Perhatian! Inilah Berbagai Hal Yang Dapat Mengganggu Kesuburan Kaum Pria

2 minggu lalu, by blogunik

Tak bisa dipungkiri jika salah satu tujuan orang menikah adalah untuk mendapatkan keturunan yang nantinya akan melanjutkan garis keturunan sebuah keluarga. Namun didunia ini, tak semua pasangan suami istri dapat memiliki keturunan. Istilah infertilitas atau kemandulanpun kerap kali kita dengar dari masyarakat sekitar dimana pasangan-pasangan yang telah menikah lama belum juga dikaruniai momongan.

Hal ini tentu menjadi kekhawatiran dan ketakutan tersendiri bagi para pasangan yang mengalaminya. Karena selain rasa ingin memiliki buah hati yang besar, mereka juga memiliki beban tersendiri karena belum mampu melanjutkan garis keturunan keluarganya. Belum lagi mereka selalu mendapat desakan dari orang tua maupun mertua bahkan orang-orang terdekat agar segera mendapatkan keturunan, tentu hal ini semakin menambah beban mereka.

Di Indonesia sendiri, banyak masyarakat awam yang menganggap jika masalah infertilitas atau kemandulan cenderung disebut sebagai permasalahan wanita. Namun perlu kamu ketahui guys, bahwa kenyataannya tidaklah demikian. Dikutip dari Alodokter.com, baik pria maupun wanita masing-masing dapat memiliki permasalahan pada organ reproduksi yang dapat memengaruhi tingkat kesuburan mereka.

Ada dua kemungkinan penyebab pasangan suami istri belum mendapatkan keturunan meski rutin melakukan hubungan intim. Yang pertama adalah infertilitas pada wanita yang memiliki masalah kesuburan dan yang kedua adalah infertilitas pada pria yang menjadi masalah utama penyebab pasangannya sulit untuk hamil.

Untuk itu guys, baik wanita maupun pria, sangatlah penting untuk memeriksakan kesuburan dan sistem reproduksi ke dokter ahli. Khususnya bagi pria, masalah dengan kesuburan dapat berkonsultasi kepada dokter spesialis urologi dan andrologi. Dokter akan melakukan identifikasi masalah sekaligus tindakan yang dapat membantu untuk mengatasi kondisi tersebut.

Nah buat kamu khususnya para pria yang mengalami kondisi tersebut, ada baiknya kamu mengetahui beberapa hal dan kondisi yang dapat mengganggu kesuburan kaum pria. Siapa tahu, dari beberapa hal dan kondisi berikut, ada yang secara tidak sadar sering kamu lakukan sehingga mengganggu kualitas air manimu! Kira-kira apa saja? Yuk cek ulasannya berikut ini!

Penyebab Gangguan Kesuburan Pada Pria

Dikutip dari Alodokter.com, masalah yang memicu ketidak suburan pria dapat disebabkan oleh beragam hal antara lain gangguan hormonal, fisik, serta psikologis.

Berbagai Hal Yang Dapat Mengganggu Kesuburan Kaum Pria

photo via footage.framepool.com

1. Ganggunan hormonal

Kondisi ini ditandai dengan tingkat hormon yang terlalu tinggi atau rendah sehingga mempengaruhi kesuburan, seperti:

Hipotiroid

Kadar hormon tiroid yang rendah dapat menurunkan kualitas air mani, fungsi testis, dan mengganggu libido.

Hiperprolaktinemia

Kondisi hormon prolaktin yang tinggi. Kondisi ini ditemukan 10-40 persen pada pria yang tidak subur. Kadar prolaktin yang tinggi dapat mengurangi produksi sperma dan hasrat seksual, sekaligus menyebabkan impotensi.

Hipogonadotropik hipopituitarisme

Rendahnya produksi follicle stimulating hormone (FSH) dan lutenizing hormone (LH) dari kelenjar pituitari. Hal itu menyebabkan terganggunya perkembangan sperma dan menurunnya jumlah sperma dalam testis. Keadaan ini dapat memicu infertilitas pria.

Hiperplasia adrenal kongenital

Atau disingkat HAK terjadi ketika kelenjar pituitari tertekan oleh kenaikan tingkat hormon androgen adrenal sehingga menyebabkan rendahnya produksi sperma, kurang aktifnya gerak sperma, serta banyaknya sel sperma yang tidak benar-benar berkembang dengan baik.

Panhipopituitarisme

Kegagalan kelenjar pituitari secara total dimana terdapat kekurangan hormon pertumbuhan, TSH (thyroid stimulating hormone), dan tingkat LH dan FSH. Gejala-gejalanya antara lain testis yang berukuran normal atau kecil, impotensi, dan hasrat seks yang menurun.

Berbagai Hal Yang Dapat Mengganggu Kesuburan Kaum Pria

photo via ridgeivf.com

2. Gangguan fisik

Masalah kesuburan pria dapat disebabkan oleh beragam masalah fisik, mulai dari gangguan proses produksi sperma atau terhambatnya perjalanan sperma dari testis menuju ujung penis. Dapat ditandai dengan rendahnya jumlah sperma atau bentuk dan ukuran sperma yang tidak normal.

Berikut ini beberapa masalah fisik yang umumnya menyebabkan infertilitas pria:

Infeksi dan penyakit.

Beberapa jenis infeksi dan penyakit tertentu, seperti radang testis dan saluran testis dapat mengganggu produksi atau kondisi sperma. Bahkan kemungkinan menghambat jalannya sperma. Di antaranya infeksi saluran kemih dan penyakit menular seksual seperti gonore dan sifilis.

Varikokel

Terjadinya pelebaran pembuluh darah dalam skrotum dan mencegah darah mengalir dengan baik. Varikokel terdapat pada sekitar 15-40 persen dari para pria yang sedang melakukan evaluasi masalah kesuburan.

Kelainan saluran sperma

Tabung yang membawa sperma atau saluran sperma dapat mengalami kerusakan lantaran cedera atau penyakit. Sebagian pria mengalami sumbatan pada testis yang menyimpan sperma atau hambatan pada satu atau kedua saluran yang membawa sperma dari testis.

Torsio testis

Yaitu kondisi dimana testis memutar di dalam skrotum secara ekstrim, biasanya dapat terlihat dari timbulnya pembengkakan. Torsio testis dapat menyebabkan gangguan aliran darah di dalam testis.

Penyakit genetik

Meski tidak banyak ditemukan, penyakit seperti fibrosis kistik atau kelainan bawaan tertentu dapat menyebabkan infertilitas pria.

Ejakulasi retrograde

Kelainan ini menyebabkan air mani memasuki kandung kemih, bukannya keluar dari penis saat ejakulasi. Kemungkinan penyebabnya yakni komplikasi dari operasi prostat, kandung kemih, atau saluran kemih. Selain itu bisa akibat efek samping obat tertentu atau penyakit diabetes.

Berbagai Hal Yang Dapat Mengganggu Kesuburan Kaum Pria

photo via momjunction.com

3. Gangguan psikologis

Selain karena gangguan fisik, ternyata sebagian masalah seksual pada pria juga dapat terkait dengan kondisi psikologis. Meski sebenarnya gangguan psikologi dan gangguan fisik sulit dipisahkan. Nah berikut beberapa gangguan psikologis yang dapat mengakibatkan gangguan pada kesuburan pria.

Impotensi

Bisa disebabkan oleh satu atau kombinasi beberapa faktor. Dulu kondisi ini dianggap sebagai masalah psikologis. Namun, penelitian terbaru menyebut ini sebagai masalah fisik yang kemudian diperburuk dengan masalah psikologis seperti stres, cemas, rendahnya rasa percaya diri, dan depresi.

Ejakulasi dini

Ketika seorang pria tidak dapat mengendalikan respons ejakulasi setelah penetrasi minimal 30 detik. Ejakulasi dini menjadi masalah kesuburan ketika ejakulasi terjadi sebelum penis benar-benar berada di dalam vagina.

Inkompetensi ejakulasi

Kondisi psikologis ini membuat seorang pria tidak mampu ejakulasi selama hubungan seksual, namun dapat melakukannya saat masturbasi.

4. Beberapa kebiasaan dan kondisi tubuh yang tanpa disadari dapat mengganggu kesuburan pria

Selain karena faktor hormonal, fisik, dan psikologis, ada juga lho beberapa hal lainnya yang dapat mengganggu kesuburan pria dan mengurangi kualitas sperma pada pria. Dan beberapa diantaranya tanpa sadar sering kamu lakukan dan telah menjadi kebiasaan. Kira-kira apa saja? Dikutip dari Hellosehat.com, berikut beberapa kebiasaan dan kondisi tubuh yang tanpa kamu sadari dapat mengganggu kesuburan pria.

Merokok

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-merokok

photo via dailymail.co.uk

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Reproductive Health menunjukkan bahwa kuantitas merokok pada pria memengaruhi produksi jumlah sperma. Semakin sering kebiasaan ini dilakukan maka akan semakin sedikit pula jumlah sperma yang dihasilkan. Selain itu guys, merokok dengan menggunakan bahan selain tembakau, seperti ganja, ternyata telah terbukti dapat memperngaruhi kualitas dan kuantitas sperma.

Berendam di air panas

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Berendam-di-air-panas

photo via purewaterpool.com

Peneliti di University of California menemukan bukti bahwa testis yang terkena suhu terlalu panas bisa berakibat buruk pada produksi sperma. Testis yang terendam di air yang terlalu panas bisa terganggu kerjanya dalam memproduksi sperma.

Jadi jumlah yang dihasilkan akan lebih sedikit dibandingkan dengan biasanya. Hal ini dikarenakan suhu ideal pembentukan sperma yaitu lebih rendah beberapa derajat dibandingkan dengan suhu tubuh. Oleh karena itulah testis berada menggantung di luar tubuh.

Kurang tidur

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-kurang-tidur

photo via health.harvard.edu

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Fertility & Sterility menemukan bukti bahwa pria yang tidur kurang dari enam jam semalam memiliki sperma yang 31 % lebih lemah dibandingkan dengan mereka yang memiliki cukup tidur yakni 7-8 jam permalam. Semakin lemah dan rendah kualitas sperma maka semakin rendah juga peluang untuk membuahi sel telur dalam rahim wanita.

Menyimpan ponsel di saku celana

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Menyimpan-ponsel-di-saku-celana

photo via spreadtoday.com

Nah guys, buah kamu yang sering menyimpan handphone dalam saku celana juga ternyata mempengaruhi kesuburan lho. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Reproductive BioMedicine menyatakan bahwa menyimpan ponsel di saku celana bisa menurunkan produksi sperma. Peningkatan suhu dan aktivitas elektromagnetik pada handphone bisa menyebabkan penurunan jumlah sperma, tingkat motilitas (gerakan sperma), dan bentuk sperma yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang menaruh ponsel di tas. Sebanyak 47 persen kasus dengan kondisi ini telah ditemukan terutama pada pria yang menyimpan ponselnya di saku celana sepanjang siang hari.

Sering minum alkohol dan kafein

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Sering-minum-alkohol-dan-kafein

photo via lifestyle.okezone.com

Buat kamu yang ingin pasangannya segera hamil, maka ada baiknya kamu menghindari minuman yang mengandul alkohol dan kafein. Pasalnya setiap minuman beralkohol dapat menurunkan kadar testosteron yang bisa menyebabkan penurunan kualitas dan jumlah sperma. Bukan hanya sperma yang akan terpengaruh, akan tetapi alkohol juga bisa membuat gairah seksual menurun dan menyebabkan impotensi.

Dikutip dari Prevention, pria yang menenggak lima minuman beralkohol atau lebih dalam seminggu memiliki 33% jumlah sperma yang lebih rendah dibandingkan dengan pria yang hanya meminum 1 hingga 5 minuman setiap minggunya.

Tak hanya alkohol, kafein yang dikonsumsi berlebihan juga bisa menurunkan jumlah sperma. Untuk itu, batasi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein dengan hanya mengonsumsinya 1 sampai 2 cangkir per hari.

Terkena senyawa kimia

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Terkena-senyawa-kimia

photo via shutterstock.com

Dikutip dari Hellosehat, bahan kimia dan beracun seperti pestisida, pelarut, dan berbagai logam berat dapat menurunkan jumlah sperma dan meningkatkan risiko kelainan sperma. Oleh karena itu, para pria yang bekerja di daerah yang setiap harinya terkena racun perlu mengenakan pakaian pelindung dan masker wajah untuk menghindari paparan langsung dari berbagai bahan kimia berbahaya.

Selain itu penting untuk diketahui bahwa BPA atau zat kimia yang ditemukan dalam plastik berbentuk botol air minum, wadah makanan, serta lapisan kaleng alumunium bisa membahayakan jumlah sperma di dalam testis.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Fertility & Sterility melaporkan fakta bahwa pria dengan tingkat BPA yang lebih tinggi di dalam urinenya memiliki jumlah dan kualitas sperma yang lebih rendah dibandingkan dengan pria yang tingkat BPAnya lebih rendah.

Untuk itu, hindari wadah makanan dan minuman berbahan dasar plastik dan kaleng. Jangan sekali-kali memilih botol minum bernomor daur ulang 3 dan 7 karena cukup berbahaya dan berisiko tinggi mencemari air di dalamnya.

Kamu bisa mengecek label dan nomor kode ini di bagian bawah botol sebelum membelinya. Usahakan untuk membawa botol minum dari rumah dan pastikan saat membelinya tertera tulisan BPA free untuk memastikan bahwa botol aman dari zat ini.

Demam

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Demam

photo via newsnetwork.mayoclinic.org

Guys, ternyata demam juga dapat mengganggu kesuburan kaum pria lho. Menurut Elaine de Quadros, DHSc, seorang pengawas laboratorium andrologi dan laboratorium bersertifikat di The Fertility & Pusat IVF Miami menyatakan bahwa mengalami demam tinggi bisa menyebabkan terjadinya gangguan produksi sperma sementara pada seorang pria.

Ini terjadi karena saat demam, seluruh tubuh menjadi panas, termasuk testis. Membutuhkan waktu selama 72 hari dari sperma mulai kembali diproduksi dan akan dikeluarkan melalui ejakulasi. Oleh karena itu, jika seorang pria mengalami demam selama dua hari biasanya jumlah sperma akan pulih dan berada dalam jumlah normal pada jangka waktu 2 hingga 3 bulan ke depan.

Suplemen testosteron dan steroid

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Suplemen-testosteron-dan-steroid

photo via novosti44.ru

Menggunakan obat-obatan tertentu juga dapat mempengaruhi kesuburan pria lho. Misalnya saja penggunaan suplemen testosteron sering diandalkan untuk orang-orang dengan gairah seksual yang rendah. Ketika seorang pria mengonsumsi testosteron buatan dari luar, tubuh akan secara otomatis berpikir bahwa kadar hormon dalam tubuh meningkat dan menghentikan produksi testosteron alami. Padahal testosteron alami sangat diperlukan oleh tubuh untuk memproduksi sperma. Hal serupa juga terjadi jika seseorang mengkonsumsi suplemen steroid anabolik. Steroid anabolik yang berisikan zat sintetis yang mirip dengan hormon testosteron biasanya digunakan secara ilegal untuk membangun otot dan massa tubuh para atlet.

Biasanya, penggunaan testosteron buatan dan steroid anabolik ini tidak menyebabkan kerusakan permanen asalkan tidak digunakan secara berlebihan. Umumnya, setelah tiga bulan sejak penggunaan suplemen dan steroid dihentikan, tubuh akan kembali memproduksi sperma.

Obat-obatan tertentu

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Obat-obatan-tertentu

photo via liputan6.com

Calcium channel blockers dan beta blocker yang sering digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, obat kemoterapi, dan perawatan kanker lainnya merupakan jenis obat yang dapat mengganggu produksi sperma.

Oleh karena itu, bagi kamu dan pasangan yang sedang atau merencanakan kehamilan dalam waktu dekat perlu membicarakannya ke dokter terkait untuk menanyakan jenis obat yang digunakan dalam pengobatan apakah termasuk yang memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma atau tidak.

Obesitas

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Obesitas

photo via maleultracore.com

Shahin Ghadir, MD, FACOG, seorang dokter kandungan dan ahli endokrinologi reproduksi di Amerika menyatakan bahwa kelebihan berat badan akan berdampak negatif pada jumlah sperma, motilitas (gerakan) sperma, dan morfologi (ukuran dan bentuk) sperma. Pasalnya lemak yang berlebih di dalam tubuh bisa mengubah testosteron menjadi estrogen dan estrogen yang berlebih dapat merusak pertumbuhan dan kualitas sperma.

Tindakan operasi sebelumnya

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Tindakan-operasi-sebelumnya

photo via m.medcom.id

Guys beberapa tindakan operasi juga dapat menyebabkan komplikasi yang menghambat keluarnya sperma pada saat ejakulasi lho. Operasi-operasi tersebut antara lain vasektomi, perbaikan hernia inguinalis, pembedahan skrotum dan prostat, serta operasi besar untuk menangani kanker pada testis dan anus. Nah jika kamu pernah mengalami salah satu dari tindakan operasi tersebut, maka konsultasilah ke dokter untuk mendapat solusi yang tepat.

Penggunaan tabir surya

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Penggunaan-tabir-surya

photo via trynotlaughs.us

Tabir surya memang dapat mencegah terjadinya kanker kulit. Namun, kandungan tabir surya berpotensi mengganggu kesuburan pria. Sebuah studi terbaru yang dilakukan Longitudinal Investigation of Fertility and the Environment (LIFE) menemukan bahwa bahan kimia dalam tabir surya seperti BP-2 atau 3OH-BP dapat mengganggu hormon.

Mengonsumsi daging olahan

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Mengonsumsi-daging-olahan

photo via kapanlagi.com

Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, sangat tidak dianjurkan bagi pria mengonsumsi daging olahan seperti sosis yang dapat merusak kualitas sperma.

Para peneliti dari Harvard University menemukan bahwa pria yang makan setengah porsi daging olahan per hari memiliki sel sperma yang abnormal sebesar 5,5 persen, dibanding pria yang sangat sedikit makan daging olahan.

Mengonsumsi kedelai ataupun produk olahannya

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Mengonsumsi-kedelai-ataupun-produk-olahannya

photo via lifestyle.okezone.com

Sebuah studi pada 2008 yang dilakukan Harvard School of Public Health mengungkapkan bahwa setengah porsi kedelai per hari dapat membahayakan produksi sperma pria.

Hal ini terjadi akibat pengaruh isoflavon yang ditemukan dalam kedelai dan produk olahannya yang mampu mempengaruhi hormon estrogen.

Mengendarai sepeda dan sepeda motor

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Mengendarai-sepeda-dan-sepeda-motor

photo via tribunnews.com

Kondisi yang panas adalah musuh bagi testis karena membuatnya tidak bisa menghasilkan sperma yang optimal. Beberapa kegiatan sehari-sehari seperti bersepeda dan mengendarai sepeda motor berjam-jam juga bisa membuat kualitas sperma jelek. Apalagi jika mengendarai sepeda atau sepeda motor di siang hari dimana sadel sepeda dan motor akan terasa panas dan tentunya akan mempengaruhi testis dalam memproduksi sperma.

Sebaiknya bersepeda atau bersepeda motor jangan terlalu lama, jikapun menempuh perjalanan yang cukup jauh, istirahatlah setiap 2 jam sekali, atau setiap 30 menit selingi dengan berdiri.

Dengan berdiri sejenak maka posisi testis akan berubah, jadi menggantung lagi. Dengan demikian maka suhu testis tidak akan lagi terlalu panas.

Sepeda dengan sadel yang lebih moncong akan menekan testis lebih dekat ke tubuh. Kondisi ini agak beda dengan sepeda motor. Namun demikian, baik sepeda ataupun sepeda motor bisa meningkatkan suhu testis yang tentunya akan mempengaruhi kualitas sperma.

Sering menggunakan celana yang terlalu ketat

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Sering-menggunakan-celana-yang-terlalu-ketat

photo via hellosehat.com

Kebiasaan menggunakan celana dalam atau celana luaran yang terlalu ketat juga bisa menyebabkan pria menjadi tidak subur. Lingkungan yang terlalu ketat bisa merusak suhu skrotum yang normal sehingga produksi sel sperma menjadi rendah. Ada baiknya menggunakan celana yang agak longgar dengan bahan yang adem dan mudah menyerap keringat.

Nah itulah beberapa hal yang dapat mengganggu kesuburan kaum pria guys! Jika penyebab gangguan kesuburan bagi pria telah kamu ketahui, berikut beberapa solusi yang tepat untuk meningkatkan kesuburan pria.

Solusi untuk meningkatkan kesuburan pria

Berbagai-Hal-Yang-Dapat-Mengganggu-Kesuburan-Kaum-Pria-Solusi-untuk-meningkatkan-kesuburan-pria

 

photo via fitnesscaw.com

Dikutip dari Klikdokter.com, dua elemen penting untuk meningkatkan kesuburan pria adalah dengan menerapkan pola makan sehat serta aktivitas fisik rutin.

Pola makan yang dianjurkan adalah dengan memperbanyak asupan ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 (seperti sarden, haring, trout, dan salmon) dan kacang-kacangan (almon, kenari, dan hazelnut) dalam jumlah cukup, serta membatasi asupan kafein dan alkohol.

Dari segi aktivitas fisik, jenis olahraga yang disarankan untuk menunjang fertilitas adalah aerobik intensitas sedang, misalnya jalan cepat, basket, bermain golf tanpa menggunakan mobil golf, atau berenang santai.

Rajin berolahraga juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh kamu dan menghindarkan kamu dari obesitas penyebab kualitas sperma menurun.

Dan yang paling penting adalah jaga temperatur testis kamu. Suhu tinggi di sekitar testis dapat menurunkan kualitas sperma dan mengakibatkan produksi sperma yang lambat. Jadi, hindari menggunakan pakaian dalam yang ketat, duduk terlalu lama, terlalu sering mandi air panas atau sauna, dan meletakkan laptop di paha kamu. Kebiasaan ini berefek buruk terhadap kualitas dan motilitas sperma.

Nah bagi kamu yang pasangannya belum juga menunjukkan tanda-tanda kehamilan meskipun kamu telah menerapkan pola hidup sehat dan melakukan berbagai cara untuk meningkatkan kualitas sperma dan kesuburan, dianjurkan untuk bersama-sama segera berkonsultasi ke dokter. Semoga artikel kali ini bermanfaat guys!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *