Prajurit dan Panglima Perang Wanita Terhebat dalam sejarah



Pada jaman dahulu dimana peperangan adalah sesuatu hal yang terjadi dalam upaya memperluas kekuasaan, mendapatkan kekayaan daerah sekitas, ataupun alasan perang lainnya. Para prajurit maupun jendral perang yang ada merupakan kaum laki – laki yang mana memiliki kekuatan fisik lebih dari wanita. namun tak jarang suatu kondisi dimana mengakibatkan kaum wanita harus maju ikut perang juga. Berikut beberapa nama prajurit dan panglima besar wanita dalama sejarah.

Artemesia I,

Putri Persia 485 SM Artemisia, adalah seorang legenda abadi dan teladan bagi para wanita Persia. Nama “Artemisia” berarti: “Penutur kebenaran.” Ia diangkat menjadi penguasa di Halicarnassius (sebuah negara Kota Yunani yang ditaklukan menjadi koloni Kekaisaran Persia). Memerintah di bawah kekuasaan Kaisar Persia Xerxes I (Kheshayar Shah). Dia adalah seorang Laksamana legendaris pemimpin Angkatan Laut Persia.

Seorang wanita kuat, mandiri dan cerdas yang memenangkan banyak pertempuran selama era Dinasti Achaemnid. Ketika Raja Xerxes pergi berperang melawan Yunani pada 480 SM, Artemisia mendukungnya dengan kapal-kapal yang kuat dan membantu Xerxes mengalahkan Yunani pada pertempuran laut di Salamis. Orang Yunani menawarkan hadiah 10.000 drachma untuk kepala Artemisia, tapi tidak ada yang berhasil. Perlu diketahui bahwa saat itu, Persia adalah satu-satunya negara adidaya, sedangkan Yunani terdiri dari puluhan negara kota yang terpisah-pisah, masing-masing mempunyai otonomi sendiri.

The Trung Sisters, Vietnam 1 M

Trung bersaudara, merupakan pemimpin militer vietnam dengan ciri khas menunggangi gajah, yang mengatur pengusiran penjajah China, telah bercokol selama lebih dari tiga tahun. Mereka dilahirkan dalam era pejajahan China di vietnam selama 2000 tahun. Setelah memerangi unit-unit kecil pasukan China di desa, mereka kemudian mengumpulkan dan menyusun pasukan yang kebanyakan anggotanya adalah perempuan. terdiri dari 80.000 tentara pria dan wanita.

Sebanyak 36 jenderal pasukan itu adalah wanita. Dalam hitungan bulan mereka berhasil memerangi pasukan China, dan membebaskan beberapa desa. mereka kemudian menjadi Ratu dari desa-desa dan berhasil menahaan segala serangan dari pihak China. Sehingga pada akhirnya mereka (China) membentuk divisi legiun baru, salah satu caranya adalah bertempur tanpa menggunakan sehelai benang yang menempel di badan mereka dengan harapan mengganggu konsentrasi pertahanan pasukan Trung bersaudara. Dan pasukan China berhasil mengalahkan pasukan Trung besaudara, sehingga mereka terdesak dan melakukan bunuh diri demi kehormatan mereka.

Queen Boudica,

Revolusioner Inggris 30 M Boudicca, adalah ratu dari suku Iceni Timur Inggris pada abad ke-1 Masehi dan memimpin pemberontakan besar melawan tentara Romawi yang ditakuti. Kegaranganya menonjol ketika suaminya Prasutagus (Raja Iceni) Meninggal Dunia. Boudicca mengumpulkan tentara dan bergabung dengan suku-suku lain yang ingin menyingkirkan bangsa Romawi.

Dia berhasil mengalahkan mereka dalam pertempuran besar di Colchester Dengan 100.000 Pasukannya. Karna ketakutan akan diri Boudicca bangsa romawi mundur. Walaupun bangsa romawi sudah mundur, Boudicca mengejar serta membantai mereka layaknya Dewi Perang yang sedang menggila hingga London dan St. Albania berhasil ditaklukan.

Zenobia

 

Queen Of Palymra 3M Zenobia, Adalah Ratu yang memerintah Palymra, Syria, sekitar tahun 250 hingga 275 M. Berkuda, Bersenjata dan Berpakaian lengkap memimpin pasukan. Ketika suaminya dibunuh, Ia mengambil kendali penuh kemiliteran. Memperluas wilayah ke Palestina, Lebanon, Egypt dan Syria. Memutus imporisasi gandum ke Roma yang kala itu sedang menjajah Syria. Membuat masalah serius untuk kerajaan Roma.

Ia menghancurkan pemerintahan Kaisar Claudius legiun Roma sangat telak sehingga mereka mundur dari kawasan Asia. Arabia, Armenia, dan Persia bahkan menggabungkan diri dan kemudian Zenobia mendeklarasikan dirinya sebagai Ratu Mesir atas dasar garis keturunannya. Berbeda dengan Cleopatra, Cleopatra adalah Ratu Mesir yang bersedia menjual diri kepada Kaisar-kaisar Romawi, sedangkan Ratu Zenobia adalah Ratu Syria yang berhasil membebaskan negerinya dari penjajahan Romawi dan Asia Kecil. Rumor mengatakan Zenobia berakhir ditangkap dengan rantai emas dan dieksekusi bersama 9 ratu bawahannya. Tidak ada yang tahu pasti, namun Legenda ini tetap hidup

Tomoe Gozen,Samurai Warrior 1157-1247

Tomoe Gozen, Adalah Legenda Onna Musha (Prajurit Wanita) paling terkenal. Prajurit Legendaris sepanjang masa dalam dunia per-samuraian jepang. Tak ada yang menggambarkannya lebih baik dari sebuah kutipan dari The Tale of the Heike [Heike Monogatari] yang terkenal, yaitu cerita epik dari Perang Genpei [1180-1185] Tomoe sangat cantik, dengan kulit putih, rambut panjang, dan berbagai kelebihan menarik lainnya.

Ia juga seorang pemanah yang sangat kuat, dan sebagai ahli pedang ia adalah seorang pejuang yang bisa disetarakan dengan seribu orang, siap untuk menghadapi setan atau dewa, mengendarai kuda atau berjalan kaki. Tomoe Gozen banyak memenggal kepala, banyak membantai, dan pensiun untuk hidup tenang menjadi seorang biarawati. No wonder she is remembered as a “warrior worth one thousand.”

Laksamana Malahayati

Malahayati, adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh. Nama aslinya adalah Keumalahayati. Ayah Keumalahayati bernama Laksamana Mahmud Syah. Kakeknya dari garis ayahnya adalah Laksamana Muhammad Said Syah putra dari Sultan Salahuddin Syah yang memerintah sekitar tahun 1530-1539 M. Adapun Sultan Salahuddin Syah adalah putra dari Sultan Ibrahim Ali Mughayat Syah (1513-1530 M), yang merupakan pendiri Kerajaan Aceh Darussalam.

Pada tahun 1585-1604, memegang jabatan Kepala Barisan Pengawal Istana Panglima Rahasia dan Panglima Protokol Pemerintah dari Sultan Saidil Mukammil Alauddin Riayat Syah IV. Malahayati memimpin 2.000 orang pasukan Inong Balee (janda-janda pahlawan yang telah tewas) berperang melawan kapal-kapal dan benteng-benteng Belanda tanggal 11 September 1599 sekaligus membunuh Cornelis de Houtman dalam pertempuran satu lawan satu di geladak kapal, dan mendapat gelar Laksamana untuk keberaniannya ini, sehingga ia kemudian lebih dikenal dengan nama Laksamana Malahayati

Jamila

Jamila yang mempunyai nama lengkap Djamila Bouhired ini adalah seorang pejuang bwanita yang paling terkenal di dunia. Ia adalah pejuang nasional Aljazair. Bersama mahasiswa-mahasiswa aljazair lainya, ia tergabung dalam Front pembebasan Nasional Aljazair. perjuanganya melawan pendudukan Prancis di aljazair tak hanya melalui jalur Diplomasi, Ia juga aktif dalam jalur baku tembak dengan pasukan prancis.

Cut Nyak Dhien

 

Wanita Aceh yang lahir pada tahun 1848 ini adalah salah satu prajurit wanita terbaik yang pernah dimiliki oleh Aceh dan Negara indonesia. Ia bersama Suaminya, Teuku Umar berjuang bersama rakyat Aceh lainya untuk mengusir kependudukan belanda dari tanah Aceh. Ia selalu gigih dalam mengumandangkan kata kebebasan bagi rakyat aceh. Bahkan di usia tuanya, ia tetap berjuang melawan Belanda walaupun hanya dengan kobaran semangatnya

Tamara King Of Georgia, She’s “King” Not “Queen” 13 M

Tamar, atau ada juga yang memanggilnya Tamara, adalah anak dari Raja Goergia III, pemegang tahta Kerajaan Georgia. Sang ayah mendeklarasikan Tamara sebagai asisten dan menunjuk Tamara sebagai penerus tahta, Setelah kematian ayahnya, Tamara pun menggantikan sang ayah, dan mendapat julukan “raja dari segala raja, dan ratu dari segala ratu”, (yap Tamara adalah seorang “raja” bukan “ratu”) dari rakyatnya.

Masa pemerintahan Tamara adalah masa kegemilangan Kerajaan Georgia (Golden Age of Georgian History) Hampir setiap penyerangan dan perluasan wilayah berhasil dilakukan, Tamara secara langsung turun sebagai panglima perang, tidak sebagai pembuat strategi saja. Dan mengalami peningkatan politik, sosial, ekonomi, dan budaya, yang signifikan. Pada tahun 1201-1203, kerajaan Georgia mengambil dan mencaplok ibukota Armenia, Ani dan Dvin. Pada tahun 1204, tentara Tamara menundukan Kota Kars dan Tamara membantu didirikannya Kerajaan Trebizon yang terletak di bagian selatan pesisir Laut Mati (sekarang Kota Turki). Tamara meninggal pada tahun 1213.

 

Save

Save

Baca Juga

+ VIDEO PILIHAN MORE >