Berbagai Faktor Penyebab Pasangan Kita Selingkuh Dan Cara Mengatasinya

2 bulan lalu, by blogunik

Selingkuh, adalah satu kata yang paling dibenci oleh para pasangan didunia ini. Baik dari pasangan yang berstatus pacaran, telah menikah hinga pasangan yang telah memiliki keturunan. Tapi meskipun menjadi hal yang dibenci, tak bisa dipungkiri kalau banyak juga orang yang suka melakukan perselingkuhan, dan melupakan perasaan pasangannya yang pasti sangat terluka dan tersakiti.

Perlu kamu tahu, tak selamanya hubungan asmara yang bahagia luput dari masalah. Ada banyak hal yang terjadi dibalik sebuah hubungan yang tampak baik-baik saja, salah satunya adalah perselingkuhan. Pasalnya, kadang beberapa orang baik itu wanita maupun pria tak bisa mencegah dirinya untuk selingkuh sekalipun hubungan asmara dengan pasangannya bahagia.

Saat inipun perselingkuhan telah menjadi fenomena yang nyata diseluruh dunia. Bahkan menurut survei dari The Journal of Sex Research yang Blog Unik kutip dari Detik.com, sebanyak 77% orang pernah selingkuh dari pasangan mereka.

Dan yang menjadi masalah adalah, apa penyebab seseorang baik wanita maupun pria berselingkuh? Mengapa mereka selingkuh meski sudah bertahun-tahun berpacaran atau menikah?

Mungkin selama ini kita selalu beranggapan kalau pria selingkuh dan meninggalkan pasangannya untuk wanita yang lebih seksi atau lebih cantik. Sementara wanita akan meninggalkan pasangannya demi pria yang lebih mapan. Namun, ternyata penyebab perselingkuhan tidak sesederhana hal tersebut. Ada banyak faktor yang menyebabkan seseoranng selingkuh dari pasangannya. Nah untuk itu, berikut Blog Unik rangkumkan beberapa faktor penyebab pasangan selingkuh beserta cara untuk mengatasinya. So, simak ulasannya berikut ini demi hubungan yang sehat tanpa perselingkuhan!

1. Kurangnya keintiman emosional

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Kurangnya-keintiman-emosional

photo via lasestrellas.tv

Guys seberapa sering kamu dan pasanganmu melakukan percakapan dari hati ke hati? Saling melontarkan kalimat cinta, saling mengagumi, hingga saling memberi semangat satu sama lain yang tentunya akan meningkatkan ikatan emosional kalian satu sama lain. Keintiman emosional sendiri dalam psikologi adalah sebagai kedekatan yang membutuhkan tingkat transparansi dan keterbukaan yang tinggi. Dalam suatu hubungan, keintiman emosional dapat bertindak sebagai formula untuk meningkatkan kesejahteraan emosional, dan kesehatan fisik juga.

Jika kalian kurang memiliki keintiman emosional seperti ini, ada kemungkinan akan ada dorongan bagi kamu ataupun pasanganmu untuk berselingkuh. Dikutip dari Fimela.com, dalam buku The Truth on Cheating, konselor pernikahan bernama Gary Neuman, mengatakan bahwa 47% klien pria yang berselingkuh mengaku tak memiliki keintiman emosional dengan pasangannya. Bahkan keadaan bertambah sulit karena pria biasanya tidak suka menunjukkan perasaan mereka, padahal kebanyakan perempuan sangat menginginkan agar pasangan prianya memiliki perasaan terbuka padanya. Jadi intinya untuk mencegah terjadinya perselingkuhan, kamu dan pasangan harus sering-sering untuk melakukan percakapan dari hati ke hati, saling terbuka dengan perasaan masing-masing, saling memberi suport dan melakukan hal-hal yang dapat meningkatkan ikatan emosional satu sama lain.

2. Kurangnya kepuasan seksual dalam hubungan pernikahan

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Kurangnya-kepuasan-seksual-dalam-hubungan-pernikahan

photo via schoolofcounseling.org

Faktor penyebab seseorang berselingkuh selanjutnya adalah kurangnya kepuasan seksual dalam hubungan pernikahan. Pasangan yang telah menikah dan tampak harmonis dan bahagia, belum tentu tidak memiliki masalah didalamnya. Sebab, menurut survei dalam buku berjudul ‘The Normal Bar’ oleh Chrisianna Northrup, Pepper Schwartz, dan James Witte, menyatakan bahwa 70 persen pria dan 49 persen wanita yang memiliki hubungan rumah tangga yang bahagia secara umum, memutuskan untuk berselingkuh karena kurangnya kepuasan seksual dalam pernikahan.

Hal ini dipicu karena sebagian orang pasti memiliki fantasi seksualnya sendiri. Jika pasangannya tidak sanggup untuk melayani nafsu birahinya, maka mereka tidak akan puas, dan cenderung akan mencari kepuasan pada orang lain, meskipun hanya untuk mencari kepuasan sesaat.

3. Mengalami krisis paruh baya

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Mengalami-krisis-paruh-baya

photo via therobinhoodtrader.com

Perselingkuhan juga bisa mengancam hubungan pernikahan yang telah dipupuk selama puluhan tahun lho. Sebab salah satu faktor penyebab perselingkuhan adalah saat seseorang mengalami krisis paruh baya. Krisis parus baya sendiri merupakan gambaran seorang pria atau wanita setengah baya yang tiba-tiba melakukan hal-hal yang tidak diduga-duga, misalnya berdandan dan berprilaku seperti anak muda, atau bahkan main mata dengan wanita muda. Saat memasuki usia tertentu, beberapa orang mulai mengalami krisis paruh baya. Saat mengalami krisis tersebut, seseorang akan makin rentan terhadap godaan seperti selingkuh.

4. Terlalu banyak menghabiskan waktu di media sosial

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Terlalu-banyak-menghabiskan-waktu-di-media-sosial

photo via theladiescoach.com

Saat ini sepertinya sangat sulit untuk berjauhan dengan media sosial barang seharipun. Bahkan terdapat orang-orang yang kesehariannya selalu didunia maya. Kemajuan teknologi dan komunikasi memang harus didukung, namun kita tidak boleh diperbudak oleh kemajuan teknologi tersebut.

Secara tidak sadar dengan adanya smartphone dan internet, membuat sebuah hubungan yang dulunya erat menjadi renggang. Banyak orang yang memilih untuk berselancar di dunia maya daripada berkomunikasi langsung dengan orang yang ada didekatnya. Bahkan lebih parah sebuah keluarga dimana ayah dan ibunya sibuk memainkan smartphone daripada memperhatikan anak-anaknya, sehingga keintiman dan keluarga juga bisa berkurang karena kesibukan masing-masing dengan media sosial masing-masing.

Hal ini juga dapat memicu terjadinya perselingkuhan guys, dikutip dari Fimela.com, dalam sebuah penelitian berjudul ‘The Third Wheel: The Impact of Twitter Use on Relationship Infidelity and Divorce’, bila salah satu pasangan dalam sebuah hubungan mencurahkan terlalu banyak waktu ke Twitter atau jejaring sosial lainnya, maka, risiko perselingkuhan akan meningkat. Hubungan virtual di dunia maya dapat menyebabkan argumen bagi pasangan di dunia nyata. Hal ini jelas pada akhirnya bisa merusak keharmonisan.

5. Terlalu sibuk bekerja

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Terlalu-sibuk-bekerja

photo via truthfinder.com

Terlalu sibuk bekerja juga ternyata dapat memicu terjadinya perselingkuhan guys. Bukan hanya dirimu yang rentan berselingkuh dengan orang-orang yang sering kamu temui dalam pekerjaan, namun pasanganmu juga rentan berselingkuh karena merasa kesepian.

Terlalu sibuk bekerja membuat kita menghabiskan waktu yang lebih banyak di tempat kerja dari pada dirumah. Bahkan orang-orang yang berada disekitar tempat kerjamu lebih sering kamu temui daripada pasanganmu. Sering bertemu dengan lawan jenis, meskipun untuk membicarakan hal-hal pekerjaan, namun jika ada kecocokan dan kesempatan, apalagi dipicu dengan jarangnya berhubungan dengan pasangan karena kesibukan pekerjaan, dapat membuat orang dengan cepat berselingkuh. Jadi nggak heran kalau di sinetron-sinetron yang sering kita tonton di tv ada yang mengisahkan tentang atasan yang selingkuh dengan sekretarisnya. Sebab hal ini memang bisa saja terjadi pada siapapun.

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Terlalu-sibuk-bekerja-2

photo via pandagossips.com

Bukan hanya itu, pasangan yang ada dirumah juga rentan berselingkuh lho. Hal ini disebabkan karena dirinya merasa kesepian. Bayangkan saja, pagi ketemu pagi, dirinya tidak pernah berkomunikasi ataupun berhubungan dengan suami atau istrinya karena kesibukan pekerjaan pasangannya tersebut. Kesenjangan aktivitas seperti itulah yang membuat seseorang kebingungan akan menjalankan aktivitas apa tanpa pasangan.

Sehingga banyak orang memilih untuk mengisinya dengan cara berselingkuh guna mendapatkan hal-hal yang selama ini dia jarang dapatkan dari pasangannya. Baik itu masalah seksualitas, kebahagiaan dan hal lainnya.

6. Hubungan yang monoton

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Hubungan-yang-monoton

photo via sites.google.com

Hubungan asmara ataupun hubungan pernikahan yang sudah terjalin lama dan terlihat harmonis, bukan berarti bebas dari kebosanan. Apalagi pasangan tersebut tidak pandai dalam menciptakan hal-hal baru yang dapat membuat hubungan mereka lebih erat dan berwarna. Dari hari ke hari hanya kegiatan dan obrolan yang serupa yang dilakukan sehingga membuat hubungan mereka terasa monoton. Tidak ada yang membuat mereka merasa bersemangat menyambut hari dengan pasangannya.

Kondisi ini dapat memicu seseorang untuk melakukan perselingkuhan guna mencari sensasi baru dalam sebuah hubungan yang membuatnya lebih bersemangat. Namun perlu diketahui, orang-orang seperti ini bukan berarti mereka ingin meninggalkan pasangan mereka untuk menjalin hubungan baru dengan orang lain.

Orang-orang seperti ini biasanya berpikir, selama prilaku bebasnya tidak diketahui oleh orang-orang yang dikenalnya, maka kehidupan rumah tangganya akan baik-baik saja.

7. Pengaruh orang lain

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Pengaruh-orang-lain

photo via delfi.lv

Perselingkuhan juga bisa disebabkan karena pengaruh orang lain lho guys. Karena hal ini kita diharuskan untuk berhati-hati dalam memilih teman. Pasalnya jika kamu berteman dan sering bergaul dengan orang-orang yang gemar nyeleweng atau selingkuh, maka ada kecenderungan jika kamu juga akan terhasut untuk mencobanya dan mengkhianati pasanganmu.

Meskipun tidak terjadi pada semua orang, namun, beberapa ada yang ingin mencobanya karena merasa apa yang dilakukan temannya terlihat menarik. Ditambah lagi, kehidupan rumah tangga temannya tetap terlihat baik-baik saja, sehingga dirinya merasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama orang lain tidak mengetahuinya.

8. Kurangnya oksitosin

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Kurangnya-oksitosin

photo via oureverydaylife.com

Hormon oksitosin juga disebut hormon cinta. Ada yang juga menyebutkan oksitosin sebagai hormon pelukan (yang meningkat ketika kita memeluk dan mencium pasangan). Hormon ini memainkan peran penting dalam menciptakan dan menjaga kepercayaan dalam suatu hubungan. Dikutip dari Alo Dokter, hormon oksitosin mampu meningkatkan ketertarikan pria pada pasangannya. Selain itu, berdasarkan sebuah penelitian, diketahui oksitosin berpengaruh membangkitkan rasa menghargai dan senang saat pria melihat pasangannya.

Apa jadinya kalau seseorang kekurangan hormon oksitonsin? Seperti yang bisa kita tebak, seseorang yang kekurangan hormon ini akan kurang bersemangat saat bertemu dan berhubungan dengan pasangannya. Perasaan senangnya saat bertemu dengan pasangannya akan menipis sehingga kondisi ini dapat memicu seseorang untuk berselingkuh. Tujuan berselingkuh, apalagi jika bukan untuk mencari rasa ketertarikan dan perasaan senang yang baru.

9. Kehadiran mantan

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Kehadiran-mantan

photo via tvfanatic.com

Tak bisa dipungkiri jika kebanyakan orang pasti merasa takut dan was-was jika pasangannya tidak sengaja bertemu kembali dengan sang mantan. Ketakutan tersebut bukannya tidak beralaskan, sebab, pertemuan dengan mantan yang memiliki kenangan indah yang belum selesai bisa membuat seseorang khilaf dengan melakukan perselingkuhan.

Meskipun mereka tahu, berselingkuh sekalipun pernikahannya bahagia itu salah, namun ia juga tak bisa mencegah terjadinya perasaan cinta yang kembali bersemi pada mantan terindah. Dari kasus yang banyak terjadi, perselingkuhan karena faktor ini, biasanya terjadi karena mantannya curhat bahwa kehidupannya tidak baik-baik saja sehingga timbul rasa kasihan dan rasa ingin menjaga kepada mantannya tersebut. Selain itu, ada juga kenangan indah yang ingin diulang maupun perasaan ingin menebus kesalahan dimasa lalu.

10. Adanya kesempatan

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Adanya-kesempatan

photo via shutterstock.com

Dalam keadaan tertentu, perselingkuhan bisa saja terjadi karena adanya kesempatan. Dari sisi wanita, kesempatan disini bisa mengacu saat seringnya di tinggal suami untuk bekerja atau bahkan melakukan perjalanan bisnis, sehingga muncul perasaan kesepian. Akibat perasaan kesepian dan adanya kesempatan karena tidak ada pasangan yang berada disisi, maka perselingkuhan bisa saja terjadi.

Disisi pria, perselingkuhan bisa saja terjadi ketika seringnya bertemu dan bekerja dalam satu tim, sampai terjadinya kontak fisik karena pekerjaan. Sehingga ada nafsu yang tak tertahankan dari intensitas yang terjadi. Biasanya, hal ini berawal dari kecocokan pikiran maupun kesamaan visi dengan rekannya. Sehingga kecocokan-kecocokan tersebut membuat seseorang otomatis sering memikirkan rekan kerjanya.

11. Selingkuh sudah mendarah daging didirinya

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Selingkuh-sudah-mendarah-daging-didirinya

photo via istockphoto.com

Guys, meskipun tidak banyak, namun ada orang yang tidak bisa membayangkan hidup tanpa perselingkuhan. Seperti perselingkuhan adalah sesuatu yang sudah mendarah daging didalam dirinya sehingga sulit untuk membuatnya berubah. Orang-orang seperti ini, biasanya dari berbagai usia dan latar belakang. Mungkin play boy atau play girl merupakan ungkapan yang tepat untuk orang-orang seperti ini. Mereka tidak akan pernah puas dengan satu pasangan dan selalu mencari sensasi baru meskipun pasangan sahnya tetap ia cintai dan hubungan rumah tangganya tetap terjalin dengan baik.

12. Faktor genetik

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Faktor-genetik

photo via dailymail.co.uk

Dikutip dari The Asian Parent, sebuah seminar dari dokter Ryu Hasan, seorang ahli bedah saraf mengatakan bahwa orang yang memiliki orangtua yang gemar mendua ataupun melakukan poligami, akan menurunkan keturunan yang memiliki kecenderungan yang sama. Jadi kalau ayahnya memiliki dua istri, bisa jadi anaknya juga akan memiliki istri yang lebih dari satu. Selain itu jika ayah atau ibunya memiliki simpanan lain, maka tak menutup kemungkinan jika kelak anaknya juga akan melakukan hal yang sama.

Tapi faktor motivasi diri dan lingkungan akan dapat mengubah faktor genetik tersebut. Misalnya saja seseorang tidak ingin membuat istrinya bersedih seperti ibunya dulu karena ayahnya melakukan poligami. Sehingga ia berjanji pada dirinya agar apa yang terjadi pada ibunya tidak terjadi pada istrinya. Bisa juga dirinya merasa trauma dengan perselingkuhan orang tuanya sehingga berjanji tidak akan melakukan hal yang sama untuk melindungi anak-anaknya kelak.

13. Mudah tergoda imannya

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Mudah-tergoda-imannya

photo via wired.com

Siapa sih yang tidak tertarik melihat yang bening dan rupawan? Pastinya kebanyakan orang akan mudah tergoda jika melihat wanita maupun pria yang memiliki penampilan yang menggoda. Nah jika seseorang yang telah memiliki pasangan dan berkeluarga tidak kuat menahan imannya maka kemungkinan besar dia akan berselingkuh dengan orang yang menurutnya lebih menarik dari pasangannya saat ini. Orang-orang seperti ini biasanya tidak bersyukur dengan apa yang sudah dimilikinya sehingga tidak pernah merasa puas.

14. Faktor ekonomi

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Faktor-ekonomi

photo via elcrema.com

Perselingkuhan karena faktor ekonomi biasanya lebih sering terjadi pada para wanita. Meskipun tidak semua wanita memiliki tabiat seperti ini namun kenyataannya, selingkuh karena faktor ekonomi selalu terjadi di masyarakat. Bahkan tanpa kamu ketahui, bisa saja pasangan-pasangan yang kamu temui dijalan bukan pasangan sah namun pasangan selingkuh.

Perselingkuhan karena faktor ekonomi memang terdengar klasik, namun bagi sebagian wanita yang sudah berumah tangga, ekonomi keluarga adalah hal yang sangat penting. Apalagi kebutuhan dasar rumah tangga dan biaya pendidikan anak-anak semakin mahal, sedangkan penghasilan suami pas-pasan. Hal-hal seperti ini biasanya terpaksa membuat wanita mengandalkan segala cara termasuk berselingkuh dengan pria yang lebih kaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi perli kamu ingat, tidak semua wanita melakukan hal seperti ini.

15. Merasa kesepian

faktor-penyebab-pasangan-selingkuh-Merasa-kesepian

photo via videoblocks.com

Seperti yang sudah disinggung, rasa kesepian juga menjadi penyebab serius seseorang melakukan perselingkuhan. Apalagi pasangan memiliki terlalu banyak kesibukan sehingga waktu untuk berdua dan meningkatkan keintiman emosional menjadi berkurang. Jika hal ini terjadi terus-menerus apalagi dalam hubungan pernikahan, bisa saja, pasangan yang merasa kesepian mencari selingkuhan.

Selain itu, tak bisa dipungkiri jika setiap manusia, apalagi yang telah dewasa dan berumah tangga pasti memiliki hasrat yang ingin disalurkan pada pasangan. Namun jika pasangan tidak memiliki waktu karena kesibukkannya untuk menemani pasangannya untuk menyelesaikan hasrat tersebut, maka kemungkinan besar pasangan akan mencari sosok lain untuk menyalurkan hasrat tersebut dan juga mencari hiburan untuk mengobati rasa kesepian akibat selalu ditinggal pasangan karena kesibukkannya.

Nah itulah beberapa faktor penyebab pasangan kita selingkuh, penting halnya untuk mengetahui juga cara mengatasi ataupun hal yang harus kamu lakukan kalau kamu diselingkuhi oleh pasanganmu. Kira-kira apa yang harus dilakukan?

1. Lakukan percakapan dari hati ke hati

Kunci untuk mencegah terjadinya perselingkuhan dalam sebuah hubungan baik hubungan pacaran atau berumah tangga adalah melakukan percakapan dari hati ke hati. Saling terbuka dengan pasangan mengenai hal apapun, saling menghargai dan saling memberi semangat. Kadang-kadang kamu juga bisa melontarkan kalimat penuh cinta untuk pasanganmu untuk membangun rasa emosional yang lebih intim. Buatlah sebuah hubungan yang membuat kamu merasa bahwa pasanganmu adalah orang yang bisa diajak bicara dalam hal apapun, sehingga kamu tidak punya alasan untuk berbagi hal pribadi pada orang lain.

2. Melakukan hal-hal baru dan menarik

Hubungan yang monoton adalah salah satu penyebab terjadinya perselingkuhan. Untuk itu lakukan berbagai kegiatan yang membuat hubungan kamu dan pasangan semakin berwarna. Seperti mengadakan liburan bersama, bulan madu kedua, acara masak berdua, dan berbagai hal lainnya yang belum pernah kamu lakukan dengan pasangan. Anggap saja kegiatan ini sebagai healing, atau penyegaran yang akan membuat hubungan semakin bersemangat dan menggairahkan.

3. Jangan menyalahkan diri sendiri

Pasangan selingkuh memang membuat kita cenderung untuk merenungkan mengapa hal tersebut terjadi pada hubungan kamu dan pasanganmu. Muncul juga pemikiran seperti apa salah dan kurang dari dirimu sehingga pasangan lebih memilih selingkuh. Merenung untuk memperbaiki diri sendiri agar pasangan tidak selingkuh sangat dianjurkan.

Tapi yang harus ingat adalah jangan menyalahkan dirimu sendiri karena pasangan ataupun suamimu selingkuh darimu. Biar bagaimanapun, yang menjadi dasar seseorang berselingkuh adalah rasa kurang bersyukur atas apa yang sudah dimilikinya dan juga tidak memiliki rasa kesetiaan. Hal itu mencirikan kalau dirinya tidak mampu menjadi seorang kepala keluarga yang baik.

4. Akhiri hubungan yang sudah ternodai dengan perselingkuhan

Pasangan berselingkuh, sama saja dengan dirinya mengkhianati janji suci yang telah terikat dalam status pernikahan. Jika pasanganmu selingkuh, dan menurutmu sudah tidak bisa dimaafkan kembali karena telah begitu sangat menyakiti dirimu, maka ada baiknya kamu mengakhiri hubungan tersebut. Meskipun sebenarnya dilarang agama, namun jika perceraian adalah jalan yang tebaik, maka kamu berhak memutuskan hubungan dengan orang yang telah mengkhianati dirimu.

Alasan lain kenapa kamu harus menyudahi hubungan dengan pasangan yang selingkuh adalah karena orang yang pernah selingkuh, ada kemungkinan akan mengulanginya lagi dan lagi. Seperti yang telah dibahas diatas, bahwa orang yang selingkuh bisa jadi memang sudah tabiatnya. Perselingkuhan sudah mendarah daging didirinya sehingga sulit untuk dihentikan. Jalan yang terbaik agar kamu tidak tersakiti adalah mengakhiri hubungan dengannya.

Intinya guys, dalam menjaga hubungan agar terhindar dari perselingkuhan, maka diperlukan sebuah keterbukaan dan kejujuran. Jika kamu menghindari topik tertentu karena segan atau takut pasangan marah, maka pernikahan yang menurut kamu baik-baik saja sebenarnya dibangun dengan pondasi yang rapuh. Kepercayaan pada pasangan juga jadi salah satu kunci agar kamu tidak merasa dikhianati maupun berniat mengkhianati pasangan.

Nah itu dia beberapa faktor penyebab perselingkuhan dan cara yang bisa kamu terapkan agar hubunganmu dengan pasangan terhindar dari perselingkuhan. Perselingkuhan memang banyak terjadi disekitar kita tanpa kita sadari, namun semoga hal ini tidak menimpa pada hubungan asmara ataupun kehidupan rumah tangga kalian. Semoga artikel kali ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *