Berbagai Alasan Cowok Selingkuh dan Cara Menyikapinya

1 bulan, by blogunik

Meskipun bukan hal yang baru, namun belakangan ini isue tentang perselingkuhan kerap mewarnai pemberitaan di media sosial bahkan di televisi. Mulai dari kata-kata pelakor, hingga headline suami selingkuh selalu menjadi hot topic dimana-mana. Pria-pria seperti ini seperti tidak cukup dengan pasangannya sehingga memutuskan untuk berselingkuh dengan wanita lain.

Hal ini membuat kita bertanya-tanya kenapa seseorang memilih untuk berselingkuh, padahal mereka telah memiliki pasangan yang ideal. Beberapa diantara mereka bahkan nekat meneruskan hubungan terlarang tersebut meski sudah tertangkap basah dan mengetahui konsekuensinya.

Meski pria selingkuh menandakan kurangnya kesetiaan yang dimiliki, namun ternyata ada beberapa alasan lain yang membuat pria memilih untuk berselingkuh lho. Buat para cewek yang pernah diselingkuhi, bukan hanya masalah seksual, tapi ini lho berbagai alasan cowok selingkuh yang mesti kamu ketahui. So let’s check it out guys!

Alasan Cowok Selingkuh

Berbagai Alasan Cowok Selingkuh

photo via markmanson.net

1. Mereka belum matang secara emosional

Salah satu alasan cowok berselingkuh dari pasangannya, adalah si cowok tersebut belum matang secara emosional. Dia berpikir bahwa selama pasangannya tidak mengetahuinya, dia tidak akan menyakiti siapa pun. Dia menganggap hubungan asmara hanyalah untuk main-main sehingga tidak memikirkan perasaan pasangannya jika mengetahui perselingkuhannya. Cowok-cowok seperti ini tidak cukup dewasa untuk berpikir panjang akan resiko yang mungkin akan dia hadapi ketika perselingkuhannya diketahui. Yang mereka pikirkan hanyalah kesenangan.

2. Kurang paham akan makna komitmen

Pemahaman yang kurang akan makna komitmen juga menjadi salah satu hal yang membuat pria berselingkuh. Seperti yang kita tahu, komitmen dalam percintaan sendiri adalah ketika seseorang rela mendedikasikan diri, waktu, dan cintanya kepada pasangan dalam jangka waktu yang lama hingga ke dalam ikatan pernikahan. Nah kalau seorang pria tidak memahami makna komitmen dalam diri mereka, maka mereka memiliki peluang besar untuk berselingkuh dari pasangannya. Mereka hanya berlindung dibalik kata monogami yang membuat mereka bertahan pada satu pasangan resmi namun dibalik itu, mereka tetap mencari kepuasan dengan mengencani wanita lain.

3. Insecure

Nggak cuman cewek yang bisa insecure, para cowok juga bisa merasakan insecure dan ini bisa menjadi pemicu seorang pria memilih untuk berselingkuh. Mereka mungkin merasa dirinya tidak begitu tampan, tidak begitu kaya, tidak memiliki bentuk tubuh yang kekar untuk kekasihnya. Sehingga mereka memilih berselingkuh untuk membuat dirinya merasa lebih baik dan memastikan kalau dirinya masih diinginkan. Maka dari itu, sangat penting dalam hubungan untuk saling mengapresiasi satu sama lain agar pasangan tidak merasa insecure.

4. Memang ingin mengakhiri hubungan

Alasan paling umum yang membuat pria berselingkuh adalah karena mereka memang ingin mengakhiri hubungannnya dengan pasangan. Namun mereka tidak begitu gentle dan tidak cukup berani untuk mengatakan secara langsung pada pasangan. Alhasil mereka memilih untuk berselingkuh agar memiliki alasan untuk mengakhiri hubungan.

5. Egois

Seorang pria selingkuh juga bisa dikarenakan keegoisan yang dimilikinya. Dalam menjalin hubungan, yang ada dibenaknya adalah untuk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri. Selama apa yang ia inginkan dapat dipenuhi oleh pasangannya, maka ia akan bertahan, namun jika yang ia inginkan tidak terpenuhi, maka ia akan mencari sesuatu yang kurang dengan berselingkuh tanpa memikirkan perasaan pasangannya.

6. Karena kecanduan

Kecanduan alkohol atau obat-obatan bisa mempengahuri seseorang dalam mengambil keputusan. Ketika ada masalah, mereka jadi tidak bisa berpikir jernih sehingga memilih untuk berselingkuh untuk melampiaskan rasa depresi yang dirasakannya. Selain itu, seseorang juga bisa memiliki kecanduan terhadap kegiatan seksual. Yang artinya mereka menggunakan aktivitas seksual sebagai cara untuk menenangkan diri, melepaskan diri dari emosi yang tidak nyaman, dan melepaskan diri dari rasa sakit akibat kondisi psikologis yang mendasarinya.

7. Kurangnya dukungan sosial

Tidak seperti wanita yang bisa dengan mudah berbicara dari hati ke hati pada sahabat wanita lainnya, kebanyakan pria justru merasa gengsi untuk saling curhat pada sahabat pria lainnya. Mereka juga kerap meremehkan kebutuhannya akan persahabatan yang suportif dengan pria lain, sehingga kebutuhan sosial tersebut sepenuhnya ia harapkan pada pasangannya. Namun ketika pasangannya tidak memenuhi segala dukungan sosial yang ia harapkan, maka seorang pria bisa dengan mudah berselingkuh dengan wanita lain guna mencari dukungan sosial yang ia inginkan.

8. Trauma masa kecil

Setiap orang tentu memiliki masa kelam dalam hidupnya, apalagi sampai membuatnya trauma. Trauma yang dibicarakan disini seperti penelantaran, pelecehan emosional, pelecehan fisik, ataupun pelecehan seksual sewaktu kecil. Trauma ini bisa mempengaruhi pandangan mereka tentang sebuah hubungan, meskipun itu bagi para pria sekalipun. Para pria yang memiliki trauma masa lalu mungkin tidak dapat atau tidak mau berkomitmen penuh untuk satu orang. Bahkan mereka bisa menjadikan perselingkuhan sebagai cara untuk menenangkan diri dari rasa sakit dari luka lama akibat trauma masa lalu.

9. Merasa dirinya lebih istimewa

Alasan berikutnya yang membuat seorang pria berselingkuh dari pasangannya adalah karena mereka merasa lebih istimewa dibanding pira lainnya. Mereka merasa lebih tampan, lebih kaya, atau lebih baik dibanding pria lainnya. Mereka juga merasa lebih berkuasa sehingga menganggap peraturan yang ada tidak berlaku untuknya sehingga dia merasa bebas memberi penghargaan pada dirinya sendiri dengan cara mencari kenikmatan pada wanita lain di luar hubungan utamanya kapan pun dia mau.

10. Adanya kesempatan

Banyak yang bilang jika perselingkuhan bisa terjadi ketika ada kesempatan. Layaknya semut yang terkurung dalam sebuah box, pasti akan lepas ketika ada celah. Begitu juga dengan pria, ketika seorang pria memiliki kesempatan dengan kondisi dan waktu yang menguntungkan, maka tanpa pikir panjang ia akan membiarkan wanita lain masuk dalam hatinya tanpa memikirkan perasaan pasangannya.

11. Ekspektasi yang tidak terpenuhi oleh pasangan

Setiap pria memiliki ekspektasi masing-masing terhadap pasangannya. Ada yang memiliki ekspektasi atau harapan yang normal ada juga memiliki harapan yang tidak realistis. Mereka merasa bahwa pasangannya harus memenuhi setiap keinginanya dan mewujudkan tipe pasangan yang diharapkannya.

Namun ketika pasangannya tidak mampu mewujudkan tipe pasangan ideal yang ia harapkan, para pria cenderung akan mencari sosok lain yang mampu mewujudkan segala harpannya tentang tipe pasangan ideal menurutnya.

12. Ingin balas dendam

Keinginan untuk balas dendam pada pasangan yang telah membuatnya marah atau menyakiti harga dirinya sebagai pria juga bisa menjadi alasan kenapa pria berselingkuh. Ia ingin menyakiti hati pasangannya dengan cara berselingkuh, bahkan ia akan terang-terangan berselingkuh dan tidak merasa perlu merahasiakannya. Ia ingin pasangannya mengetahuinya agar dengan sendirinya pergi dari kehidupannya.

13. Salah mengira perasaan cinta

Alasan berikutnya yang membuat cowok selingkuh adalah mereka salah mengira perasaan cinta yang sebenarnya. Sering terjadi pada pria yang terburu-buru menyatakan atau menerima cinta seseorang padahal mereka belum tahu dengan pasti apakah yang ia rasakan memang perasaan cinta atau hanya ketertarikan di awal atau bahkan hanya rasa kagum pada seseorang saja.

Nah ketika hal ini terjadi, besar kemungkinan setelah mereka bersama-sama dan menghabiskan waktu beberapa bulan saja, maka si pria akan cenderung berselingkuh. Ini terjadi karena si pria baru menyadari kalau dirinya tidak mencintai pasangannya.

14. Tidak cukup kuat menahan godaan

Bagai kucing yang di kasi ikan, sebagian pria memang tak bisa menahan godaan ketika dihadapkan pada sosok wanita yang menarik perhatian baik dari segi penampilan, perilaku hingga tutur kata. Ingatlah tidak semua pria berencana untuk selingkuh. Sebagian dari mereka justru selingkuh secara tiba-tiba ketika ada kesempatan dan berlindung dibalik kata khilaf. Beberapa pria bahkan tidak kuasa menolak godaan meskipun memiliki kekuatan untuk menolaknya. Seorang pelakor tidak akan bisa masuk kalau si pria tidak membukakan pintunya.

15. Untuk meyakinkan gender mereka

Untuk beberapa kasus, perselingkuhan bisa terjadi karena seseorang ingin menyangkal identitas gender mereka sendiri. Seseorang mungkin kesulitan menerima kenyataan bahwa mereka gay atau biseksual. Sehingga mereka berselingkuh dan mencari pengalaman dengan wanita lain guna meyakinkan identitas gender mereka.

16. Terpengaruh dengan pergaulan

Lingkungan pergaulan juga dapat mempengaruhi seseorang untuk berselingkuh. Jika seseorang bergaul dengan orang-orang yang suka selingkuh, besar kemungkinan dia juga ikut terpengaruh untuk berselingkuh dari pasangan. Apalagi di dalam pergaulannya terdapat wanita-wanita lajang atau bahkan sudah bersuami yang bermain mata dengannya!

Cara Menyikapi Jika Pasangan Selingkuh

Cara Menyikapi Pasangan Selingkuh

photo via vix.com

Setelah mengetahui beberapa alasan yang membuat seorang pria berselingkuh, selanjutnya kamu harus tau bagaimana cara menyikapinya. Daripada sakit hati terus melihat pasanganmu dengan pelakor, ada baiknya kamu mengikuti beberapa cara dalam menghadapi pasangan yang selingkuh. So let’s check it out guys!

1. Tetap bersikap tenang

Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika mengetahui pacar atau suami kamu selingkuh adalah dengan tetap bersikap tenang. Jangan ngamuk dan melabrak pasangan selingkuhan pacar atau suami kamu. Cobalah mengontrol emosi kamu dan minta waktu sejenak untuk menenangkan pikiran. Kamu butuh pikiran yang tenang sebelum bertindak. Jangan membiarkan emosi menyelimutimu sehingga melakukan sesuatu yang memperburuk keadaan.

2. Jangan share masalah pribadi di sosmed

Tidak semua hal bisa kamu share ke sosmed, ingat masalah perselingkuhan yang kamu hadapi adalah masalah pribadi yang tidak pantas untuk dibeberkan di media sosial. Bukannya mendapat simpati dan pembelaan, yang ada masalah akan menjadi semakin runyam dengan komentar-komentar yang bersifat memanas-manasi. Selain itu, curhatan hati kamu di media sosial juga bisa dilihat oleh si pelakor sehingga akan membuat dia lebih senang dan kamu terlihat meyedihkan.

3. Cari waktu untuk berbicara ketika kamu sudah siap

Membicarakan tentang perselingkuhan pasangan memang butuh kekuatan dan keberanian besar. Jika kamu sudah tenang dan merasa siap menghadapinya, maka cari waktu yang tepat untuk berbicara berdua dari hati kehati. Keluarkan semua pertanyaan yang selama terpendam di benakmu. Dan tanyakan juga apa yang dia mau dari hubungan kalian. Kamu juga harus mempersiapkan diri dengan kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi seperti hubungan yang berakhir.

4. Tanyakan alasannya berselingkuh

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ketika dirimu sudah siap untuk berbicara 4 mata, kamu harus menanyakan apapun yang ingin kamu tanyakan. Dan yang paling penting adalah tanyakan alasannya berselingkuh. Apakah ia selingkuh karena memang ingin mengakhiri hubungannya denganmu atau sekedar khilaf yang dia sendiri tidak tau alasan pastinya dirinya mendua. Kamu juga perlu tahu dengan siapa dia berselingkuh dan sudah berapa lama mereka memiliki hubungan terlarang tersebut. Alasan ini harus kamu perjelas agar solusi yang tepat bisa diputuskan dengan benar.

5. Kesempatan kedua

Bagi sebagian orang, perselingkuhan mungkin tidak bisa dimaafkan dengan alasan apapun, namun bagi kamu yang sudah terikat pernikahan dan bahkan telah memiliki anak, perpisahan mungkin bukan jalan yang terbaik. Untuk itu, kamu bisa memberikan kesempatan kedua pada pasanganmu untuk berubah.

Namun kamu juga harus bisa bersikap tegas, berikan dia pilihan antara kamu atau selingkuhannya. Jika memang dia lebih memilih selingkuhannya, maka kamu biarkan dia pergi. Tapi jika dia memilihmu, maka pastikan kalau dia berani memegang komitmen untuk berubah dengan memperbaiki segala kesalahan yang lalu dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi.

6. Mintalah pasangan untuk berhenti berkomunikasi dengan selingkuhnya

Ketika kamu memberikan kesempatan kedua, mintalah pasanganmu untuk berhenti berkomunikasi dalam bentuk apa pun dengan pasangan selingkuhnya. Ini juga bisa termasuk dengan mengubah gaya hidup pasanganmu, yang awalnya suka singgah kemana-mana setelah pulang kerja kini langsung menuju rumah. Atau bisa juga dengan pindah kerja jika selingkuhannya merupakan teman sekantornya. Namun jika pasangan kamu tidak mau mengakhiri hubungannya selingkuhannya, artinya hubungan kamu berdua memang tidak bisa diperbaiki lagi.

7. Tentukan batasan di dalam hubungan

Bukan bermaksud untuk mengekang, namun pasangan yang pernah berselingkuh memang harus diberikan batasan agar kesalahan yang sama tidak terulang kembali. Perlu kalian ketahui, perselingkuhan umumnya terjadi ketika seseorang melanggar batasan yang telah mengikatnya dalam sebuah hubungan seperti hubungan pacaran ataupun hubungan pernikahan. Sudah tau kalau telah memiliki pasangan, maka mata tidak boleh lirik-lirik yang lain, namun karena belum dewasa dan terbawa nafsu, mereka malah berselingkuh dan melupakan batasan mereka.

Oleh karena itu, buat kamu yang masih ingin mempertahankan hubungan kalian, maka jangan takut mempertegas batasan-batasan yang ada dalam hubungan kalian. Misalnya, tegaskan bahwa pasangan tidak boleh pergi ataupun memiliki aktivitas berdua dengan lawan jenis yang berpotensi menjadi pasangan selingkuh, meskipun itu dengan teman kantor sekalipun.

8. Introspeksi diri

Jika dihadapkan dengan perselingkuhan, jangan buru-buru menyalahkan pasanganmu karena tidak setia. Terkadang perselingkuhan terjadi dikarenakan sikap pihak wanita yang membuat pihak pria tidak nyaman. Sebaiknya kamu introspeksi diri dulu, sebelum melempar kesalahan pada pasangan kamu, apalagi selama ini pasanganmu terkenal sangat setia dan tidak memiliki sejarah selingkuh.

Coba ingat-ingat, apakah kamu terlalu mengekangnya, apakah kamu ada ketika dia membutuhkanmu, apakah kamu pernah menyakiti harga dirinya sebagai seorang pria atau justru secara tidak sadar membuatnya sakit hari karena dekat dengan teman cowok kamu yang lain. Perbaiki hal ini agar perselingkuhan tidak terulang-ulang lagi.

9. Ikuti kata hati dan buat keputusan bijak saat kepala dingin

Ketika kamu mengetahui pasanganmu selingkuh, kamu adalah pihak yang harus memutuskan di sini. Pertimbangkan apa yang kamu cari dari hubungan ini? Apakah kamu ingin melanjutkan hubungan ini atau tidak? Setelah mempertimbangkan banyak hal. Ambillah keputusan dan jangan pernah menyesalinya. Jika memang harus diakhiri, akhirilah secara baik-baik dan jangan tergoda untuk balikan lagi.

Meskipun kamu memilih untuk mempertahankan hubungan kalian, maka bersikaplah tegas dengan memberikan batasan-batasan yang harus dia terapkan dalam pergaulannya. Kamu juga harus siap menerima resiko jika suatu saat perselingkuhan mungkin saja terulang lagi jika pasanganmu tidak benar-benar menghargai komitmennya denganmu. Maka dari itu buatlah keputusan dengan bijak saat kepala dingin yang tidak akan membuat kamu menyesal dikemudian hari.

10. Jangan menyalahkan diri sendiri

Meskipun kamu perlu menginstrospeksi diri, namun janganlah pernah menyalahkan dirimu sendiri akan hal ini. Perselingkuhan itu perkara pilihan. Jika pasanganmu memang setia, dia tidak akan pernah mendua dari kamu meskipun kamu kurang memberikan perhatian kepadanya ataupun degan beragam alasan lainnya. Bukankah dia bisa membicarakannya denganmu dan meminta dengan baik agar kamu lebih perhatian dengannya? Bukankah kalian bisa berbicara dari hati ke hati dan ungkapkan keinginan satu sama lain? Jadi perselingkuhan bukanlah hal yang tepat jika letak kesalahannya diarahkan kepada orang yang diselingkuhi.

11. Berikan konsekuensi jika dia selingkuh lagi

Ketika kamu memilih untuk memberikan kesempatan kedua pada pasanganmu, maka kamu harus memberikan konsekuen yang harus diterima oleh pasanganmu ketika ia kedapatan berselingkuh lagi. Seperti perpisahan jika kalian masih pacaran atau perceraiaan bagi kalian yang sudah menikah.

12. Jangan balas dendam

Sering terjadi ketika seseorang menjadi korban perselingkuhan, maka si korban akan balas dendam dengan mencari pasangan lain guna membuat pasangannya cemburu dan membuktikan kalau dia juga bisa melakukan apa yang pasangan lakukan kepadanya. Yang harus kamu ingat adalah, jangan pernah berpikir untuk balas dendam, dan menyamakan kedudukan dengan selingkuh juga. Coba bayangkan jika semua korban perselingkuhan melakukan aksi balas dendam juga, maka kasus perselingkuhan didunia ini tak akan ada akhirnya.

13. Bila memang harus berakhir, ini saat yang tepat untuk mengakhirinya

Jika kamu sudah tidak bisa mentolerir perselingkuhan yang dilakukan oleh pasanganmu maka jangan menyakiti diri sendiri dengan tetap mempertahankan hubungan kalian. Akhiri hubungan ketika segala halnya tak kunjung membaik meskipun sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaikinya, bahkan dengan melibatkan bantuan konselor pernikahan.

Nah itulah berbagai alasan cowok selingkuh dan cara menyikapinya. Penting untuk diketahui bahwa tak semua pria suka berselingkuh, masih banyak pria yang setia dan tidak mudah tergoda dengan wanita lain. Jadi jangan pernah takut membuka hati kepada pria baru selagi kamu masih bisa memilih pria yang tepat untuk dijadikan pasangan.

+1
Artikel Terkait