Viral! Pengemis Ini Memiliki Harta Milyaran Rupiah

5 bulan lalu

Sungguh berita yang mengejutkan di media sosial, dimana ada seorang pengemis yang memiliki kekayaan milyaran rupiah. Dalam keterangan yang disampaikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, dimana mereka menggelar sebuah operasi penertiban pengemis, gelandangan dan orang terlanjur (PGOT) di kawasan Simpang Lima Pati pada hari sabtu minggu lalu.

Dikutip dari tribunnews.com, dalam operasi yang dilakukan oleh Satpol PP sejak pukul 19:00 WIB hingga 20:00 WIB ini diketahui hujan turun dengan sangat deras. Meskipun begitu, operasi yang dilakukan oleh pihak Satpol PP beserta Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Kabupaten Pati, Udhi Harsilo Nugroho tetap berlangsung. Dalam operasi tersebut, tim Satpol PP berhasil mengamankan seorang pengemis di Simpang Lima. Satpol PP memang biasa dan sering melakukan razia PGOT(Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar) dan mendapati hal tersebut.

Namun pada razia kemarin mungkin merupakan razia yang membuat para pihak Satpol PP menajdi geleng-geleng kepala. Hal itu terjadi lantaran Satpol PP mengamankan seorang pengemis yang mengaku memiliki harta kekayaan lebih dari Rp 1 miliar rupiah. Sungguh hal yang mencengangkan memang. Pengemis yang bernama Legeiman yang berusia 52 tahun ini merupakan seorang pengemis yang berasal dari Pati.

Saat diinterogasi, pengemis yang beralamat di perumahan Ngawen, kecamatan Margorejo, Pati ini ternyata memiliki pendapatan yang besar dari hasilnya mengemis. Orang yang bersangkutan sendiri mengaku jika dirinya memiliki rumah senilai Rp 250 juta, tanah senilai Rp 275 Juta dan juga tabungan di Bank sebanyak Rp 900 juta. Sungguh benar-benar jumlah kekayaan yang fantastis.

*Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

Bapak Udhi juga menambahkan jika pengemis tersebut minggu lalu sebenarnya sempat tertangkap dan setelah dihitung, hasil mengemisnya minggu lalu adalah sebesar Rp 1.043.000 dan malam ini saat dihitung, dirinya telah memperoleh uang sebanyak Rp 695 ribu. Luar biasa bukan hasilnya? Tapi tunggu dulu, belum selesai disitu, uang sebesar Rp 695 ribu ini dikatakan tidak sebanyak yang ia dapatkan biasanya. Ia juga mengatakan, jumlah tersebut merupakan jumlah yang sedikit lantaran saat itu sedang hujan.

Menyikapi hal ini, Udhi pun menghimbau kepada masyarakat agar menaati Peraturan daerah No. 7 Tahun 2018. “Baik yang meminta-minta maupun yang memberi dikenakan denda Rp 1 juta. Jangan dikira pengemis-pengemis itu orang yang tidak berpunya,” jelasnya.

Fenomena pengemis yang kaya raya ini memang bukanlah sesuatu hal yang baru. Hanya saja, dengan adanya fenomena ini sungguh suatu hal yang mengejutkan yang nantinya bakalan menjadi sebuah masalah sosial serius jika tidak di tanggulangi dengan serius. Bagaimana tidak, penghasilan seorang pengemis saja bisa lebih besar dari orang-orang berpendidikan yang telah tamat kuliah. Bagai bumi dan langit perbedaan penghasilan mereka. Jika hal ini tidak di tanggulangi secara serius, bukan tidak mungkin banyak anak muda yang malas untuk sekolah ataupun bekerja dan lebih memilih untuk mengemis lantaran penghasilannya yang lebih banyak.

Baca Juga