Iqbaal Ramadhan “Dilan” Akan Bermain Di Film Bumi Manusia, Berikut Faktanya

2 tahun lalu, by blogunik

Salah satu karya sastra Indonesia berjudul “Bumi Manusia” siap difilmkan. Bumi Manusia ini merupakan karya dari Pramoedya Ananta Toer. Karya sastra ini akan di filmkan dan diproduksi oleh Falcon Pictures dan di sutradarai oleh Hanung Bramantyo. Falcon Pictures sendiri telah mengumumkan para pemain yang akan terlibat dalam film adaptasi “Bumi Manusia”. Setelah Sha Ine Febriyanti, sejumlah pemain lainnya yaitu Iqbaal Ramadhan. Mawar Eva de Jongh, Ayu Laksmi, dan Donny Damara. Iqbaal Ramadhan dipercaya untuk menghidupkan karakter Minke dalam adaptasi layar lebar “Bumi Manusia”. Film ini berkisah tentang kisah Minke, pribumi revolusioner di zaman kolonial Belanda dengan Annelies gadis blasteran Belanda.

Photo via : kaskus.id

Iqbaal merasa senang sekaligus khawatir untuk memerankan sosok Minke. Iqbaal mengenal novel Bumi Manusia ini sejak dua tahun yang lalu ketika ia sekolah di Amerika Serikat. Saat bersekolah di Amerika Serikat, Iqbaal mengambil pelajaran bahasa Indonesia dan diharuskan membaca dua buku sastra Indonesia untuk ujian akhir. Tak mengejutkan, Pramoedya Ananta Toer menjadi salah satu dari 15 penulis yang masuk dalam daftar pilihan ujian di sekolahnya. Tak disangka juga, sutradara Hanung Bramantyo menawarkan peran Minke kepadanya yang ketika itu sedang terlibat dalam produksi film “Dilan 1990”. Kesempatan emas itupun tak disia-siakan oleh Iqbaal. Karena ia sudah pernah membaca novel Bumi Manusia, Iqbaal sudah mempunyai gambaran mengenai sosok Minke, menurut Iqbaal Minke adalah sosok yang berani dan karismatik. Iqbaal menyebutkan , banyak sekali pekerjaan rumah untuk film “Bumi Manusia” salah satunya adalah ia harus bisa bahasa Belanda dan Jawa.

Photo via : https://twitter.com/thejakartaglobe

Dalam film “Bumi Manusia” Iqbaal juga beradu akting dengan Mawar Eva De Jongh yang memerankan sosok Annelies. Iqbaal mengaku akan membangun chemistry dengan mawar, karena mereka berdua baru pertama kali bertemu. Hanung sendiri mengatakan memilih Iqbaal dan Mawar karena sesuai dengan karakter Minke dan Annelies.

Photo via : uzone.id

Untuk pengambilan gambar “Bumi Manusia” akan dimulai pada Juli 2018 di Yogyakarta, Semarang dan Belanda. “Bumi Manusia” adalah buku pertama dari Tetralogi Buru yang ditulis ketika Pram mendekam di Pulau Buru. Pram menulis kisah ini di bekas kertas bungkusan semen sebelum akhirnya ditulis pada 1975. Novel ini berlatar belakang kebangkitan nasional antara tahun 1890 – 1918. Buku ini sempat beredar bebas, namun pada 29 Mei 1980  novel ini dilarang beredar oleh Jaksa Agung, kini buku tersebut sudah dicetak dalam 43 bahasa di seluruh dunia.

Artikel Terkait