Daftar Makanan Unik Dan Khas Di Indonesia

2 tahun lalu, by blogunik

Ngomongin tentang Indonesia pasti gak akan ada habisnya deh, mulai dari beragam suku, budaya, hingga tradisi yang bisa dikatakan unik. Tak terkecuali dengan beragam kuliner Indonesia. Indonesia terkenal dengan beraneka ragam kuliner khasnya tersendiri yang unik dan tentu saja lezat. Tak heran sih, karena pada dasarnya Indonesia memang memiliki kekayaan alam yang berlimpah, seperti rempah-rempah yang bisa digunakan sebagai bahan masakan yang membuat rasanya unik dan enak.

Nah di era seperti sekarang ini, kuliner Indonesia sudah banyak sekali mengalami kemajuan, bahkan ada kuliner Indonesia yang dibuat dengan bahan makanan yang tak biasa dikonsumsi, selain itu penampilan hingga nama makanan di Indonesia banyak yang bisa dikatakan unik dan beda dari yang lain. Berikut daftar makanan Indonesia yang unik, mulai dari bahan makanan, rasa, penampilan hingga rasa, semuanya bisa kalian cek dibawah ini!

1. Kue Tete

photo : www.instagram.com/krisnaenachan

Eits, jangan mikir yang aneh-aneh dulu deh. Kue Tete disini merupakan olahan dari tepung terigu dan tepung beras dengan diberi pewarna makanan hijau atau daun pandan, bahan dasarnya memang sesederhana ini, namun bentuk dari Kue Tete ini yang bisa buat orang pangling. Kue yang bagian tengahnya berwarna hijau ini memiliki bentuk yang melebar dan di tengahnya nyembul seperti payudara. Makanya dinamakan Kue Tete. Kue Tete ini sebenarnya berasal dari Betawi dan memiliki nama lain yakni Kue Ape, namun kalian sepertinya sudah sering melihatnya dipinggir-pinggir jalan.

2. Kue pancong

photo via : www.instagram.com/sirfoodierhein

Kue pancong adalah kue tradisional yang sudah ada sejak zaman dahulu kala. dan sampai sekarang dimodifikasi sehingga menjadi kue yang masih disukai bahkan menjadi hits. Bentuknya setengah lingkaran, dibuat dari santan, tepung besar, kelapa, dan garam. Belum diketahui kenapa diberi nama kue Pancong, yah setidaknya lebih baik dari pada diberi nama kue Pancung, hehe.

3. Bir Pletok

photo via : http://oleholehbekasi.co.id

Bir Pletok, diliat dari namanya aja udah unik dan lucu ya? Gak perlu khawatir minum bir satu ini, sebab, bir pletok ini gak bakal bikin kamu mabuk. Orang Betawi mengonsumsi minuman ini sebagai penghangat badan dan melancarkan peredaran darah. Minuman khas Betawi ini dibuat dari campuran rempah kayak jahe, daun pandan wangi, dan serai. Dan yang buat warnanya merah, biasanya orang Betawi mencampurnya dengan kayu secang.

4. Dadiah

photo via : egitbangkitwijaya.wordpress.com

Siapa bilang kita gak punya produk yogurt asli Indonesia? Kita punya kok, dan yogurt asli Indonesia itu namanya Dadiah asal Minangkabau. Dadiah merupakan susu kerbau yang difermentasi secara alami di dalam buluh atau ruas batang bambu. Biasanya, fermentasi yang terjadi berlangsung setidaknya selama satu hari penuh. Tetapi umumnya yang telah dilepas ke pasar adalah dadiah berumur dua hari.

5. Nasi Kentut

photo via : travelingyuk.com

Buset!! dari namanya aja udah buat kita ilfil, tapi tunggu dulu nih, diberi nama nasi kentut ternyata bukan karena baunya kayak kentut loh. Nasi Kentut ini sebenarnya berasal dari Medan. Alasan dinamakan nasi kentut karena nasinya digoreng bersama daun kentut, sejenis tanaman merambat yang banyak tumbuh di sana dan punya bau daun yang khas. Makin lezat lagi karena dibungkusnya pakai daun pisang.

6. Kuku Macan

photo via : ngetrip.net

Udah pernah makan kuku macan belum? bukan kuku macan asli, jadi kalian gak usah takut. Kuku macan merupakan makanan semacam kerupuk khas Balikpapan yang berbentuk melengkung ataupun bulat.

7. Sate Kere dari Solo

photo via : http://itisfood96.blogspot.com

Nih dia satenya orang kere, orang kere atau miskin biasanya gak mampu beli daging, dari sinilah muncul makanan yang disebut sate kere. Sate kere sendiri bukanlah sate daging yang sering kita temuin, melainkan sate yang dibuat dari potongan tempe gambus (tempe yang dibuat dari ampas tahu). Selain tempe gambus, biasanya sate kere juga dibuat dari bahan dasar jeroan sapi seperti paru dan usus sapi.

8. Kue Ketawa

photo via : http://berbagiresep.org

Yang makan kue ini bakalan ketawa, mungkin hal itu yang ada dipikiran kalian, tapi sebenarnya, kue ini bentuknya bulat dan ada belahan di permukaan nya sehingga terlihat seperti sebuah senyuman/ketawa. Mungkin hal ini yang menjadi asal mula kue ini disebut dengan nama Kue Ketawa.

9. Tahu Gimbal

photo via : http://seputarsemarang.com

Makanan ini asalnya dari Semarang, dan isinya adalah tahu goreng, irisan kol mentah, tauge, lontong, telur, dan gimbal yang disiram pakai kuah petis udang. Kenapa di sebut tahu gimbal? gimbal ini sebenernya adalah udang yang digoreng pakai tepung. Dan udang tersebut akan ditambahkan dalam hidangan tahu lantas diatasnya disiram dengan bumbu kacang yang super enak atau kuah petis.

10. Nasi Kucing

photo via : makanserius.wordpress.com/tag/sunter

Orang Jogja sepertinya sudah sangat akrab dengan santapan satu ini. Nasi kucing memang menjadi makanan semua kalangan terlebih untuk anak-anak kos ataupun untuk mereka yang kelaparan tengah malam. Tapi tunggu dulu, nasi kucing ini bukan berarti lauknya menggunakan daging kucing ya, kan dilarang. Hanya saja nasi kucing ini biasanya dibungkus dengan daun pisang dan poesinya sama dengan porsi makan kucing. Lauknyapun hanya sedikit, bisa ikan goreng, tempe ataupun tahu dan sesendok sambal.

11. Rondo Royal

photo via : http://berbagiresep.org

Orang-orang Jawa pasti tau nih apa artinya Rondo, yup Rondo dalam bahasa Jawa artinya janda. Tapi Rondo Royal bukan berarti janda royal ya, Jondo Royal adalah tape goreng yang digoreng pakai tepung beras. Makanan yang asalnya dari Jepara ini umumnya dinikmati sambil ngopi atau ngeteh oleh orang-orang di pedesaan.

12. Otak-otak

photo via : www.vebma.com

Uuu!! dari namanya pasti pikiran kalian adalah isi kepala alias otak. Tapi sebenarnya, otak-otak adalah makanan berbahan dasar ikan tenggiri yang dibungkus dengan daun pisang.

13. Mie Lendir

photo via : www.goodindonesianfood.com

Siapa yang mau makan mie berlendir nih? Yang gak mau bakalan nyesel deh, soalnya, mie lendir ini bukanlah lendir yang kalian pikirkan, melainkan kuahnya yang sangat kental hingga menyerupai lendir.

14. Rawon setan

photo via : travelingyuk.com

Siapa sih yang gak tau rawon setan? kuliner Indonesia satu ini memang terkenal dengan rasanya yang lezat dan pedasnya yang nendang. Rawon setan diidentikan dengan tingkat kepedasan dari rawon tersebut sehingga setan dimaknai sebagai tingkat kepedasannya.

15. Kue Dollar

photo via : www.bukalapak.com

Ada yang pernah nemu dan nyobain kue dollar? Kue dollar bukanlah kue yang terbuat dari koin dollar ataupun harganya yang mahal setingkat dollar. Namun kue ini memiliki bentuk seperti koin dollar jaman dulu, bulat pipih dan bermotif seperti koin dollar jaman dulu.

16. Kerupuk melarat

photo via : jadiberita.com

Seperti sate kere, kerupukpun ada yang melarat. Namun kerupuk ini bisa dimakan oleh siapa aja kok dari kaya, miskin, tua muda semuanya bisa makan kerupuk melarat karena harganya sangat murah. Kerupuk ini gak bakal buat kamu melarat seperti namanya, karena melarat hanya digunakan sebagai namanya saja.

17. Pempek kapal selam

photo via : pergikuliner.com

Pempek merupakan kuliner khas Indonesia yang cukup terkenal. Namun ada kreasi baru yakni Pempek kapal selam. Pempek kapal selam adalah jenis pempek yang menyerupai kantung, dengan isian telur di dalamnya. Disebut kapal selam karena berhubungan dengan salah satu proses memasak yakni saat merebus, pempek akan jatuh kedalam air rebusan atau tenggelam ke dalam air, bentuknya juga lebih besar dari pempek biasanya.

18. Nasi gandul

photo via : anakjajan.com

Nasi gandul merupakan makanan berkuah yang warnanya merah kecoklatan. Saat disajikan, pembeli akan diminta untuk memilih daging jenis apa yang akan digunakan untuk pelengkap. Mulai dari jeroan sapi, daging hingga lidah sapi menjadi menu pelengkapnya. Kata gandul, merupakan bahasa jawa yang jika diartikan bermakna menggantung. Istilah itulah yang menjadi ciri khas para penjual nasi gandul waktu itu masih menggunakan pikulan untuk berjualan meski sudah memiliki warung tetap.

19. Tempoyak

photo via : en.wikipedia.org

Pecinta durian wajib coba kuliner satu ini. Tempoyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak memiliki rasa yang asam dan juga aroma yang tajam. Tempoyak merupakan makanan yang biasanya dikonsumsi sebagai lauk saat menyantap nasi. Jarang ada yang mampu menyantapnya langsung karena tidak tahan dengan rasa asam dan aromanya. Selain itu, tempoyak dijadikan bumbu masakan. Tempoyak dikenal di Indonesia, terutama di Bengkulu, Palembang, Lampung dan Kalimantan.

20. Gulai Siput/ Gulai Cipuik (Riau)

photo via : http://traveltodayindonesia.com

Di Indonesia siput atau keong lebih kita kenal sebagai hama padi dan atau hanya untuk pakan ternak bebek saja. Tapi ternyata di beberapa wilayah Indonesia seperti Tanjung pinang – Riau, siput bisa menjadi hidangan lezat. Gulai siput sendiri dalam bahasa melayu dialek Kuantan Singingi disebut dengan “Gulai Cipuik”, sedang dalam bahasa melayu Rokan disebut dengan Lengkitang. Siput merupakan salah satu jenis hewan yang memiliki cangkang bergelung. Siput berbeda dengan keong karena siput memiliki ukuran yang lebih kecil dari keong.

21. Kawok (Manado)

photo via : http://traveltodayindonesia.com

Iuh, ada yang mau makan tikus? Pasti pertama mendengar nama tikus kalian akan langsung merasa jijik. Tapi tunggu saat kamu mencicipi kuliner bernama Kawok dari Manado ini. Yup kuliner satu ini berbahan dasar tikus. Tetapi jangan membayangkan kalau tikus yang digunakan adalah tikus yang sering berseliweran di got atau dapur, ya. Karena ternyata tikus yang digunakan adalah tikus hutan. Tikus hutan memiliki ciri fisik yang berbeda dengan tikus biasa. Warna bulunya lebih cerah dengan bagian ujung ekor yang berwarna putih. Tikus hutan tentu lebih aman dikonsumsi karena hanya memakan tumbuh-tumbuhan. Demi memastikan keaslian tikus hutan, pengepul tikus hutan akan meminta tikus dengan bagian ekor yang masih utuh. Sebab warna putih pada ekor tikus tersebut adalah salah satu ciri khas tikus hutan. Di Manado, kawok biasanya dipanggang atau dibuat makanan pedas, seperti rica-rica.

22. Lidah Kucing

photo via : www.menuresepkue.com

Lain nasi kucing, lain juga lidah kucing. Penganan satu ini bukan terbuat dari lidah kucing beneran yang diolah menjadi makanan. Melainkan sejenis kue kering yang berbentuk seperti lidah kucing (panjang dan tipis) yang berasal dari Belanda. Kue lidah kucing memiliki rasa yang enak, gurih dan renyah.

23. Botok Tawon (Jawa)

photo via : palingbaru.com

Dibeberapa wilayah Indonesia, tawon atau lebah memang dikonsumsi. Tepatnya lebah muda atau larva yang masih di dalam sarangnya (tolo) dapat di jadikan menu masakan yang nikmat dan menyehatkan. Biasanya daerah Jawa Tengah, botok ini dilengkapi dengan daging kelapa yang masih muda (empuk) yang biasa buat Botok Teri dan Mlanding (Petai Cina). Kalau untuk daerah Jawa Timur seperti daerah Kediri, Malang, juga Banyuwangi tidak memakai kelapa muda. Yang pasti dua-duanya rasanya nendang dan yang lebih penting lagi menyehatkan.

24. Chocodot

photo via : fikafie.wordpress.com

Menikmati dodol Garut sudah biasa tapi menikmati Dodol dalam Cokelat itu hal yang tidak biasa. Maka dari itu Chocodot hadir lewat ide penggabungan makanan khas tradisional Dodol Garut dengan citarasa cokelat internasional. Chocodot yang awal mulanya merupakan penggalan dari “chocolate with dodol Garut” telah berubah menjadi “Indonesian Chocolate”. Hal ini dikarenakan sang pembuat coklat ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki coklat yang tak kalah lezat dibanding coklat buatan luar negeri.

25. Rempeyek Jangkrik

photo via : http://poktanelokmekarsari.blogspot.co.id

Kalau orang tua kalian memelihara burung, pasti deh kalau gak makanan burung pasti yang dijadikan makanan untuk burung adalah jangkrik. Namun pernahkah kamu memakan jangkrik sebagai cemilan? Yup di Indonesia kini ada cemilan yang terbuat dari jangkrik yakni Rempeyek Jangkrik. Rempeyek yang biasa kita kenal sebagai cemilan yang enak dan renyah, ternyata
akan berbeda khasiatnya kalo kita membuatnya dengan tambahan jangkrik, karena makan jangkrik sangat bagus untuk menjaga tulang yang kuat. Jangkrik yang dipilih adalah yang berusia muda yakni sebulan setelah menetas. Usia muda mempunyai kadar protein paling tinggi.

 

Artikel Terkait