Cinta Tidak Ada Yang Instan, Ia Memerlukan Proses Dan Waktu

1 bulan lalu

Pasti kalian sudah sering mendengar istilah “cinta pada pandangan pertama” kan? Atau jangan-jangan kalian pernah merasakannya? Bertemu cowok di suatu tempat dan langsung menaruh hati padanya hanya dalam sekali pandang. Seakan-akan cinta bisa muncul dalam sekejap dan dengan cara yang instan. Sebagian orang memang percaya dengan adanya cinta pada pandangan pertama. Tapi buat kalian yang pernah merasakannya, apakah kalian yakin itu adalah cinta atau hanya ketertarikan fisik semata yang membuat kalian kagum dengannya. Sehingga kalian salah menafsirkannya dengan sebuah cinta.

Walaupun banyak yang percaya dengan cinta dalam pandangan pertama, namun hati tak bisa dibohongi guys! Itu sebabnya banyak juga yang tidak mempercayai cinta pada pandangan pertama tersebut. Menurut mereka itu hanyalah bualan dan omong kosong semata. Karena sebenarnya perjalanan cinta itu membutuhkan proses dan kesabaran. Butuh waktu untuk saling mengenal, saling belajar dan menyesuaikan diri untuk membangun hubungan cinta yang langgeng. Ingat, tidak ada yang instan, bahkan mie instan saja butuh proses dimasak atau direbus.

Lalu seperti apa proses jatuh cinta yang sebenarnya? Guys, cinta itu terjadi secara alami dan hadir begitu saja. Namun bukan sekali pandang langsung jatuh cinta juga. Cinta yang sebenarnya itu berasal dari hati ke hati, dan juga hadir karena sebuah kebiasaan guys! Kamu biasa ngobrol bareng dia, biasa jalan-jalan bareng ama dia, biasa saling mengingatkan, biasa tertawa bersama, dan berbagai kebiasaan yang menyenangkan yang sering kamu lakukan dengan dia. Bahkan teman saja bisa berubah menjadi pacar kalau kebersamaa yang sering kalian lakukan menumbuhkan benih-benih cinta.

Biasanya yang umum terjadi seperti ini. Dari pengen tahu, bisa jadi perhatian. Dari perhatian, bisa jadi suka. Dari suka, bisa jadi sayang. Dari sayang, bisa jadi cinta. Nah, seperti itulah sederhananya proses cinta itu dimulai.

Terlalu cepat jatuh cinta bisa jadi hanya perasaan sesaat yang akhirnya membuat kamu tidak merasakan kenikmatan dan keindahan dalam menjalin hubungan. Biasanya orang yang cepat jatuh cinta akan lebih sering bersemangat menjalani hubungan di awal dan mudah bosan dan terkesan malas dia akhir saat menjalani hubungan.

Nah biar kalian lebih percaya kalau tidak ada cinta yang instan dan cinta pada pandangan pertama itu hanya mitos didunia ini. Berikut Beberapa Poin Yang Menjelaskan Kalau Cinta Itu Tidak Instan, Butuh Proses Dan Waktu Di Dalamnya. Check it out guys!

1. Cinta butuh proses

Beberapa Poin Yang Menjelaskan Kalau Tidak Ada Cinta Yang Instan

photo via : www.pexels.com/@freestockpro

Seperti yang dijelaskan tadi guys! Cinta itu memang harus melewati sebuah proses karena cinta itu menyangkut urusan hati, dan hati tidak boleh dibohongi apalagi diajak buru-buru. Jadi gini, kalau kamu melihat seseorang yang baru kamu kenal, dan kamu langsung merasa suka sama dia, kamu harus perhatikan, rasa suka kamu ke dia itu, apakah benar rasa suka karena cinta atau sekedar suka karena melihat penampilan dan perilakunya yang membuat kamu terpesona dan mengklaim dirinya sebagai pasangan ideal?

Sayangnya, kita sudah terlalu lama menyamaratakan cinta dengan rasa suka. Kamu tergila-gila dan bernafsu ingin memilikinya begitu pula dengan dirinya. Namun apakah itu benar disebut cinta? Cinta membutuhkan waktu untuk tumbuh dalam hati, semetara rasa suka bisa saja tercipta kapan saja melalui ketertarikan fisik semata.

2. Cinta bukan sekedar ketertarikan fisik

Beberapa Poin Yang Menjelaskan Kalau Tidak Ada Cinta Yang Instan

photo via : www.pexels.com/@vijarindo

Guys, saat kamu melihat sosok-sosok lawan jenis kamu yang membuat kamu tertarik, kebanyakan akan menganggap hal itu adalah jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi sebenarnya, ketertarikan tersebut mengacu pada ketertarikan fisik semata dan bukan ketertarikan yang berasal dari hati. Hal ini memang sering terjadi apabila sosok yang kamu baru temui memiliki karakteristik seperti sosok impian kamu. Sebelum kamu buru-buru mengklaim bahwa yang kamu rasakan adalah cinta. Pastikan dulu kamu gak menukar makna cinta dengan suka, nafsu atau bahkan sekedar tergila-gila. Pasalnya cinta itu tidak melihat fisik, namun menyangkut kecocokan hati.

3. Cinta itu urusan hati

Beberapa Poin Yang Menjelaskan Kalau Tidak Ada Cinta Yang Instan

photo via : www.pexels.com/@leah-kelley-50725

“Dari mata turun ke hati” Siapa sih yang gak tau istilah satu ini? Nah pada kenyataannya proses cinta itu sederhananya ya dari mata turun ke hati guys! Memang sih kontak mata memiliki peranan penting dalam suatu hubungan percintaan. Namun cinta itu tak akan dapat tumbuh dalam mata kamu, karena itu namanya hanya ketertarikan fisik semata. Cinta itu tumbuhnya dalam hati kamu. Tidak akan bisa terjadi dalam waktu yang singkat apalagi hanya dengan sekali pandang. Perlu banyak waktu untuk mengenalnya lebih dalam dan lebih dekat sehingga muncul kemistri dari perasaan masing-masing.

4. Bahagia bertemu seseorang bukan berarti cinta

Beberapa Poin Yang Menjelaskan Kalau Tidak Ada Cinta Yang Instan

photo via : www.pexels.com/@leah-kelley-50725

Nah poin satu ini mengajarkan kita untuk belajar menjadi orang yang tidak naif. Kenapa? Karena kebanyakan mereka yang naif-lah yang sering mengalami cinta pada pandangan pertama. Orang-orang naif ini biasanya bersifat polos, lugu sehingga mereka mudah dibutakan dengan pesona seseorang yang membuat mereka bahagia dan menganggap kalau ketertarikan tersebut adalah cinta pada pandangan pertama. Padahal rasa bahagia tersebut hanya berasal dari pikiran, imajinasi, yang ia buat sendiri karena melihat sosok yang menawan menurutnya.

5. Ketahui perbedaan cinta dan naksir

Beberapa Poin Yang Menjelaskan Kalau Tidak Ada Cinta Yang Instan

photo via : www.pexels.com/@pixabay

Sekali lagi, cinta itu tidak datang secara tiba-tiba kedalam hati kamu. Ia tumbuh dengan pelan, berkembang secara konstan, hingga tanpa disadari ia mulai tumbuh dalam hatimu. Selain kemunculan dan pertumbuhannya yang membutuhkan waktu, cinta juga mampu bertahan untuk waktu yang sangat lama. Dalam waktu yang panjang tersebut, makna cinta akan semakin dalam dan memiliki kekuatan bagi yang mempercayainya.

Sedangkan naksir, merupakan rasa suka yang terjadi sesegera mungkin saat kamu melihat seseorang, lalu sirna begitu saja. Cinta yang timbul karena naksir memiliki sedikit peluang untuk bertahan lama. Perasaan yang sekedar naksir semata biasanya ditandai dengan makin lunturnya ketertarikan setelah sekian lama jalan bersama.

6. Cinta itu seperti kisah Beauty And The Beast

Beberapa Poin Yang Menjelaskan Kalau Tidak Ada Cinta Yang Instan

photo via : girlsleadership.org

Pernahkah kalian melihat kasus cinta pada pandangan pertama pada seseorang yang memiliki kekurangan? Jawabannya pasti belum pernah bukan? Karena cinta yang pada pandangan pertama itu cenderung hanya melihat fisik semata. Namun kalau cinta yang sebenarnya itu pasti perlu proses, bahkan dalam proses tersebut fisik dinomor duakan karena yang utama adalah masalah hati. Contohnya kisah Beauty And The Beast. Walaupun pada awalnya Belle merasa takut dengan si Beast, namun lama-kelamaan, setelah mengenal satu sama lain, mereka akhirnya saling jatuh cinta.

7. Cinta pada pandangan pertama hanyalah imajinasi

Beberapa Poin Yang Menjelaskan Kalau Tidak Ada Cinta Yang Instan

photo via : www.pexels.com/@luizclas-170497

Dikutip dari Kelascinta.com, Peneliti dari University of Nottingham, Inggris, menyimpulkan bahwa cinta pada pandangan pertama itu tidak ada. Sebab, manusia butuh waktu untuk jatuh cinta pada seseorang. Sedangkan adanya perasaan kuat dan romantis yang muncul pada pertemuan pertama atau pandangan pertama dengan seseorang seringkali hanyalah sisa-sisa kenangan dari hubungan sebelumnya dan imajinasi saja.

Selain itu, Dr. Donna Jo Bridge, salah satu anggota tim penelitian ini mengatakan bahwa saat seseorang bertemu dengan orang lain yang berpotensi untuk menjadi pasangannya, dia akan mengalami semacam euforia, yang merefleksikan hubungan asmara sebelumnya. Perasaan cinta memang muncul, namun cenderung pada euforia gembira, bukan jatuh cinta.

Jadi intinya, cinta pada pandangan pertama atau love at first sight hanyalah sebuah imajinasi. Kebanyakan dari mereka yang memercayainya terpengaruh oleh film-film romantis yang sering menunjukkan adegan dimana saat pria dan wanita saling jatuh cinta pada pandangan pertama.

Facebook Comments

Baca Juga