Tips Cinta: Cinta Sejati Tak Pernah Memaksamu Untuk Berubah

5 bulan lalu

Pastinya kalian pernah mendengar istilah “cinta itu buta” kan? Nah istilah satu ini bukan hanya sekedar peribahasa guys, tapi karena memang kenyataannya terjadi seperti itu, iya kan? Ketika kamu sedang jatuh cinta, kamu seakan menemukan separuh jiwa kamu yang lama hilang dalam diri kekasih kamu. Ketika jatuh cinta, apa yang kamu rasakan, pikirkan, bicarakan, lakukan, semua tertuju kepadanya. Seolah kehidupan hanya berpusat pada dia, dia dan dia. Bahkan kita ingin memberikan segalanya, hanya untuknya.

Nah buat yang belum bisa berpikir dewasa, jatuh cinta bisa saja membuat kamu lupa sama sekitar, lupa pakai logika, bahkan lupa bahwa banyak hal lain yang lebih penting ketimbang hanya memikirkan pacar. Bahkan kamu secara tidak sadar bisa kehilangan jati diri karena ingin mengikuti apa yang menjadi kesenangan kekasih yang kamu cintai. Itu karena kamu sudah dibutakan dengan cinta dan diperbudak oleh cinta. Istilah kerennya sekarang sih “BUCIN” alias Budak Cinta. Gak mau kan hal itu terjadi?

Untuk itu, kamu harus lebih bisa bersikap guys! Pastikan kalau kamu adalah seseorang yang memiliki prinsip dan jati diri yang kuat. Tidak perlu menjadi orang lain dan menyembunyikan jati diri yang sebenarnya hanya untuk membuat orang lain bahagia ataupun untuk membuat orang lain menyukai dirimu. Jaga image boleh, namun kalau sampai membuat kamu tertekan dan tersiksa buat apa?

Kalian harus ingat guys! Dalam hal cinta mencintai, kejujuran adalah hal yang sangat penting untuk membina sebuah hubungan. Jadi jangan berusaha membohongi orang lain apalagi harus membohongi diri sendiri dengan cara berusaha menjadi orang lain. Apalagi jika hanya karena ingin membahagiakan orang lain, tidak perlu berubah menjadi orang lain, karena menjadi dirimu sendiri jauh lebih berharga.

Nah berikut ini ada beberapa point yang harus kamu ingat, pahami dan resapi dalam menjalin sebuah hubungan cinta, agar kamu tidak diperbudak oleh cinta guys! Kira-kira apa saja? Berikut ulasannya!

1. Tidak ada manusia yang sempurna (tiap manusia berbeda dan unik, jadi hargailah pemberian Tuhan)

photo via : www.shutterstock.com

Poin pertama yang harus kamu ingat adalah tidak ada manusia yang sempurna guys, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan. Kamu, aku, dia bahkan mereka terlahir untuk saling mengisi dan melengkapi ketidak sempurnaan tersebut. Setiap manusia diciptakan berbeda-beda, membawa keunikan tersendiri dan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tak ada yang perlu diragukan dengan anugrah Tuhan tersebut. Justru kamu harus menghargainya sebagai bagian dari diri kamu guys!

Untuk itu, dalam hubungan sosial, mau itu hubungan percintaan ataupun hubungan sosial yang lain, kamu tidak perlu berpura-pura untuk terlihat sempurna dimata orang lain. Jangan memaksakkan diri berubah menjadi lebih baik, padahal jauh didalam hati kamu hanya ingin mendapatkan perhatian seseorang dan ingin dicintai seseorang dengan tampil bagaikan sosok idaman yang sempurna baginya. Padahal sebenarnya, kamu jauh dibawah itu. Untuk itu, kamu harus lebih percaya diri guys, karena menjadi diri sendiri jauh lebih baik dan hal itu juga kadang membuat orang lain tertarik dan iri kepadamu.

2. Dirimu akan selalu terlihat buruk, jelek dan negatif untuk orang yang tidak cocok untukmu karena setiap perubahan yang coba kamu lakukan akan terasa kurang baginya

photo via : www.quora.com

Kembali lagi dengan istilah Cinta Itu Buta. Karena dibutakan oleh cinta, kamu jadi tidak bisa membedakan mana orang yang benar-benar mencintai kamu dengan mana yang hanya main-main atau terpaksa menyukai kamu. Jadi percuma saja kalau kamu mengorbankan perasaan kamu hanya untuk membuat mereka senang atau bahagia dengan berpura-pura menjadi orang lain yang terlihat sempurna dimata mereka. Pasalnya, kalau mereka tidak suka atupun merasa tidak cocok dengan dirimu, mau bagaimanapun kerasnya caramu tampil sempurna dihadapannya, dimatanya kamu akan selalu terlihat buruk. Tak ada yang spesial dari dirimu dimatanya. Jadi jangan memaksakan diri untuk berubah untuk membahagiakan dan menyenangkan orang lain yang bahkan belum tentu bahagia dengan perubahan yang kamu berikan.

3. Seseorang yang mencintaimu secara tulus akan menerimamu apa adanya tanpa melihat secara fisik sehingga meskipun fisikmu berubah ia akan tetap selalu mencintaimu

photo via : www.instagram.com/turiapitt

Berkebalikan dengan poin sebelumnya, seseorang yang tulus mencintaimu akan menerimamu apa adanya guys! Jadi saat menjalin hubungan dengan seseorang, janganlah menyembunyikan jati dirimu yang sebenarnya. Sebisa mungkin tunjukan dirimu apa adanya. Dengan cara ini, kamu akan dapat melihat mana orang yang benar-benar tulus mencintai kamu. Tapi bukan berarti kamu boleh mengumbar semua kekurangan yang ada pada dirimu. Biarlah kalian saling mengenal, memahami dan menerima apa adanya, tanpa kepura-puraan menyelubungi diantara kebersamaan kalian.

Nah kalau dari awal kamu sudah membohonginya dengan berpura-pura menjadi sosok yang terlihat sempurna dimatanya, maka kamu tidak akan tau ketulusan hatinya. Mereka yang tulus mencintai kamu akan menerima kamu apa adanya. Mau wajah kamu jelek ataupun cantik, mau kamu gemuk, langsing, tinggi, pendek, hitam, putih, kaya ataupun miskin, dia akan tetap mencintai kamu. Bahkan kalaupun wajah cantik atau ganteng kamu tiba-tiba rusak tersiram air panas, dia akan tetap setia berada disamping kamu. Jadi tak ada gunanya untuk kamu berubah menjadi orang lain, karena menjadi diri sendiri jauh lebih baik dan jauh dicintai orang lain.

4. Cintai dan sayangilah dirimu sendiri terlebih dahulu sebelum kamu belajar mencintai seseorang

 

photo via : www.pexels.com/@olly

Poin selanjutnya yang harus kamu pahami adalah belajarlah untuk mencintai dan menyayangi diri sendiri sebelum kamu belajar mencintai seseorang atau bahkan sebelum kamu ingin dicintai orang. Caranya bagaimana? Cara terbaik untuk mencintai dan menyayangi diri sendiri adalah dengan mengetahui dengan pasti hal-hal apa yang membuat kamu merasa senang dan hal-hal yang kamu sukai. Ketahui juga hal-hal yang buruk dan baik untuk kamu. Bila kamu tidak tau caranya mencintai diri sendiri, kamu tidak akan pernah merasa cukup dicintai oleh orang lain padahal kamu sendiri sangat mencintainya.

Karena hal inilah secara tidak sadar kamu berubah menjadi sosok lain yang menurut kamu sempurna dimatanya. Dengan cara ini kamu berharap agar si dia akan lebih menyayangi dan mencintai dirimu. Padahal tanpa berubah menjadi orang lainpun ia masih mencintai kamu. Hanya saja kamulah yang tidak mengerti ingin dicintai seperti apa. Ketika kamu tidak mencintai diri sendiri, kamu tidak punya gambaran akan kebahagiaan. Kamu tidak tahu apa yang membahagiakan dirimu. Kamu tidak tahu apa yang kamu cari dari pasanganmu. Sehingga kamu tidak pernah puas untuk tampil lebih baik dihadapan pasanganmu hingga kamu melupakan siapa diri kamu yang sebenarnya.

Jangan lupa share ke orang terkasihmu ya guys…. 😉

Contoh yang paling sering terjadi adalah saat kamu dan pasangan akan makan berdua di sebuah tempat makan. Saat pasangan kamu menyanyakan kamu ingin makan apa, kamu jawab “terserah, makan apa aja boleh kok”. Kamu tidak tau makanan yang kamu suka sehingga saat pasangan kamu memilih makanan yang menurutnya enak, kamu tidak menyukainya. Tapi karena tidak ingin mengecewakannya, kamu memaksa dirimu untuk menghabiskan makanan tersebut. Padahal guys! Berkata jujur dengan pasangan itu gak apa-apa kok! Justru itulah yang terbaik karena kamu dan pasangan jadi saling memahami tentang kesukaan masing-masing.

5. Berubahlah untuk dirimu sendiri dan untuk kebaikanmu sendiri bukan untuk menyenangkan orang lain

photo via : www.pexels.com/@tirachard-kumtanom-112571

Nah poin yang paling penting adalah kamu harus berubah untuk kebaikan dirimu sendiri bukan untuk menyenangkan orang lain. Memang dalam menjali hubungan entah itu pertemanan, persahabatan, persaudaraan, lalu pacaran, hingga pernikahan. Pasti kalian sering mendengar saran dari mereka yang menginginkan agar kamu seperti inilah, seperti itulah , pokoknya seperti yang mereka inginkanlah.

Padahal memaksakan kehendak sendiri kepada orang lain itu sangat tidak baik lho. Sebagai manusia yang punya pikiran, kamu harus bisa menyaring segala saran dari mereka guys! Jangan telan bulat-bulat apa yang mereka mau dari kamu sehingga kamu berubah menjadi orang lain hanya untuk menyenangkan mereka, apalagi untuk mendapat pujian dari mereka. Pilihlah mana saran dari mereka yang memang baik untuk kamu sendiri. Seperti misalnya pacar kamu menyuruh kamu untuk rajin berolahraga agar lebih sehat. Kamu yang notabenenya malas berolahraga dan memang mudah lelah, kamu harus mau menerima saran positif dari pacar kamu itu guys, karena itu memang baik untuk diri kamu sendiri.

Sedangkan kalau pacar kamu menyuruh kamu menggunakan rok padahal kamu tidak nyaman menggunakannya, maka kamu bisa menolak keinginannya tersebut. Jangan memaksakan diri untuk menggunakan rok hanya untuk menyenangkan pacar kamu dan menerima pujian darinya padahal sebenarnya kamu tersiksa dengan hal tersebut. Jadi jujurlah pada perasaan diri sendiri guys! Kalau menurut kamu itu baik buat kamu, maka lakukan perubahan itu, tapi kalau menurut kamu itu membuat kamu terbebani, maka jangan lakukan. Karena kehidupan kamu bukan miliki mereka. Kamulah pemimpin dalam kehidupan kamu, jadi kamu berhak memutuskan mana yang nyaman buat kamu dan yang terbaik buat kamu.

6. Seseorang yang pantas mendampingimu adalah seseorang yang mengajakmu untuk tumbuh bersama ke arah yang lebih baik namun tanpa pemaksaan

Mengapa kamu perlu menjadi diri sendiri saat menjalin hubungan dengan seseorang? Jawabannya tidak lain tidak bukan ya untuk kebaikan kamu sendiri guys! Dengan menjadi diri sendiri kamu bisa melihat mana orang yang benar-benar tulus menyayangi dan mencintai kamu apa adanya. Semua kekurangan yang ada pada dirimu bisa ia terima dengan tulus dan tanpa paksaan.

Mereka yang tulus mencintai kamu tidak akan egois dengan membiarkan kamu melakukan hal-hal yang membuatnya bahagia tanpa mengetahui perasaan kamu yang sebenarnya. Sebaliknya, jika mereka benar-benar tulus mencintai kamu, dia akan mengajak kamu untuk bersama-sama berubah menjadi lebih baik demi kelanjutan hubungan kalian meskipun tanpa paksaan.

Nah contohnya seperti sepasang kekasih yang memiliki pola hidup yang berbeda. Si cowok memiliki pola hidup yang sehat. Rajin berolahraga, dan selalu mengkonsumsi makanan yang sehat. Sedangkan ceweknya malas berolahraga dan makannya masih sembarangan. Walaupun mereka pribadi yang berbeda namun si cowok menerima si cewek apa adanya. Walaupun sicowok sering memberikan nasihat pada ceweknya untuk mulai hidup sehat demi kebaikan, namun si cowok tidak akan memaksa ceweknya harus berubah seperti dirinya detik itu juga tanpa memperhatikan perasaan ceweknya. Cowok yang tulus akan setia menunggu kekasihnya untuk menyiapkan diri untuk berubah demi kebaikannya sendiri tanpa merasa dipaksa atau terbebani. Mereka akan menungu kekasihnya sadar kalau kesehatan itu penting untuk dijaga dengan baik. Saat kekasihnya menunjukkan tanda-tanda ingin berubah, si cowok siap merangkul pasangannya untuk bersama-sama melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Karena dalam suatu hubungan bukan satu pihak saja yang harus berubah namun kedua pihak harus melakukan perubahan yang baik untuk mereka sendiri. Nah pasangan yang seperti ini nih yang pantas kamu pertahankan.

Jangan lupa share ke orang terkasihmu ya guys…. 😉

Baca Juga