Menakjubkan! Pantai Pantai Di Dunia Berikut Bercahaya Pada Malam Hari

    Traveling, Alam

Pantai memang salah satu tempat yang paling asyik untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, teman ataupun orang tercinta kalian. Pemandangan laut dan hamparan pasir membuat suasana hati menjadi senang dan juga tenang. Apalagi kalian menikmati sampai waktu matahari terbenam. Pemandangan sunset di pantai memang selalu juara untuk memperbaiki suasana hati. Namun setelah malam hari kebanyakan pantai akan menjadi gelap, hamparan laut akan menghitam dan hanya diterangi sinar bulan. Namun di beberapa pantai justru akan bersinar pada malam hari. Hal tersebut dikarenakan oleh bioluminesensi.

Bioluminesensi adalah fenomena biologis di mana makhluk hidup tertentu tubuhnya bisa mengeluarkan cahaya. Bioluminesensi terjadi karena proses kimia. Jamur, flagellata, kunang-kunang, dan plankton jenis tertentu memiliki kandungan unik dalam tubuh mereka yang bisa membuat tubuh mereka berpendar. Fenomena bioluminesensi bisa ditemui di berbagai tempat. Yang paling umum di perairan, khususnya pantai. Nah berikut Daftar Pantai Di Dunia Yang Bercahaya Pada Malam Hari.

1. Puerto Mosquito, Puerto Rico

photo via : www.instagram.com/heal_love_thrive

photo via : http://thebackpackers.net

photo via : www.mnn.com

Pantai ini terletak di Pulau Vieques, Puerto Rico dijuluki sebagai ibu kotanya bioliminescence. Pasalnya, disepanjang teluk ini kalian akan disuguhkan pemandangan laut bercahaya biru yang sangat memukau dan cantik, dan fenomenta itu terjadi tak lain karena adanya Bioluminesensi. Ada lebih dari 700 ribu dinoflagellata yang memiliki kandungan bioluminesensi yang menerangi pantai Puerto Mosquito di malam hari. Menyajikan panorama spektakuler yang berwarna biru terang menakjubkan mata. Para turis pun bisa berenang di lautnya dan dikelilingi cahaya biru terang. Bahkan, ikan-ikan berenang di sana terlihat meninggalkan jejak cahaya berwarna terang. Fenomena lautan bercahaya di sana bisa dilihat sepanjang bulan. Pembedanya pada intesitas cahayanya saja karena disebabkan oleh pengaruh angin.

2. Gili Trawangan, Indonesia

photo via : http://www.bbc.com

Walaupun tak terlalu terekpos, namun Indonesia juga memiliki pantai yang memungkinkan kita melihat fenomena bioluminesensi, ialah pantai Gili Trawangan, Lombok. Di pantai ini kamu bisa menikmati keindahan pantai pada malam hari yang bercahaya biru kehijauan. Namun untuk dapat melihat dengan jelas fenomena ini, kalian harus sedikit kebagian tengah laut menggunakan perahu, sebab plankton yang bercahaya terkonsentrasi di bagian perairan yang relatif dalam.

3. Pantai Pulau Vaadhoo, Maldives

photo via : www.wanderpig.com

photo via : http://mutually.com

photo via : http://mutually.com

Pulau Vadhoo awalnya merupakan pulau yang nyaris tak berpenghuni. Terletak di Raa Atoll, Maladewa. Pada tahun 2007, populasi yang tinggal di pulau ini hanya sekitar 500 jiwa. Namun karena keunikan alamnya yakni pantai yang bercahaya, berhasil menyedot turis untuk berdatangan ke pulau tersebut. Berkat keindahan pantainya, Pantai Pulau Vaadhoo menjadi salah satu tujuan wisata populer di Maldives. Cahaya biru yang tampak seolah berkelap-kelip di pantai itu bersumber dari mikroba laut, yaitu fitoplankton yang sebagian besar adalah spesies dinoflagellata.

4. Teluk Toyama, Jepang

photo via : traveloka.com

photo via : www.thevacationtimes.com

photo via : apenoni.com

Jepang bukan hanya memiliki keindahan dari sakura, namun Jepang juga memiliki pantai yang mengeluarkan cahaya indah dimalam hari, yakni Teluk Toyama. Teluk Toyama adalah perairan yang terletak di pesisir utara Pulau Honshu, Jepang. Teluk ini memisahkan Prefektur Toyama dan Ishikawa. Namun pantai di teluk Toyama Jepang ini, bukan bercahaya karena adanya plankton atau ganggang. Namun, Teluk Toyama ini bersinar karena Watasenia Scintillans, yaitu sejenis cumi-cumi yang tubuhnya bisa mengeluarkan sinar berwarna biru. Karena cumi-cumi inilah pantai Teluk Toyama dapat bersinar di malam hari.

5. Marlin Marina, Australia

photo via : thetempest.co

photo via : media.queensland.com

photo via : www.marlinmag.com

Jika kalian berkunjung ke Australia, jangan lupa untuk menyempatkan berkunjung ke pantai Marlin Marina. Berada di Cairns yaitu sebuah kota dibagian Timur laut Queensland. Di malam hari pantai ini akan mengeluarkan warna biru yang sangat indah dan menawan. Warna biru ini disebabkan oleh plankton dinoflagellata yang berkembang biak di air pantai tersebut.

6. Teluk Mission, Amerika Serikat

photo via : www.flickr.com (Kevin Baird)

photo via : www.flickr.com (Kevin Baird)

photo via : www.flickr.com (Kevin Baird)

Pantai yang indah ini adalah Teluk Mission yang terletak di kawasan San Diego, California, Amerika Serikat. Fenomena bioluminesensi di teluk ini disebabkan karena ganggang tertentu. Ganggang di sini sebenarnya tidak beracun, hanya mengandung amonia dengan kadar yang sangat tinggi. Ini dikatakan menjadi penyebab infeksi telinga, sinus, dan ruam-ruam yang ditemukan pada para pengunjung pantai. Pesatnya perkembangan jumlah ganggang di perairan tersebut diperkirakan diikuti dengan perkembangan jumlah bakteri yang menjadi sumber makanannya. Dan bakteri inilah yang tampaknya menjadi penyebab berbagai masalah kulit tadi. Namun walaupun begitu pemandangan malam di pantai ini yang selalu bersinar indah selalu dapat menarik pengunjung untuk melihatnya dari dekat.

7. Pulau Tasmania, Australia

photo via : http://www.soup.io

photo via : www.zmescience.com

photo via : tasmaniangeographic.com

Pesisir pantai yang bercahaya biru di Pulau Tasmania ini berada di Kota Hobart, ibukota dari Negara Bagian Tasmania. Cahaya birunya terlihat pada malam hari yang membuat turis dan masyarakat setempat rela datang sampai tengah malam. Cahaya birunya diakibatkan oleh kumpulan miliaran organisme sel tunggal yang bernama noctiluca scintillans. Mereka muncul ke permukaan laut dan mengubah warna airnya menjadi biru karena cahaya yang dihasilkannya. Tak ayal, mendapat julukan sea sparkles.

8. Danau Gippsland, Australia

photo via : http://revelwallpapers.net

photo via : misadventuresmag.com

photo via : misadventuresmag.com

Danau Gippsland di Australia adalah rumah bagi organisme bernama Noctiluca scintillans. Danau Gippsland merupakan gabungan dari danau, rawa dan pesisir pantai di selatan Victoria. Saat siang, airnya Gippsland Lakes berwarna merah kemudian berubah jadi biru bercahaya saat malam. Bahkan saat hujan, titik-titik jatuhnya air ke permukaan Gippsland Lakes tampak sangat jelas dan juga menakjubkan.

9. Gili Lankanfushi, Maldives

photo via : http://www.lankanfushi.com

photo via : http://www.lankanfushi.com

photo via : www.instagram.com/omaldives

Pemandangan pantai yang ditawarkan di Maldives memang tak perlu diragukan lagi. Namun pemandangan pantai di Gili Lankanfushi pada malam hari akan lebih spesial. Lantaran pada malam hari, kalian akan melihat pantai di Gili Lankanfushi akan mengeluarkan cahaya biru terang yang sangat indah. Cahaya biru tersebut bukan hanya bersal dari gang-gang atau plakton, namun cumi-cumi jugaq turut andil dalam memberikan cahaya biru terang di pantai tersebut.

10. Pantai Ton Sai, Krabi, Thailand

photo via : http://www.thisiscolossal.com

photo via : https://www.wanderlust

Pantai Ton Sai yang berada di Krabi, Thailand juga menjadi salah satu tempat yang paling dicari karena fenomena bioluminesensi di sana yang sangat cemerlang. Saking banyaknya mikroorganisme bioluminesensi di sana, jejak kaki di pantai pada malam hari pun akan berhacaya biru. Kadang saat sejumlah bakteri memenuhi tepi pantai, pengunjung bahkan bisa menyaksikan gulungan ombak berwarna biru atau berenang di antara air yang berpendar. Disaat mikroorganisme bioluminesensi itu muncul dalam jumlah yang tak terlalu banyak, hal itu hanya akan menghasilkan fenomena serupa bintang-bintang kecil berkilauan yang seringkali disebut ‘debu peri’ oleh para wisatawan.

Advertisements
Facebook Comment

similar posts

+ VIDEO PILIHAN MORE >