Wow!!! Renard, Murid Kelas 1 SMA Tangerang Berpostur 195 cm

2 tahun lalu, by blogunik

TANGERANG, KOMPAS.com – Renard Ichthus Hernando (14 tahun) memiliki postur tubuh yang lebih tinggi dari teman-teman seusianya. Murid SMA Negeri 18 Kabupaten Tangerang itu tinggi badannya 195 sentimeter, dan menjadi yang paling tinggi dari anggota keluarganya yang lain.

“Keluarga saya memang sudah keturunan punya badan yang tinggi, dari bapak, ibu, dan kakak saya,” kata Renard saat bercerita kepada Kompas.com di sekolahnya, Jumat (21/7/2017) siang.

Menurut dia, rata-rata anggota keluarganya memiliki tinggi di atas 170 sentimeter. Renard menceritakan, ayahnya punya tinggi 180 sentimeter, ibunya 170 sentimeter, dan kakak laki-lakinya 190 sentimeter.

Awalnya, yang paling tinggi di keluarganya adalah kakaknya. Namun, seiring berjalannya waktu, badan Renard semakin tinggi. Ia juga masih mungkin untuk bertambah tinggi lagi.

Remaja kelahiran Jakarta, 21 September 2002 itu sempat difoto pihak sekolah ketika sedang mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah sebagai murid baru, beberapa hari lalu. Dalam foto tersebut, Renard berdiri dengan salah satu petugas sekolah. Tinggi petugas itu hanya sedada Renard.

Ia mengatakan, dirinya menyadari jadi murid dengan tinggi di atas rata-rata baru ketika akhir masa SMP memasuki SMA. Meski sudah punya tubuh yang tinggi sedari SD, Renard merasakan tinggi badannya naik menjelang dirinya masuk SMA.

“Dulu tingginya masih biasa, jadi enggak ditanya-tanya sama teman. Pas masuk SMA ini memang jadi tinggi banget, lebih tinggi dari kakak yang 190 sentimeter,” kata Renard.

Renard menjalani aktivitas seperti biasa dengan teman-temannya di sekolah. Renard juga memiliki kesibukan lain di luar sekolah dalam rangka menyalurkan hobinya, yakni bermusik serta olahraga bulu tangkis.

Kepala SMAN 18 Kabupaten Tangerang Heri Supriatna mengungkapkan, pihaknya memiliki murid yang beragam, baik secara tampilan fisik maupun latar belakang. Dengan kondisi seperti itu, pengurus dan guru di sekolah memastikan bahwa mereka tetap membina para murid dengan cara yang sama dan setara.

“Sudah jadi tugas kami untuk mendidik murid-murid di sini agar mereka bisa berkembang dan menemukan minatnya,” kata Heri.

 

Sumber: Kompas.com

Artikel Terkait