Keren!! Pengemis Menggunakan QR Code Untuk Meminta Uang Secara Online

2 tahun lalu, by blogunik

Era digital memang tidak pernah habisnya dengan inovasi. Selalu saja ada hal baru yang terus muncul. Jika dilihat dari tren saat ini, dimana perilaku orang yang semakin konsumtif, makin bnayak muncul pembayaran elektronik yang ada. Jika Indonesia ada Doku, untuk smartphone ada Apple Pay dan juga Google Pay.

Tren pembayaran melalui smartphone, seperti Apple Pay atau Android Pay, memang tengah berkembang pesat saat ini. Sejumlah negara seperti Inggris, termasuk Indonesia juga sudah mulai memanfaatkan teknologi ini dalam transaksi sehari-hari.

photo via : cdninstagram.com

Namun jika untuk perkembangan pembayaran non tunai, harus kita akui di Tiongkok jauh lebih berkembang. Seperti yang dikutip dari Liputan 6, bukan hanya transaksi jual beli biasa saja yang menggunakan transakai nontunai dengan metode ini, bahkan pengemis di negara ini sudah mendapatkan sumbangan dengan metode seperti ini.

Pada kenyataanya, para pengemis yang ada di Tiongkok telah memiliki QR Code yang dapat discan oleh orang-orang yang melintas disekitarnya. Dicatat sudah banyak sekali pengemis yang ditemukan di wilayah tempat turis berkumpul seperti di Jinan ataupun di Beijing.

photo via : 9gag.com

Banyak pihak menyebutkan jika hal seperti ini bukanlah hal asing lagi yang terjadi di Tiongkok. Dimana jumlah smartphone murah di tiongkok telah semakin banyak ada. Selain itu metode pembayaran mobile seperti wechat dan juga Alipay telah dapat menjangkau banyak tempat termasuk daerah-daerah terpencil sekalipun.

Meskipun terdengar canggih, tak sedikit orang maupun perusahaan yang memanfaatkan situasi ini. Dimana mereka meemanfaatkan para pengemis ini untuk mendapatkan data personal dari pemberi sumbangan. Perusahaan ini akan mengumpulkan  data WeChat dari para pemberi sumbangan yang lalu data akun tersebut akan diperjual belikan nantinya dengan sejumlah harga tertentu.

photo via : baidu.com

Data informasi pribadi tersebut dapat diambil karena saat para pengguna mobile payment melakukan transaksi wajib mendaftarkan informasi pribadi sebelumnya.

Yang lebih parah darihal itu, para perusahaan bahkan tak segan untuk membayar penduduk untuk menjadi pengemis dijalanan. Mengingat seluruh transaksi yang ada dilakukan secara digital, proses pembayaranpun dapat dilakukan dengan jauh lebih mudah.

Salah seorang pengemis bayaran mengungkapkan bahwa ia dibayar sebesar 1 yuan atau sekitar 2 ribu rupiah untuk tiap orang yang memindai kode QR code yang ia bawa. Meskipun sepertinya ini aneh dan janggal, namun proses bisnis ini mlah disukai oleh para pengemis. Bagaimana tidak, penghasilan yang diterima oleh para pengemis ini bisa hampir menyamai gaji minimum yang ada di Tiongkok.

Artikel Terkait