Parah! Sejumlah Cacat Pada Samsung Galaxy Fold Berhasil Diungkap Netizen

6 bulan lalu, by blogunik

Smartphone lipat Samsung yang sudah ditunggu bertahun-tahun kehadirannya akhirnya resmi diluncurkan beberapa waktu lalu guys. Pada gelaran Unpacked 2019 beberapa waktu lalu, Samsung mengenalkan perangkat smartphone lipat bernama Galaxy Fold. Perangkat tersebut resmi menjadi smartphone lipat pertama Samsung yang memiliki desain sangat futuristik.

Samsung mengatakan jika Galaxy Fold adalah salah satu perangkat yang mewah dan cantik. Galaxy Fold memiliki engsel yang tersembunyi sehingga memungkinkan pengguna untuk melipat dan membuka lipatan sebanyak pengguna suka. Seperti tujuannya, Galaxy Fold ini memungkinkan pengguna memiliki smartphone dan tablet dalam satu perangkat.

Galaxy Fold juga berisi fitur-fitur yang umum di sebagian besar smartphone unggulan, termasuk pemindai sidik jari di bagian samping perangkat. Samsung Galaxy Fold juga dilengkapi enam kamera, tiga di bagian belakang, dua di bagian dalam dan satu di bagian depan perangkat. Lipatan itu juga tampaknya memiliki ruang untuk daya baterai yang lebih besar, berkapasitas 4.380mAh. Jadi tak heran jika Samsung Galaxy Fold diklain sebagai smartphone mewah.

Kehadiran Samsung Galaxy Fold ini memang sangat memukau dunia guys. Smartphone seharga 1.800 poundsterling atau sekitar Rp 32,91 ini membuat banyak orang ingin segera memilikinya dan menggenggamnya di tangan sendiri. Tapi semua ekspektasi yang diharapkan masyarakat ternyata tak sejalan dengan realitanya guys.

Karena tak seperti apa yang digembar-gemborkan, dimana gadget ini diklaim sebagai salah satu perangkat mewah. Namun ternyata memiliki kualitas yang buruk guys. Hal ini berawal saat pengguna Samsung Galaxy Fold mulai mengeluhkan kerusakan-kerusakan yang terjadi pada Samsung Galaxy Fold tak lama setelah menggunakannya.

photo via : twitter.com/backlon

Parahnya lagi kerusakan terjadi hanya berselang 2 hari setelah Samsung Galaxy Fold menjadi milik pengguna. Dilansir dari laman The Verge melalui Suara.com, menyebutkan bahwa ada keluhan yang lebih menyedihkan selain tonjolan pada lipatan dan garis putih pada layar. Namun hanya dua hari pengguna tersebut memakai Samsung Galaxy Fold, ia menemukan tonjolan yang akhirnya menekan cukup tajam ke layar.

Pengguna tersebut juga mengatakan hal itu bukan karena dirinya telah menggunakan ponsel dengan cara yang buruk, ia hanya melakukannya seperti halnya telepon biasa membuka dan menutup engsel dan memasukkannya ke dalam saku. Bahkan ia belum pernah menggunakannya ke pantai atau mengguncangnya terlalu kencang. Karena persoalan itu, ia telah menghubungi pihak Samsung dan melaporkannya kejadian yang menimpa Samsung Galaxy Fold miliknya.

Keluhan lainnya juga datang dari pengguna Samsung Galaxy Fold bernama Steve Kovach. Steve mengeluhkan bahwa layar Samsung Galaxy Fold miliknya di salah satu sisi layar mengalami kerusakan padahal baru sehari digunakan. Tak hanya itu guys, pengguna Samsung Galaxy Fold bernama Mark Gurman dari Bloomberg juga mengadu kalau layar Samsung Galaxy Fold miliknya sangatlah lemah. Pasalnya layar Galaxy Foldnya tiba-tiba pecah, hanya gara-gara dirinya menghilangkan lapisan pelindung pada smartphone padahal dirinya baru menggunakan Samsung Galaxy Fold selama dua hari.

photo via : twitter.com/markgurman

Keluhan mengenai perangkat Samsung Galaxy Fold juga datang pada Marquess Browniee yang mengonfirmasi bahwa dia harus mendapatkan unit pengganti setelah melepas lapisan utamanya dan membuat layar tersebut patah. Dirinya juga mewanti-wanti agar netizen tidak melepaskan lapisan film yang melapisi bagian dalam layar Samsung Galaxy Fold. Dirinya mengatakan lapisan film itu bukan screen protector. Dirinya mengalami nasib yang sama dengan Mark Gurman yang juga melepaskan lapisan film Galaxy Fold. Akhirnya, perangkat Galaxy Fold miliknya menjadi mati dan tidak bisa digunakan.

photo via : twitter.com/MKBHD

Menanggapi keluhan tersebut, Samsung telah memberikan pernyataan singkat yang mengatakan pihaknya berencana memeriksa secara menyeluruh unit-unit peninjau yang rusak. Namun Terlepas dari layar yang tidak berfungsi, beberapa pengulas juga melepaskan lapisan plastik pelindung yang terpasang pada telepon. Tampaknya, hal ini seharusnya tidak dilakukan.

Pasalnya layar utama pada Galaxy Fold menampilkan lapisan pelindung atas yang juga merupakan bagian dari struktur tampilan yang dirancang untuk melindungi layar dari goresan yang tidak diinginkan. Jadi jika lapisan pelindung tersebut dilepas ataupun pengguna menambahkan perekat ke tampilan utama, hal tersebut justru menyebabkan kerusakan.

Jadi buat kalian yang berencana untuk membeli Samsung Galaxy Fold sebaiknya menunggu dulu sampai ada konfirmasi resmi dari Samsung perihal cacata yang diungkapkan beberapa netizen tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *