Mengerikannya Banjir Bandang di Makassar, Rumahpun Ikutan Hanyut

3 bulan lalu

Mengawali musim penghujan di tahun 2019 ini, berbagai wilayah di Indonesia didera hujan berkepanjangan dengan curah hujan yang tinggi dan cukup lama. Bahkan di beberapa wilayah di tanah air mengalami bencana akibat curah hujan yang tinggi tersebut.

Seperti di Makassar, dimana hujan sehari semalam yang disertai angin kencang mengakibatkan terjadinya banjir bandang. Banjir ini mengakibatkan berbagai macam kerusakan seperti jembatan dan sejumlah rumah warga yang terseret oleh arus deras dari aliran Sungai Janeberang. Dengan tingginya curah hujan yang terjadi kemarin, ratusan rumah warga di berbagai wilayan di kota Makassar terendam banjir. Saking tingginya genangan air yang terjadi, membuat sebagian warga harus mengungsi ke rumah keluarganya yang tidak terendam banjir.

Selain akibat curah hujan yang begitu deras, air kiriman dari pegunungan Bawakaraeng yang mengalir di sungai-sungai enam kabupaten ini juga ikutan meluap. Dengan adanya hal tersebut, sebuah jembatan yang berdekatan dengan bendungan Bili-bili di kabupaten Gowa pun ikutan ambruk akibat terbawa derasnya arus sungai Janeberang yang airnya berasal dari pegunungan Bawakaraeng.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan volume air di Bendungan Bili-bili di Kabupaten Gowa semakin meningkat. Karena hal tersebut, pintu air pun terpaksa dibuka untuk mencegah jebolnya bendungan tersebut. Namun sayangnya, hal ini menyebabkan volume air yang ada di suangai Jeneberang semakin tinggi. dan merendam rumah warga sekitar.

Dikutip dari Tribunnews.coom, hingga saat ini dilaporkan belum ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk di daerah di kabupaten Gowa bahkan dilaporkan banyak rumah yang terendam banjir setinggi dada orang dewasa. Bahkan dalam sebuah rekaman video nampak salah satu rumah yang terbuat dari kayu di Makassar berada di tepi Janeberang lantaran hanyut terbawa arus.

Berikut ini adalah video kondisi keadaan kota Makassar saat mengalami banjir Bandang dimana terdapat banyak rumah yang tergenang banjir, jembatan rusak hingga rumah yang hanyut akibat banjir.

Selain di Gowa, 5 kabupaten lainnya yang dilanda banjir adalah Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, Jeneponto, Sopeng dan Makassar. Menurut data yang didapat dari dinas sosial provinsi Sulawesi Selatan sampai hari Rabu ini, setidaknya ada 2.121 warga di kabupaten Gowa yang mengungsi. Sedangkan untuk di kota Makassar, setidaknya ada 1.000 orang warga yang juga ikut mengungsi.

Facebook Comments

Baca Juga