Belarus Security Forces. Para anggota Belarus Security Forces harus menjalankan latihan keras untuk dapat naik tingkat dan mengenakan baret merah atau tanda telah menempuh ujian tertinggi di kemiliteran.

Photo Via : static2.businessinsider.com

Untuk dapat mengenakan baret merah, para anggota BSF harus berjalan di tali besar yang di bagian bawahnya terdapat api membara sembari ditembaki dengan peluru asli yang diarahkan di sekitaran api yang sedang menyala itu. Setelah melewati tali, para anggota BSF harus memecahkan tumpukan papan yang terbuat dari beton yang mana juga sudah dibakar dengan menggunakan kepalanya.

2. Merangkak Di Permukaan Lumpur Selama 45 Menit Dalam 32 Hari (Inggris)

Photo Via : i.dailymail.co.uk

Mungkin latihan militer seperti ini sudah sering kita lihat diberbagai film bernuansa perang atau kemiliteran. Sama-sama terlihat berat dan melelahkan sekaligus menjijikan, namun memang seperti itulah latihan militer yang diterapkan di negara Inggris. Para anggota Royal Marine harus menyiapkan tenaga yang benar-benar kuat untuk menghadapi tantangan merangkak di atas permukaan lumpur selama 45 menit disetiap harinya selama 32 hari. Pelatihan ini dinamakan Royal Marine’s 32 weeks training program.

3. Menjadikan Perut Sebagai Alas Memecahkan Balok Beton Dan Kuat Menahan Sakit Dari Setiap Pukulan(Rusia)

Photo Via : static.euronews.com

Photo Via : cfile2.uf.tistory.com

Mungkin sadis adalah kata yang cocok untuk menggambarkan metode latihan militer dari pasukan khusus di Rusia bernama Spetsnaz Special Forces, Dari buku panduan yang ditulis oleh Vicktor Suvorov, seorang pendiri pasukan khusus atau Spetsnaz, menyebutkan bahawa para anggota wajib melakukan latihan yang disebut sebagai “pain management training”, yang mana seseorang anggota SSS wajib kuat menerima pukulan dari komandan dan wajib tetap tegak berdiri tanpa bergeming sampai dengan menjadikan perutnya sebagai alas untuk memecahkan balok beton yang sudah dibakar pada bagian atasnya dengan menggunakan palu besar.

4. Menahan tembakan dari jarak dekat (Rusia)

Photo Via : youtube.com

Angkatan bersenjata Rusia mengharuskan tentaranya untuk menahan rasa sakit dengan cara ditembak dari jarak dekat. Meski menggunakan jaket anti peluru, banyak prajurit yang cedera karena tembakan yang begitu dekat di dada.

5. Meninju Batang Pohon Sebanyak 5000 kali, Memukul Kaleng Bergerigi Hingga Memukul Satu Sak Garam (Korea Utara)

Photo Via : bilder.augsburger-allgemeine.de

Memiliki tinggkat kekejaman yang hampir sama dengan Rusia dalam pelatihan militernya, Korea Utara memiliki latihan militer yang mungkin cukup menyiksa para anggota tentara. Para anggota pasukan khusus yang diberi nama North Korean Storm Corps wajib mengikuti latihan ekstrem dengan meninju batang pohon sebanyak 5.000 kali yang mana kemudian dilanjutkan dengan memukul kaleng bergerigi kecil sampai berdarah. Setelah itu, latihan dilanjutkan dengan memukul sak berisi garam yang mana akan sangat menyakitkan ketika luka menganga harus bersentuhan dengan zat kimia yang dikandung dalam sebuah garam. Tujuannya adalah untuk membuat tangan para NKSC menjadi sekuat batu.

6. Melakukan Latihan Fisik Tanpa Tidur Maupun Istirahat Seminggu Penuh (Filipina)

Photo Via : cdn0-a.production.images.static6.com

Para anggota kemiliteran Filipina yang ingin lulus menjadi anggota dari pasukan khusus FIlipina yang bernama Navy SEAL, harus wajib mengikuti serangkaian program yang dinamakan Hell Week. Dalam program tersebut, para anggota diwajibkan tetap terjaga selama seminggu penuh tanpa beristirahat satu menitpun sembari melakukan serangkaian latihan keras. Latihan-latihan tersebut meliputi, menembak sasaran dengan tepat, berlari 6 mil sampai dengan berenang sejauh 18 mil.

7. Dari Berenang Dengan Beban Berat, Bertahan Di Dalam Hutan Selama Berminggu-minggu, Hingga Simulasi Meloloskan Diri Dari Musuh Sembari Ditembak Dengan Peluru Asli (Indonesia)

Photo Via : 2.bp.blogspot.com

Photo Via : 1.bp.blogspot.com

Indonesia tak kalah sadis dalam memberi rangkaian latihan bagi para anggota tentara. Salah satu pasukan khusus TNI yang bernama Denjaka, melakukan serangkaian latihan yang cukup berat yang mana harus berenang sejauh puluhan mil dari bibir pantai dengan beban yang sangat berat, kemudian harus bertahan hidup di dalam hutan selama berminggu-minggu hanya dengan modal sebuah pisau komando. Tidak hanya itu, para anggota Denjaka juga harus melakukan latihan berupa simulasi pelolosan diri yang cukup ekstrim, karena harus kabur dari markas musuh dan ditembaki menggunakan peluru asli sampai benar-benar dapat meloloskan diri.

8. Merayap Di Lumpur Sembari Ditembak Dengan Peluru Asli (Indonesia)

Photo Via : youtube.com

Selain rangkaian latihan ekstrim di atas, ternyata Indonesia masih mempunyai metode latihan yang sangat kejam. Yang mana para Kopassus harus merayap di kubangan lumpur sambil ditembaki dengan peluru betulan. Terlihat sangat kejam, hingga media Inggris, The Daily Mail, sampai menuliskan keheranan mereka terhadap Kopassus di sebuah artikel khusus.

9. Melempar Granat Secara Estafet (China/Tiongkok)

Photo Via : i.dailymail.co.uk

Latihan yang sangat berbahaya, mungkin 100 persen nyawanya dipertaruhkan dalam latihan militer di China ini. Adalah Pasukan Pembebasan Rakyat China atau dikenal sebagai People’s Liberation Army of China yang memiliki latihan yang super berbahaya ini. Dalam latihan tersebut mereka harus benar-benar bergerak cepat dalam mengoper granat ke anggota satu hingga anggota terakhir yang sudah berjajar, anggota terakhir harus dengan cepat melempar granat tersebut pada sebuah lubang yang sudah disiapkan, jika terlambat sedikit saja dijamin nyawa melayang.

10. Merayap Di Permukaan Karang Yang Keras Tanpa Mengenakan Baju (Taiwan)

Photo Via : edge.alluremedia.com.au

Sakit dan perih mungkin itu yang dirasakan oleh para mariner di Taiwan ini. Para anggota mariner di Taiwan melakukan serangkaian latihan militer yang cukup ekstrim yang mana para anggota harus bertelanjang dada dan hanya menggunakan boxer yang kemudian harus merayap menggunakan bantuan dada, bahu dan lutut di atas permukaan batu koral dan karang yang keras 50 meter selama sembilan minggu.

11. Bertahan Di Hamparan Es (Korea Selatan)

Photo Via :  static3.businessinsider.com

Beda di Korea Utara, beda lagi di Korea Selatan. Para anggota tentara Korea Selatan yang tergabung dalam South Korean Special Warfare Forces, harus melakukan serangkaian latihan saat musim salju tiba. Hanya bermodal celana panjang khas tentara dan sepatu boots, para anggota SKSWF harus melakukan latihan di luar ruangan dengan cuaca dingin serta salju yang menantang. Rangkaian latihan yang harus mereka jalani seperti berenang di sungai yang sudah membeku, berguling-guling dan merayap di daratan es sampai dengan berlatih perang di hutan di bawah suhu yang tak kalah eksterm dinginnya.

12. Berenang Di Rawa-rawa Hingga Rangkaian Latihan Fisik Yang Melelahkan (Amerika Serikat)

Photo Via : sofrep.com

Sekilas jika dilihat memang tak ada latihan yang sangat ekstrim seperti melempar granat yang dilakukan oleh China, namun jika dilihat lebih dalam lagi, para anggota U.S Marine Snipers milik Amerika ini ternyata memiliki rangkaian latihan militer yang cukup melelahkan dan menyakitkan. Di mulai dari berendam dan berenang di rawa-rawa setinggi dada dari satu tempat ke tempat lain selama satu bulan, dan selanjutnya masih dengan baju yang basah usai berenang dirawa-rawa, mereka harus melakukan push up dan sit up yang tetunya hingga ratusan hingga ribuan kali dan harus melakukan beberapa latihan fisik lainnya.

13. Menyelam Dengan Tangan Dan Kaki Terikat (Amerika Serikat)

Photo Via : youtube.com

Seperty halnya yang terjadi dengan Navy Seal Milik Filipina, Para anggota Navy Seal Amerika Serikat juga memiliki latihan yang cukup berat. Dalam masa latihan para anggota harus diikat tangan dan kakinya yang kemudian harus menyelam ke dalam kolam. Setelah berada di dalam kolam meraka harus melompat naik turun sebanyak 20 kali, mengambang selam 5 menit, berenang ke tempat yang dangkal, berbalik tanpa menyentuh dasar kolam, dan berenang kembali ke sisi yang dalam. Selanjutnya, mereka harus melakukan koprol ke depan dan ke belakang di bawah air dan mengambil masker di dasar kolam. Belum selesai sampai di situ saja, para instruktur juga akan menenggelamkan para pasukan ini di dasar kolam sebagai simulasi pertarungan dengan musuh.

14. Meminum Darah Ular Cobra (Amerika Serikat)

Photo Via : damirsagolj.files.wordpress.com

Masih di Negara Adi Daya, latihan yang ekstrim ini di lakukan tahun 2014 silam, yang mana para tentara Amerika Serikat diharuskan untuk pergi ke Thailand untuk mengikuti pelatihan Cobra Gold. Dalam pelatihan para tentara dipersiapkan untuk menghadapi hewan-hewan buas serta beracun di hutan belantara. Karena nantinya, hutan belantara akan jadi medan perang mereka.

Setelah mereka diajarkan untuk membunuh hewan beracun seperti ular kobra, mereka diwajibkan meminum darah hewan tersebut mentah-mentah.
Kepala ular kobra itu dipotong, dan darah yang mengalir dari kepalanya langsung menerobos masuk tenggorokan para tentara Amerika ini. Katanya tentara Indonesia juga sudah terbiasa melakukan latihan ini.

 

 

Artikel Terkait