Mengerikan…Berikut Ini Fakta Tentang Yakuza, Organisasi Mafia Paling Berbahaya Di Dunia

    History, Kriminalitas, Story
Iklan

Yakuza bisa dibilang salah satu organisasi mafia paling berbahaya di dunia, mereka eksis sejak dulu hingga saat ini. Sindikat kejahatan terorganisasi di Jepang, Yakuza mempunyai keunikan sendiri dalam menjalankan kejahatannya maupun memainkan perannya di masyarakat. Yakuza layaknya organisasi, memiliki kantor, anggota dan aturan main. Pengaruh mereka begitu besar di dunia bawah Jepang dan bisa dibilang mustahil untuk diberantas begitu saja. Yakuza sendiri menghidupi dirinya dengan melakukan berbagai macam aksi ilegal, mulai dari judi, obat-obatan, pencucian uang hingga prostitusi. Berbicara tentang prostitusi yang dijalankan oleh Yakuza, ternyata ada banyak fakta mengerikan disana. Mereka selama ini gemar mengekploitasi wanita-wanita untuk dijadikan objek yang menghasilkan uang, bahkan dari bisnis prostitusi ini saja, Yakuza mendapatkan miliaran Yen yang kalau di konversikan ke Rupiah nilainya triliunan. Berikut ini fakta-fakta mengerikan Yakuza :

1. Tes tertulis

Menjadi anggota Yakuza tidak semata-mata tentang fisik. Tapi juga kecerdasan. Pada tahun 2009, Yamaguchi-gumi, satu dari tiga organisasi pendiri Yakuza, memberlakukan tes tertulis sebanyak 12 halaman. Tes ini untuk memastikan anggotanya memahami peraturan-peraturan yang berlaku sehingga tidak timbul masalah nantinya. Tes diawali dengan cerita tentang ekonomi Jepang secara keseluruhan. Kemudian diikuti dengan topik yang diuji, misalnya isu limbah industri hingga pencurian kendaraan motor. Yakuza selama ini dikenal sebagai barometer perekenomian Jepang. Nah, jika para anggota mafia itu menemukan kesulitan, maka mereka harus melakukan sesuatu untuk meminimalkan kegagalan.

 

2. Ritual Organisasi

Yakuza memiliki struktur kepemimpinan yang kompleks dan memiliki banyak tahapan yang harus dilalui anggotanya untuk mencapai puncak kekuasaan. Nah, seorang anggota baru harus melalui ritual perpeloncoan yang disebut sakazukigoto. Anggota baru akan mematuhi dan menghormati para seniornya yang disebut dengan kobun atau “peran anak”. Sake, minuman tradisional Jepang, menjadi sajian yang selalu ada dalam ritual perpeloncoan dan menjadi perekat hubungan di antara mereka. Tata cara minum sake dalam ritual seperti ini menjadi bagian dari penghormatan terhadap keyakinan mayoritas warga Jepang, yakni Shinto. Anggota-anggota Yakuza yang tidak menjalankan kerja yang seharusnya mereka lakukan dipaksa memotong jarinya. Pemotongan bagian tubuh yang umumnya adalah jari disebut yubitsume. Biasanya pemotongan pertama bagian badan adalah jari kelingking bagian kiri. Makanya, banyak anggota Yakuza dikenal dari jari mereka yang hilang bekas dipotong.

 

3. Aktivitas sosial Yakuza

Saat Jepang dilanda tsunami pada tahun 2011, Yakuza termasuk organisasi yang pertama tiba di lokasi dan memberikan bantuan kepada korban tsunami. Sebelumnya, saat gempa menerjang Kobe, kota terbesar kelima di Jepang, Yakuza dengan menggunakan sepeda motor, kapal boat, dan helikopter mengirimkan bantuan. Sejumlah masyarakat memuji sikap tanggap Yakuza dalam situasi sulit masyarakat, namun ada juga yang memberikan tanggapan sinis menyebut Yakuza sedang melakukan kegiatan ‘pr’ (public relations).

 

4. Sokaiya

Sokaiya merupakan nama dari satu bentuk suap dalam skala besar yang selama ini dijalankan oleh Yakuza. Modusnya, Yakuza akan membeli saham satu perusahaan yang membuatnya mendapatkan kursi dan mengikuti pertemuan yang dihadiri oleh para pemilik saham. Setelah itu, mereka akan melakukan segala cara untuk mempengaruhi kepemimpinan perusahaan. Kemudian mereka akan meminta uang atau mereka mengancam akan mempermalukan pimpinan perusahaan itu di dalam pertemuan. Dan biasanya taktik Yakuza ini membuahkan hasil. Modus lainnya, Yakuza akan mengadakan kegiatan turnamen olahraga dan kontes kecantikan dan kemudian tiketnya dijual dengan harga teramat mahal kepada para korbannya lewat blackmail. Target mereka biasanya perusahaan-perusahaan besar.

 

5. Nyotaimori

Di dunia bawah semua hal gila itu ada. Termasuk segala hal yang berkaitan dengan wanita. Bukan cuma prostitusi, tapi juga sesuatu yang aneh seperti Nyotaimori. Istilah ini secara sederhana adalah menjadikan wanita tanpa busana sebagai nampan yakni bagian atas tubuhnya dijadikan tatakan makanan. Pemerintah Jepang jelas melarang ini, tapi seseorang bisa mendapatkan layanan itu dengan membayar Yakuza. Nyotaimori sendiri dihargai sekitar Rp 1,4 juta per sesi. Tak hanya bisa disewa sebagai tatakan, Yakuza juga mengizinkan si wanita ini untuk diapa-apakan asalkan si penyewa membayar biaya tambahan.

 

6. Bisnis DVD Dewasa

Yakuza sudah menjalankan bisnis DVD dewasa sejak lama. Bahkan boleh dikatakan sejak maraknya alat pemutar video di Jepang. Sebenarnya, di Jepang sendiri DVD dewasa adalah legal, namun ada syarat dan ketentuannya. Misalnya harus memburamkan bagian tubuh tertentu karena dinilai tidak pantas. Yakuza sendiri mungkin melakukan investigasi, lalu didapatkan kesimpulan jika penikmat video dewasa di Jepang tak suka dengan sensor. Kemudian Yakuza berinisiatif untuk membuat DVD dewasa versi tanpa sensor dan hasilnya gila. Dalam satu bulan, mungkin mereka mengantongi setengah miliar rupiah dari DVD ini. Aksi ini jelas bertentangan dengan regulasi pemerintah, dan akhirnya seringkali pihak otoritas melakukan penyitaan terhadap DVD-DVD hasil karya Yakuza.

 

7. Pijat Plus-Plus Juga Dijalankan Oleh Yakuza

Tak cuma di Indonesia, di Jepang juga ada yang namanya pijat plus-plus. Beberapa merupakan usaha pribadi, namun mayoritas adalah bisnis milik Yakuza. Tidak ada perbedaan yang begitu mencolok antara pijat plus-plus Yakuza dan lainnya. Hanya saja versi si mafia, biasanya tarifnya lebih mahal. Diketahui, di pijat plus-plus milik Yakuza seorang pelanggan akan dikenai biaya sampai Rp 1,1 juta untuk satu jamnya. Kalau yang lain bisa lebih murah dari ini. Nah, alasan kenapa versi Yakuza lebih mahal, adalah karena wanita-wanitanya memang pilihan. Jaringan Yakuza itu sangat luas, sehingga mudah bagi mereka untuk mendapatkan wanita cantik macam apa pun.

 

8. Ayam Kampus Ala Yakuza

Diketahui, Yakuza ternyata juga mengincar mahasiswi-mahasiswi untuk dilibatkan dalam jaringan bisnis kotor mereka. Ya, istilahnya kalau di Indonesia adalah ayam kampus. Mekanise Yakuza melakukan perekrutan adalah dengan menginvestigasi siapa-siapa yang mengalami kesulitan keuangan. Begitu ketemu, mereka akan bergerak dengan memberikan tawaran. Banyak mahasiswi yang tertarik lantaran mereka tak punya pilihan. Hingga pada akhirnya mereka pun terjun di dunia gelap prostitusi. Bayaran yang didapatkan para mahasiswi ini lumayan banyak dari pada bekerja sambilan. Di samping itu, tidak selalu mereka juga disuruh untuk melayani klien. Ada kalanya para mahasiswi rekanan Yakuza itu hanya melakukan sesi foto tanpa busana, atau menemani pria hidung belang karaoke.

 

9. Bisnis Prostitusi Remaja dan Bocah

Sudah menjadi rahasia umum kalau banyak pria Jepang orientasi hasratnya adalah kepada anak-anak, istilahnya Loli kalau menurut orang sana. Nah, fenomena kegemaran terhadap anak-anak ini kemudian ditangkap pula oleh Yakuza dan akhirnya direalisasikan menjadi bisnis. Secara terselubung, Yakuza ternyata menyewakan remaja yang belum berusia dewasa untuk melayani para klien. Tarifnya sendiri sangat mahal, hampir Rp 2 jutaan hanya untuk satu jam. Bisnis ini juga sering terendus oleh pihak kepolisian setempat. Namun, selalu saja tak semuanya benar-benar bisa diungkapkan.

 

10. Irezumi

Satu ikon terkenal dari Yakuza adalah tato yang memenuhi seluruh tubuh mereka. Mereka menggunakan metode tradisional Jepang untuk membuat tato, yang dikenal sebagai irezumi. Tato ini sebagai tanda keberanian melawan rasa sakit atas metode pembuatan tato di tubuh. Umumnya tato bergambar naga, pegunungan, dan perempuan. Menariknya, tato ala Yakuza kini disenangi oleh orang-orang yang tak ada kaitan dengan Yakuza. Stigma tato pun masih melekat kuat di masyarakat Jepang. Sampai-sampai Wali Kota Osaka melarang pekerjanya menggunakan tato. Pemerintah menawarkan cara untuk menegakkan larangan itu, yakni menghapus tato, keluar dari pekerjaan, atau cari pekerjaan lain di perusahaan swasta.

 

Baca Juga :
Prajurit dan Panglima Perang Wanita Terhebat dalam sejarah
Tsutomu Yamaguci, dua kali terkena bom atom dan selamat !!!

Recent search terms:

Facebook Comment

similar posts