Tips Cara Hidup Hemat Ala Anak Kost

11 bulan lalu

Hidup menjadi anak kost memang memiliki suka duka tersendiri. Yang jelas hidup menjadi anak kost tak seperti hidup dengan orang tua yang mana keperluan apapun selalu dimudahkan. Mau makan ada yang masakin, mau nyuci ada yang nyuciin dan masih banyak lagi. Namun sebagai anak kost, kita dituntut untuk bisa mandiri dan bertahan hidup dengan segala keterbatasan.

Anak kost mungkin sudah terbiasa dengan siklus masa kaya dan miskin yang selalu mereka hadapi tiap bulannya. Bagi anak kost awal bulan adalah masa mereka menjadi kaya karena baru mendapat kiriman uang dari orang tua ataupun baru mendapat gaji dari tempatnya bekerja. Namun saat akhir bulan datang, mereka akan mengalami masa miskin dimana untuk makan nasi Padang saja mereka harus berpikir ribuan kali. Saat akhir bulan tiba, tak jarang anak kost dituntut untuk berjuang untuk bertahan hidup dengan uang yang tinggal beberapa lembar.

Nah buat anak kost yang ingin akhir bulannya gak melarat atau miskin, berikut ini ada beberapa cara atau tips yang bisa kamu ikuti agar diakhir bulan hidupmu gak miskin-miskin amat. Berikut Cara Hidup Hemat Ala Anak Kost!

1. Pilih tempat kost yang lokasinya dekat dengan sekolah, kampus atau tempat kerja

Hal yang harus diperhatikan saat memutuskan untuk kost adalah lokasi tempat kost yang diwajibkan dekat dengan lokasi sekolah, kampus atau tempat kerja. Sebab kamu tidak perlu mengalokasikan ongkos yang banyak untuk naik bis, atau membeli bensin untuk kendaraan pribadi. Kita bisa berjalan kaki, atau naik sepeda. Selain hemat, juga tambah sehat karena kita bisa sekaligus berolah raga secara rutin.

Selain itu, jangan langsung sewa tempat kost pertama dalam jangka waktu yang lama. Sebab, biasanya di kemudian hari kita akan menjumpai tempat-tempat kost lain yang lebih menarik dan juga lebih murah. Dengan begitu, kita bisa segera pindah tanpa merasa rugi karena telah melunasi biaya sewa kost yang sekarang kita tempati di muka dalam jangka waktu lama. Carilah info mengenai tempat-tempat kost yang lain ke teman-teman. Siapa tahu ada yang lebih dekat, lebih murah, dan lebih nyaman.

2. Buat rincian pengeluaran

photo via : tipsgayahidup.com

Rincian pengeluaran merupakan hal yang sangat penting dalam mengelola pengeluaran bulanan. Cobalah buat skala prioritas dalam kebutuhan bulanan kita. Catat semua kebutuhan bulan ini, dan urutkan mana yang terpenting yang harus dipenuhi terlebih dahulu, seperti biaya sewa kos, makanan untuk sebulan, pulsa dan kuota, peralatan pribadi seperti sabun, shampoo dll, biaya transportasi dan biaya fotokopi bahan kuliah untuk yang masih kuliah. Setelah itu baru rencanakan sisanya. Sehingga di akhirbulan kita tidak kebingungan karena belum bayar kost, kehabisan uang untuk makan harian, dan lain-lain.

3. Atur penggunaan ATM

Jangan selalu berpikir kalau tabungan kita di Bank masih banyak, sehingga kita selalu mengandalkan ATM kemanapun kita pergi. Agar lebih hemat, ada baiknya kamu mengatur penggunaan ATM. Ambilah uang secukupnya yang sekiranya cukup untuk memenuhi biaya kamu selama seminggu atau dua minggu. Manfaatkan semaksimal mungkin uang yang kamu ambil agar mencukupi kebutuhan kamu selama seminggu atau dua minggu. *Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

4. Perhatikan kebutuhan makan dan minum

Tak menampik jika kebutuhan makan dan minum adalah hal yang paling banyak mengeluarkan biaya. Untuk itu jangan menyepelekan urusan makanan. Mencari makan yang harganya terjangkau memang menjadi hal wajib untuk anak kost, namun perhatikan juga kesehatan dan kehigienisannya. Namun ada baiknya jika kalian memasak sendiri. Karena dengan masak sendiri, pengeluaran untuk makan menjadi lebih hemat dan juga kesehatannya terjamin. Selain itu, daripada membeli air mineral botolan, ada baiknya kamu memasak sendiri air minum. Membawa air minum sendiri dari kost juga dapat membantu mengurangi pengeluaran uang jajan.

5. Disarankan untuk mencuci baju sendiri

photo via : www.klikdokter.com

Jangan malas!, untuk menjadi anak kost kita dituntut harus menjadi mandiri. Terutama dalam mengatur keuangan. Kebanyakan anak kost lebih memilih menggunakan jasa laundry dari pada mencuci baju mereka sendiri. Padahal mencuci baju sendiri dapat menghemat pengeluaran mingguan atau bulanan.

6. Mengatur uang quota

Pada jaman sekarang ini, quota internet bisa dibilang adalah nyawa kedua bagi para remaja. Apalagi buat anak kost. Nah, untuk yang satu ini, kita harus pandai-pandai dalam mencari celah. Cari provider yang menawarkan paket-paket internet hemat. Cara lain adalah dengan membeli kartu perdana baru setiap pulsa habis daripada mengisi ulang, sebab cara ini relatif lebih murah. Selain itu, kalian juga bisa memanfaatkan wi-fi gratis yang kini banyak tersedia di mana-mana. Tidak hanya di kampus, tetapi juga di tempat makan dan tempat nongkrong. Manfaatkan layanan gratis tersebut untuk men-download materi kuliah, mengecek e-mail, mengirim e-mail, dan lainnya.

7. Manfaatkan harga diskon

Sebagai pasukan anak kost yang ingin berhemat, kita harus dapat memanfaatkan fasilitas diskon. Carilah toko yang menawarkan diskon besar pada produknya. Namun jangan sampai kita tergiur dengan diskon lalu membeli barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Selain harus rajin memantau penawaran diskon, kita juga dapat memanfaatkan peluang-peluang untuk mendapat diskon lainnya. Seperti mengumpulkan kupon, memanfaatkan diskon pelajar (biasanya dengan menunjukkan KTM), serta memiliki member card yang bisa memberi fasilitas potongan harga untuk barang-barang tertentu.

8. Mengurangi biaya buku dan fotokopi

Bagi anak kost yang statusnya masih anak kuliahan. Masalah biaya fotokopi materi atau buku kuliah pastilah sangat mengganggu keuangan yang pas-pasan. Untuk menekan pengeluaran biaya buku dan fotokopian, hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah rajin mencatat materi kuliah. Dengan rajin mencatat, kita tidak perlu memfotokopi catatan milik teman. Kedua, manfaatkan e-book. Tidak semua e-book perlu dicetak menjadi buku fisik. Pilih saja yang benar-benar butuh dicetak, sisanya tetap kita simpan dalam bentuk e-book. Ketiga, manfaatkan layanan perpustakaan sebaik mungkin. Banyak buku-buku di perpustakaan yang dapat kita pinjam untuk menunjang materi kuliah kita, sehingga kita dapat menekan pengeluaran kita untuk membeli buku-buku kuliah.

9. Masak Sendiri

photo via : http://batam.tribunnews.com

Seperti yang kita tahu, biaya makan dan minum adalah biaya terbesar yang harus dikeluarkan untuk anak kos. Untuk menyiasatinya, mulailah dengan belajar masak sendiri. Belilah bahan makanan yang bisa digunakan hingga beberapa hari kedepan seperti telur, buncis, kacang panjang atau wortel dll. Jangan khawatir kalau gak bisa masak, karena di internet kamu bisa mencontek tutorial membuat masakan yang enak dan sederhana. Kalau gak mau ribet dengan bumbu-bumbu dapur kamu bisa menggantinya dengan bumbu instan yang banyak dijual di pasaran. Nah kalau untuk masalah air, gak bisa dipungkiri jika air minum galon cukup menguras dompet, untuk itu kamu bisa memasak air minummu sendiri.

10. Cari duit tambahan

Buat para anak kost yang masih memiliki waktu luang yang cukup, ada baiknya kamu mencari penghasilan tambahan. Cara yang bisa kamu lakukan untuk menghasilkan uang tambahan, yakni dengan bekerja part-time atau paruh waktu di toko buku, kafe atau tempat usaha lainnya atau bisa juga menjadi freelancer atau pekerja lepas. Cari proyek yang sesuai dengan skill kamu, seperti menulis, membuat desain atau lainnya. Namun kamu juga harus memastikan kalau waktu kerja harus fleksibel sehingga tidak mengganggu jadwal sekolah, kuliah atau pekerjaan utama kalian. Selai itu kamu juga bisa jualan online kecil-kecilan.

11. Bawa uang secukupnya didompet

Walaupun hidup di kost, namun anak kost tidak boleh lepas dari namanya interaksi sosial. Ajakan jalan-jalan dari teman boleh-boleh saja, asal kamu tahu batasan keuangan yang kamu punya. Untuk itu kamu harus membawa uang secukupnya saat akan pergi kemanapun sehingga pengeluaran yang tidak penting dapat ditekan dan dihindari.

12. Kumpulkan uang receh

photo via : http://berita.baca.co.id

Jangan menyepelekan uang receh yang untuk membeli permenpun tak cukup. Sebab jika sudah dikumpulkan uang recehpun dapat menyelamatkan kalian di tanggal tua nanti. Kamu yang belum bisa menabung dalam jumlah besar, ada baiknya menabung dari nominal-nominal terkecil. Uang Rp 1.000 tidak begitu bermanfaat, namun kalau dikumpulkan pasti jadi nominal besar. *Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

Baca Juga