Berbagai Budaya Dan Kebiasaan Positif Orang Jepang Yang Patut Ditiru

5 bulan lalu

Siapa sih yang gak tau negara Jepang? Negara yang film animasinya selalu menjadi favorit kita ini memang merupakan salah satu negara paling maju di Asia. Banyak produk dengan brand Jepang yang selalu kita gunakan sehari-hari seperti merek mobil, hingga sepeda motor. Selain itu, film animasi hingga live action Jepang pun selalu menjadi hiburan yang ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya.

Selain kemajuan teknologinya, Jepang memang identik dengan film-film yang berbau dewasa. Bahkan mereka bisa dengan santainya menayangkan permainan yang mengandung unsur dewasa di acara televisi. Bukan hanya itu, Jepang juga dikenal sebagai salah satu negara dengan pelaku bunuh diri paling banyak didunia. Selama ini kita hanya mendengar sisi negatif yang ada di Jepang saja tanpa mengetahui kalau ternyata Jepang juga memiliki banyak sisi ataupun budaya positif yang bisa kita tiru. Kira-kira apa ya budaya dan kebiasaan positif orang Jepang yang bisa kita tiru? Nah berikut ulasannya, check it out guys!

1. Time is money

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Time is money

photo via : kids.britannica.com

Tak seperti di Indonesia yang kebanyakan jam karet, Orang-orang Jepang justru sangat menghargai waktu. Bagi orang Jepang, waktu adalah uang sehingga mereka akan berusaha melakukan apapun tepat pada waktunya. Disiplin waktu adalah prioritas mereka, jadi tak heran saat kamu berada di negara tersebut, kamu akan melihat orang-orang berjalan dengan sangat cepat. Hal itu menandakan kalau mereka tidak mau menghabiskan waktu mereka karena cara berjalan yang lambat dan membuat mereka terlambat sampai tujuan.

2. Pandai mengelola keuangan

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Pandai mengelola keuangan

photo via : www.livetradingnews.com

Walaupun Jepang menyediakan banyak tempat untuk para wisatawan bershoping ria, namun masyarakat Jepang sendiri rata-rata tak suka menghabiskan uang mereka untuk hal-hal yang tak berguna bagi mereka. Hidup di negara dengan kebutuhan hidup yang tinggi membuat mereka lebih suka menabung daripada membeli keperluan yang tak terlalu penting. Mereka pandai mengatur keuangan mereka sehingga kebutuhan mereka dapat terpenuhi dengan baik setiap harinya. Bahkan para gelandangan di Jepang punya cukup uang untuk membeli makanan yang layak untuk kesehatan mereka. Itu berarti, rata-rata masyarakat Jepang sangat pandai dalam berhemat dan mengatur keuangan mereka.

Itulah sebabnya, tingkat pengemis di Jepang sangat rendah, kalaupun ada, palingan hanya tunawisma yang menjadi gelandangan. Namun jangan salah, para tunawisma atau gelandangan di Jepang bahkan bisa membeli makanan di restoran lho! Sangat berbeda dengan di Indonesia bukan? Bahkan orang Indonesia yang bekerja saja jarang-jarang bisa makan di restoran.

3. Mandiri dari kecil

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Mandiri dari kecil

photo via : http://kellylxx.blogspot.com/

Salah satu perbedaan yang terlihat jelas dari Indonesia dan Jepang adalah cara mendidik anak. Walaupun Indonesia juga sangat memperhatikan cara mendidik anak yang baik, namun masyarakat Jepang punya cara tersendiri untuk mendidik anak mereka. Anak-anak di Jepang sudah dididik dan dilatih untuk bisa hidup mandiri walaupun umur mereka masih dibilang anak-anak. Anak-anak diusia prasekolah dilatih untuk mengambil makanan dan makan dengan tangan sendiri hingga merapikan peralatan makannya sendiri. Anak-anak SD di Jepang sudah dilatih untuk menyiapkan hingga membawa peralatan sekolah sendiri dan berangkat sekolah sendiri walaupun harus menggunakan kereta atau tranportasi umum lainnya. Jadi jangan heran saat kamu berkunjung ke Jepang, kamu akan melihat anak-anak SD yang menumpang kereta sendirian tanpa ditemani orang tua.

Setelah lulus SMA dan masuk kuliah, hampir sebagian besar remaja di Jepang tidak meminta biaya kepada orang tua mereka. Mahasiswa mengandalkan kerja part time untuk biaya kuliah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka meminjam uang ke orang tua yang nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya. Menginjak usia dewasa, dari usia 25 tahun ke atas walaupun belum menikah, rata-rata orang Jepang akan meninggalkan rumah orang tua dan mulai hidup mandiri sepenuhnya.

4. Tak kenal istilah traktir mentraktir

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Tak kenal istilah traktir mentraktir

photo via : democraticunderground.com

Nah guys, sepertinya berteman dengan orang Jepang sangat menguntungkan lho, karena saat kamu ulang tahun, mereka tidak akan menuntut traktiran dari kamu. Kenapa? Karena masyarakat Jepang rata-rata tidak kenal dengan istilah traktir mentraktir guys. Mungkin salah satu alasannya karena mereka sudah terbiasa untuk hidup mandiri, jadi jangan heran kalau mereka lebih cenderung membayar keperluannya sendiri daripada mengandalkan seseorang.

Perlu kalian ketahui juga guys, hal ini juga berlaku pada mereka yang berstatus pacaran. Pasalnya, pasangan kekasih di Jepang saat sedang kencan atau jalan-jalan juga akan membayar tagihan mereka sendiri-sendiri guys! Gak ada kata traktiran kayak pasangan kekasih di Indonesia yang ceweknya pengen ditraktir trus sama cowoknya. Iya gak?

5. Bukan pecandu gadget

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Bukan pecandu gadget

photo via : onedio.com

Sudah tak perlu diragukan lagi kalau Negara Jepang adalah negara dengan kemajuan teknologi yang sangat mutakhir termasuk produk gadgetnya. Ada banyak produk smartphone buatan Jepang yang tak kalah berkualitas dari merek smartphone lainnya, seperti Sony, Sharp hingga Panasonic. Tapi guys, walaupun terkenal dengan teknologinya yang canggih, namun rata-rata masyarakat Jepang tidak terlalu memanfaatkan gadget dalam segala situasi lho. Sekolah-sekolah di Jepang pun rata-rata melarang muridnya membawa ponsel ke sekolah. Selain bertujuan agar bisa lebih fokus menerima pelajaran, hal ini juga menghapuskan perbedaan antar kelas sosial siswa. Jadi gak ada namanya si miskin dan si kaya di sekolah.

6. Minat membaca yang sangat tinggi

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Minat membaca yang sangat tinggi

photo via : duwun.com

Salah satu alasan kenapa Jepang bisa maju, mungkin karena penduduknya yang rajin membaca. Dari anak-anak sampai kakek-kakek di Jepang masih gemar membaca, mau itu dari koran, buku, komik, novel, artikel yang dibaca melalui smartphone dll. Bagi mereka dengan membaca mereka akan mendapat pengetahuan dan wawasan yang luas. Dan mereka menganggap pengetahuan adalah nomor satu, jadi jangan heran, disetiap sudut Jepang baik ditransportasi umum hingga taman, kalian akan menemukan orang-orang yang sedang membaca. Wah patut ditiru nih guys!

7. Menghargai proses

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Menghargai proses

photo via : www.japantimes.co.jp

Salah satu kebiasaan positif orang Jepang satu ini juga harus ditiru oleh Indonesia dan negara lainnya. Masyarat Jepang sangat menghargai proses. Mereka tidak selalu mengharapkan hasil yang sempurna, namun mereka cenderung memperhatikan proses yang benar dan sempurna. Semua yang mereka inginkan harus dicapai dengan perjuangan dan kerja keras juga. Mereka tidak suka dengan istilah keberhasilan yang instan, yang cenderung mengandalkan kekuasaan atau uang. Bagi mereka, semua orang memiliki hak yang sama. Dan seseorang harus bekerja keras untuk mendapatkan hak yang telah mereka perjuangkan. Misalnya untuk mendapatkan juara 1 di kelas, maka siswa harus rajin belajar dan berlatih menjawab soal-soal mata pelajaran secara terus menerus hingga peringkat pertama ada digenggamannya. Begitupula jika ingin menjadi pemain sepak bola yang profesional, seseorang harus berlatih keras untuk mencapainya.

8. Memiliki loyalitas yang tinggi

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Memiliki loyalitas yang tinggi

photo via : chinadaily.com

Orang-orang Jepang terkenal memiliki loyalitas yang tinggi. Dalam hidupnya mereka hanya bekerja pada satu atau dua tempat saja sampai mereka pensiun nanti. Jika mereka sudah terikat dengan sebuah pekerjaan, mereka akan melakukan pekerjaan tersebut dengan totalitas. Bahkan jika pekerjaan mereka mengharuskan mereka tidak tidur semalam suntuk mereka akan tetap melakukannya. Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Mereka akan setia mengabdi kepada atasan yang sudah dipilihnya. Sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Pasalnya rata-rata gaji di perusahaan-perusahaan Jepang relatif sama.

9. Tidak banyak ngobrol saat bekerja

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Tidak banyak ngobrol saat bekerja

photo via : www.tofugu.com

Karena memiliki rasa loyalitas yang tinggi, rata-rata masyarakat Jepang enggan untuk berbicara dengan temannya saat jam kantor masih aktif. Mereka akan bercakap-cakap saat jam istirahat ataupun saat jam kantor telah usai. Mereka akan fokus dengan pekerjaan mereka tanpa mengobrolkan hal yang tidak penting saat mereka bekerja. Jadi bisa dibilang kalau orang Jepang saat bekerja itu “Talk Less Do More” atau tidak kebanyakan ngomong. Beda ya dengan negara Indonesia yang kebanyakan “No Action Talk more”.

10. Memiliki semangat pantang menyerah dan pekerja keras

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Memiliki semangat pantang menyerah dan pekerja keras

photo via : http://majalah1000guru.net

Orang Jepang sangat terkenal dengan pekerja keras. Mungkin karena mereka sangat menghargai yang namanya proses, makanya sudah menjadi kebiasaan orang Jepang untuk melakukan sesuatu dengan kerja keras. Mereka akan tetap semangat melakukan kewajiban mereka. Bahkan para orang tua akan senang ketika anak-anak mereka mengikuti les tambahan hingga malam menjelang. Begitupun dengan para pelajar di Jepang. Mereka akan dengan senang hati menyempatkan waktu mereka untuk belajar sebelum tidur, padahal sebelumnya mereka telah mengikuti les tambahan hingga malam hari. Begitupun dengan orang-orang yang telah bekerja. Mereka akan bekerja keras agar pekerjaan mereka menyentuh kata sempurna. Lembur dan membawa pulang pekerjaan kantor ke rumah adalah hal yang biasa bagi pegawai di Jepang.

11. Selalu berinovasi dan berimprovisasi

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Selalu berinovasi dan berimprovisasi

photo via : kirajzolodik.wordpress.com

Jepang terkenal dengan kemajuan teknologinya yang canggih, sebab Jepang memegang teguh prinsip keishan yang berarti kreatif, inovatif, dan produktif. Hal inilah yang menyebabkan orang-orang Jepang tidak takut untuk mengeluarkan karya yang unik, kreatif dan berbeda dari yang lain. Bahkan Jepang negara pertama yang memiliki mesin penjual benda-benda lain selain minuman kaleng. Dari mesin penjual sayuran, daging, mie ramen yang telah siap dimakan, hingga mesin penjual pakaian dalam bisa kalian temukan di Jepang.

Selain itu, Jepang juga menciptakan Assistant Robt (AR), robot yang mampu mengerjakan sejumlah pekerjaan rumah tangga seperti mengepel, menyapu, mencuci, dan merapikan serta membersihkan dapur. Selain Assistant Robt (AR) masih banyak lagi robot-robot canggih yang diciptakan untuk membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari. Orang Jepang selalu melakukan improvisasi dan inovasi dalam hidupnya, baik dalam karier maupun yang lainnya. Jadi tak heran jika Jepang menjadi salah satu negara maju yang ada didunia ini.

12. Percaya diri dengan bahasa sendiri

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Percaya diri dengan bahasa sendiri

photo via : nipponclub.net

Orang Jepang memang terkenal tidak terlalu pandai dalam berbahasa Inggris. Itu karena mereka sangat menjunjung tinggi bahasa lokalnya. Bahkan istilah-istilah dalam bahasa Inggris kerap di katakan dengan logat Jepang, sehingga lahir istilah Japanglish yang artinya bahasa Inggris yang di Jepangkan. Namun hal itu justru menjadi salah satu kelebihan Jepang. Jadi gak heran kalau orang-orang yang ingin berkunjung ke Jepang minimal harus mengerti istilah-istilah umum dalam bahasa Jepang. Kebanyakan wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang harus menyesuaikan bahasa mereka dengan orang Jepang. Mereka tidak terlalu memerlukan bahasa Inggris dan tidak takut tidak bisa bahasa Inggris karena mereka menjunjung tinggi Bahasa Ibunya dan mereka percaya diri dengan bahasa daerah mereka.

13. Mengutamakan kesehatan

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Mengutamakan kesehatan

photo via : followmetoeatla.blogspot.com

Walaupun rata-rata orang Jepang itu sibuk, namun mereka tetap menjaga kesehatan dan kondisi badan lho guys! Karena hal itu, banyak makanan khas Jepang yang disajikan mentah atau setengah matang, seperti sushi, shasimi dan lain-lainnya. Mereka percaya makanan mentah memiliki kadar gizi yang lebih tinggi. Mereka sangat suka dengan makanan laut, seperti ikan dan lobster karena mengandung zat antioksidan dan asam lemak omega 3 yang baik untuk kecerdasan. Selain makanan mentah, orang Jepang juga sangat mengidolakan sayuran karena mengandung banyak vitamin yang dibutuhkan tubuh. Itu sebabnya pada bento atau lunch box khas Jepang kamu akan melihat banyak sayuran daripada daging. Orang Jepang juga sangat menyukai yogurt, acar, dan tofu. Karena di dalam makanan tersebut terkandung isoflavon yang tinggi yang bisa membantu daya tahan tubuh.

14. Disiplin dan taat peraturan

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Disiplin dan taat peraturan

Apakah kalian merasa anej kenapa setiap jalan di Jepang bahkan sampai jalan kecilnya memiliki zebra cross? Itu karena Jepang sangat menjunjung tinggi yang namanya disiplin di lalu lintas dan taat akan peraturan. Orang Jepang lebih senang berjalan lebih jauh untuk menggunakan jembatan penyebrang atau menggunakan zebra cross untuk menyebrang jalan daripada mengganggu pengemudi dengan memotong jalur di tengah jalan raya. Orang Jepang memiliki loyalitas yang tinggi terhadap peraturan termasuk untuk urusan mengantre. Mereka dapat mengatur antrian sendiri dengan tertib tanpa ada garis pengatur. Bagi masyarakat Jepang, melanggar antrian adalah hal memalukan. Wah, kapan ya masyarakat Indonesia bisa seperti ini kalau ngantre sembako ya guys?

15. Mencintai tradisi dan budaya

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Mencintai tradisi dan budaya

photo via : http://aldianews.com

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat masyarakat Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup dalam masyarakat Jepang sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi spontanitas bagi orang Jepang. Selain itu, Jepang terkenal sebagai negara yang menjunjung tinggi budaya. Festival-festival warisan nenek moyang masih dijalankan hingga saat ini. Hal ini juga menjadi salah satu alasan kenapa orang Jepang tidak fasih dalam bahasa Ingris meskipun mereka mempelajarinya. Penyebabnya tidak lain karena mereka sangat menghormati budaya lokal dan mempraktikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan berpegang teguh untuk mencintai segala sesuatu yang berada di negaranya, Jepang berhasil membuat negara lain terkesima dan mengikuti adat Jepang tersebut. Jadi jangan heran kenapa kita orang Indonesia suka dengan sengaja dan telah terencana mencari makanan Jepang dan mengunjungi festival Jepang di Indonesia bahkan datang dengan menggunakan yukata. Padahal masyarakat Jepang belum tentu mau dengan sengaja mencari makanan Indonesia di negaranya bahkan menggunakan pakaian khas negara lain. Itu karena mereka sangat mencintai budaya dan produk lokal mereka sendiri guys!

16. Menjaga kebersihan

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Menjaga kebersihan

photo via : scroll.in/

Hampir setiap sudut di negara Jepang terlihat bersih dan rapi. Masyarakat Jepang punya kebiasaan selalu membuang sampah ditempatnya bahkan saat mereka berada jauh dari tempat sampah. Bagi masyarakat Jepang, kebersihan sangatlah penting karena dengan lingkungan yang bersih akan menciptakan rasa nyaman, rasa nyaman akan membuat aktivitas menjadi lebih mudah dan ringan. Dan dengan menjaga kebersihan tingkat berkembangnya virus penyakit mrnjadi rendah jadi terciptalah lingkungan yang sehat. Selain itu, membuang sampah sembarangan di Jepang juga termasuk tindak kriminal dan membuat malu negara. Bahkan di Jepang orang yang membuang sampah sembarangan akan dipidana dan dipenjara. Wah berbeda ya dengan di Indonesia? Bahkan kasus masyarakat Indonesia yang membuang sampah di kali saja masih banyak.

17. Lebih memilih transportasi umum daripada kendaraan pribadi

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Lebih memilih transportasi umum daripada kendaraan pribadi

photo via : creativehobby.store

Berbeda dengan di Indonesia yang hampir setiap kota-kota besarnya selalu mengalami kemacetan, Jepang justru bisa dikatakan sebagai negara dengan tingkat kemacetan yang rendah. Hampir tidak pernah ada jalanan yang macet di negara tersebut. Itu karena penduduk Jepang lebih memilih menggunakan transportasi umum daripada kendaraan pribadi. Itu karena mahalnya biaya parkir bahkan rata-rata per-jamnya mematok Rp. 72.000 untuk setiap kendaraan.

Selain itu biaya pajak mobil dan biaya membuat SIM juga sangat mahal. Pasalnya untuk mendapatkan lisensi mengemudi di Jepang sangatlah membutuhkan perjuangan yang besar. Mereka harus melalui serangkaian ujian mengemudi yang langsung dipraktikkan di jalan raya. Kesalahan kecilpun dapat membuat mereka gagal. Selain sulitnya ujian biayanya pun tidak main-main, karena sebelum dapat mengikuti ujian SIM, mereka harus mempunyai sertifikat kelulusan dari tempat kursus mengemudi terlebih dahulu dan membutuhkan biaya sekitar Rp. 24 juta – Rp. 36 juta. Maka dari itu, penduduk Jepang lebih cenderung menggunakan transportasi umum daripada mengendarai mobil. Hal ini juga menjadi salah satu cara pemerintah untuk mengurangi kemacetan di negaranya. Dan itu terbukti akurat guys!

18. Tidak berisik saat di dalam transportasi umum

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Tidak berisik saat di dalam transportasi umum

photo via : livejapan.com

Walaupun dijam-jam tertentu kereta di Jepang selalu padat dan penuh, namun para penumpang di Jepang tetap saling menghargai guys! Menghargai disini maksudnya dengan tidak membuat penumpang lain merasa terganggu dengan suara berisik saat sedang mengobrol. Jika kamu menggunakan bus atau kereta umum di Jepang, kalian akan mendapatkan kesunyian didalamnya. Para penumpang di Jepang lebih senang menyibukkan dirinya dengan membaca. Kalaupun ada yang berbincang, pastinya menggunakan suara yang rendah atau tidak terlalu keras. Ini karena para penumpang mencoba menghargai kenyamanan masing-masing penumpang.

19. Berjalan kaki adalah prioritas utama ketika berpergian

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Berjalan kaki adalah prioritas utama ketika berpergian

photo via : www.businessinsider.com

Negara Jepang memang terkenal sebagai negara pejalan kaki. Mau kemanapun rata-rata dari mereka selalu berjalan kaki. Bahkan untuk berangkat ke sekolah ataupun bekerja mereka akan berjalan kaki terlebih dahulu untuk mencapai terminal terdekat sebelum menggunakan transportasi umum untuk menuju daerah tempat tujuannya. Bahkan mereka bisa berjalan kaki lebih dari 6 ribu langkah per harinya. Jadi gak heran kalau orang Jepang itu selalu sehat, bukan hanya dari makanan, namun mereka juga secara tidak langsung selalu berolahraga dengan berjalan kaki. Wah beda banget sama orang Indonesia ya? Bahkan untuk membeli sabun di toko klontong depan gang aja bisa naik motor. Iya gak?

20. Memiliki rasa malu yang tinggi

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Memiliki rasa malu yang tinggi

photo via : www.japantimes.co.jp

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Mereka selalu merasa malu jika melakukan suatu kesalahan. Bagi masyarakat Jepang, melakukan sesuatu yang salah terutama bila melanggar peraturan, seolah seperti menanggung malu seberat 1 ton. Hal ini bisa dilihat dari cara mereka mengantre dengan tertib, memutar jalan lebih jauh untuk menyebrang tepat di zebra cross dan berbagai hal lainnya yang semata-mata karena mereka merasa malu untuk melanggar peraturan tersebut. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum. Bahkan ada beberapa kasus para pejabat negara yang mengundurkan diri karena malu tertangkap basah melakukan korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya.

21. Menjunjung tinggi sopan santun

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Menjunjung tinggi sopan santun

photo via : yepesblog.wordpress.com

Masyarakat Jepang terkenal dengan sikap sopan santunnya. Mereka selalu menghormati orang yang lebih tua dari mereka. Bahkan mereka memiliki cara tersendiri saat makan dan minum dengan orang yang lebih tua dan dihormati. Bahkan di Jepang jika kamu ingin buang angin, kamu harus keluar terlebih dahulu atau mencari tempat sepi yang tidak diketahui orang lain. Jika kamu buang angin sembarangan mereka akan menganggap kamu tidak sopan dan memiliki etika yang buruk.

22. Pandai kerjasama dalam tim

Berbagai Budaya Positif Jepang Yang Patut Dicontoh Dan Ditiru - Pandai Kerjasama Dalam Tim

photo via : jurongwestsec.moe.edu.sg

Jepang memang terkenal dengan orang-orangnya yang pandai dan pintar, namun sifat-sifat itu tidak membuat mereka egois dengan sudut pandangan masing-masing. Ketika bekerja secara tim, masyarakat Jepang tidak menilai secara individual, malah lebih fokus pada kepentingan bersama. Mereka lebih mengutamakan kekompakakan dalam bekerja sama dengan tim dan saling membantu.

Nah itu dia guys berbagai kebiasaan dan budaya positif di Jepang yang patut untuk kita contoh dan tiru khususnya untuk masalah ketertiban dan kebersihan.

Baca Juga