Rumah sakit terburuk di dunia


    Kesehatan


Rumah sakit merupakan tempat untuk berobat dan beristirahat bagi pasien yang sedang sakit parah. Kategori pasien yang biasanya menetap di di rumah sakit merupakan pasien yang butuh perhatian serius dan chek up berkala oleh para dokter maupun tim perawat.

Tentu saja harapan bagi setiap pasien yang masuk rumah sakit adalah agar cepat sembuh. Salah satu elemen penting kesembuhan seorang pasien selain dari perkembangan kondisi tubuh pasien dan obat – obatan adalah kondisi mental alias pikiran si pasien itu sendiri.

Pikiran yang jernih dan tenang bisa didapat dari susana yang ada di rumah sakit tempat para pasien di rawat. Tapi hal ini mungkin akan terasa agak berat pada rumah sakit yang satu ini. Kondisi rumah sakit yang bisa dibilang buruk baik dari segi tempat maupun obat-obatan yang tersedia.

Rumah sakit ini berada di Negara Venezuela yanag baru baru ini diketahui berdasarkan foto-foto mengerikan yang menunjukkan pasien tergeletak menyedihkan, dengan tempat yang kumuh, dan kekurangan obat.

Perekonomian Venezuela telah terjun bebas sejak harga minyak makin melemah. Kemerosotan ekonomi telah menyebabkan inflasi terus meningkat di negara-negara Amerika Selatan.

Ini membuat rumah sakit di negara tersebut tidak dapat bekerja dengan benar. Bahkan, kekurangan obat-obatan serta peralatan.

Meredith Kohut dari New York Times mengungkapkan krisis di rumah sakit Venezuela itu dalam foto-foto yang ia ambil. Salah satunya di Rumah Sakit Luis Razetti.

Menurut Meredith, ia melihat pasien yang menunggu berjam-jam di ranjang sambil berlumuran darah di ruang operasi. Sering kali rumah sakit tidak memiliki cukup air untuk bisa membersihkan meja operasi setelah dibersihkan.

“Kematian bayi seperti roti harian kita,” ungkap Dr Osleidy Camejo, seperti dikutip dari News.com.au.

Dokter lain mengungkapkan bahwa apa yang mereka hadapi sehari-hari tak ubahnya seperti sesuatu dari abad ke-19. Bila rumah sakit mengalami pemadaman listrik, generator tidak bekerja sehingga pasien berkubang dalam kegelapan. Sebagian besar obat yang dibutuhkan hanya tersedia di pasar gelap.

Mirisnya, presiden sosialis Nicholas Maduro malah mengklaim bahwa sistem kesehatan di negara tersebut merupakan yang terbaik kedua di dunia. Bahkan, menurutnya layanan kesehatan di negara tersebut telah berkembang pesat. Sesuatu yang berbanding terbalik dengan kenyataan.

Save

similar posts

+ VIDEO PILIHAN MORE >