Trend Remaja Amerika Beralih Ke Ponsel Jadul Agar Tak Kecanduan Smartphone

1 bulan lalu

Di jaman sekarang ini, sepertinya sangat sulit menemukan remaja yang tak menggunakan smartphone. Bahkan bukan hanya remaja, namun hampir semua masyarakat Indonesia baik dewasam remaja hingga anak kecil telah mengenal smartphone dan menjadikan smartphone sebagai benda yang wajib dimiliki.

Tak bisa dipungkiri jika smartphone memang membuat penggunanya seakan kecanduan untuk terus memainkannya. Dari berkirim chat, video call, bermain game hingga berbagai fitur menarik yang bisa kita nikmati di dalam smartphone tersebut. Jadi tak heran jika lebih 70% waktu dalam sehari kita habiskan untuk berkutat dengan smartphone ataupun gadget lainnya.

Padahal fakta tentang dampak buruk terlalu sering bermain gadget seperti smartphone telah kita ketahui. Dari dapat membunuh mood dan kenyamanan hati sehingga dapat mengurangi kemampuan kognitif dalam bersosialisasi dengan orang lain dan bisa membuat kamu jadi pribadi yang tertutup.

photo via : gendermed.org

Smartphone juga dapat menurunkan daya ingat seseorang. Hal ini dikarenakan para pengguna smartphone terlalu menggantungkan kebutuhannya pada gadget, sehingga tidak berusaha untuk melakukan segala sesuatunya sendiri. Termasuk mengingat sesuatu hal. Smartphone yang pastinya terkoneksi internet juga dapat menurunkan kecerdasan mental dan kemampuan untuk memecahkan masalah karena kamu selalu mencari hal yang kamu tidak ketahui melalui google, sehingga secara tidak kamu sadari kamu sangat bergantung dengan google. *Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com

Smartphone juga dapat menambah berat badan karena kamu yang kecanduan dengan Smartphone pastinya akan mengurangi aktivitas fisik dengan menghabiskan waktu bermain dengan Smartphone. Kurang bergerak mengakibantkan kalian menjadi obesitas maupun terkena penyakit kronis. Selain itu, Cahaya biru yang dipancarkan dari perangkat elektronik dapat mengganggu produksi hormon melatonin kamu. Hormon-hormon ini berfungsi untuk mengatur pola tidur kamu. Jadi tak heran kamu menjadi sulit tidur. Jika kamu kurang aktif, otot-otot dalam tubuh kamu akan melemah bersama dengan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh . Hal ini pada akhirnya membuat kamu rentan terhadap cedera fisik.

photo via : http://clockworkrise.com

Sayangnya, banyak masyarakat Indonesia yang menyepelekan dampak buruk dari kecanduan smartphone tersebut. Namun beda halnya dengan di Amerika Serikat.

Diketahui, para remaja di Amerika Serikat menaruh kepedulian yang besar terhadap dampak penggunaan smartphone berlebih. Hal tersebut diketahui setelah merebaknya trend baru dikalangan anak muda AS yang meninggalkan smartphone dan beralih ke posel jadul. Trend ini terjadi karena para remaja setempat mulai merasakan depresi dan masalah kecemasan, yang membuat mereka insomnia dan kesulitan bersosialisasi.

Para remaja AS yang lahir di pertengahan 90an hingga 2000an, mulai mengganti smartphone mereka dengan ponsel flip. Beberapa merek ponsel flip yang dipakai adalah Alcatel 2051 serta Pantech Breeze 4.

Alasan mereka mengganti smartphone dengan ponsel flip adalah untuk mengurangi aktifitas di media sosial yang semakin membuat mereka kecanduan. Mereka berharap dengan menggunakan ponsel jadul mereka bisa mengurangi aktifitas media sosial dan kecemasan mereka bisa diminimalisir. Selain itu, mereka juga merasa lebih aman dengan menggunakan posel jadul karena pelacakan lokasi tak akan bisa dilakukan karena tidak adanya GPS di ponsel jadul.

photo via : forums.hipinion.com

Dikutip dari forums.hipinion.com, salah satu remaja yang mengganti smartphone dengan ponsel flip adalah Wyatt Joslyn. Dia membeli ponsel Samsung di e-commerce eBay dan tak menggunakan smartphone miliknya lagi. Wyatt Joslyn mengatakan jika dirinya merasa lebih percaya diri saat menggunakan ponsel flip ketimbang smartphonenya, karena perasaan cemas, depressi hingga gangguan yang ada di smartphone tak ia rasakan saat menggunakan ponsel jadul versi flip tersebut.

Banyaknya remaja AS yang mengganti smartphonenya dengan posel jadul ini memang tak lagi mengherankan, pasalnya kebanyakan remaja Amerika Serikat tak bisa lepas dari smartphone, bahkan nyaris semua pemakainya terkoneksi internet setiap harinya dan tersambung ke berbagai media sosial tanpa henti. Jadi dengan menggunakan ponsel jadul adalah salah satu solusi untuk mengurangi kecanduan smartphone yang berdampak buruk bagi kesehatan penggunanya sendiri.

*Jika artikel ini muncul di website selain BlogUnik.com, maka dapat dipastikan bahwa web tersebut sudah mencuri dan menayangkan artikel ini tanpa persetujuan BlogUnik.com